Desa Lembayung terletak di kaki bukit Naga , desa terakhir yang berada di bawah rentetan perbukitan sebelum mulai mendaki puncak bukit yang terjal , sehingga menjadi tempat persinggahan yang ramai bagi para pelintas.
Sepanjang keluar dari rumah makan di kota Bulan sampai di desa Lembayung , Padma sari merasakan ada sesuatu yang ganjil.
Mereka merasa seperti di awasi .
"Nak apa kamu merasa sesuatu yang aneh ..?
Sambil tersenyum santai Teja Kusuma menjawab.
"Kita memang dari tadi di buntuti beberapa orang ibu.."
Jawaban Teja sedikit membuat terkejut Padma sari , tapi memang kemampuan Teja melebihi dirinya sehingga dia hanya mengangguk.
"Kenapa ibu tidak merasakan gerakan mereka , pasti kemampuan mereka tinggi sehingga bisa mengelabui kita ".
"Iya ibu ... selanjutnya kita harus berhati-hati , lebih baik kita mencari penginapan , karena akan berbahaya bila kita nekat melanjutkan perjalanan malam ini , kita belum tahu seperti apa medan perjalanan nanti ".
Padma setuju usulan anaknya , mereka mencari penginapan .
Setelah menemukan penginapan yang cocok mereka memesan kamar , Teja sengaja meminta satu kamar karena khawatir dengan keselamatan ibunya.
"Tolong antarkan makanan di kamar kami ,Jangan lama - lama karena kami ingin segera istirahat ".
Teja memesan makanan sambil tak lupa memberi pelayan beberapa kepeng perak.
"Ini untukmu , tolong segera diantar makanannya ya .."
"iya tuan akan kami usahakan ", dengan sigap pelayan mengangguk setelah menerima tambahan upah yang bagi mereka cukup banyak.
Penginapan mereka cukup megah terdiri dari dua lantai , dan Teja memilih lantai atas , yang peling depan .
Semua itu di lakukan agar dirinya bisa bebas mengawasi keadaan dari jendela kamar penginapan.
Sesaat Teja melihat rombongan penguntit terdiri dari beberapa orang .
"Sepertinya aku pernah melihat seragam yang mereka pakai ibu ".
Padma mendekati jendela dengan hati - hati , dia tidak mau para penguntitnya menyadari usaha membututi diam - diamnya tercium.
Tok..!! tok...!!! toook.......!!!
"Makanan datang ," teriak pelayan dari luar kamar memecah kesunyian.
Segera di hidangkan makanan yang di pesan ibu dan anak tersebut.
Setelah selesai makan Teja memerintahkan ibu untuk istirahat.
"Ibu istirahat saja ,biar aku yang berjaga dan nanti kalau mengantuk tidur di kursi itu ", sambil menunjuk sebuah kursi panjang yang ada di dalam kamar tersebut.
Teja duduk di kursi , sambil bersemedi mengatur pernafasan memperkuat dan memulihkan tenaga dalamnya.
Kewaspadaan tetap ia jaga , karena ada bahaya yang mengancam di luar .
********
Hari sudah pagi , walaupun suasana masih gelap Padma Sari sudah berkemas .
Teja mengakhiri semedinya ,badannya tampak lebih segar.
Bagi pendekar seperti mereka dengan sedikit mengatur pernafasan saja sudah bisa memulihkan tenaga dalam nya , kecuali mereka bertarung terus - menerus dan kondisi terluka , baru di butuhkan pil pemulih stamina.
Setelah sarapan dan menyelesaikan pembayaran mereka langsung pergi dari penginapan.
Tampak beberapa orang mengikuti dari jauh .
Teja dan Padma pura - pura tidak tahu , mereka terlihat tetap tenang berkuda dengan pelan.
Setelah sampai tempat yang agak jauh dan sepi ,para .penguntit mulai mendekat dan menghentikan kedua orang tersebut.
"Berhenti kalian....!!!!!
"Ada urusan apa kisanak menghentikan kami ", kali ini Teja berkata dengan tegas .
"Kami mau minta ganti rugi..."
"Haaah......tidak salah dengar telingaku , ganti rugi atas apa , kami merasa tidak pernah ada urusan dengan kalian ", jawab Teja.
"Jangan pura - pura lupa , kalian telah merebut jatah kami , harusnya kami dapat upeti dari rombongan pedagang itu . Tapi kalian sok jagoan melindungi mereka. Sekarang kalau kalian tidak memberi kami ganti rugi atas jatah kami , kami akan bertindak kejam ", mereka mulai mengancam.
"Oohhh.... sekarang aku tahu , berarti kabar tentang adanya main mata antara begundal - begundal dengan biro pengawalan benar adanya ," masih tenang Teja menyahut.
"Tidak usah banyak bacot bocah.....!!!!"
Sambil berkata para penguntit yang berjumlah lima belas orang menyerang kearah Teja dan Padma.
Hiaaaa !!!!!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 355 Episodes
Comments
Shahrul Yoe
alurnya terlalu pendek
2024-11-30
0
Ana Dasuki
good
2024-11-09
0
Benny Andryan
Lanjut
2022-01-23
3