Kamar mulai hening. Dua puluh menit berlalu. Felix sudah tertidur nyenyak, kepalanya miring menghadap ke arah Jisung. Sementara itu, Jisung masih terjaga, matanya menatap langit-langit kamar.
Han Jisung
Kenapa gue masih kepikiran soal tadi, sih?
Jisung melirik Felix yang tidur pulas.
Han Jisung
Lo tuh… selalu bikin penasaran.
Jisung akhirnya bangun dari tempat tidur, berjalan ke kamar mandi. Ia membasuh wajahnya dengan air dingin, lalu memandang pantulan dirinya di cermin.
Han Jisung
Udah, Ji. Tanya besok aja… jangan nyusahin diri sendiri.
Jisung menghela napas panjang, kembali ke kamar. Felix kini tidur dengan posisi membelakangi. Jisung naik ke tempat tidur dengan hati-hati.
Han Jisung
Tidur, tidur… Besok pagi lo harus dapet jawaban.
Jisung akhirnya memejamkan mata. Kamar itu kembali hening, hanya terdengar napas teratur dari dua sahabat yang tidur berdampingan. Malam pun berakhir dengan tenang.
Felix terbangun pukul lima pagi, mendadak merasa perutnya mules. Ia melirik Jisung yang masih terlelap, lalu bergegas menuju kamar mandi. Setelah urusannya selesai, Felix memutuskan untuk sekalian mandi.
Suara air yang mengalir membangunkan Jisung. Dengan mata setengah tertutup, ia meraba meja di samping kasur mencari ponselnya. Layar ponsel menyala, menunjukkan pukul 05:30.
Han Jisung
*Duduk di pinggir kasur, bergumam pelan
Felix di kamar mandi, berarti suara tadi emang dia…
Jisung bersandar di kasur sambil memainkan ponselnya. Tak lama, pintu kamar mandi terbuka. Felix keluar hanya dengan handuk yang melilit pinggangnya. Rambutnya basah, jelas habis keramas. Felix berjalan menuju lemari pakaian.
Lee Felix
*Tanpa menoleh, bicara santai
Masih pagi kok udah bangun, Ji?
Han Jisung
*Melirik Felix, lalu menguap
Gue kebangun gara-gara suara lo, Lix.
Felix mengambil pakaian bersih dari lemari, lalu kembali masuk ke kamar mandi untuk berganti. Jisung, yang memperhatikan tingkah Felix, bergumam pelan.
Han Jisung
Tumben banget dia ganti baju di kamar mandi. Biasanya… santai aja.
Penasaran, Jisung bangkit dari tempat tidur dan berdiri di depan pintu kamar mandi. Ketika Felix membuka pintu, ia langsung terjingkat kaget melihat Jisung berdiri di sana.
Lee Felix
*Kaget, refleks memukul kepala Jisung
Aw, ayam! Jisung! Ngagetin banget lo! Mau bikin gue jantungan pagi-pagi?
Han Jisung
*Tertawa kecil sambil mengusap kepala
Hehehe, maaf ya, Lix. Emang sengaja…
Lee Felix
*Mendengus, berjalan ke meja rias
Maaf, maaf. Sana, giliran lo mandi sekarang.
Han Jisung
*Ragu, menggaruk belakang kepalanya
Umm, tapi Lix…
Comments