"Mars, terjebak di lubang ini dalam beberapa chapter belakangan, apa kau tidak memiliki ketakutan seandainya kita akan berakhir selamanya di sini?" Tanya James.
"Umm, apa bedanya? Aku hanya sangat merindukan Marby."
" Hah, lagi-lagi... Kucing manusia itu, bolehkah saya memakinya?" Ucap James setengah bergumam dan senyuman tipisnya.
"Walaupun aku tidak ingin memberimu izin tapi kau boleh melakukannya." Jawabku meringis.
"Kau bahkan telah lama tidak berbincang dengan manusia, Tuan." Senyum James terlihat prihatin.
"Ya, kau benar... ada belaian yang bertahan bahkan setelah digosok. Ada juga orang-orang yang jaraknya tidak bisa dipisahkan, dan juga ada kedinginan yang disebabkan oleh hangatnya pelukan. Apa aku sedang mengalami ini, James?" Tanyaku menerawang.
"Mungkin saja." Jawabnya singkat.
Ketika tiba masanya bosan berbicara pada tikus dan rindu berbincang dengan manusia, aku akan akan memilih jalan tengah dengan berbicara pada udara karena pilihan tidak banyak. Namun para tikus lebih mampu memberiku rasa, masih ada senyum dari mereka yang tampak seperti matahari terbit lainnya.
Beberapa malam aku merasa bahwa jalan yang pendek mungkin juga merupakan jalan yang benar. Tapi mengapa Marbi lebih memilih jalan yang berliku-liku?
Aku sungguh penasaran ada berapa banyak gadis pintar di dunia ini, dan apa mereka semua sama egoisnya dengan kakakku Marbella?
Aku mengacak kasar rambutku. Tiba-tiba merasa gelisah seperti ini seperti sudah menjadi kebiasaan saja, sungguh aneh.
"Apa yang sedang kau pikirkan, Mars?" James kembali dengan menyodorkan segelas coklat yang aku tidak pernah tahu darimana asalnya.
"Tidak ada, hanya pikiran-pikiran konyol seperti... berapa banyak yang mampu bertahan membaca dan menangkap dengan tepat tentang hal-hal yang aku munculkan jika isi kepalaku berupa huruf-huruf?"
"Apa kau merasa dirimu rumit?" James mengatur posisi duduknya.
"Sama sekali tidak untukku dan untuk beberapa orang, entah dengan yang lainnya. Ucapku sembari mengangkat bahuku ringan. Tidak dipungkiri walaupun bumi hanya satu tapi banyak ruang-ruang yang tidak pernah dimasuki secara sama oleh setiap orang, itu mungkin yang menjadi pembeda sehingga mudah dan rumit memiliki tekanan yang tidak sama bagi setiap orang."
"Bagaimana dengan sihirmu, aku harap itu tidak lenyap begitu saja kan?" Raut James sedikit khawatir.
Ya, aku sedikit lupa jika aku adalah perpaduan sihir dan keberuntungan dalam bakat.
"Hahha.. jangan menampilkan wajah khawatir dan aneh seperti itu, apa kau pikir terkubur beberapa meter saja di bawah sini mampu memudarkan ingatanku?"
"Coba gunakan sesekali, mungkin kau akan sedikit lebih bahagia, Mars." Ucap James dengan mimik serius seekor tikus.
"Tentu! Walau prinsip kebahagiaanku sebenarnya adalah... bahwa kebahagiaan tidak bergantung pada mendapatkan tempat, tetapi pada menikmati tempat di mana kita berada. Aku hanya perlu memejamkan mata, menutupnya rapat-rapat dan mengingat keindahannya. Tentang singkatnya, detailnya, saat ini. Aku tidak bisa hidup seperti orang yang tidak ingat untuk memberi dirinya kesempatan untuk bahagia." Kekehku.
"Dan berpegang teguh pada harapan? Berpegang erat-erat pada ilusi dan mengikutinya?" Tanya James pelan dan sarkas.
"Tuan tikus yang hebat... Ayolah, berhenti, tarik napas. Bernafas. Menjadi basah di tengah hujan. Dan jangan pernah percaya bahwa hal-hal yang jatuh tidak bisa bangun lagi. Jangan pernah percaya bahwa kesedihan akan bertahan lebih lama dari kekuatan kita. Mungkin masalahnya adalah kita melihat langit di malam hari dan bagi kita tampaknya tidak terlalu banyak bintang. Namun sesuatu yang seperti bintang itu sudah lama keluar hanya saja tidak ada yang terlihat sama. Jangan pernah lupa untuk membuat matamu terus bersinar, James. Jangan biarkan siapa pun mengambil dari kita, hak untuk menerangi dunia sedikit."
Aku bangkit dari duduk, menyeruput habis sisa coklat di cangkir. "Marbi!" Sihirku bekerja.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 94 Episodes
Comments
꧁☠︎𝕱𝖗𝖊𝖊$9𝖕𝖊𝖓𝖉𝖔𝖘𝖆²꧂
tentu saja, jalan yg berliku-liku itu penuh tantangan.
jalan yg lurus sangatlah membosankan.
2023-04-03
0
Jhuwee Bunda Na Alfaa
akan ada pelangi setelah hujan
2023-02-01
0
Hielmeera🍒⃞⃟🦅
wk wk wk. hampir semua perempuan kayak mrbj
2023-01-25
0