"James... Aku tidak percaya kita terperangkap dalam perubahan rencana Marbi bisa selama ini." Ucapku sembari mencoba menggores lantai tanah yang telah berubah menjadi sekeras batu dengan sepotong kayu.
"Mars, menurutmu apa kelanjutan dari rencana ini?" Tanya James dengan memeluk kedua lutut mungilnya.
" Seandainya Marbi membukukan setiap rencananya mungkin kita bisa membaca itu bersama-sama saat ini tanpa merasa penasaran." Balasku asal.
" Saya melihat nama TarNow di Chapter VIII." James meluruskan kakinya dan meregangkan tubuhnya.
"Pesulap?" Tanyaku.
"Juga pemijat." Balas James.
" Apa TarNow pesulap yang berubah menjadi pemijat?" Tanyaku lebih jauh.
"Ya, bisa saja TarNow pesulap yang menyulap dirinya menjadi pemijat." James seperti bergumam. "Mars, jujur saja saya merasa jenuh dan terperangkap berada di sini. Maksudku jenuh yang sesungguhnya karena kita terlalu lama berdiam diri di lorong panjang ini." Keluh James. Pandangan matanya mengedar ke sekeliling, menatapi wajah-wajah tanpa ekspresi yang sebagian hanya duduk atau berbaring menunggu hari dan kelanjutan rencana Marbella.
"Aku merindukan Marbi, apa yang terjadi padanya?" Tanyaku lebih kepada diri sendiri.
" Mengenai TarNow di chapter VIII, alangkah baiknya kalau dia adalah bagian dari rencana Marbi." Aku menoleh untuk melihat reaksi James.
James hanya termenung menatap langit-langit lorong yang terlihat tak berbeda dengan lantai tempatnya berbaring.
*
*
*
Sisi
Mereka menyadari Chapter VIII.
TarNow
Hmmm....
Sisi
Tutup matamu selama beberapa menit dan biarkan pikiranmu terbang ke tempat-tempat cinta yang jauh.
Kita tidak dapat mengubah dunia, atau menghilangkan semua rasa sakit dari bumi, atau menyelesaikan semua masalah kita, tetapi kita dapat melihat setiap hal dengan mata cinta setiap waktu.
TarNow
Kalaupun yang kamu katakan itu benar, tapi semua hanya sementara bukan?
Sisi
Jika kita berpikir bahwa segala sesuatu bersifat sementara, kita akan melihat dengan penuh kasih sayang pada hal-hal negatif yang membawa kita ke ketinggian dan kesempurnaan, dan kemudian kita akan dengan senang hati mengamati perubahan dari buruk menjadi baik, dari kesedihan menjadi kegembiraan.
Apa yang membuat kita tersenyum hari ini adalah hal-hal yang membuat kita menangis kemarin.
Kesalahan kita hari ini juga merupakan kebahagiaan di hari esok.
Orang pergi, cinta hilang dalam waktu, masalah terselesaikan, bahkan matahari terbenam setiap malam untuk dilahirkan kembali keesokan harinya... jangan berdiam di tengah jalan karena disana... menunggu!
TarNow
Baiklah.... aku bahkan masih menunggu untuk dapat membantahmu suatu hari nanti.
Sisi tergelak. Hatinya sedang ringan. Tiga ratus enam puluh matahari terbenam telah menunggumu. TarNow.
_______________________
James seolah tidak bisa berhenti memandangi langit-langit lorong, matanya terus terpaku. Banyak kilasan perjalanan datang dan pergi mengisi percakapan sepi antara hati dan pikirannya.
Saya tikus tua.
Saya tidak berharap kemenangan atau hadiah apa pun lagi. Harapan-harapan saya perlahan berubah.
Saat ini saya hanya berharap Mars dapat menemukan apa yang paling tidak ia dimiliki.
Saya berharap Mars punya waktu, tertawa dan bersenang-senang, seperti pria muda lainnya.
Jika saja ia menggunakannya dengan benar, ia bisa mendapatkan apa yang ia inginkan seharusnya. Kesenangan masa muda. Berlari kecil di luar sana.
James bergerak memperbaiki posisi tangannya yang menyangga kepala.
Hmmm... Marbella, gadis kucing itu... apa yang dia lakukan saat ini ya?
Saya berharap Marbella memiliki waktu untuk pekerjaan dan pemikirannya.
Selama saya mengenalnya, dia tidak hanya berpikir dan bekerja untuk diri sendiri tetapi juga untuk mendedikasikan itu untuk orang lain. Termasuk untuk kami tentunya.
Saya berharap untuk Marbella, waktu tidak terburu-buru padanya. Marbella mencintai kesibukan.
Tapi agar dia selalu bahagia.
Saya berharap pada waktu, tidak hanya untuk berlalu.
Marbella membutuhkan waktu untuk memiliki kepercayaan diri, dan bukan hanya untuk dia lihat di jam tangan atau dinding.
Saya berharap Marbella memiliki waktu untuk menyentuh bintang-bintang dan waktu untuk tumbuh, menjadi dewasa. Untuk menjadi dirinya.
James menarik tangannya kedalam himpitan diantara dua lututnya, membiarkan tubuhnya meringkuk seperti bayi yang kedinginan. Pandangannya meneduh dalam kesunyian.
Dan kami... lanjutnya.
Saya berharap kami di sini punya waktu, untuk memiliki harapan lagi dan untuk mencintai, tidak ada gunanya rindu.
Saya berharap kami memiliki waktu untuk menemukan diri kami sendiri. Untuk hidup setiap hari, setiap jam, setiap menit sebagai hadiah.
Saya juga berharap kami memiliki waktu untuk memaafkan dan menerima.
Saya sangat berharap kami semua punya waktu, waktu untuk hidup dan untuk hidup kami.
"Harapan memang tidak selalu bersuara lantang, tapi langit mendengar. Ini benar kan, TarNow?" Sisi melayangkan tangannya pada pundak TarNow dan tersenyum.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 94 Episodes
Comments
꧁☠︎𝕱𝖗𝖊𝖊$9𝖕𝖊𝖓𝖉𝖔𝖘𝖆²꧂
kok, jadi agak melow 😥
2023-04-02
0
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻ɢ⃟꙰ⓂSARTINI️⏳⃟⃝㉉
memijat dn sulap klok dikerjakan bersamaan hasilnya waow banhet,disaat sulap sepi msh ad sambilan mijat,bgtu strsnya scra bergantian,mijat nya sepi bsa jd pesulap,trgnting dituasi dn kondisi
2023-03-22
0
rinasti
Asal tidak mengulangi kesalahan yang sama
2023-01-30
0