bukan saja tuan cao yang memandang cia Bu Ki,bahkan yang hadir di tempat itu juga memandang cia Bu Ki, juga termasuk tuan mang yang masih menyesali nasib atas kesalahanya selama ini.
" Hem..tuan muda apa yang kau lakukan di sini?"
tuan mang yang masih mengenali Cia Bu Ki, sangat terkejut karena melihat Cia Bu Ki berusaha menyelamatkan putrinya dari tuan cao.
cia bu ki yang tidak menghiraukan tuan mang,memandang tuan cao dengan wajah yang sangat dingin.
" siapa kau anak muda,apa kau ingin babak belur di hajar oleh mereka?"
tuan cao yang memandang remeh cia Bu Ki,mengancam agar cia Bu Ki segera pergi dari tempat itu.
" lepaskan mereka,aku paling tidak suka dengan orang yang tertindas."
" apa katamu?ha ha ha ha ..."
tuan cao tertawa yang di ikuti oleh para pengawalnya,seakan ini sangat lucu bagi mereka.
tawa mereka berubah menjadi sebuah teriakan,karena masing masing harus memegang pipi dan mulut mereka,saat mereka merasakan sakit yang membuat bibir mereka pecah dan sebagian gigi mereka harus patah.
tuan cao dan para pengawalnya mengaduh kesakitan,dan beberapa kali meludah yang mengeluarkan darah.
cia Bu ki dengan jurus yang di ajarkan oleh kakeknya,sembilan langkah ajaib dengan sangat cepat menampar tuan cao dan para pengawalnya tanpa mereka sadari karena gerakan cia Bu ki tidak dapat di ikuti oleh mata orang awam yang hanya memiliki ilmu silat dasar.
tuan cao dan pengawalnya berusaha mencari siapa yang telah melakukan ini pada mereka.
" apa yang kalian cari? pergilah jangan sia sia kan kesempatan kalian untuk hidup."
tuan cao yang masih merasakan sakit di pipi dan giginya,memandang cia Bu Ki dengan sangat terkejut,karena saat ini mang LAN telah berada di samping cia Bu Ki.
mereka tidak menyangka sejak kapan,gadis itu sudah berada tangan cia Bu Ki.
" siapa kau?"
wajah tuan cao pucat,tanpa menunggu jawaban dari Cia Bu Ki,tuan cao langsung pergi lari terbirit birit di ikuti para pengawalnya.
keadaan hening sementara,mereka yang menyaksikan tuan cao lari terbirit birit juga merasa heran,karena situasi yang sangat cepat,dan mereka tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
karena wajah tuan cao yang tadi sangat garang,kini harus lari terbirit birit seperti melihat hantu di siang bolong.
dengan tergopoh-gopoh,tuan mang yang masih merasakan sakit di tubuhnya mendekati Cia Bu Ki.
" tuan muda...terima kasih,tetapi apa yang sebenarnya yang terjadi?ada apa dengan tuan cao tuan muda."
cia Bu Ki hanya tersenyum,dia sendiri bingung menjelaskannya pada mereka yang tidak memiliki ilmu silat sama sekalipun.
" buat apa berterima kasih tuan,saya hanya menggertak mereka,tetapi mereka dasar pengecut yang beraninya sama wanita dan orang tua saja."
" tapi tuan muda apa yang terjadi pada mereka,sehingga wajah mereka lebam dan gigi mereka tanggal,saya sempat melihat tuan cao meludah,dan giginya beberapa biji tanggal tuan muda."
cia Bu Ki hanya bisa menggelengkan kepala,dia tidak ingin menjelaskan kejadian di luar nalar mereka.
cia Bu Ki pun berpesan pada tuan mang,agar segera berhati hati,karena bisa saja tuan cao kembali datang dan akan mencelakai keluarga mereka lebih dari yang saat ini tuan cao lakukan.
baru saja cia Bu Ki memperingatkan tuan mang,bentakan keras,dan tampak lebih dari sepuluh orang datang menghampiri mereka.
tampak tuan cao bersama pengawalnya,berjalan di belakang pria pria yang memakai baju seragam hijau.
wajah tuan mang semakin pucat,dia tau yang datang dengan suara bentakan keras itu adalah murid murid perguruan silat yang ada di kota angnam.
mereka di kenal sebagai perguruan macan hijau, Dimana perguruan ini sangat di segani di kota angnam.
banyak lulusan dari perguruan macan hijau,menjadi para pengawal orang orang kaya bahkan ada juga yang berhasil menjadi prajurit kerajaan Han.
" tuan cao..siapakah yang berani unjuk gigi di kota angnam ini selain murid murid perguruan macan hijau?"
suara Langtang dari salah satu murid macan hijau,dia pemegang sabuk hitam di perguruan macan hijau.
di perguruan macan hijau,pemegang sabuk hitam dapat dikatakan paling senior.
karena untuk mendapatkan sabuk hitam,para murid dari perguruan macan hijau harus memiliki ilmu bela diri dan perjalanan panjang.
mereka harus berlatih selama sepuluh tahun,dan sudah cukup mengalami latihan yang sangat berat.
tapi walaupun mereka sudah berlatih selama sepuluh tahun,mereka bukanlah apa apa di dunia persilatan,karena pemilik perguruan itu hanyalah sebatas pendekar kampung yang hanya mengetahui jurus silat dan hanya menggunakan tenaga luar saja.
walau demikian,perguruan macan hijau,sangat segani di kota angnam.
tuan cao adalah salah satu penyumbang besar pada perguruan macan hijau.
sehingga saat tuan cao menghadapi masalah,dia langsung datang ke perguruan macan hijau dan langsung mendapat bantuan walau mereka tidak tau apa permasalahan sebenarnya.
" dialah orangnya,dia telah membuat masalah hingga saya menjadi seprti ini."
walau tuan cao tidak tau apa yang terjadi padanya saat itu,tetapi karena pemuda itu yang menghentikan sebelum mereka kena gampar,tuan cao berpikiran pemuda itu memiliki ilmu sihir yang membuat bebebrpa giginya tanggal.
" Hem...sungguh berani kau menjadi jagoan di kota ini,apakah kau tidak tau kalau kota angnam adalah wilayah perguruan macan hijau anak muda?"
" maaf tuan..dia tidak melakukan apa apa pada tuan cao,justru tuan cao lah yang membuat keonaran di tempat ini tuan."
tuan mang langsung menjawab pertanyaan murid dari perguruan macan hijau itu.
" tuan cao,apakah benar yang di katakan oleh tuan mang?"
" tuan Dao,saya datang pada perguran macan hijau untuk meminta pertolongan atas tindakan pemuda itu bukan mendengar ocehan dari tuan mang,ingat tuan Dao saya bisa saja menghentikan sumbang sih saya pada macan hijau."
mendengar tuan cao mengancam seprti itu,tuan Dao pucat,karena andai saja tuan cao melapor pada ketua perguruan dia bisa saja mendapat hukuman yang sangat berat.
" maaf tuan cao,saya hanya bersandiwara,karena di sini banyak penduduk,apabila saya langsung menghajar orang itu tanpa jelas permasalahanya,perguruan macan hijau akan di cap yang tidak baik."
Dao berbisik pada tuan cao,yang membuat tuan cao sedikit mengerti karena dia tau,kalau di sini dialah yang di anggap bersalah telah menghajar tuan mang di tempat keramaian.
" baiklah tuan Dao,saya mengerti,saya hanya mengunakan pemuda itu membayar apa yang telah di perbuatnya sama saya."
tuan Dao kembali menatap cia Bu Ki,dia juga tidak yakin pemuda yang tampak lemah dapat menghajar para pengawal tuan cao yang bertubuh besar.
" tuan mang, minggirlah saya tidak ada urusan dengan tuan mang."
" tidak tuan Dao,dia adalah keponakan saya yang datang berkunjung,segala urusan dia adalah urusan saya tuan Dao."
entah keberanian darimana tuan mang membela cia Bu Ki.
" tuan Dao...apakah kau ingin menata g perguruan macan hijau?"
tuan Dao mukanya yang merah karena menahan marah, melotot pada tuan mang.
" tuan..minggirlah sepertinya mereka tidak bisa di ajak bicara baik baik."
cia Bu Ki yang sejak tadi diam saja maju kedepan,dirinya tidak ingin tuan mang mendapat masalh dengan orang yang di anggapnya sangat angkuh itu.
" Hem..ternyata nyalimu besar juga anak muda,baiklah rasakan ini,agar kau juga merasakan apa yang di rasakan oleh tuan cao."
sebuah tamparan yang sangat keras langsung mendarat di pipi cia Bu Ki.
tetapi yang menjerit bukannya cia Bu Ki, teriakan keras keluar dari Dao.
telapak tangannya bagaikan menghantam batu yang sangat keras sehingga tampak telapak tangannya membengkak.
Dao baru sadar,pemuda ini bukanlah tandingannya.
sehingga adik adik seperguruanya diperintahkan untuk menyerang cia Bu Ki.
tanpa di komando para murid perguruan macan hijau langsung mengepung cia Bu Ki.
serang...
teriakan para murid dari perguruan macan hijau,langsung menyerang cia Bu Ki.
jerit kesakitan dan bunyi tulang patah membuat para murid perguruan macan hijau tergeletak menahan rasa sakit.
hanya hitungan detik,para murid perguran macan hijau tergeletak tak berdaya membuat tuan Dao pucat.
kesombongannya hilang,dia tidak menyangka ternyata di hadapanya adalah pemuda yang memiliki ilmu yang tinggi.
bahkan dia sendiri sebagai pemegang sabuk hitam,tidak dapat mengikuti gerakan cia Bu Ki yang menghajar adik adik seperguruanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 172 Episodes
Comments
Budi Alamsyah
warisan pedang naga
2022-01-30
1
Egen
cuuuusss
2021-10-02
1
Miarso
bagus
2021-06-29
1