"Baginda, penghargaan seperti apa yang baginda maksud? Hamba sungguh tidak mengerti" kataku.
"Tidak perlu berpura-pura kau cemburu karena Swanzi diberi penghargaan, itu yang beredar diluar" kata Raja Yuko.
"Siapa yang mengatakan itu, siapa sumber berita? " kataku bertanya, aku sudah mencapai puncak kemarahan.
"Semua orang di istana ini tau kau marah di pindahkan ke Istana Barat, kau tidak mengerti maksud baikku, mengamankanmu dari Swanzi" kata Raja Yuko
"Aku tidak pernah merasa iri, justru aku senang di asingkan kesini, lebih leluasa, dan dayang adalah orang kepercayaanku, tidak boleh ada yang memindahkan dia kemanapun" kataku.
"Bukankah kau juga pernah mengatakan ini saat berjanji" Kata Raja Yuko, dia duduk di sampingku.
"Tentu saja, aku mengingatkan padamu siapa tau baginda lupa" kataku.
Swanzi ternyata sudah lama menunggu di paviliun kediamanku.
Dia berdiri memandang aku dan Raja Yuko duduk bersebelahan.
"Hormat kepada baginda" kata Swanzi bersujud.
"Maafkan hamba menggangu" kata Swanzi basa-basi.
"Katakan apa maumu? " tanya Raja Yuko.
"Hamba dari kediaman selir, selir sakit parah dan lumpuh total hari ini, apakah wajar Raja Terlihat bersama Nona Mayanza disini berduaan saja" kata Swanzi menyindir.
Aku bangkit berdiri, menghindari kesalah pahaman, "kami sedang membahas selir dan pengobatannya" kataku berbohong.
"Siapa yang berani menuduh dan membicarakan Raja seperti yang kau katakan dia harus dihukum penggal" kata Raja Yuko berdiri.
wajah Swanzi berubah.
"Hamba pikir, kenapa Raja Yuko tidak menikahi Nona Mayanza saja untuk meredakan gosip di Istana" kata Swanzi.
"Maafkan aku Swanzi, usulanmu sepertinya tidak pantas menjadi solusi, aku malah berpikir kau yang pantas menjadi selir Raja, karena kalian sudah mengenal begitu lama, kalau hamba adalah orang dari tempat yang jauh, dan hamba memiliki kebebasan sendiri memilih pasangan" jawabku.
Swanzi tersenyum.
Raja Yuko menatapku.
"Jadi apa tujuanmu sampai jauh-jauh kesini? " tanyaku.
"Bisakah di bicarakan di kediaman…
Petualangan Mayanza
Monster air
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments