Seorang gadis yang sangat cantik dengan rambut panjang yang di kucir sebagian dengan rapi ,menambah keangguannya.
Tubuh yang langsing padat berisi,dengan kulit seputih pualam,kulit halus lembut,mata tajam bersinar cerah dengan bulu mata yang lentik panjang,bibir tipis merah alami dan senyum yang selalu terkembang membuat siapapun yang melihatnya bagai melihat bidadari.
Ya dialah putri Sekar Wangi, konon seorang putri bangsawan yang memang di sembunyikan oleh orang tuanya,di sebuah perguruan bela diri yang cukup di kenal di wilayah itu.
Perguruan itu adalah Perguruan Pedang Kilat.
Perguruan pedang kilat merupakan perguruan golongan putih yang sangat di perhitungkan di dunia persilatan.
Merupakan sepuluh besar dari sekte dan perguruan bela diri yang ada di wilayah tersebut.
Banyak jagoan dan pendekar yang lahir dari didikan perguruan tersebut.Dan puncak kesuksesan nya adalah saat salah satu anak didiknya menjadi Mahapatih di kerajaan semasa di pimpin Maharaja Darmawisesa.
Semasa itu perguruan tersebut seolah menjadi Nomor satu di kerajaan,baik kawan maupun lawan tidak ada yang berani menyinggung mereka.
Bahkan setelah era Maharaja Darmawisesa perguruan tersebut masih di segani oleh beberapa golongan,karena memang banyaknya tokoh sakti di tempat tersebut.
Perguruan tersebut dipimpin oleh seorang tetua agung dengan di bantu oleh lima tetua.
konon usia tetua agung sudah sangat sepuh, sudah ratusan tahun.
Walaupun demikian tampilannya tidak tampak renta,tampak masih berusia 50an tahun.
Badannya masih tegap dan berisi.
Tetua agung bernama eyang Sapto Gumelar,dengan dibantu oleh lima tetua yaitu,tetua Renggono,tetua Gajahsuro, tetua Soponyono,tetua Jogogeni dan terakhir satu-satunya tetua perempuan tetua Maheswari.
Dan Putri Sekar Wangi adalah cucu dari eyang Sapto Gumelar.
Walau pun ia cucu dari seorang tetua Agung tidak membuat nya menjadi gadis manja.
Bahkan cenderung pekerja keras dan ilmu bela diri nya pun sangat lumayan tinggi.
Meskipun demikian sang kakek tetap melakukan pengawalan yang ketat kepada cucu satu-satunya tersebut.
Dimana pun ia pergi selalu dikawal, apalagi semenjak kejadian peristiwa pemberontak an di istana kerajaan sepuluh tahun yang lalu.
Pagi itu seperti biasa Sekar Wangi pingin berjalan-jalan di kota terdekat yang bernama kota Cengkir,karena menurut kebiasaan hari itu hari pasaran sehingga banyak pedagang dan pengunjung berdatangan.
Bahkan kadangkala pedagang dari kota lainpun banyak yang berdatangan.
Tak jarang para saudagar kaya dari kerajaan tetangga yang kebetulan lewat jalur tersebut ikut menggelar dagangannya.
Sambil berjalan-jalan melihat suasana Sekar Wangi di kejutkan oleh sesosok pemuda yang sangat tampan, rambutnya panjang di biarkan tergerai,kulitnya putih badannya tegap dan terlihat masih seumur dengannya.
Saat itu Sekar Wangi berusia Dua belas tahunan,bagai bunga yang baru mekar dia mulai menyukai lawan jenis, sudah bisa membedakan seseorang dengan ketampanan nya.
Sambil senyum-senyum sendiri pandangan Sekar Wangi tak beralih dari pemuda yang sangat menggoda tersebut.
hingga akhirnya......
"Ibu aku pingin makanan yang manis-manis itu lagi", terdengar pemuda tersebut merajuk kepada seorang wanita cantik di samping nya yang ternyata ibunya.
"Haiisss.....ternya pria cengeng",batin Sekar wangi.
"Pria dewasa kok masih suka gulali....kayak bocah..."dengan lirih Sekar Wangi bergumam.
Teja yang berdiri agak sedikit jauh tetapi masih bisa mendengar berkat ilmu saktinya yang membuat telinga nya sangat peka.
Teja tak menggubris nya,dia tidak tahu juga yang di omeli dirinya.
sambil melangkah pergi Sekar Wangi kembali melirik ke arah Teja Kusuma,pandangan mata mereka bertemu.
Cukup lama mereka saling berpandangan,saling terpesona,hingga akhirnya Sekar wangi tersipu setelah suara pengawalnya membuyarkan pandangannya.
"Mari Den ayu kita pergi dari sini...."
"katanya mau makan sudah lapar......'
sambil tersipu Sekar Wangi menjawab
"Eh.......iii....iya paman...."
Sekar Wangi menundukkan kepalanya.. tersipu,sedangkan paman pengawalnya tersenyum penuh arti satu sama lain.
______
Happy reading jangan lupa like vote dan koment-nya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 355 Episodes
Comments
Zainal Patta
kayaknya cerita ini ada yang mirip, kalau ini bertema nusantara yang saya baca bertema wuxia,.. entah mana yang plagiat
2024-12-03
1
Benny Andryan
Masih belum terlihat seru
2022-01-23
1
sun zihay babaca
soponyono d sini tukng bakso urat,, uenak baksonya 👍👍👍👍🙏🤭
2021-12-03
1