cia Bu Ki pun tidak mau ketinggalan dia berusaha mengejar Jaka yang menghilang tanpa jejak.
terjadi kejar kejaran Antara cia Bu Ki dan jaka di dalam hutan.
Jaka tersenyum,walau jaraknya masih sangat jauh,dia yakin cia Bu Ki dapat memperkecil jaraknya.
Jaka pun menggunakan ilmu meringankan tubuhnya,inilah kwalitas antara kedua pendekar beda negara saling kejar mengejar.
**
di sebuah danau kecil Jaka menghentikan langkahnya,dia memandang sekelilingnya begitu indah,tetapi filing seorang pendekar seperti Jaka, tempat ini sangatlah berbahaya.
karena suasana tenang bukan berarti itu dalam keadaan aman.
saat Cia Bu Ki sudah berada di belakangnya,Jaka langsung menyergapnya dan membisikan untuk tetap tenang,karena ada sesuatu yang akan muncul di tempat itu.
Jaka hanya mengangguk karena mulutnya di dekap oleh Jaka.
tidak lama kemudian,muncul makluk yang sangat aneh,bentuknya seperti naga,tetapi kepalanya sangat aneh.
karena itu bukanlah kepala naga,tetapi kepala kalelawar yang sangat besar.
tampak air liurnya yang selalu menetes dari sela sela taring yang panjang.
cia Bu Ki dan Jaka juga merasa aneh,binatang apa itu?apakah itu binatang siluman batin Cia Bu Ki yang belum pernah melihat makluk seperti itu.
" saudara cia,apakah kamu ingin kekuatanmu bertambah?"
cia Bu Ki bingung apa yang di maksud dari jaka.
" oh maaf."
Jaka lupa kalau saat ini mulutnya ci Bu Ki masih di dekapnya.
" apa maksud tuan?"
" kamu tau,itu adalah makluk ribuan tahun,kami menamakanya sebagai makluk ghaib."
" makluk ribuan tahun,apa keistimewaan makluk itu tuan?"
" baiklah,saya akan membuka rahasia pendekar pendekar pulau Jawa yang semakin kuat,terkadang inilah yang dinamakan dinamika dunia persilatan.''
" apa maksudnya tuan?"
" begini,tidak jarang kami pendekar persilatan harus mengadakan ritual ritual gaib yang akan membuat kami harus menghalalkan segala cara,baik itu harus memuja setan sekalipun."
" apakah tuan salah satu pemuja setan?"
pertanyaan cia Bu Ki membuat Jaka hampir saja melepaskan tawanya.
" kamu ini,kami para golongan putih yang memegang kehormatan dan kebenaran,tidak mungkin kami harus memuja setan."
" bagaimana tuan mendapatkan kekuatan?"
" nanti akan saya jelaskan,sekarang kau lumpuhkan makluk itu,dan kamu akan mendapatkan jawabanya."
cia Bu Ki menggaruk kepalanya,hanya ingin mendapat jawaban dari Jaka,dia harus bertaruh nyawa melumpuhkan makluk aneh itu.sungguh membuatnya harus berpikir sejenak.
" kenapa kamu diam saudara Bu Ki,cepat lumpuhkan makluk itu sebelum dia akan kembali dan berkumpul dengan teman temannya."
" apa ...makluk itu memiliki teman?"
Jaka hanya tersenyum.
mau tidak mau cia Bu Ki pun segera keluar dari persembunyianya untuk melumpuhkan makluk aneh itu.
makluk itu terkejut saat Cia Bu Ki tiba tiba berada di dekatnya.
dengan kehadiran cia Bu Ki,makluk itu menjadi marah,matanya merah menyala,cakar cakar kakinya yang kuat siap untuk mengoyak tubuh cia Bu Ki.
makluk itu dengan kecepatan yang tinggi langsung menyerang cia Bu Ki.
mendapat serangan yang sangat cepat,cia Bu Ki pun berkelit dan menghindar,saat ada kesempatan cia Bu Ki langsung menendang kepala makluk itu yang ukuranya hampir sama dengan tubuhnya.
Des...
ternyata kecepatan makluk itu menghindar masih kalah dengan kecepatan cia Bu Ki, kepalanya telak di hantam oleh kaki cia Bu ki.
membuat makluk itu berteriak sangat keras menahan rasa sakit di kepalanya.
kemarahan makluk itu semakin bertambah,karena makluk itu dengan membabi buta menyerang ci Bu Ki.
serangan demi serangan makluk itu hanya menguras tenaganya,keran dengan kecepatan cia Bu Ki,dia berhasil menghindar dari makluk itu dan sebuah pukulan telak berhasil membuat makluk itu terjungkal,karena pukulan cia Bu Ki menembus kepalanya dan otaknya hancur akibat pukulan cia Bu Ki.
cia Bu Ki pun mundur menjauh dari makluk aneh itu,dan membersihkan tanganya dari darah dan otak yang berada di tanganya.
" Hem...kamu terlalu lama saudara Bu Ki,sebaiknya kita pergi,akibat kelalaian kamu,teman teman makluk itu sedang menuju kemari."
Jaka pun mengajak cia Bu Ki untuk segera pergi setelah Jaka,mengambil sesuatu dari tubuh makluk itu.
mereka meninggalkan makluk itu yang telah tewas,dan sementara menjauh agar tidak menjadi amukan para teman teman makluk itu.
Jaka pun berhenti,dan memberikan sesuatu pada ci Bu Ki.
" ambilah ini saudara Bu Ki."
" apa ini tuan?"
" ini adalah jawaban pertanyaanmu tadi."
cia Bu Ki mengambil jantung pemberian jaka.
" untuk apa ini tuan?bukankah ini jantung milik makluk aneh itu?"
" benar Bu Ki,makanlah itu akan menambah kekuatanmu saudara Bu Ki."
cia Bu Ki mulai mengerti,mengapa Jaka menyuruhnya untuk membunuh makluk itu sendirian.
ternyata dia ingin menunjukan bahwa kekuatan pendekar bukan sekedar berlatih selama bertahun tahun.
ada hal hal yang harus dikonsumsi untuk menambah kekuatan secara instan,agar kekuatan seorang pendekar bertambah menjadi berlipat ganda.
cia Bu Ki memakan jantung itu,di hadapan Jaka membuat Jaka hampir saja tertawa karena keluguan pemuda ini sungguh membuatnya hampir mati berdiri.
" kenapa tuan tertawa?apakah ada hal yang aneh,ternyata jantung makluk ini sangat manis tuan?apakah tuan mau?"
" makanlah Bu Ki,kamu seperti kanibal Bu Ki."
" kenapa tuan berkata demikian?bukankah tuan yang menyuruh saya untuk memakan jantung ini"
" benar saudara Bu Ki,tetapi saya tidak menyuruh kamu untuk memakan mentah mentah begitu,kamu ini ada ada saja Bu Ki."
cia Bu Ki kembali menggaruk kepalanya,tetapi jantung makluk itu sudah habis di lahapnya,tidak mungkin untuk di muntahkannya lagi.
sejak itu kekuatan cia Bu Ki semakin bertambah,hampir setiap hari cia Bu Ki membunuh makluk aneh itu,sehingga dalam beberapa Minggu,cia Bu Ki sudah menunjukan kalau kekuatanya sudah jauh berlipat ganda.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 172 Episodes
Comments
Yan Sofian
cocok untuk berteman dg wiro sableng/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
2024-10-15
0
Rahman Hartomo
harusnya ketemu si buta dari goa hantu
2022-10-28
1
Anonymous
juuuuuuut
2022-07-03
1