Didalam Dungeon Rank S+ terlihat sebuah party yang kelelahan setelah melawan bos Dungeon.
"Manusia lemah,kalian lumayan karena telah menghibur utusan yang agung ini"
Kata monster yang tak lain bos Dungeon raksasa bertangan enam yang sudah dalam kondisi sangat sekarat.
Monster yang bisa berbicara bahasa manusia adalah monster sudah mencapai tingkat Rank A Ke atas.
Monster memiliki tingkatan yaitu:
•Monster Rank E (- +)
•Monster Rank D (- +)
•Monster Rank C (- +)
•Monster Rank B (- +)
•Monster Rank A (- +)
•Monster Rank S (- +)
•Monster Rank ?? (- +)
•Monster Rank ??? (- +)
•Monster Rank ???? (- +)
(-)Tingkat Rendah
( )Tingkat Biasa
(+)Tingkat Tinggi
"Huhh jadi ini akhirnya ya,tapi setidaknya utusan yang agung ini akan membawa kalian semua ke neraka bersamaku"
Kata Bos Dungeon itu hendak meledak kan dirinya sendiri.
"Tak akan kubiarkan"
Seorang pria maju dengan gagah berani seorang diri berniat menahan monster yang hendak melakukan bom bunuh diri agar teman-temanya dapat melarikan diri dari ledakan monster itu.
"Kalian semua cepat pergi dari sini"
Lanjut pria tadi menyuruh teman-temanya pergi.
"Tapi..."
Kata teman-teman partynya.
"Sudahlah cepat pergi"
Pria itu berteriak agar didengarkan oleh teman-temanya dan dilanjutkan dengan membuat barrier dengan skill nya lalu mengunci pergerakan monster berwujud raksasa bertangan enam yang hendak meledak kan dirinya.
"Hahaha,wahai manusia lemah apakah penghalang kecil milikmu dapat menghentikanku"
Ucap monster tingkat Rank S+ bos Dungeon berwujud raksasa bertangan enam tertawa menggema di dalam Dungeon.
"Hehe coba saja"
Pria tadi tertawa kecil dan menggunakan skill barriernya dengan mengeluarkan semua energi mana yang ia miliki namun masih kurang untuk menahan ledakan bunuh diri dari raksasa bertangan enam itu.
"Masih belum"
Pria tadi membakar energi vitalitas miliknya,rasa sakit jelas dirasakan tubuhnya.
"Manusia kau akan mati jika vitalitas mu habis tak tersisa"
Kata monster bertangan enam itu.
"Kenapa kau peduli"
Ucap pria itu dan membakar semua vitalitas tubuhnya bahkan tubuh fisiknya juga,lalu pria itu melanjutkan dengan berteriak.
"Absolute Barrier"
Sebuah barrier raksasa dengan pola aneh tiba-tiba muncul melapisi barrier yang mengurung raksasa tadi di ikuti oleh menghilangnya pria tadi.
"Hmph setidaknya utusan yang agung ini melaksanakan tugasnya dengan baik"
Kata-kata terakhir dari monster raksasa bertangan enam itu.
Sebelum pria itu menghilang sepenuhnya ia berkata kepada salah satu temannya.
"Godo tolong jaga anak ku"
"Baik,aku akan menjaganya walau harus mengorbankan nyawaku sendiri"
Balas seorang pria yang dipanggil Godo itu dengan sedih.
"Terima kasih"
Pria itu tersenyum puas mendengar jawaban Godo.
"Isimiya..."
Teriakan keras terdengar dari teman-teman partynya.
Boommm
Ledakan yang besar terjadi di dalam barrirer dan pria itu menghilang sepenuhnya bersama monster tadi meninggalkan butiran-butiran cahaya yang terbang ke atas tertiup angin.
Dipemandian air panas Jepang terlihat seorang pria paruh baya terbangun dari mimpi yang berasal dari ingatannya dulu.
"Tolong jaga anak ku,yahh"
Gumam pria paruh baya tak lain adalah Godo.
"Aku saja belum punya anak"
Pria itu bergumam lagi dengan sedikit merasa kecewa.
"Ngomong-ngomong dulu monster itu bilang dia adalah utusan,apakah berarti ada yang sengaja mengirimkan monster itu"
Godo memikirkan kata-kata monster yang ia lawan bersama partynya dulu.
Tiba-tiba ada seseorang wanita berjas hitam yang merupakan sekretaris Godo masuk ke pemandian lalu membungkuk hormat dan berkata.
"Pemimpin ada yang melaporkan bahwa seorang peserta ujian Hunter memiliki 1500 energi mana"
"Oh kenapa memangnya?"
Tanya Godo biasa saja.
"Dan peserta itu masih berusia 15 tahun pemimpin"
"Apa?"
Godo seketika terperanjat dari pemandian,dan kain yang menutupi bagian bawahnya lepas begitu saja memperlihatkan senjatanya yang nampak gagah.
"Siapa nama peserta itu"
Lanjut Godo bertanya.
"Sebelum itu pemimpin,tolong kenakan pakaian anda"
Ucap wanita tadi mengulurkan pakaian sambil memalingkan wajahnya.
"Ah ya maaf"
Balas Godo biasa saja lalu mengenakan pakaian.
"Jadi siapa nama anak itu?"
Tanya Godo lagi.
"Nama anak itu Ryuga Isimiya"
"Isimiya"
Ucap Godo terkejut.
"Ada apa pemimpin?"
Wanita bingung karena reaksi terkejut Godo.
"Ah tidak ada,siapkan mobil kita akan pergi ke Gedung Asosiasi"
Perintah Godo kepada sekretarisnya.
"Baik"
Jawab sekretaris wanita itu.
**
Setelah ujian pertama selesai staf wanita mengarah kan enam peserta tadi ke masing-masing ruang latihan untuk melakukan ujian kedua yaitu pertarungan langsung.
Ujian pertarungan langsung akan dilakukan secara terpisah dan berbeda penguji setiap ruang latihannya.
Diruangan latihan Ryuga.
"Paman Frank"
Ucap Ryuga terkejut,ia tak menyangka yang menjadi pengujinya adalah Frank.
"Hehe kita bertemu lagi anak muda"
Ucap Frank dengan tawa kecil.
"Haha iya"
Ryu tertawa dengan sedikit canggung.
"Apakah kalian sudah saling mengenal?"
Tanya staf wanita tadi.
"Ya,tadi paman Frank membantuku ke ruangan ujian pertama"
Jawab Ryuga.
"Oh begitu kah,biar ku beritahu Frank adalah Hunter Rank B+ Kelas Sword Master,jadi dia bisa dikatakan orang yang cukup kuat untuk jadi penguji"
Staf wanita itu menjelaskan.
"Oke kalian bisa mulai pertarungannya,aku sendiri yang akan menjadi pengawas pertarungan ini"
Staf wanita itu berkata sambil mengeluarkan buku catatan dan pena.
"Tapi sebelum itu,kenapa paman Frank tau kalau paman yang akan menjadi pengujiku?"
Tanya Ryuga penasaran.
"Oh itu karena kau membawa katana sebagai senjatamu dan aku menebak kalau aku yang akan menjadi pengujimu"
"Aku mengerti"
Jawab Ryu singkat paham atas garis besarnya.
Ryuga merupakan anak jenius dan cerdas dari rata-rata kebanyakan orang.Dalam beberapa hari terakhir sebelum pengujian Ryu melatih skill-skill nya dan teknik-teknik yang diajarkan oleh ayah ibunya dan mencoba untuk menyerap energi mana dari sekitar.
Dalam pengujian ini dia menggunakan dua senjata yaitu katana panjang dengan bilah berwarna hitam pekat dan katana pendek.
Kedua senjata itu merupakan hadiah ulang tahun dari ayah dan ibunya dulu.
Dan tentu saja kemampuan Ryuga tidak bisa dianggap remeh untuk Hunter Rank C sekalipun.
"Baiklah nak aku tak akan segan-segan"
Ucap Frank bersiap dengan pedang yang lumayan besar ditangan.
"Aku akan berusaha keras"
Balas Ryuga dengan sungguh-sungguh lalu ia mengeluarkan katana panjang dari sarungnya dan memasang kuda-kuda bertarung.
"Hufft aku mulai paman"
Ryuga membuang nafas kasar.
Dengan konsentrasi tinggi Ryu memperkuat kakinya dengan mana lalu ia melesat cepat ke depan dan menebaskan pedangnya ke arah Frank namun ditahan dengan mudah oleh Frank.
"Kamu lumayan cepat,awalan yang bagus nak"
Frank memuji kecepatan Ryuga.
"Terima kasih paman Frank"
Balas Ryuga.
"Tapi itu masih belum cukup"
Frank mendorong pedangnya kedepan membuat Ryu melangkah mundur.
"Aku tahu,karena itu aku akan berusaha keras"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 73 Episodes
Comments
kwon dae
nah ini plotnya
2024-09-27
0
💀~_~THE DARK QUUEN~_~💀
Thor buat lah mc nya berdarah dingin
2022-03-22
0
[RuriDark]
sementara ini menurutku cukup bagus semoga mc nya gak naif :v
2022-02-04
6