Sambil tersenyum kakek Singolodro menyerahkan sebuah gelang yang menyerupai batu giok.
Warnanya yang agak kehijauan dengan agak bercahaya membuat tampilan gelang tersebut terlihat menakjubkan.
Menurut pasangan suami istri tersebut gelang tersebut bukan berasal dari bumi ini,mungkin milik para Dewata karena fungsinya bisa untuk menyimpan aneka barang, yang menurut nalar pikiran manusia hal tersebut tidak mungkin.
''Dengan gelang ini kalian tidak akan kesulitan membawa barang sebanyak apapun", kata pasangan tersebut.
Setelah di pertimbangkan akhirnya Padma memutuskan Teja lah yang akan memakai gelang tersebut,selain karena Teja lebih kuat,juga Padma merasa anaknya lebih membutuhkan karena masa depannya lebih panjang.
"Terima kasih...kakek dan nenek,juga ibu...dengan rela dan ikhlas membiarkan aku untuk memakai dan memiliki gelang ini',sahut Teja sambil mencium tangan mereka semua.
"kamu memang anak yang baik nak",
"Aku akan mengajarkan bagaimana cara memfungsikan benda ini",kakek berkata.
"Karena kalau tidak bisa menggunakan gelang ini tidak akan berfungsi,dan hanya seperti gelang biasa".
'Sebelum menggunakan gelang ini ada Mantra yang harus di ucapkan untuk membuat ikatan dirimu dengan gelang ini".
Setelah mengajarkan bagaimana Mantra dan cara memakai nya,akhirnya Teja berhasil menguasinya,dengan sedikit konsentrasi dan dengan menggunakan tenaga dalam,dia bisa memasukkan dan mengeluarkan berbagai benda.
Terlihat ibu Padma sangat senang,dipeluknya anak yang sudah dianggap darah dagingnya sendiri dengan berlinang air mata saking bahagianya.
"Anakku memang hebat",ucapnya bangga.
Akhirnya semua harta benda yang diberikan oleh kakek dan nenek nya semua masuk di gelang penyimpanan itu.
Teja memakai gelang di lengan kanannya dan menutupi nya dengan lengan baju.
Dan istimewa nya gelang tersebut, setelah di bacakan Matra seakan menyesuaikan dengan pemiliknya.
"Teja cucuku ..kakek ada satu lagi hadiah untuk mu,"
Kemudian kakek mengeluarkan sebilah pedang yang sangat unik,karena keseluruhan berwarna merah,dari pangkal sampai ujung berwarna merah darah.
"pedang ini bernama Pedang Merah Darah ini salah satu pusaka yang sangat hebat, bila kamu benar-benar berjodoh dengan pedang ini kamu akan bisa menyempurnakan ilmu yang langka''.
"Pergunakan sebaik mungkin untuk membela yang lemah,anggap saja kalian menebus segala kesalahan kami selama di rimba persilatan dahulu kala"
Sedangkan ibu Padma mendapat hadiah sebuah cambuk api,sesuai dengan keahlian jurus-jurus selendangnya.
Setelah semua selesai dan saling berpamitan, berangkat lah kedua ibu dan anak keluar dari jurang kematian tersebut.
Tampak dua bayangan berkelebat cepat dari arah jurang menuju keluar dari hutan hantu darah.
Setelah sampai di pinggir hutan barulah mereka berjalan seperti biasa ,agar tidak menarik perhatian orang-orang.
Teja yang selama hidupnya tidak pernah keluar dari hutan takjub melihat pemandangan sekitar,apalagi setelah mulai memasuki perkampungan terdekat.
Banyaknya orang yang berlalu lalang membuat kesenangan tersendiri baginya.
Sambil menoleh kanan kiri Teja nampak terpesona dengan suasana kota kecil tersebut, walaupun nampak fisik Teja sudah dewasa sesungguhnya umurnya baru dua belasan tahun.
Sang ibu hanya tersenyum melihat kelucuan anaknya yang penasaran dengan aneka makanan,yang menurutnya asing.
Apa yang di tunjuk Teja Semua di beli, itupun masih batas wajar.Termasuk gulali yang menurut Teja sangat nikmat.
"Ibu...aku mau lagi ini yang manis-manis",
Sambil senyum-senyum Teja menunjuk lagi gulali tersebut.
Tampak tidak jauh dari mereka ,seorang gadis cantik memperhatikan semua tingkah laku Teja.
Ia merasa lucu ada anak lelaki remaja masih sangat suka makan gulali seperti bocah.
"Dasar pria aneh....",gumamnya dalam hati
Walaupun tidak bisa di pungkiri menurutnya dia adalah pria tertampan yang dilihatnya sampai waktu ini.
Kemudian gadis itu berlalu dengan diiringi para pengawalnya.
_____________
Happy reading jangan lupa like vote dan koment-nya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 355 Episodes
Comments
PakDhe
seperti baca novel silat era 80an..ko ping ho..
2024-07-02
1
PakDhe
p.teja anak kandung selir Padma atau anak kandung permaisuri..?kok disebut sdh dianggap anak kandung sndiri oleh padma
2024-07-02
1
Mr. Boncu
siapa dia
2021-11-20
2