Aku berlari bersembunyi ke Rumah Kaca ibu, aku duduk gemetar dengan sisa tenaga.
Mengambil beberapa kain jubahku untuk menyumbat darah di perutku yang terus keluar.
"Kau tau kau bisa terluka, itu semua karena senjata yang kugunakan adalah darahmu sendiri" bisikan suara itu suara Swanzi.
Aku ingat ranting itu, ranting yang menusuk kakiku ketika perjalanan istana mengantarkan Putri Rena pergi ke Kerajaan Timur.
"Kau juga akan tau kenapa aku tidak bisa terluka karena aku sudah meminum darah segarmu..." tawa menyeramkan tak berwujud.
Suara itu menggema terdengar di Rumah Kaca.
"Kenapa kau lakukan ini padaku? kenapa membenciku?" aku menangis dan gemetar.
Swanzi muncul di lorong tepat seperti kejadian awal aku bermimpi dia datang di Rumah Kaca.
Dia berjalan pelan dengan perut yang juga masih tertusuk hiasan rambut berwarna emas.
Dia melangkah kedepan sambil berbicara.
"Kakekmu dan Kau orang bodoh" katanya.
"Andai saja dia tidak mengambil teratai emas dan menjadikan obat bagi Raja tentu Raja tidak meminta banyak hal, memaksaku yang tidak tau apa-apa untuk belajar mengobati dan memberikan padanya langsung tanpa rapalan mantra, dia tidak memaksaku makan teratai dan mati membusuk bersama mereka berdua" kata Swanzi.
Swanzi adalah orang yang menyedihkan pikirku, karena dia juga korban Raja Yuko VII, menjadi orang yang menguji coba Racikan tanpa pengetahuan tentang apa yang mereka coba, Teratai Emas bisa menyembuhkan dan bisa mematikan jika orang yang melakukan pengobatan tidak mengerti rapalannya.
"kau datang sama bodohnya...kau datang mencuri teratai yang sudah di jaga, menarik perhatian dan mengobati orang sehingga Raja Yuko tertarik padamu ingin menggunakan pengobatan teratai lagi sama seperti Raja terdahulu" kata Swanzi semakin dekat dan ingin menikamku dengan pedangnya.
Raja Yuko muncul dari belakang, menebasnya dengan pedang.
"Aku tidak seperti yang kau pikirkan Swanzi" kata Raja Yuko.
Swanzi jatuh tersungkur di lantai.
Darahnya menodai lantai.
Raja Yuko datang berlari…
Petualangan Mayanza
Bunga Mawar berwarna Hitam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments