Pang temannya sangat terkejut,karena saat telah keluar dari badai dahsyat,mereka telah menjauh dari jalur,tidak ada lagi pulau pulau kecil yang di selimuti es,kini mereka di tengah samudra yang sangat luas.
" tuan muda,bagaimana ini kita sudah sangat jauh dari pulau es,saat ini saya tidak tau kita berada di mana."
" Hem... tenanglah tuan,sebaiknya kita putar arah,kembali ke tempat semula."
" itu tidak mungkin tuan muda, sebaiknya kita mencari persinggahan untuk mengganti layar kita yang telah hilang."
Cia Bu Ki hanya mengangguk,bagaimanapun juga,tidak mungkin kapal tanpa layar,karena tenaga pendorong Kapal adalah layar.
cia Bu Ki membantu kedua nelayan itu ikut mendayung mencari pulau berpenghuni untuk membeli layar kapal yang telah hilang.
lama mereka terombang ambing di bawa ombak,hanya dayunglah sebagai pendorong tenaga, mereka.
hingga subuh mereka melihat cahaya lampu kecil,tampak dari kejauhan.
" lihat..sepertinya ada cahaya lampu di sana,sebaiknya kita menuju tempat itu."
pang yang melihat cahaya kecil yang sepertinya cahaya lampu memberitahukan pada yang lain.
merekapun memastikan pang bermimpi atau tidak.
ternyata memang benar,itu adalah cahaya lampu,merekapun bergegas mengayuh dayung untuk segera merapat ke cahaya itu.
hampir setengah jam,akhirnya cahaya itu semakin bertambah,ternyata itu adalah sebuah perkampungan nelayan juga.
**
" dimana kita tuan pang?sepertinya daerah ini sangat asing?"
cia Bu Ki melihat sekeliling tempat itu,setelah kapal sudah di tepi pantai."
" saya juga tidak tau tuan muda,kita tersesat sampai sejauh ini."
pang juga tidak mengetahui saat ini mereka berada di daerah mana,tetapi pang bersyukur mereka selamat dari badai.
" sebaiknya kita bertanya pada penduduk daerah sini,dan mencari penjual layar kapal."
mereka pun turun dari kapal,tetapi teman pang tidak ikut turun,karena dia harus menjaga kapal.
cia Bu Ki dan pang berjalan menyusuri pantai,hari sudah terang cahaya lampu juga sudah tidak nampak lagi.
setelah setengah jam mereka menyusuri pantai,mereka mendengar suara hiruk pikuk keramaian,sepertinya ada perkampungan di tempat itu.
mereka pun mendekati perkampungan itu.
dugaan pang benar,ternyata mereka sudah sangat jauh terbawa arus ombak,sebagai nelayan dia memiliki wawasan luas,dia mengenali orang orang yang berada di perkampungan itu sebagai orang Jawa.
karena fisik mereka yang berbeda,kalau bangsa Han memiliki kulit kuning,tetapi kalau bangsa ini di namakan bangsa Jawa, atau orang Jawa karena kulit mereka sawo matang dan matanya yang lebih lebar dari mata mereka.
pang dan Cia Bu Ki pun mendekati salah satu penduduk kampung itu,mereka ingin bertanya dimanakah toko yang menjual layar kapal.
" tuan...kami dari negri Han,saat ini kami tersesat karena layar kapal kami terbawa oleh badai,bisakah tuan menunjukan dimanakah penjual layar kapal tuan?"
dengan sangat sopan pang bertanya pada penduduk perkampungan itu.
orang itu memandang pang dan Cia Bu Ki dari ujung rambut sampai ujung kepala.
setelah selesai dan memastikan kalau cia Bu Ki dan pang bukanlah orang jahat,penduduk itu pun menjawab dengan senyum di bibirnya.
" tuan..sepertinya tuan harus datang ke tempat pak Kuwu, karena pak Kuwu ada memiliki layar kapal,karena di sini tidak ada yang menjual layar buat kapal tuan."
" pak Kuwu?siapakah pak Kuwu itu tuan?maaf kami tidak mengerti."
" pak Kuwu adalah kepala kampung desa Rejo ini tuan,dia orangnya baik dan bijaksana,saya bersedia mengantar tuan tuan ini ketempat pak Kuwu."
" terima kasih tuan,kami sangat berterima kasih kalau tuan mau mengantarkan ke tempat pak Kuwu yang tuan maksud."
penduduk itu yang bernama Seto,mengantar keruma pak Kuwu,kebetulan pak Kuwu saat ini berada di rumah.
**
" kulonuwon...."
" monggo..."
terdengar suara dari dalam,Seto yang memberi salam pada pak Kuwu,saat telah sampai di depan rumah pak Kuwu.
" ada apa..to?pagi pagi sudah datang kerumah saya?"
" maaf pak Kuwu,perkenalkan ini tuan...."
Seto lupa menanyakan nama pang dan Cia Bu ki.,sehingga di melirik pang dan Cia Bu Ki sambil garuk garuk kepala.
cia Bu Ki dan pang yang mengetahui maksud Seto pun tersenyum,dan mereka memperkenalkan diri pad apak kuwu.
" saya pang tuan,dan ini tuan muda cia,saat ini kami tersesat sampai kepulau ini,karena kapal kami di hantam badai dan layar kami harus hilang di bawa badai tuan."
" dari manakah tuan tuan yang ni berasal?"
" kami dari negri Han tuan."
pak Kuwu menggelengkan kepala nya,negri Han sungguhlah sangat jauh,setau dia banyak para pedagang yang singgah di tempat ini dan jarak tempuh mereka bisa berbulan bulan baru sampai di tanah Jawa ini.
" sudah berapa lama tuan tuan ini berada di tengah lautan?"
pak Kuwu memastikan pang dan cia Bu Ki mang berasal dari negri Han.
" sudah beberapa hari ini kami terombang ambing di tengah lautan tuan."
" apa...cuma beberapa hari?"
pak Kuwu hampir tidak percaya,jarak yang di tempuh mereka sangatlah jauh,tetapi mereka melalui sampai kepulau Jawa hanya dengan waktu beberapa hari,membuat pak Kuwu memandang pang dan Cia Bu Ki penuh curiga.
" benar tuan,kami sendiri juga tidak mengerti bagaiman mungkin hanya dalam tempo satu malam saja kami berada di perairan pulau Jawa dan saat ini kami sudah di negri Jawa ini tuan."
" Hem...ini sangat aneh,tanpa campur tangan dewa tidak mungkin kalian sampai ke pulau Jawa hanya dalam satu malam saja."
pak Kuwu hampir tidak percaya,tetapi setelah memandang tamu dari negri Han itu,tidak mungkin mereka berbohong,apa lagi melihat pemuda yang sangat tampan, dan ingin rasanya pak Kuwu menjodohkan putrinya pada Cia Bu Ki yang saat ini hanya bisa diam,karena dia tidak mengerti apa yang di bicarakan pang dengan orang Jawa itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 172 Episodes
Comments
Ge-man
konyol Thor udah bisa komunikasi masak gk ngerti bahasa Jawa.
2023-03-11
1
Iwan Ali
Thor,,,Napa ga nyampe ke Australia sekalian....😂😂😂
2022-12-25
0
Iwan Ali
😁😂😂😁😁😁😂😂 konyol nih,,,mosok sih nyampeke pulau Jawa ...😂😂😂
2022-12-25
0