Kembali...

Pagi-pagi sekali Nuy mengajakku pergi sebelum Melati bangun.

Prem menjaga Melati dirumah.

Kami berjalan ke Rumah di ujung kampung, melewati rumah Tetua.

Setelah bernegosiasi aku ditinggal berkerja memetik buah tomat dan timun di kebun.

Orang-orang melihatku seperti curiga, berbisik-bisik.

Aku hanya diam mengamati sambil menyelesaikan perkerjaan memetik.

Siang ini, kami disuguhkan bubur nasi sedikit abon dan air putih.

Perkerjaan belum selesai.

“Sepertinya nona dari utara tidak terbiasa dengan perkerjaan ini,” kata seorang kepadaku.

Aku hanya tersenyum.

“Kulitnya saja putih, seputih salju, perkerjaan berat ini tidak akan sanggup dilakukan sampai sehari” kata yang lain tertawa.

Sore hari, Nuy dan Melati datang.

Aku menerima dua perak uang upahan kerja harian.

Kami pulang,

Aku menyerahkan uang upahanku pada Nuy, tapi Nuy menolak dia bilang simpan saja sebagai bayaran menumpang ke kota.

Malam ini kami makan bubur nasi lagi,

Aku berbaring di bale-bale, membayangkan apa yang dilakukan Ibu dan Ayah disana.

Berharap mereka baik-baik saja.

Tubuhku terasa sakit berkerja seharian di lapangan.

**

Hari kedua berkerja di kebun, aku terbiasa memotong buah dari dahannya denga pisau khusus.

Warga mulai terbiasa,

“Betul Nuy, bilang kamu mau ikut ke kota untuk mengantar buah” kata Pemilik Kebun memastikan kembali sore hari setelah memberi upah harian.

“Betul” kataku menunduk.

“Baiklah, besok subuh kau ikut di gerobak belakang” kata Pemilik kebun.

Aku mengangguk.

Pulang dari kebun aku mampir ke warung membeli selonjor roti, kubayar dengan 1 keping perak, mereka mengembalikan uangku dengan 3 keping uang kepeng dari perunggu.

Aku tidak tau berapa nilai uang disini, yang penting bisa membeli makanan membantu Nuy dirumah.

Aku berjalan kerumah, perapian masih hidup.

Nuy dan Melati duduk di belakang rumah.

“Ini roti” kataku

“Kamu tidak perlu repot-repot uang itu akan kamu perlukan di perjalanan ke kota” kata Nuy.

“Tidak apa, kalian sudah banyak membantuku” kataku.

Prem datang menjelang mala…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!