Rombongan Sekar Wangi sudah menghilang entah kemana.
Karena terlalu ramai nya jalan tersebut akibat pasar tumpah, membuat rombongan itu segera menghilang tak terlihat.
Mereka dengan cepat terhalang oleh orang-orang yang berlalu lalang.
Kembali Padma sari dan Teja Kusuma berjalan menyusuri jalan tersebut dengan santai, mereka tampak gembira karena bagi Padma sari pun sudah cukup lama tidak melihat keindahan tersebut.
Dia juga mengenalkan kepada anaknya beberapa macam barang dan makanan yang belum di kenali oleh Teja Kusuma.
Setelah hari makin siang perut mereka pun mulai lapar.
"ibu perutku lapar ....., sambil tersenyum malu", Teja berbisik lirih kepada ibunya.
Ibunya mengangguk kemudian mereka berjalan mencari rumah makan yang mewah.Bukannya boros ,sengaja itu dilakukan karena Padma sari ingin mengenalkan anaknya. tentang adab-adab dan tata cara hidup di dunia luar yang Teja belum memahami.
"Di depan ada restoran mewah ,kita bisa mencoba makan disana anakku",berkata Padma sari kepada Teja Kusuma.
"Iya ibu.....tampaknya sangat ramai pengunjung nya",jawab Teja Kusuma.
merekapun masuk ke restoran itu,yang ternyata sangat ramai.
"maaf nona apakah masih ada meja yang kosong......",tanya Padma sari kepada pelayan restoran.
pelayang itu memandang Padma sari dan Teja Kusuma penuh selidik, setelah itu baru tersenyum tipis.
"masih ada nyonya...,tapi bukan di lantai ini.dan makanannya agak lebih mahal karena di lantai atas",jawab pelayan itu, setelah memastikan pakaian yang di pakai mereka bukan gembel.
"Bagiku harga bukan masalah....yang penting anakku bisa makan dengan tenang",jawab Padma sari sambil memberi beberapa kepengan perak kepada pelayan itu.
"ini untuk kamu pribadi...' kata Padma sari.
pelayan itu tambah membungkuk sambil menerima uang perak tersebut,karena bagi mereka itu seperti upah bekerja sebulan di sana.
"Terima kasih nyonya...." jawabannya sambil menuntun mereka naik ke lantai berikutnya.
pelayan itu mengarahkan mereka berdua menuju tempat yang agak pinggir mendekati jendela sehingga bisa menikmati keindahan dan keramaian kota tersebut.
"Nyonya dan tuan muda mau pesan apa..?' tanya pelayan tersebut makin ramah.
kemudian Padma sari memilih menu ,dari beberapa menu yang di sebutan pelayan itu.
Gulai domba , ayam panggang dan aneka sayur sengaja ia pesan.
Padma sari memang sengaja memesan makanan agak banyak ,karena hari itulah adalah hari pertama Teja mengetahui dunia luar,ia ingin anaknya memakan masakan olahan restoran yang belum pernah dimakannya dan tercium baunya sangat lezat.
Setelah beberapa saat menunggu akhirnya.
Sepinggan daging domba dan beberapa potong ayam panggang berserta aneka sayuran sudah terhidang di depan mereka.
Dengan sangat lahap Teja memakan masakan yang terasa sangat lezat Tersebut.
Dengan tersenyum sang ibu menatap anaknya sambil terus mengenalkan macam-macam nama bahan dan masakan di depannya.
Suasana restoran yang ramai itu ternyata tidak hanya di lantai bawah saja.
Lantai ataspun mulai tampak ramai pengunjung.
Disaat para pengunjung disibukkan dengan makanan masing-masing, tiba-tiba terjadi keributan di lantai itu.
segerombolan orang dengan baju yang sama mengganggu pengunjung yang sedang menikmati makanannya.
"Cepaat kalian pergi dari sini...kami ingin makan disini..."
Dengan arogan salah satu rombongan itu mulai mengusir para pengunjung.
Sesaat kemudian orang-orang berhamburan ketakutan, sebagian mereka mengenal siapa kelompok gerombolan itu.
Mereka berasal dari perguruan macan hitam, sebetulnya perguruan macan hitam adalah aliran netral akan tetapi semakin lama tingkah laku mereka seperti aliran hitam.
Mereka suka bertindak semaunya, apalagi situasi mendukung dengan tidak adanya pemerintahan yang melindungi rakyat nya.
mereka menggebrak meja yang ada di dekatnya sehingga sisa makanan dan piring berhamburan.
BRAaaaaak.....!!!!
Pyaaaartt....bum...bum........!!!!!
suasana jadi kacau balau,semua bubar menyelamatkan diri...
"Haaa....ha....ha...... pergi kalian semua....
Dengan tambah arogan mereka tertawa terbahak-bahak.
hingga akhirnya seorang gadis remaja menghentikan amukan.. mereka.
"Hentikan ..paman....tidak pantas seseorang yang mengaku aliran lurus berlaku seperti itu..."
Gadis itu adalah Sekar wangi,dia yang di didik untuk menjadi seorang ksatria tidak tahan dengan kesewenangan yang terjadi di depan matanya.
___________
Happy reading jangan lupa like vote dan koment-nya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 355 Episodes
Comments
Roni Sakroni
arogan banget ya
2024-08-12
1
Lee sakura
mungkin mereka jodoh
2021-12-08
1
Mr. Boncu
semakin kagum dg teja
2021-11-22
3