Chapter XIX

"Dimana aku pernah berjumpa dengan wanita ini, James?"

"Saya tidak memiliki ingatan apapun tentangnya, maaf tidak membantumu, Mars."

"Hmm.. tidak apa," aku berusaha keras mengingat-ingat.

Rambut merah dengan bintik-bintik kecil di hidungnya sama sekali tidak terasa asing, tapi entah di mana aku pernah bertemu dia sebelumnya, dan bagaimana Marbella terlihat cukup mengenal wanita itu dan juga rumah ini cukup membuatku pusing. Banyak hal yang tidak hadir lengkap dalam ingatanku.

Sudahlah, aku lelah dan ingin tidur.

________________

Mars masih tertidur saat Marbella datang untuk mengajaknya makan. Ia terlihat pulas, Moonflower datang dengan tergesa, Marbella memberi isyarat padanya agar tidak berisik.

"Aku akan pergi keluar, kau yang bertanggung jawab untuk mereka," ucap Marbella mendekat pada Moonflower. Sebuah anggukan sebagai jawaban. Marbella pun pergi.

Moonflower berjalan pelan dan mulai mengisi meja makan dengan beragam makanan dalam gerakan pelan dan perlahan. Menaruh piring dan mangkuk satu persatu dengan kehati-hatian layaknya meletakkan pajangan berharga di museum. Lalu tersenyum puas pada hasil akhirnya.

"Menakjubkan!" ucapnya dengan merapatkan kedua tangannya puas.

Mengintip sekilas untuk memastikan keberadaan Mars dan James yang tertidur di kursi kemudian berlalu ke ruangan lain, Moonflower menghilang untuk membersihkan dirinya.

Ruangan kembali lebih sunyi, namun aroma makanan menguap memenuhi ruangan mengusik indera penciuman.

Mars mengerjapkan mata, menggeliat untuk mengendurkan otot-otot yang terasa kaku. James masih terlihat pulas dan mendengkur halus.

Mars berjalan celingukan mencari kamar kecil, panggilan alam. Sebuah pintu coklat dengan ventilasi terlihat seperti toilet atau kamar mandi. Mars mendorong pintu dengan perlahan, mendapati ruangan lembab dengan pancuran besi Mars yakin ini adalah kamar kecil yang ia butuhkan, ia melangkah masuk.

Selesai, Mars menyalakan kran untuk membasuh wajahnya dan menghilangkan sisa kantuk.

Suara sesuatu yang jatuh menghentikan Mars yang tengah membasuh wajahnya dan segera berpaling ke sumber suara. Sosok wanita dengan hidung berbintik menggunakan shower cap di kepalanya terlihat terbelalak dengan mulut terbuka yang tak bersuara menatap Mars dari bak mandinya.

Mars tertegun dengan tangan masih menempel di pipi terhenti pada gerakan usapan saat ia membasuh wajahnya.

Wajah Mars memerah karena malu.

"Oh, maaf.. a-aku, tidak melihat apapun." Mars berusaha mengalihkan pandangannya dengan canggung.

Dari ekspresi bingung di wajah pemuda itu, Moonflower sadar bahwa ia tidak mengetahui keberadaannya yang tengah berada di bak mandi. Dengan isyarat tangan perlahan Moonflower meminta Mars untuk keluar.

Mars berjalan menghadap dinding melewati Moonflower dengan melontarkan ucapan maaf pelan berkali-kali. Keluar dan kembali menutup pintu coklat itu perlahan. Mars berjalan cepat dan kembali ke kursi.

" Huuuft, oh astaga..." Mars meraih gelas dan mengisi penuh lalu meminumnya cepat.

Mars meraih buku yang tersusun beberapa buah di meja kecil di sisi kiri kursi James yang sedang tertidur. Buku itu sedikit terasa berat, Mars menggunakan kedua tangannya untuk menariknya secara hati-hati dan meletakkannya di atas meja.

Mars mencoba membuka halaman buku itu, tapi ia merasakan denyut jantungnya berpacu dan kelembapan menguap dari mulutnya. Mars kembali mengisi gelas dan meminumnya sebagian, perlahan indera penciumannya memberi kesadaran pada apa yang telah ia telan. Mars menaruh gelas perlahan dan memilih menyandarkan tubuhnya di kursi, memejamkan matanya dan berusaha keras untuk kembali tertidur. Gagal.

Mars kembali pada buku, membalik halaman demi halaman sambil berkomentar pelan dan telunjuknya yang menunjuk ke sana sini. Mars tenggelam dalam lembaran buku yang tengah ia baca, ia menemukan nama-nama asing seperti nama-nama Yunani, Spanyol, Inggris Portugis serta banyak sekali kata-kata asing dalam bahasa Cyrillic, Yahudi, China, Swahili dan Yunani. Mars hanya bisa menebak-nebak lainnya dan menggumamkan sesuatu dalam dialek Afrika.

Mars sedang merenungkan, kota macam apa yang memiliki keragaman populasi seperti ini, dan buku ini memperlihatkan jilid primitif yang menyerupai buku sihir milik Marbella.

"Buku itu berasal dari abad pertengahan," suara milik Moonflower seketika mengejutkan Mars.

Wanita itu telah duduk di kursi tunggal dan terlihat segar. Jaraknya yang tidak jauh membuat Mars dapat mencium aroma lembut vanilla yang menguar dari wanita di sampingnya.

"Ya, itulah kesanku." Mars berusaha fokus dan terlihat tenang.

"Buku ini barang istimewa, unik dan menggelitik keingintahuan." Sambung Mars.

"Kolektor suka keunikan." Moonflower menatap Mars sejenak.

Mars tersenyum kaku.

" Ayo, bangunkan James dan tikus lainnya untuk makan," ajak Moonflower. Dan ia pun bangkit menuju meja makan.

Mars membangunkan James yang telah terbangun beberapa menit lalu. James menggeliat yang dibuat-buat.

"Saya akan memanggil tikus lainnya, kau tunggulah di sana." Ucap James bersegera meninggalkan Mars.

Mars menuju meja makan dan memilih kursi terjauh dari tempat Moonflower duduk. Moonflower meliriknya sekilas dan terlihat duduk dengan tenang.

Kedatangan James dan pasukan tikus menyelamatkan Mars dari kekakuan suasana meja makan. Dalam sekejap suana kikuk berubah meriah, decitan dan celotehan terdengar riuh rendah. Makan siang berlalu dengan gembira dan semua kenyang.

"Marbella kemana?" tanya James.

"Marbella keluar untuk berbelanja," jawab Moonflower.

*****

Terpopuler

Comments

Women-Stars🍁 Al-Zha

Women-Stars🍁 Al-Zha

si James nyari Marbella nie urusan ap itu haha

2023-03-14

0

al-del

al-del

jangan ngintip nanti bintitan ...

2023-01-17

1

🫧Alinna 🫧

🫧Alinna 🫧

Mars yg lugu dan polos 😊

2022-11-16

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter I
2 Chapter II
3 Chapter III
4 Chapter IV
5 Chapter V
6 Chapter VI
7 Chapter VII
8 Chapter VIII
9 Chapter IX
10 Chapter X
11 Chapter XI
12 Chapter XII
13 Chapter XIII
14 Chapter XIV
15 Chapter XV
16 Chapter XVI
17 Chapter XVII
18 Chapter XVIII
19 Chapter XIX
20 Chapter XX
21 Chapter XXI
22 Chapter XXII
23 Chapter XXIII
24 Chapter XXIV
25 Chapter XXV
26 Chapter XXVI
27 Chapter XXVII
28 Chapter XXVIII
29 Chapter XXIX
30 Chapter XXX
31 Chapter XXXI
32 Chapter XXXII
33 Chapter XXXIII
34 Chapter XXXIV
35 Chapter XXXV
36 Chapter XXXVI
37 Chapter XXXVII
38 Chapter XXXVIII
39 Chapter XXXIX
40 Chapter XL
41 Chapter XLI
42 Chapter XLII
43 Chapter XLIII
44 Chapter XLIV
45 Chapter XLV
46 Chapter XLVI
47 Chapter XLVII
48 Chapter XLVIII
49 Chapter XLIX
50 Chapter L
51 Chapter LI
52 Chapter LII
53 Chapter LIII
54 Chapter LIV
55 Chapter LV
56 Chapter LVI
57 Chapter LVII
58 Chapter LVIII
59 Chapter LIX
60 Chapter LX
61 Chapter LXI
62 Chapter LXII
63 Chapter LXIII
64 Chapter LXIV
65 Chapter LXV
66 Chapter LXVI
67 Chapter LXVII
68 Chapter LXVIII
69 Chapter LXIX
70 Chapter LXX
71 Chapter LXXI
72 Chapter LXXII
73 Chapter LXXIII
74 Chapter LXXIV
75 Chapter LXXV
76 Chapter LXXVI
77 Chapter LXXVII
78 Chapter LXXVIII
79 Chapter LXXIX
80 Chapter LXXX
81 Chapter LXXXI
82 Chapter LXXXII
83 Chapter LXXXIII
84 Chapter LXXXIV
85 Chapter LXXXV
86 Chapter LXXXVI
87 Chapter LXXXVII
88 Chapter LXXXVIII
89 LXXXIX
90 Chapter XC
91 Chapter XCI
92 Chapter XCII
93 Chapter XCIII
94 Chapter XCIV
Episodes

Updated 94 Episodes

1
Chapter I
2
Chapter II
3
Chapter III
4
Chapter IV
5
Chapter V
6
Chapter VI
7
Chapter VII
8
Chapter VIII
9
Chapter IX
10
Chapter X
11
Chapter XI
12
Chapter XII
13
Chapter XIII
14
Chapter XIV
15
Chapter XV
16
Chapter XVI
17
Chapter XVII
18
Chapter XVIII
19
Chapter XIX
20
Chapter XX
21
Chapter XXI
22
Chapter XXII
23
Chapter XXIII
24
Chapter XXIV
25
Chapter XXV
26
Chapter XXVI
27
Chapter XXVII
28
Chapter XXVIII
29
Chapter XXIX
30
Chapter XXX
31
Chapter XXXI
32
Chapter XXXII
33
Chapter XXXIII
34
Chapter XXXIV
35
Chapter XXXV
36
Chapter XXXVI
37
Chapter XXXVII
38
Chapter XXXVIII
39
Chapter XXXIX
40
Chapter XL
41
Chapter XLI
42
Chapter XLII
43
Chapter XLIII
44
Chapter XLIV
45
Chapter XLV
46
Chapter XLVI
47
Chapter XLVII
48
Chapter XLVIII
49
Chapter XLIX
50
Chapter L
51
Chapter LI
52
Chapter LII
53
Chapter LIII
54
Chapter LIV
55
Chapter LV
56
Chapter LVI
57
Chapter LVII
58
Chapter LVIII
59
Chapter LIX
60
Chapter LX
61
Chapter LXI
62
Chapter LXII
63
Chapter LXIII
64
Chapter LXIV
65
Chapter LXV
66
Chapter LXVI
67
Chapter LXVII
68
Chapter LXVIII
69
Chapter LXIX
70
Chapter LXX
71
Chapter LXXI
72
Chapter LXXII
73
Chapter LXXIII
74
Chapter LXXIV
75
Chapter LXXV
76
Chapter LXXVI
77
Chapter LXXVII
78
Chapter LXXVIII
79
Chapter LXXIX
80
Chapter LXXX
81
Chapter LXXXI
82
Chapter LXXXII
83
Chapter LXXXIII
84
Chapter LXXXIV
85
Chapter LXXXV
86
Chapter LXXXVI
87
Chapter LXXXVII
88
Chapter LXXXVIII
89
LXXXIX
90
Chapter XC
91
Chapter XCI
92
Chapter XCII
93
Chapter XCIII
94
Chapter XCIV

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!