"Apa katamu?!"
Tanya Jiro dengan nada tinggi.
"Apa kau meremehkan kami semua?!"
Sahut murid laki-laki yang lain.
"Oh tidak,aku tidak meremehkan kalian,"
"Cuma aku ini terlalu kuat,nanti pertarungannya tidak akan seimbang bukan?"
Balas Ryuga dengan tersenyum mengejek meremehkan.
"Bajingan sialan,kubunuh kau!"
Jiro yang sudah tidak bisa menahan emosinya melesat ke arah Ryuga dan memunculkan pedang dari cincin penyimpanannya.
"Berhenti!"
Ucap Mayumi sensei dengan menekan Jiro menggunakan energi mana yang besar,hingga membuat Jiro jatuh dalam keadaan berlutut.
"Kenapa kau begitu terburu-buru?"
Ucap Ryuga tersenyum dengan memandang rendah Jiro.
"Jika ingin bertarung bukan disini tempatnya,"
Ucap Mayumi sensei lalu menghilangkan tekanan yang diterima Jiro.
"Ayo ke arena Akademi."
Mayumi sensei mengajak semua murid ke arena Akademi Kyosai.
"Kau beruntung bocah."
Ucap Jiro lalu berdiri kembali.
"Kau yang beruntung."
Balas Ryuga sengit tak mau kalah dengan Jiro.
"Cih."
Jiro berdecih lalu pergi meninggalkan kelas menuju arena Akademi.
*
"Baiklah,peraturannya dilarang membunuh,itu saja."
Ucap Mayumi sensei menjelaskan peraturan yang sangat sederhana itu.
"Yakin cuma kau seorang?"
Tanya Ryuga yang hanya melihat Jiro sebagai lawannya.
"Aku saja lebih dari cukup untuk menghajar anak anjing tak patuh sepertimu."
Balas Jiro mengejek Ryuga.
"Hoo jika itu mau mu."
Ryuga lalu mengeluarkan pedang pendek dari skill Dimensional Store nya.
"Kamu lihat itu!"
"Ya aku melihatnya!"
"Dia mengeluarkan pedang itu tanpa artefak penyimpanan!"
"Apa dia punya skill penyimpanannya sendiri?".
Semua murid termasuk Mayumi sensei terkejut ketika melihat Ryuga mengeluarkan pedang tanpa bantuan artefak penyimpanan.
"Bocah ini tidak sederhana"
Batin Mayumi sensei kepada Ryuga.
"Ryu-chan kau hebat!"
Puji Yato dengan berteriak keras.
"Wah dia benar-benar punya skill penyimpanan."
Shoko kagum dengan skill penyimpanan milik Ryuga.
"Hem hem."
Yuki hanya mengangguk-ngangguk mendengar pujian untuk Ryuga itu.
"Apa kalian bertiga mengenal Ryuga?"
Tanya Mayumi sensei kepada Yato,Shoko dan Yuki.
"Ya kami teman."
Jawab Yato dengan nada bangga.
"Kami bertemu saat di ujian pertama menjadi hunter."
Shoko membalas pertanyaan Mayumi sensei.
"Begitu kah,apa kalian tau jumlah energi mana milik Ryuga saat itu?"
Tanya Mayumi sensei dengan penasaran.
"Ryuga-san memiliki jumlah 1500 energi mana"
Jawab Yuki dengan nada bangga.
"Apa?"
Mayumi sensei terkejut mendengar jawaban dari Yuki.
"Yuki,kenapa kau selalu merasa bangga ketika menyangkut hal tentang Ryuga?"
Tanya Shoko yang merasa aneh kepada Yuki.
"I-itu tidak!"
Jawab Yuki gugup dengan pipi memerah.
"Bukan kah sudah jelas kalau Yuki itu su-"
Yato yang ingin menjawab pertanyaan Shoko terhenti,saat ia melihat tatapan ingin membunuh dari Yuki.
"Berarti pemenang pertandingan ini sudah dapat dipastikan."
Gumam Mayumi sensei tersenyum senang.
*
"Apa pedang kecilmu cukup untuk mengalahkan ku?'
Tanya Jiro meremehkan Ryuga,walau ia sendiri terkejut melihat Ryuga mengeluarkan pedangnya tanpa artefak penyimpanan.
"Pedang kecil ini lebih dari cukup untuk membungkam mulut sampah mu itu."
Balas Ryuga tersenyum mengejek.
"Kau...!"
Ucap Jiro dengan marah.
"Kalian bisa mulai."
Ucap Mayumi sensei memulai pertandingan.
Tanpa menunggu lebih lama lagi Jiro melesat ke arah Ryuga dengan pedang yang dialiri energi mana ditangannya.
Ryuga yang melihat Jiro melesat ke arahnya hanya tersenyum dan diam ditempat.
"Apa kau sudah pasrah untuk mati?"
Tanya Jiro dengan menyeringai sombong.
Tang
Ryuga menahan serangan Jiro dengan mudahnya tanpa mengalirkan energi mana ke pedang pendek miliknya.
"Kau sangat-sangat lemah!"
Ucap Ryuga dengan berbisik ditelinga Jiro berniat memprovokasi amarahnya.
"Sialan...kubunuh kau!"
Setelah mendengar perkataan Ryuga itu,Jiro seakan kehilangan akal sehatnya,Jiro menyerang Ryuga dengan membabi buta.
Ryuga yang mendapat serangan seperti itu hanya menghindar dan menangkisnya,sesekali Ryu juga mengejek Jiro untuk memprovokasinya lebih jauh.
"System analisa orang itu."
Disela-sela pertarungan Ryuga meminta System untuk mengidentifikasi Jiro.
NAME : TAKEHASHI JIRO
RAS : MANUSIA (AWAKEND)
LEVEL : 10
JOB : SWORD MAGE
TITLE : ?
HP : 100
MP : 300
STRENGTH : 50
FATIGUE : 50
AGILITY : 50
SENSE : 30
VITALITY : 80
INTELLIGENCE : 20
SKILL :
KAMUFLASE,PRESS GRAVITY
TEKNIK :
SPINNING FLAME,FLAME SWORD
ARTEFAK/SENJATA : PEDANG API WYVERN RANK A+,CINCIN PENYIMPANAN.
PENYIMPANAN : POTION PENAMBAH MANA
"Pedang miliknya sama kuatnya dengan katana milikku,"
"Benar-benar anak dari Guild Master Blood Wolf"
Batin Ryuga sedikit terkejut dengan pedang milik Jiro.
"Kenapa kau terus menghindar?apa kau takut sampai-sampai tidak bisa menyerang?"
Tanya Jiro yang masih menyerang Ryuga dengan membabi buta.
"Jika aku menyerang,kau pasti sudah kalah"
Balas Ryuga sembari menghindari serangan Jiro.
"Argghh"
Jiro sekarang benar-benar sangat marah kepada Ryuga dan ingin segera membunuhnya.
"Flame Sword"
(Pedang api)
Jiro menggunakan teknik miliknya,pedang ditangannya terlihat mengeluarkan kobaran api yang panas,dengan senjata pedang api Wyvern Rank A+,tentu saja memiliki kemampuan untuk meningkatan kekuatan api penggunaannya.
Jiro lalu melesat dengan kekuatan penuhnya menyerang Ryuga.
Ryuga yang melihat itu mengalirkan sedikit energi mana ke pedang pendeknya untuk menahan serangan Jiro.
Tang
Benturan pedang pun terjadi.
"Senjatamu memang hebat,tapi sayang penggunanya orang lemah sepertimu."
Ucap Ryuga lalu mendorong Jiro ke depan.
"Sial."
Ucap Jiro yang terdorong mundur kebelakang.
"Hmm kenapa kau berhenti menyerang?"
Tanya Ryuga yang melihat Jiro berhenti menyerangnya,tentu saja Ryu tau kalau Jiro sedang kehabisan energi mana.
"Hehe tidak,aku hanya bersiap untuk membunuhmu!"
Ucap Jiro tertawa kecil lalu mengeluarkan potion penambah mana dan meminumnya.
"Press Gravity"
(Tekanan gravitasi)
Setelah merasakan energi mananya bertambah,Jiro lalu menggunakan skillnya untuk menahan gerakan Ryuga.
Jiro mengangkat pedangnya ke atas,sekilas terlihat lingkaran sihir dan pedang miliknya mengeluarkan api berkobar yang lebih panas dari tekniknya tadi.
"Spinning Flame"
(Api berputar)
Jiro lalu mengayunkan pedangnya ke arah Ryuga,muncul bola api besar yang berputar seperti tornado dari pedangnya mengarah ke tempat Ryuga berada.
Jiro mengira bahwa Ryuga tidak bisa bergerak karena skill miliknya,namun ia salah,Ryuga sengaja tidak menghindar karena ingin merasakan teknik yang dimiliki oleh Jiro,lebih tepatnya Ryuga ingin merasakan kekuatan dari pedangnya.
"Lihat itu teknik terkuat milik Jiro!"
"Kenapa bocah itu tidak menghindar?"
"Apa kau bodoh?bocah itu tertahan oleh skill milik Jiro!"
"Bocah itu benar-benar sudah tamat."
Para murid laki-laki yang melihat Ryuga tidak bisa bergerak,mengira bahwa Ryuga benar-benar sudah tamat.
namun,
"Begin Barrier"
(Penghalang pemula)
Booomm
Bola api berputar milik Jiro dengan mudahnya ditahan oleh barrier milik Ryuga.
Jiro yang sudah tersenyum penuh kemenangan memasang wajah terkejut,saat ia melihat serangannya ditahan dengan mudah oleh Ryuga.
"Apa?!"
Semua orang selain Mayumi sensei,Shoko,Yato dan Yuki terkejut melihat serangan Jiro ditahan dengan mudah oleh Ryuga.
"Sekarang giliran ku untuk menyerang."
Ucap Ryuga lalu mengeluarkan katana panjang miliknya dan mengembalikan pedang pendeknya.
Ryuga mengangkat pedang panjangnya ke atas,seperti Jiro tadi,sekilas terlihat lingkaran sihir di pedang Ryuga dan mengeluarkan api yang berkobar sangat panas.
Ryuga hanya mengalirkan 10 persen energi mananya ke pedang panjangnya,jangan lupa kalau pedang Ryuga mampu meningkatkan kekuatan penggunanya.
"Spinning Flame"
(Api berputar)
Ryuga lalu mengayunkan pedang panjangnya ke arah Jiro,muncul bola api berputar seperti tornado dari pedang panjang Ryuga mengarah ke tempat Jiro berada.
Ya,Ryuga saat ini sedang meniru tekniknya Jiro.
Namun api milik Ryuga sedikit lebih kuat dari api milik Jiro yang tadi.
"Ti-tidak,kenapa kau bisa menggunakan teknik ku?ba-bahkan ini lebih kuat!"
Tanya Jiro dengan wajah pucat pasi ketakutan saat melihat bola api berputar menuju ke arahnya.
Booomm
Ledakan yang lebih besar dari yang tadi terdengar ditelinga semua orang.
Jiro yang terkena ledakan itu terlempar dengan keadaan tubuh gosong dan tidak sadarkan diri.
"Sudah cukup!"
Ucap Mayumi sensei memberhentikan pertandingan lalu melanjutkan,
"Pemenangnya adalah Ryuga."
Yato,Shoko,dan Yuki bersorak gembira melihat kemenangan yang diraih oleh Ryuga.
"Fiuuhh untung saja aku tidak mengarahkan serangan tadi langsung ke tubuhnya"
Batin Ryuga merasa lega,karena ia tidak mengira kalau ledakan yang ditimbulkan oleh serangannya cukup untuk membunuh Jiro secara langsung.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 73 Episodes
Comments
DNK • SLOTH SINN
next
2022-01-31
1
mothur
shej
2022-01-11
0
mothur
mantap
2022-01-11
0