" tuan muda kamu tidak apa apa?"
pang yang khawatir kalau saja cia Bu Ki terluka atau tewas di tangan para perampok,berarti omsetnya 500 keping koin emas akan hilang begitu saja.
" tidak tuan,saya baik baik saja,sebaiknya katakan pada mereka saya masih baik baik saja."
pang pun mengerti,dan menjelaskan pada Cipto dan juragan somat kalau pemuda itu sangat baik baik saja.
Cipto tidak percaya,kemampuan pemuda itu sangat luar biasa,bahkan pendekar Danu sebagai sahabatnya tidak akan sanggup menandingi kemampuan pemuda dari negri tirai bambu itu.
perjalanan juragan somat berjalan sangat lancar,mereka sampai tujuan dengan selamat.
bahkan pang sangat gembira dia telah dapat membeli layar buat kapalnya berkat bantuan dari juragan somat dia mendapat harga yang sangat murah dengan kualitas terbaik.
juragan somat sangat berterima kasih pada Cia Bu Ki,yang telah menyelamatkan nya dari celurit yang hampir saja memenggal kepalanya.kini juragan somat percaya andai cia Bu Ki tidak ikut bersamanya mungkin saat ini dia telah tewas oleh para perampok itu.
sesampainya mereka kembali dari kota pang langsung mengajak cia Bu Ki untuk segera kembali ke negri Han.
" tuan muda,sebaiknya kita kembali ke negri kita,layar kapal untuk kembali telah kita dapatkan."
tetapi Cia Bu Ki menjawab malah tersenyum dan menolak secara halus.
" tuan...saya tau ini bukan negri saya,dewa telah mengirim saya ke tanah Jawa ini,karena ada hal yang akan saya selesaikan di tanah Jawa ini tuan."
" maksud tuan muda?maaf saya tidak mengerti."
" begini tuan,saya akan tinggal di tanah Jawa ini untuk sementara waktu,tuan jangan khawatir,carilah pulau es,dan berikanlah surat ini pada ayah saya di pulau es."
cia Bu Ki pun menceritakan kalau dia adalah keturunan dari penghuni pulau es,dan pang dapat mengerti maksud dari Cia Bu Ki.
" tetapi tuan muda, saya tidak mungkin meninggalkan tuan muda sendiri di sini."
" jangan khawatir tuan,saya bisa menjaga diri saya,walau saya tidak mengerti bahasa negri ini,saya akan belajar dan dapat menguasai bahasa negri ini."
" baiklah tuan muda,hati hatilah di negri ini, semoga tuan muda di lindungi oleh dewa."
" terima kasih atas doanya,titip salam pada ayah saya di pulau es."
cia Bu Ki mengantar pang sampai dimana kapal mereka terdampar,setelah membantu pang memasang layar perahu, cia Bu Ki memeluk pang dan temannya.
cia Bu Ki hanya melambaikan tangan saat kapal pang perlahan meninggalkan pantai dan mulai meniggalkan Cia bu ki sendiri di tepi pantai.
**
kali ini perjalanan pang sangat mulus,tidak terjadi apapun dalam perjalanan mereka untuk kembali ke negri Han.
mereka pun berhasil menemukan pulau es,dimana cia tong lay,dan istrinya tinggal di pulau yang penuh misteri itu.
pang dengan sangat hati hati menjejakan kakinya,di pulau es itu.
suasana yang sangat dingin membuat dia harus memeluk tubuhnya sendiri untuk menghangatkan tubuhnya.
sekelebat tubuh tiba tiba berada di hadapanya,membuat jantungnya hampir saja copot.
andai pria berambut emas itu tidak bersuara padanya.
" siapa anda?mau apa ke tempat ini?"
dia adalah cia tong lay,majikan pulau es mengantikan sin liong yang telah tiada.
sorot mata cia tong lay sangat dingin,membuat pang bergidik ngeri.
dengan gemetar pang mengambil surat dari dalam jubahnya dan di berikan pada Cia tong lay.
" tu..tu..tuan,ini a..da surat da..ri tuan muda cia Bu Ki."
cia tong lay menerima surat itu,dan dia pun membaca surat dari putranya.
setelah membaca surat dari putranya,wajah dingin cia tong lay berubah drastis.
kini wajah itu tersenyum,dia memandang ke Utara entah apa yang di pikirkan ya,tanpa memperdulikan pang yang saat ini hampir saja mati kedinginan dan ketakutan.
pang yang tidak ingin terjadi sesuatu padanya,akhirnya memutuskan pergi diam-diam tanpa harus minta ijin pada majikan pulau es itu.
" hendak kemana kamu?"
" ampun tuan, jangan bunuh saya,saya hanya mengantarkan surat dari tuan muda itu."
" siapa yang akan membunuhmu,tunggu sebentar."
cia tong lay raib,hanya beberapa detik dia telah kembali di hadapan pang yang masih gemetar menahan takut yang amat sangat.
" ini ada 2000 koin emas,ambilah."
" tapi tuan,ini banyak sekali."
" ambilah...,sebelum pikiranku berubah."
mendengar ancaman dari Cia tong lay,pang langsung pamit untuk segera pulang, tanpa harus melihat kebelakang dan langsung kembali ke kapalnya.
walau 2000 koin emas sangatlah berat,tetapi nilai segitu akan membuatnya kaya raya dan dapat membeli puluhan kapal di tempatnya.
walau masih dalam hati yang sangat takut,tetapi wajahnya memancarkan rasa ceria.
bahkan temannya seakan tidak percaya,saat melihat pang membawa kantung besar yang di dalamya ada 2000 koin emas.
mereka kembali dengan wajah yang sangat gembira sulit di lukiskan bagaimana rasa senang mereka mendapatkan koin emas sebanyak itu.
**
cia tong lay tersenyum,sudah lama sekali sejak ayah angkatnya sekaligus gurunya wafat,belum pernah sekalipun cia tong lay tersenyum seperti ini.
rasa rindu akan bertemu putranya,kini terlampiaskan walau hanya sebuah surat dari anaknya yang saat ini menjejakan kakinya di pulau Jawa.
pulau yang sangat jauh dari negrinya.
cia tong lay mengerti apa yang di maksud dari Cia Bu Ki,bahwa saat Cia bu ki terdampar di tanah Jawa bukan saja karena alam,tetapi akibat campur tangan dewa yang membawa putranya Sampai ke tanah Jawa saat ini.
semoga kamu berhasil anaku...
itu yang keluar dari dalam hati cia tong lay yang paling dalam..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 172 Episodes
Comments
Rahman Hartomo
wah dapat istri mbok inem ki
2022-10-28
1
Anonymous
juuuut
2022-07-03
1
Egen
cuuuusss
2021-10-02
1