Aku sudah berganti pakaian, dan Raja Yuko pun begitu, dengan Kaos Putih dan Celana Pendek dia ikut denganku kembali ke Duniaku.
Ternyata dia masih menyimpan baju yang aku pinjamkan, aku membuka gerbang dan kembali ke dalam mobil yang kuparkir di pinggir jalan, beruntung mobilku tidak ditilang.
Kami kembali ke Rumah, kuajak Raja Yuko masuk ke rumah namun dia tidak mau turun dari mobil, aku berpamitan dengan Ibu terpaksa aku berbohong kalau ada kegiatan amal di medan perang aku akan pergi ke luar negeri, kubawa peralatan dan obat-obatan di dalam koperku.
"Mendadak sekali" kata Ayah
"Iya, sangat mendadak. Mau bagaimana lagi" ucapku berbohong, aku memeluk Ayah dan Ibu berpamitan.
Mereka mengantarku sampai depan mobil.
Ayah ikut memasukan koper ke bagasi.
Aku masuk ke mobil, membuka pintu.
"Dokter...kenapa tidak di bawa masuk Mayanza" Ibu menengok-nengok ke mobil.
"Kalian berangkat bersama?"
Aku terpaksa membuka kaca mobil,
"Emhhh.. Iya bu, karena buru-buru iya kan dok?" kataku, Raja Yuko diam saja.
Ibu malah meraih tangan Raja Yuko dari jendela karena tidak keluar dari mobil.
Aku mendorong bahunya, dia melotot ke arahku, aku lebih melotot.
Kapan lagi medorong bahu seorang Raja, kalau di duniaku aku Ratunya.
Sempat terlintas di pikiran konyolku.
Raja Yuko memberikan tangannya pada ibu,
"Tolong jaga putriku", kata Ibu.
Aku tersenyum di balik setir gugup dengan jawaban Raja Yuko nanti.
Dia hanya mengganguk kepada ibu, ayah memandangnya dari luar.
"Terima kasih" kata ibu menarik tangannya.
"Obatnya sudah kami makan teratur" kata Ayah yang juga berpikir ini dokter Yuki.
"Baiklah, kami berangkat ayah, ibu jangan lupa jaga kesehatan ya..." kataku.
Aku menutup jendela, Ayah dan Ibu melambaikan tangan pada kami.
Sekitar satu kilometer dari rumah, aku berhenti di pinggir jalan raya.
"Kenapa berhenti?" kata Raja Yuko padaku.
"Perkerjaanku" kuambil tab dari dasboard mobil.
Kuketik cuti di aplikasi dengan alasan merawat orang tua, aku tidak memikirkan apakah disetujui atau tidak se…
Petualangan Mayanza
Arti Gelang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments