Aku tiba di Barat Menjelang malam, aku mampir di sebuah penginapan.
Perkampungan di barat di dominasi warna warni dan lampu-lampu hias, lentera yang cantik.
Aku meminta seorang untuk memberi makan kuda dan memasukan ke kandang, berdasarkan informasi Penginapan yang kuhuni ini adalah tempat yang aman dan sering di singgahi pejabat istana.
Aku masuk ke kamarku.
Kamar yang cukup luas dengan biaya 3 keping emas.
Aku mandi berganti pakaian, berisitirahat meregangkan seluruh sendi ku, gelangku kini terisi dengan batuan yang berkilau, mengunci mahluk lain di dalamnya.
Wilayah timur tentu tidak akan kekeringan lagi, karena monster yang mengambil air mereka sudah musnah.
Swanzi selama ini sering ke Timur, tapi tidak pernah benar-benar membasmi, apa yang dipikirkannya.
Aku turun untuk makan.
Sajian cah kangkung dan udang menjadi menu pilihan penginapan malam ini.
tiap meja makan diberi sekat agar tidak saling mengganggu.
Aku menikmati makananku.
"Kau tau, ada orang asing yang datang ke timur, membantu Kerajaan Timur" kata Seorang yang makan di sebelah.
"Ya, aku dengar, tabib swanzi mengamuk" kata seorang lagi.
Berita cepat menyebar, kenapa swanzi mengamuk.
"Kau tau banyak tentara di korbankan untuk roh air, setiap swanzi ke Timur selalu mempersembahkan itu agar Timur dialiri" kata orang di ruang sebelah.
"Pangeran..." suara yang satunya lagi.
Rupanya ada pangeran datang untuk makan di penginapan ini, syukurlah tempat yang tepat menginap.
Di lantai bawah ada tari-tarian berapa wanita dengan iringan musik gendang dan kecapi.
menikmati makan sambil tari-tarian, pemandangan yang sesuai untuk membayar makan 2 keping emas diluar menginap.
"Apa yang terjadi" tanya suara di sebelah.
"Kekeringan di Timur telah di atasi" kata suara satunya.
Aku hanya mendengar dari bilik.
"Siapa yang melaporkan?" tanya suara yang kemungkinan adalah pangeran.
"Tentara bantuan kita yang ke timur"
Musik semakin meriah, tepuk tangan penonton tari-tarian.
"Siapa kau?" tanya pemuda yang datang menghunuskan…
Petualangan Mayanza
Barat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments