Chapter 18

Happy Reading ~
.
♥︎
Kamar mulai hening. Dua puluh menit berlalu. Felix sudah tertidur nyenyak, kepalanya miring menghadap ke arah Jisung. Sementara itu, Jisung masih terjaga, matanya menatap langit-langit kamar.
Han Jisung
Han Jisung
Kenapa gue masih kepikiran soal tadi, sih?
Jisung melirik Felix yang tidur pulas.
Han Jisung
Han Jisung
Lo tuh… selalu bikin penasaran.
Jisung akhirnya bangun dari tempat tidur, berjalan ke kamar mandi. Ia membasuh wajahnya dengan air dingin, lalu memandang pantulan dirinya di cermin.
Han Jisung
Han Jisung
Udah, Ji. Tanya besok aja… jangan nyusahin diri sendiri.
Jisung menghela napas panjang, kembali ke kamar. Felix kini tidur dengan posisi membelakangi. Jisung naik ke tempat tidur dengan hati-hati.
Han Jisung
Han Jisung
Tidur, tidur… Besok pagi lo harus dapet jawaban.
Jisung akhirnya memejamkan mata. Kamar itu kembali hening, hanya terdengar napas teratur dari dua sahabat yang tidur berdampingan. Malam pun berakhir dengan tenang.
Felix terbangun pukul lima pagi, mendadak merasa perutnya mules. Ia melirik Jisung yang masih terlelap, lalu bergegas menuju kamar mandi. Setelah urusannya selesai, Felix memutuskan untuk sekalian mandi.
Suara air yang mengalir membangunkan Jisung. Dengan mata setengah tertutup, ia meraba meja di samping kasur mencari ponselnya. Layar ponsel menyala, menunjukkan pukul 05:30.
Han Jisung
Han Jisung
*Duduk di pinggir kasur, bergumam pelan Felix di kamar mandi, berarti suara tadi emang dia…
Jisung bersandar di kasur sambil memainkan ponselnya. Tak lama, pintu kamar mandi terbuka. Felix keluar hanya dengan handuk yang melilit pinggangnya. Rambutnya basah, jelas habis keramas. Felix berjalan menuju lemari pakaian.
Lee Felix
Lee Felix
*Tanpa menoleh, bicara santai Masih pagi kok udah bangun, Ji?
Han Jisung
Han Jisung
*Melirik Felix, lalu menguap Gue kebangun gara-gara suara lo, Lix.
Felix mengambil pakaian bersih dari lemari, lalu kembali masuk ke kamar mandi untuk berganti. Jisung, yang memperhatikan tingkah Felix, bergumam pelan.
Han Jisung
Han Jisung
Tumben banget dia ganti baju di kamar mandi. Biasanya… santai aja.
Penasaran, Jisung bangkit dari tempat tidur dan berdiri di depan pintu kamar mandi. Ketika Felix membuka pintu, ia langsung terjingkat kaget melihat Jisung berdiri di sana.
Lee Felix
Lee Felix
*Kaget, refleks memukul kepala Jisung Aw, ayam! Jisung! Ngagetin banget lo! Mau bikin gue jantungan pagi-pagi?
Han Jisung
Han Jisung
*Tertawa kecil sambil mengusap kepala Hehehe, maaf ya, Lix. Emang sengaja…
Lee Felix
Lee Felix
*Mendengus, berjalan ke meja rias Maaf, maaf. Sana, giliran lo mandi sekarang.
Han Jisung
Han Jisung
*Ragu, menggaruk belakang kepalanya Umm, tapi Lix…
Lee Felix
Lee Felix
*Berbalik dengan alis mengernyit Tapi apa, Ji?
Han Jisung
Han Jisung
*Tersenyum kikuk G-gue gak bawa baju, Lix. Hehehe…”
Lee Felix
Lee Felix
Ya udah, ambil aja sendiri di lemari gue. Pake apa aja, terserah lo.
Han Jisung
Han Jisung
Tapi Lix, kan gak sopan kalau–
Lee Felix
Lee Felix
Halah, lo kayak gak pernah ke sini aja. Anggap rumah sendiri, Ji. Jangan ribet!
Han Jisung
Han Jisung
Oke, deh…
Jisung membuka lemari Felix, mengambil baju, lalu segera masuk ke kamar mandi.
Lee Felix
Lee Felix
Jangan lama-lama, Ji. Ntar keburu gue kunci pintunya!
Han Jisung
Han Jisung
*Teriak dari dalam kamar mandi Ngaco lo, Lix!
Lee Felix
Lee Felix
😂😂
.
.
.
-TBC-

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!