Bebaskan Aku

BRAAKK!!

Hening!

Tempat yang ramai dengan berbagai manusia yang mencari kesenangan itu menoleh ke asal sumber suara. Sebuah meja di tendang hingga melayang dan mengenai punggung salah satu pria yang hendak mele-cehkan Zakia.

Wanita itu menangis, Kedua tangannya menutup telinganya mengabaikan suasana yang mungkin sebentar lagi akan ricuh. Musik yang menggema, Lampu disco yang menyala kini terhenti detik itu juga.

Max mematikan rokok yang sejak tadi di hisapnya. Ia berdiri menatap tajam pria yang baru saja datang itu.

Dia adalah Alden, Asisten Max yang sejak awal memang sangat menentang niat balas dendamnya terhadap Zakia.

Dengan langkah panjang dan lebar, Alden melangkah mendekat dan..

Bugh!!

Satu bogem mentah menghantam wajah tampan Max. Max mengusap bibirnya yang pecah akibat pukulan yang keras itu. Belum juga sempat melawan, Alden meraih kerah pakaian Max dan menariknya.

"Setelah siang tadi ibu anda yang mencelakai Nona Zakia, Sekarang Anda juga ingin melukai mental Nona? Suami macam apa anda ini!?.."Hardik Alden dengan gumuruh yang ada.

"Dia adalah istriku.. Aku berhak melakukan apapun. Dan kau! Tidak perlu ikut campur.. Daripada kau ikut campur urusanku, Lebih baik kau sadar diri siapa kau ini.."Alden tersenyum sinis. Di hempaskan lah tubuh tegap itu sampai mundur beberapa langkah.

"Saya cukup sadar diri Tuan Maxime..Tapi saya tidak akan biarkan anda menyakiti Nona Zakia lagi.."Alden berbalik badan, Ia menatap satu persatu pria hidung belang yang membuat Zakia kacau saat ini.

Alden juga sempat memberikan pukulan satu persatu terhadap pria itu. Tidak ada yang berani melawan.

"Nona tidak apa-apa?" Alden berjongkok, Membuka jasnya dan Memakaikannya di tubuh Zakia yang berusaha wanita itu tutupi.

Zakia tidak menjawab, Hanya isakan yang terdengar dari mulutnya.

"Ayo.."Alden membawa Zakia agar berdiri. Kedua tangannya memeluk erat jas besar milik Alden. Alden juga menggendong Zakia Ala bridal style.

"Kita pergi sekarang " Zakia mengagguk lalu menyembunyikan wajah di dada bidang asisten suaminya tersebut. Alden melangkahkan kakinya hendak keluar dari tempat tersebut. Sebelum pria itu pergi, Alden berucap...

"Sebelum kalian melakukan hal menjijikan ini terhadap wanita, Alangkah baiknya kalian bayangkan bagaimana andai ibu atau istri kalian yang di perlakukan demikian.."Ucapnya dengan dingin. Alden menatap tajam Max yang semakin emosi.

"Tunggu..!

Alden menghentikan langkahnya kembali, Pria itu melangkah maju dan menepuk pundak Alden dengan keras.

"Kau sudah berani ikut campur urusanku Alden. Mulai hari ini, Kau aku pecat! ku pastikan hidupmu akan hancur setelah ini.." Alden hanya tersenyum. Tak gentar sama sekali dengan ancaman semacam itu. Andai Max tahu siapa dia yang sebenarnya, Max mungkin tidak akan berani melakukan itu.

"Perlu kau tahu Tuan Max.. Aku sama sekali tidak takut akan ancaman mu.. Karena aku bekerja padamu bukan atas kemauanku sendiri..",Alden mendekatkan wajahnya di telinga Max dan berbisik. "Aku bekerja dengan mu karena Nona Zakia.. Seseorang telah menugaskanku untuk melindungi nya..

"Ayo Nona..Kita pergi sekarang.. "Alden membawa Zakia yang masih terisak itu keluar dari tempat lak-nat tersebut. Alden membawa Zakia ke dalam mobilnya.

"Untuk sementara, Nona menginap di apartemen saya dulu.."Zakia kembali mengangguk. Alden membukakan pintu untuk wanita cantik tersebut, Wanita itu duduk di kursi bagian belakang. Alden menghela nafas panjang kemudian meraih benda pipihnya. Alden mengetikkan sesuatu untuk seseorang. Baru saja satu huruf, Sebuah pesan masuk.

"Aku percayakan dia padamu Al..Tolong jaga dia aku mohon..

Alden terdiam membaca pesan itu. Di lihatlah Zakia yang perlahan mulai terlelap dengan sisa air mata di pipinya. Matanya juga sangat sembab..

"Saya janji akan membawa Nona terbebas dari neraka dunia ini.. Sepertinya aku harus beritahu Tuan Darrel..

Kembali ke tempat tadi. Max masih diam dengan tatapan tajamnya ke depan. Kedua tangannya mengepal, Bisikan Alden cukup membuat pikirannya kemana-mana dan tidak tenang.

"Apa maksud Alden tadi.. Siapa orang yang berusaha melindungi Zakia?" Max bangkit setelah meminum alkohol. Ia sudah tak peduli dengan siapapun lagi.

Begitu sampai di dalam mobil, Max mencoba menghubungi seseorang.

"Halo Tuan..

"Aku butuh bantuanmu, Ini penting...

"Ada apa Tuan?

"Aku ingin kau mencari tahu tentang Alden..

"Alden? Asisten anda itu Tuan?

"Bukan lagi.. Dia sudah aku pecat..

"Tapi kenapa Tuan?

"Kau jangan banyak tanya, Lebih baik kau turuti saja perintahku!

"Baik Tuan.. " Max mematikan panggilannya.

"Aku harus mencari tahu siapa orang di balik Alden?Tidak mungkin keluarga Axel kan??

.

.

.

Pagi menjelang, Zakia terbangun dari tidurnya yang sama sekali tidak membuatnya nyenyak itu. Zakia duduk di tempat tidur, Matanya menatap kosong ke depan.

Perlakukan Max semalam membuat Zakia kecewa dan meninggalkan trauma yang cukup mengguncang mentalnya. Apa sebenci itukah Max kepadanya? Kemana Max dulu yang baik? Kemana Max dulu yang selalu perhatian? Kemana Max yang dulu selalu menghiburnya saat ia sedih? Kemana Max yang dulu menatapnya sendu penuh cinta?

Semua itu sudah tidak ada. Max yang baik bak malaikat itu telah lenyap tergantikan dengan Max yang kejam bak monster.

"Hiks..hiks.."Zakia menepuk dadanya, Merasakan dadanya yang sakit seperti di hantam batu besar.

Matanya tanpa sengaja melihat sebuah gelas yang terletak di atas meja. Di raihlah gelas tersebut dan..

Pyaaar!

Gelas itu pecah menjadi berkeping-keping. Tangannya yang masih di perban meraih pecahan itu.

"Hanya kamu yang bisa buat aku nyaman.."Matanya mulai terpejam bersamaan dengan goresan di pergelangan tangannya.

Cairan merah pekat menetes di lantai marmer yang sekarang Zakia pijaki. Dan dia, Sangat menikmati nya.. Tidak terasa sakit sedikit pun.

"Tolong.. Tuhan, Aku ingin bahagia..sekali...saja...

"ASTAGFIRULLAH NONA ZAKIA!!

Selesai memasak sarapan untuk Zakia dan untuknya. Alden segera membawa sarapan yang di khususkan untuk wanita kesayangan Tuannya itu ke dalam kamar dimana Zakia istirahat dan menenangkan diri semalam.

Betapa terkejutnya Alden, Ketika ia masuk Alden mendapati Zakia menggoreskan benda tajam ke pergelangan tangannya. Alden meletakkan nampan yang berisikan makanan itu di atas nakas.

Alden panik, Ia takut terjadi apa-apa kepada Zakia. Bisa di gantung hidup-hidup ia oleh Bos sekaligus sahabatnya sejak SMA itu.

"Nona! Apa yang nona lakukan? " Alden mengambil beberapa tisu dan mengelap darah yang sejak tadi menetes tiada henti. Dengan penuh perhatian, Alden menuntun Zakia agar duduk kembali di atas tempat tidur.

"Tunggu disini, Saya ambil obat dulu.."Alden meninggalkan Zakia sebelum akhirnya kembali membawa kotak p3k.

Zakia hanya diam, Ia pasrah ketika Alden membersihkan pergelangan tangannya dengan kapas..

"Nona? Ini??" Alden menatap Zakia penuh dengan tanda tanya, Jantung Alden berdetak lebih kencang begitu melihat banyak bekas goresan di sana. Akan tetapi semua itu tidak terlihat karena Zakia selalu menutupnya dengan jam tangan.

"Jadi Nona sudah sering melakukan ini? Kenapa Nona.."Zakia hanya menggelengkan kepalanya. Wajah sayu itu menunduk. Tak lama,,Kepala Zakia medongak menatap pria di hadapannya ini..

"Bebaskan aku..."Tangannya bergerak mengisyaratkan bahwa Zakia ingin bebas. Air matanya menetes kembali.

"Saya akan membebaskan Nona.. Serahkan semua kepada saya.. Tapi Nona harap bersabar dulu ya Nona..Masih ada satu tugas yang belum saya selesaikan..Tapi Nona jangan khawatir..Semua ini tidak akan lama.. Nona mau kan, Bersabar?" Zakia mengangguk pasrah.

Alden tersenyum. Mulai sekarang ia akan menuruti semua permintaan Zakia. Dan Alden akan buat orang-orang yang telah menyakiti wanita ini menyesal semenyesalnya..

.

.

.

TBC

Terpopuler

Comments

Evi Alvian

Evi Alvian

Max belum tau aja siapa Alden sebenarnya jika tau tamat riwayatmu max.. sabar Zakia bentar lagi kau akan bebas dari para monster" itu

2025-02-11

1

Viena Alfiatur Rohman

Viena Alfiatur Rohman

Alden kmu pecat? Gak akan gentar.. Yg ada kamu yg ketar ketir nnti.. Cepat bebaskan Zakia dari para monster ini

2025-02-11

1

Erlangga❤

Erlangga❤

Alden itu hacker Max jngan macem2.. Setelah ini jngan kembaliin Zakia ke tempat itu lagi

2025-02-11

1

lihat semua
Episodes
1 Di Anggap Pembunuh Dan Pembawa Sial
2 Zakia (Putri Yang Tak Di Anggap) + Visual
3 Sudah Terbiasa
4 Goresan Ternyaman
5 Sebelum Lima Bulan
6 Delapan Tahun Lalu
7 Punya Pilihan Sendiri
8 Malangnya Zakia
9 Tak Pernah Di Anggap
10 Di Jual
11 Bebaskan Aku
12 Dua Ular Berbisa (Di Balik Semuanya)
13 Pergi Ke Luar Negeri
14 Bukan Aku Pilihannya
15 Darah Yang Sama
16 Jebakan
17 Berjuang Di Persegitiga Malam
18 Ayah Tak Punya Hati
19 Janji Darrel
20 Jebakan Untuk Maxime
21 Di Coret
22 Keluar Dari Keluarga
23 Negara Terakhir
24 Bukan Up
25 Merayakan Keberhasilan
26 Kamu Satu-satunya
27 Koma
28 Dia Sudah Pergi
29 Menyesal? Tiada Guna
30 Terasa Damai
31 Memulai Semua Dari Awal
32 Kekecewaan Amara
33 Ledakan Bom Waktu
34 Penyesalan Yang Mendalam
35 Boleh Aku Egois?
36 Merubah Segalanya
37 Menjadi Bahan Gosip
38 Mereka Lebih Punya Hati
39 Semakin Kacau
40 Perhatian kecil Gus Rafa
41 Menghindar
42 Kasih Sayang Seorang Ayah
43 Aku Yang Mengharapkan Kehadirannya, Aku Pula Yang Membuangnya
44 Nayla Berulah Lagi
45 Cinta Itu Harus Sabar dan Berusaha
46 Tertampar
47 Mati Secara Perlahan
48 Apakah Ini Karma?
49 Akan Ku Hapus Traumamu
50 Uring-ungingan
51 Jessika Hamil
52 Dari Gus Darrel
53 Nayla Berulah Lagi
54 Zakia, Calon Istri Saya
55 Akhirnya Bersatu
56 First Kiss
57 Tidak Di Tunda
58 Manisnya..
59 Keluarga Impian
60 Patah Hati Berjamaah
61 Yang Pertama Kalinya
62 Perawat Untuk Max
63 Orang Ketiga
64 Take Down
65 Opa Charles Dan Zakia
66 Merasa Tidak Asing
67 Pernikahan Impianku
68 Darrel Dan Ayana
69 Rencana Bulan Madu
70 Kamulah Kebahagiaan Ku..
71 Salah Paham?
72 Menikah
73 Tekad Laura
74 Sakit Membawa Berkah
75 Ketakutan Zakia
76 Ratuku
77 Tidak Terlambat
78 Kata Sanggup Gus Rafa
79 Tiga Putra Mahkota
80 Manjanya Istriku
81 Rencana Pesta
82 Tiga Pahlawan Zakia
83 Karena Aku Sudah Bahagia
84 Pria Tidak Tahu Diri..
85 Cinta Yang Hilang
86 Tamu Tak Di Undang
87 Tangisan Seorang Ayah
88 Lukanya Terlalu Dalam
89 Rindu Tapi Sakit
90 Pelukan Yang Paling Aku Rindukan
91 Terkejut
92 Janji Max
93 Pulang Ke Mansion
94 Penolakan
95 Ingin Mengulang Kembali
96 William Dan Andrew
Episodes

Updated 96 Episodes

1
Di Anggap Pembunuh Dan Pembawa Sial
2
Zakia (Putri Yang Tak Di Anggap) + Visual
3
Sudah Terbiasa
4
Goresan Ternyaman
5
Sebelum Lima Bulan
6
Delapan Tahun Lalu
7
Punya Pilihan Sendiri
8
Malangnya Zakia
9
Tak Pernah Di Anggap
10
Di Jual
11
Bebaskan Aku
12
Dua Ular Berbisa (Di Balik Semuanya)
13
Pergi Ke Luar Negeri
14
Bukan Aku Pilihannya
15
Darah Yang Sama
16
Jebakan
17
Berjuang Di Persegitiga Malam
18
Ayah Tak Punya Hati
19
Janji Darrel
20
Jebakan Untuk Maxime
21
Di Coret
22
Keluar Dari Keluarga
23
Negara Terakhir
24
Bukan Up
25
Merayakan Keberhasilan
26
Kamu Satu-satunya
27
Koma
28
Dia Sudah Pergi
29
Menyesal? Tiada Guna
30
Terasa Damai
31
Memulai Semua Dari Awal
32
Kekecewaan Amara
33
Ledakan Bom Waktu
34
Penyesalan Yang Mendalam
35
Boleh Aku Egois?
36
Merubah Segalanya
37
Menjadi Bahan Gosip
38
Mereka Lebih Punya Hati
39
Semakin Kacau
40
Perhatian kecil Gus Rafa
41
Menghindar
42
Kasih Sayang Seorang Ayah
43
Aku Yang Mengharapkan Kehadirannya, Aku Pula Yang Membuangnya
44
Nayla Berulah Lagi
45
Cinta Itu Harus Sabar dan Berusaha
46
Tertampar
47
Mati Secara Perlahan
48
Apakah Ini Karma?
49
Akan Ku Hapus Traumamu
50
Uring-ungingan
51
Jessika Hamil
52
Dari Gus Darrel
53
Nayla Berulah Lagi
54
Zakia, Calon Istri Saya
55
Akhirnya Bersatu
56
First Kiss
57
Tidak Di Tunda
58
Manisnya..
59
Keluarga Impian
60
Patah Hati Berjamaah
61
Yang Pertama Kalinya
62
Perawat Untuk Max
63
Orang Ketiga
64
Take Down
65
Opa Charles Dan Zakia
66
Merasa Tidak Asing
67
Pernikahan Impianku
68
Darrel Dan Ayana
69
Rencana Bulan Madu
70
Kamulah Kebahagiaan Ku..
71
Salah Paham?
72
Menikah
73
Tekad Laura
74
Sakit Membawa Berkah
75
Ketakutan Zakia
76
Ratuku
77
Tidak Terlambat
78
Kata Sanggup Gus Rafa
79
Tiga Putra Mahkota
80
Manjanya Istriku
81
Rencana Pesta
82
Tiga Pahlawan Zakia
83
Karena Aku Sudah Bahagia
84
Pria Tidak Tahu Diri..
85
Cinta Yang Hilang
86
Tamu Tak Di Undang
87
Tangisan Seorang Ayah
88
Lukanya Terlalu Dalam
89
Rindu Tapi Sakit
90
Pelukan Yang Paling Aku Rindukan
91
Terkejut
92
Janji Max
93
Pulang Ke Mansion
94
Penolakan
95
Ingin Mengulang Kembali
96
William Dan Andrew

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!