"Kau tidak tahu betapa aku membencimu," katanya, berbicara lebih banyak ke tembok daripada ke aku. “Betapa aku masih membencimu, kadang-kadang. Tapi sekarang, akhirnya—”
Dia duduk, menatap mataku.
"Sekarang kau sempurna." Dia tertawa, tapi tidak ada hati di dalamnya. “Sekarang kau benar-benar sempur...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 94 Episodes
LUCEM
Chapter XCI
Comments
khey
tembok yang nakal ya
2023-01-10
0
khey
awalnya aku kira papan, eh taunya panpan 😁
2023-01-10
0
Cloudy
ternyata membuat kue adalah ilmu yg kejam 😌
2023-01-09
0