Felix duduk sendirian di dalam studio kecil. Suasana hening, hanya suara ketukan jemarinya di meja yang terdengar. Dia mencoba menggambar, tapi pikirannya terus melayang, terganggu oleh tekanan tugas dan pertemuannya dengan Bangchan tadi.
Lee Felix
Lima model? Dia pikir aku robot apa? 😮💨
Felix mencoba fokus pada sketchpad-nya, tapi bayangan Bangchan yang menatapnya dengan prihatin kembali muncul di pikirannya.
Lee Felix
Dasar Lee Bangchan, sok bijak sekali.
Lee Felix
😏
Tiba-tiba, pintu studio terbuka dengan pelan. Felix mendongak dengan wajah sebal.
Lee Felix
Siapa lagi sekarang? 🤨
Lee Bangchan
Tebak siapa? 😊
Lee Felix
😮💨
Lee Felix
Lee Bangchan, kau kenapa ke sini?
Lee Bangchan
*mengangkat kotak kecil di tangannya
Aku tahu kau pasti belum makan. Jadi aku bawakan ini.
*Meletakkan kotak makanan di meja Felix
Lee Felix
Hyung, aku lagi tidak mood makan.
Lee Bangchan
*Duduk di kursi sebelah, membuka kotak makanan
Kau butuh tenaga, Lix. Tidak bisa kerja dengan otak kosong.
Aroma kimbap memenuhi ruangan. Felix menatap kotak itu dengan ragu sebelum akhirnya mengambil satu gulungan kecil.
Lee Felix
*Mengunyah pelan
Terima kasih, hyung. Tapi serius, kau tidak perlu repot-repot.
Lee Bangchan
Tugasku sebagai teman memastikan kau tidak jatuh pingsan karena terlalu kerja keras. 😊
Lee Felix
Ya sudah, kalau kau mau merasa lebih berguna, bantu aku mikir desain.
Lee Bangchan
Boleh. Aku tidak jago gambar, tapi ideku banyak, kok.
Mereka mulai berdiskusi. Felix mencoret-coret di sketchpad, sementara Bangchan memberikan masukan. Felix terkejut melihat ide Bangchan ternyata cukup membantu.
Lee Felix
Hyung, aku harus akui... seleramu ternyata tidak buruk.
Lee Bangchan
Tentu saja. Aku ini paket lengkap. 😁
Lee Felix
Pede sekali 😏
Suasana berubah lebih santai. Felix mulai menikmati prosesnya, merasa lebih ringan karena dukungan Bangchan. Setelah beberapa jam, Felix berhenti menggambar dan menatap Bangchan dengan ragu.
Lee Felix
Hyung, kenapa kau baik sekali sih denganku?
Bangchan terdiam sejenak, lalu mengangkat bahu dengan santai.
Lee Bangchan
Karena kau temanku, Lix. Tidak ada alasan lain.
Lee Felix
🤨 hanya itu?
Lee Bangchan
*Berdiri sambil merapikan bajunya
Untuk sekarang, ya. 😊
Lee Bangchan
Aku pergi dulu. Kalau butuh bantuan lagi, kabari saja.
Felix hanya bisa menatap punggung Bangchan yang pergi, merasa ada sesuatu yang tidak terucapkan.
Lee Felix
Kenapa jawabannya terdengar... aneh? 😐
Sementara itu, di luar studio, Bangchan berjalan pergi sambil tersenyum kecil.
Lee Bangchan
Aku tidak akan bilang alasannya sekarang, Lix. Tapi suatu hari nanti, kau pasti tahu.
Comments