Ch 7. - Jadi Pahlawan

Di Pagi hari yang cerah,seperti biasa Ryuga selalu dibangunkan oleh Aoi yang sudah bersiap untuk berangkat sekolah.

Hari ini Ryuga berencana untuk melatih fisiknya dan mencoba untuk menyerap energi mana yang ada disekitarnya karena setelah pertarungan melawan Frank kemarin, Ryu telah memahami satu hal bahwa mana sangat penting untuk pertarungan.

Setelah manusia mengalami kebangkitan,energi mana mulai menyelimuti seluruh isi bumi.Energi mana ini dapat diserap oleh semua manusia yang telah menerima kebangkitan.Tidak seperti batu kristal yang memiliki mana melimpah,energi mana dibumi sangat tipis.

Latihan pertama yang dilakukan Ryu adalah berlari pagi seperti orang-orang biasanya.Ryuga mampu berlari tanpa istirahat sejauh 20 kilometer,pada umumnya manusia setelah menerima kebangkitan maka kekuatan fisiknya juga bertambah dan hari ini Ryuga ingin mencapai target berlari sejauh 40 kilometer tanpa beristirahat.

"Waktunya berangkat."

Ucap Ryuga setelah selesai bersiap-siap.

Sudah hampir 2 jam berlari akhirnya Ryuga mampu melewati batas kekuatan fisiknya dan mencapai target yang di inginkannya.

"Hah hah hah,akhirnya..."

Nafas Ryu terengah-engah karena berlari tanpa istirahat sejauh 40 kilometer.Setelah itu Ryuga beristirahat sejenak di dekat taman.

Selesai beristirahat sejenak,Ryu melakukan gerakan-gerakan sederhana untuk malatih kekuatan ototnya seperti push up,sit up dan gerakan lainnya sebanyak seratus kali.

Merasa cukup,Ryuga beristirahat lagi sejenak dan memutuskan untuk pulang kerumah dengan berlari lagi.

Ryuga saat ini sedang kesulitan,karena ia mencoba menyerap mana sambil berlari,Ryu berpikir jika dapat menyerap mana sambil melakukan pertarungan maka mana juga tidak akan mudah habis.

Beberapa saat kemudian Ryuga berhasil melakukan penyerapan mana sambil bergerak,dengan ini Ryu bisa bertarung dalam waktu yang lama.

**

Saat perjalanan pulang Ryuga berhenti

didepan gang yang lumayan sempit karena mendengar suara seseorang berteriak.

"Hmm siapa yang berteriak?"

Tanya Ryuga lalu melihat kedalam gang, ada seorang pria mabuk yang sedang menarik tangan gadis berkacamata.

"Wah,apakah itu sebuah pelecehan?."

Ryuga bergumam bertanya dan melihat gadis berkacamata yang sedang ditarik tangannya.

"Apa aku harus menolongnya?,tapi kalau ternyata mereka berdua sepasang kekasih nanti aku malah dikira ikut campur,sebaiknya aku pergi."

Ketika Ryuga hendak pergi,Ryu mendengar teriakan gadis meminta tolong.

"Hehe waktunya jadi pahlawan."

Ryuga tertawa kecil lalu segera melesat kearah gadis berkacamata itu.Ryu berpikir ia akan menjadi pahlawan yang menyelamatkan heroine seperti yang ada didalam manga yang sering Ryu baca.

Beberapa saat yang lalu.

"M-maaf aku tak sengaja."

Seorang gadis cantik berkacamata tak sengaja menabrak seorang pria yang terlihat sedang mabuk.

"Apa kau buta?"

Pria yang sedang mabuk itu ingin marah namun setelah melihat kecantikan gadis yang menabraknya ia tersenyum sinis.

"Maaf."

Gadis berkacamata itu menunduk meminta maaf lagi dengan gugup dan ketakutan.

"Hehe,kau akan ku maafkan jika menemani kakak ini semalaman."

Pria itu berkata sambil menjilat bibirnya lalu menarik tangan gadis berkacamata itu pergi.

"Tidak,kumohon lepaskan aku."

Gadis berkacamata itu berteriak ketakutan.

"Hehe,sudah lah kakak ini akan menjadikanmu wanita dewasa."

Pria itu masih menarik gadis itu dan tersenyum mesum.

"Tolong...!"

Gadis berkacamata lalu berteriak lagi meminta tolong berharap ada yang menolongnya.

"Hei lepaskan gadis itu."

Tiba-tiba terdengar suara seorang pemuda tampan yang muncul didepan gadis berkacamata dan pria mabuk tadi yang membuat pria mabuk itu terkejut.

"Hahh,siapa kau bocah?"

"Ku ulangi sekali lagi,lepas kan gadis itu."

Pria itu marah karena pemuda yang berada didepannya mengabaikan dirinya.

"Jangan sok jadi pahlawan kau bocah!"

Pria itu melepaskan tangan gadis berkacamata dan berniat memukul wajah pemuda yang berada didepannya.

Pemuda itu dengan mudahnya menghindari pukulan pria mabuk itu,lalu pemuda itupun membalas dengan menendang perutnya menggunakan lutut.

"Arghh"

Pria itu menjerit dan seketika pingsan dengan mulut berbusa.

"Aku bukan pahlawan,tapi cuma orang lewat."

Pemuda itu membalas perkataan pria tadi sambil menarik kakinya kembali yang masih dalam posisi menendang.

"Nona apa kau baik-baik saja?"

Tanya pemuda yang menyelamatkan gadis berkacamata lalu menghampirinya.

"Aku baik-baik saja."

Jawab gadis berkacamata.

"Namaku Ryuga,kalau begitu sampai jumpa."

Pemuda itu ingin pergi namun dihentikan oleh gadis berkacamata.

"Tunggu."

"Ada apa."

Tanya Ryuga.

"Indah."

Satu kata dari gadis berkacamata.

"Ah iya terima kasih,aku memang pemuda tampan ka-"

Ryuga yang mendengar kata indah dari gadis itu pun sedikit menyombong kan dirinya namun gadis berkacamata menyelanya.

"Tidak bukan itu"

"Akh"

Hati Ryuga seperti tertusuk anak panah.

"Energi mana yang ada didalam tubuhmu berbentuk seperti bintang dan itu sangat indah."

Gadis berkacamata melanjutkan perkataannya tadi.

"Apa maksudmu?"

Ryuga bingung apa yang dibicarakan oleh gadis itu.

Gadis itu pun melepaskan kacamatanya,memperlihatkan kecantikan yang berbeda saat sedang tidak memakai kacamata.

Ryuga terpana sebentar saat melihat gadis itu melepaskan kacamatanya.

"Mataku bisa melihat bentuk energi mana yang ada didalam tubuh seseorang."

Gadis itu pun menjelaskan kepada Ryuga.

"Apa maksudmu bentuk energi mana didalam tubuhku berbentuk bintang?"

Tanya Ryuga sedikit mengerti yang dijelaskan oleh gadis berkacamata.

Gadis itu hanya mengangguk membenarkan perkataan Ryuga.

Ryuga mulai penasaran terhadap kemampuan mata gadis itu.

"Apa semua bentuk energi mana semua orang berbeda-beda?"

Tanya Ryuga,lalu melanjutkan bertanya lagi.

"Dan siapa namamu nona?"

Ryu merasa tidak enak mengobrol tanpa tahu nama gadis itu.

"Ya,energi mana setiap orang berbeda-beda karena melambangkan orang itu sendiri."

Jawab gadis itu dan melanjutkan.

"Ah maaf belum memperkenalkan diri,namaku Hasegawa Suzu salam kenal Ryuga-san."

Suzu memperkenalkan diri dengan sedikit membungkuk.

"Baiklah Hasegawa-san,apa kita harus mencari tempat lain untuk mengobrol?"

Ryuga merasa mengobrol digang sempit bukanlah ide yang bagus.

"Tentu saja Ryuga-san,dan kau bisa memanggilku Suzu."

Balas Suzu tersenyum lembut.

"Baik Suzu-san."

**

Didalam kafe Distrik Shibuya Jepang.

"Jadi Suzu-san,kenapa bentuk energi manaku berbentuk bintang."

Ryuga mengawali pembicaraan.

"Aku pun tidak tau,tapi yang pasti bentuk energi itu melambangkan sikap seseorang."

Suzu menjawab menurut pengalamannya selama ini.

"Jadi begitu."

Ryu mengangguk paham,tapi Ryu tidak mengerti kenapa energi mana dalam tubuhnya berbentuk bintang.

"Ryuga-san apa kau juga bersekolah di Akademi Kyosai?"

Suzu tiba-tiba menanyakan hal lain.

"Akademi Kyosai?tempat apa itu?"

Ryuga tidak tau apa itu akedemi Kyosai.

"Akedemi Kyosai adalah tempat pendidikan khusus hunter di Jepang,apa kau tidak tahu Ryuga-san?."

Suzu berpikir Ryuga pasti tau tentang pendidikan khusus hunter karena cukup terkenal.

"Oh aku tahu,karena minggu depan aku akan bersekolah disana."

Ryu baru tahu kalau nama sekolah itu adalah Akademi Kyosai.

"Jadi Ryuga adalah murid pindahan."

Suzu sekarang mengerti karena selama dia di akademi,Suzu tidak pernah sekalipun melihat Ryuga.

"Apa Suzu-san adalah murid Akademi Kyosai?"

Tanya Ryuga karena tadi Suzu menyebutkan juga.

"Iya,aku murid tahun kedua Akedemi Kyosai."

Jawab Suzu.

"Tapi kenapa kamu tadi tidak melawan pria mabuk itu?,kuyakin Suzu-san orang yang kuat."

Ryuga bertanya sambil menatap lekat Suzu.

Suzu yang melihat Ryuga menatap dirinya langsung menunduk kan kepala karena malu.

"I-itu,karena aku takut."

Jawab Suzu dengan lemas dan gemetar.

Suzu mendapat kemampuan mata yang dapat melihat energi mana sesorang sejak lahir.Suzu sering melihat bentuk-bentuk energi menyeramkan didalam tubuh orang,oleh karena itu Suzu jadi seorang penakut.

"Aku mengerti."

Ryuga bisa melihat kalau Suzu memiliki trauma terhadap sesuatu.

Terpopuler

Comments

DNK • SLOTH SINN

DNK • SLOTH SINN

next

2022-01-30

1

mothur

mothur

ok

2022-01-11

1

B_A

B_A

bagus sih bagus, tapi saran gua ya thor latarnya itu buat di Indonesia aja kalo emang novel buatan sendiri soalnya agak geli baca novel buatan orang indo kalo pake "San" dan sebagainya

2021-12-21

6

lihat semua
Episodes
1 Ch 1. - Insiden Besar
2 Ch 2. - Kedua Kalinya
3 Ch 3. - Ujian Menjadi Hunter
4 Ch 4. - Melawan Frank
5 Ch 5. - Kemenangan Ryuga
6 Ch 6. - Sekolah Khusus Hunter
7 Ch 7. - Jadi Pahlawan
8 Ch 8. - Teknik Penyerap Inti Bintang
9 Ch 9. - Memasuki Dungeon
10 Ch 10. - Terkepung
11 Ch 11. - Pembantaian
12 Ch 12. - Melawan Bos Dungeon
13 Ch 13. - Dungeon Ganda
14 Ch 14. - System?
15 Ch 15. - Fungsi System
16 Ch 16. - Murid Pindahan
17 Ch 17. - Maju Bersama
18 Ch 18. - Sekali Serangan
19 Ch 19. - Masa Lalu
20 Ch 20. - Guild Blood Wolf
21 Ch 21. - Komite Kedisiplinan
22 Ch 22. - Inue Maki
23 Ch 23. - Babi Gendut
24 Ch 24. - Bertarung Dengan Takeo
25 Ch 25. - Darkness Sword-Slash
26 Ch 26. - Kunci Dungeon
27 Ch 27. - Leveling Pertama
28 Ch 28. - Ksatria Penjaga
29 Ch 29. - Artur
30 Ch 30. - Sebuah Ingatan Aneh?
31 Ch 31. - Memulai Rencana Baru
32 Ch 32. - Shinigami
33 Ch 33 - Seorang Kakak?
34 Ch 34. - Info Turnamen Antar Sekolah
35 Ch 35. - Kembali?
36 Ch 36. - Kelompok Dragon Wings
37 Ch 37. - Didalam Dungeon Rank B
38 Ch 38. - Tidak Dapat Ditebak
39 Ch 39. - Takut Akan Kematian
40 Ch 40. - Membunuh Manusia?
41 Ch 41. - Menyelamatkan Aki Dan Akane
42 Ch 42. - Giant Ice Lizard
43 Ch 43. - Menyelesaikan Raid
44 Ch 44. - Skill Baru
45 Ch 45. - Percobaan
46 Ch 46. - Lagi?!
47 Ch 47. - Siapa Aku?
48 Ch 48. - Menjadi Kaya?
49 Ch 49. - Datang Berkunjung
50 Ch 50. - Keras Kepala
51 Ch 51. - Kelompok Misterius
52 Ch 52. - Artefak Modern
53 Ch 53. - Terlalu Berlebihan!
54 Ch 54. - Shinigami S–Rank
55 Ch. 55. - Sebuah Langkah Kemajuan
56 Ch 56. - Seorang Summoner?
57 Ch 57. - Bekerja Sama
58 Ch 58. - Menjenguk Ryuga
59 Ch 59. - Bloodline Dan Pemimpin Organisasi
60 Ch 60. - Hadiah?
61 Ch 61. - Kejadian Tak Terduga
62 Ch 62. - Kamu Bercanda, Bukan?
63 Ch 63. - Skill Respawn
64 Ch 64. - Semua Orang Memiliki Alasan
65 Ch 65. - Yang Sebenarnya!
66 Ch 66. - Orang Dari Dunia Lain?
67 Ch 67. - Pertemuan Lima Guild Besar
68 Ch 68. - Pertemuan Lima Guild Besar II
69 Ch 69. - Melawan Kagemi
70 Ch 70. - Berubah Menjadi Iblis?
71 Ch 71. - Tidak Bisa Dibandingkan Dengan Binatang
72 Ch 72. - Kebencian
73 Ch 73. - Tidak Berkutik
Episodes

Updated 73 Episodes

1
Ch 1. - Insiden Besar
2
Ch 2. - Kedua Kalinya
3
Ch 3. - Ujian Menjadi Hunter
4
Ch 4. - Melawan Frank
5
Ch 5. - Kemenangan Ryuga
6
Ch 6. - Sekolah Khusus Hunter
7
Ch 7. - Jadi Pahlawan
8
Ch 8. - Teknik Penyerap Inti Bintang
9
Ch 9. - Memasuki Dungeon
10
Ch 10. - Terkepung
11
Ch 11. - Pembantaian
12
Ch 12. - Melawan Bos Dungeon
13
Ch 13. - Dungeon Ganda
14
Ch 14. - System?
15
Ch 15. - Fungsi System
16
Ch 16. - Murid Pindahan
17
Ch 17. - Maju Bersama
18
Ch 18. - Sekali Serangan
19
Ch 19. - Masa Lalu
20
Ch 20. - Guild Blood Wolf
21
Ch 21. - Komite Kedisiplinan
22
Ch 22. - Inue Maki
23
Ch 23. - Babi Gendut
24
Ch 24. - Bertarung Dengan Takeo
25
Ch 25. - Darkness Sword-Slash
26
Ch 26. - Kunci Dungeon
27
Ch 27. - Leveling Pertama
28
Ch 28. - Ksatria Penjaga
29
Ch 29. - Artur
30
Ch 30. - Sebuah Ingatan Aneh?
31
Ch 31. - Memulai Rencana Baru
32
Ch 32. - Shinigami
33
Ch 33 - Seorang Kakak?
34
Ch 34. - Info Turnamen Antar Sekolah
35
Ch 35. - Kembali?
36
Ch 36. - Kelompok Dragon Wings
37
Ch 37. - Didalam Dungeon Rank B
38
Ch 38. - Tidak Dapat Ditebak
39
Ch 39. - Takut Akan Kematian
40
Ch 40. - Membunuh Manusia?
41
Ch 41. - Menyelamatkan Aki Dan Akane
42
Ch 42. - Giant Ice Lizard
43
Ch 43. - Menyelesaikan Raid
44
Ch 44. - Skill Baru
45
Ch 45. - Percobaan
46
Ch 46. - Lagi?!
47
Ch 47. - Siapa Aku?
48
Ch 48. - Menjadi Kaya?
49
Ch 49. - Datang Berkunjung
50
Ch 50. - Keras Kepala
51
Ch 51. - Kelompok Misterius
52
Ch 52. - Artefak Modern
53
Ch 53. - Terlalu Berlebihan!
54
Ch 54. - Shinigami S–Rank
55
Ch. 55. - Sebuah Langkah Kemajuan
56
Ch 56. - Seorang Summoner?
57
Ch 57. - Bekerja Sama
58
Ch 58. - Menjenguk Ryuga
59
Ch 59. - Bloodline Dan Pemimpin Organisasi
60
Ch 60. - Hadiah?
61
Ch 61. - Kejadian Tak Terduga
62
Ch 62. - Kamu Bercanda, Bukan?
63
Ch 63. - Skill Respawn
64
Ch 64. - Semua Orang Memiliki Alasan
65
Ch 65. - Yang Sebenarnya!
66
Ch 66. - Orang Dari Dunia Lain?
67
Ch 67. - Pertemuan Lima Guild Besar
68
Ch 68. - Pertemuan Lima Guild Besar II
69
Ch 69. - Melawan Kagemi
70
Ch 70. - Berubah Menjadi Iblis?
71
Ch 71. - Tidak Bisa Dibandingkan Dengan Binatang
72
Ch 72. - Kebencian
73
Ch 73. - Tidak Berkutik

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!