Teja Kusuma kaget , mendengar suara teriakan seorang perempuan memanggil namanya. yang ternyata adalah Sekar Wangi.
"Kakang.....!!
Sekar kembali berteriak memanggil ,Teja masih diam terpaku di tempatnya. Hal ini membuat Sekar cemberut , dirinya mengira Teja sudah lupa padanya.
Memang jarak antara Teja dan Sekar masih cukup jauh , tapi entah bagaimana gadis cantik itu bisa menemukan sosok Teja diantara banyak nya pelintas yang lalu - lalang.
Sambil tersenyum kecil timbul niat di hati Teja untuk mengusili Sekar.
Sambil garuk - garuk kepala yang tidak gatal
Teja pura - pura bertanya.
"Siapa ya.......???
"Kakang .. sombong...baru sebentar sudah lupa sama aku ". Dengan makin cemberut Sekar bergumam.
Padma yang sudah hafal sifat anaknya hanya tersenyum , sambil geleng-geleng kepala.
'Ya sudah ...kalau memang kakang mas Teja sudah lupa sama aku , mendingan aku pergi saja , sambil membalikkan badan Sekar Wangi berniat pergi menjauh.
"Eeehh.....ini Dinda Sekar to ", sambil tersenyum usil Teja berkata.
"Emang siapa lagi..? memang ada gadis lain secantik aku mau mengenal kakang Teja yang jelek itu ", masih sambil bersungut-sungut Sekar Wangi berkata.
Teja makin salah Tingkah di buatnya , sementara itu rombongan lain dari perguruan Pedang kilat sudah sampai didekat Sekar dan Teja berdiri mengobrol.
Padma sari langsung menjura memberi hormat pada tetua agung eyang Sapto Gumelar yang tak lain kakek dari Sekar Wangi.
"Salam sejahtera nyonya dan nakmas , rupanya kita berjodoh ketemu di sini ", kata tetua agung Pedang kilat tersebut ramah.
Sambil menjura memberi hormat Padma membalas salam itu.
"Ngomong - ngomong ada acara apa senior sekalian berada disini ", dengan sedikit ragu Padma sari bertanya.
"Lebih baik kita mencari tempat mengobrol yang lebih nyaman , kebetulan kita berjumpa dengan nyonya dan nakmas disini . Mungkin ini sudah takdir langit dan nanti kita bisa berkongsi untuk membersihkan kejahatan yang sudah meraja lela ini . Sambil terus berjalan untuk mencari tempat yang lebih nyaman untuk berdiskusi.
Akhirnya sampailah rombongan itu di sebuah restoran yang cukup mewah , mereka menuju lantai atas yang lebih sepi pengunjung , karena pembicaraan mereka sangat berbahaya bila di ketahui oleh orang - orang tertentu.
Setelah menemukan tempat yang sesuai , tetua agung Sapto Gumelar memulai pembicaraan nya.
"Maaf sebelumnya nyonya dan nakmas Teja , saya ingin bertanya sedikit tentang situasi yang terjadi saat ini menurut kalian berdua bagaimana ...?,"
"Maksud senior situasi yang mana..?" Padma sari balik bertanya.
Sambil menghela nafas eyang Sapto Gumelar bercerita tentang segala kekisruhan yang terjadi semenjak sepuluh tahun lalu . Semua itu di awali dengan terjadinya pemberontakan yang terjadi sepuluh tahun silam.
Banyak rakyat jadi korban , pajak semakin mencekik , kejahatan meraja lela , pejabat menutup mata dengan situasi yang ada ,malah banyak yang ikut mencari kesempatan dengan mengorupsi uang rakyat.
"Menurut yang kami dengar ada main mata antara penjahat dan aparat ", kembali eyang Sapto Gumelar berkata.
"Apakah nyonya dan nakmas tahu kalau ternyata semua perampokan yang terjadi adalah prakarsa dari kelompok yang dekat dengan pemerintahan saat ini ".
Padma dan Teja saling pendang mendengar penjelasan eyang Sapto Gumelar.
"Jadi memang benar selentingan berita yang kami dengar selama ini senior , termasuk adanya main mata antara perampok dengan salah satu biro pengawalan itu ..?",
Kembali tetua Pedang Kilat mengangguk.
"Wah ..ini sudah tidak bisa di biarkan , semakin terpuruk rakyat negeri ini bila kita tidak bertindak". Padma tampak semakin geram membayangkan bahwa ini semua ulah selir Surti dan kroninya.
_______________
M**ohon dukungannya semua reader dengan komen membangunnya ,like dan vote nya syukur - syukur koin dan angpau nya .wk..wk..
Biar tambah semangat kita berkarya , karena di tengah pandemi seperti inilah salah satu hiburan kita membaca , jika banyak karya tercipta maka akan banyak varian cerita yang bisa kita nikmati .
Buat author - author yang lainnya mohon petunjuk dan bimbingan , agar karyaku makin bagus.
terima kasih happy reading**.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 355 Episodes
Comments
...
Padahal selier Surti waktu remaja hanyalah anak Bpk Kades dan Si Tejo jejaka yg baru aja mudik. Mungkinkah mereka jg akan melepas rindu d pematang sawah???
2022-12-19
3
Gini Antika
kisanak atau tetua itu lebih enak thoorr
2022-10-28
1
Benny Andryan
Bagus
2022-01-23
1