Ini cuma prosedur biasa. Aku janji, setelah semua ini selesai, kau bakal ngerti.
Felix terdiam, menimbang-nimbang, sebelum akhirnya mengangguk lemah.
Lee Felix
Iya… Baiklah, Hyung.
Felix berjalan masuk ke rumah, disaksikan Jisung, Bangchan, dan Minho. Bangchan memastikan Felix benar-benar masuk ke dalam rumah sebelum berbalik ke arah Minho.
Lee Bangchan
*Berbicara pelan
Ayo, kita pergi.
Lee Minho
Kau pikir dia curiga?
Lee Bangchan
Mungkin. Tapi kita harus hati-hati.
Sementara itu, di dalam rumah, Felix langsung menghempaskan tubuhnya ke sofa. Ia memegang lengannya, tepat di bekas suntikan, dengan ekspresi gelisah.
Lee Felix
Apa yang sebenarnya terjadi denganku?
Ia memejamkan mata, mencoba menenangkan pikirannya. Tapi bayangan wajah Seungmin, tatapan Minho, dan nada serius Bangchan kembali menghantuinya.
Lee Felix
Kenapa mereka semua seperti menyembunyikan sesuatu dariku…
Ruangan hening, hanya suara napas Felix yang terdengar samar.
Di halaman rumah Felix, Minho menepuk punggung Jisung pelan.
Lee Minho
Masuk sana. Ji, bantu Felix masuk, ya.
Han Jisung
I-iya, Hyung.
Bangchan, yang sudah duduk di dalam mobil, menyalakan mesin dan melirik ke arah Jisung.
Lee Bangchan
Kami pulang dulu, Ji.
Setelah Minho masuk, mobil perlahan meninggalkan halaman rumah Felix. Jisung menatap mobil itu menjauh sebelum akhirnya masuk ke dalam rumah.
Di dalam rumah, Felix masih berbaring di sofa. Jisung mendekatinya sambil terus melirik penuh selidik.
Han Jisung
Dari mana kau?
Lee Felix
Hah?
Han Jisung
Aku tanya, dari mana kau? Kok bisa bersama mereka berdua?
Lee Felix
Hehehe, aku habis nonton. 😁
Han Jisung
Nonton?! Kau serius? Bersama mereka? 😨
Felix duduk dengan malas, mengangguk santai.
Lee Felix
Iya.
Han Jisung
Kau becanda, kan? Minho Hyung sama Bangchan Hyung itu terkenal susah didekati, apalagi untuk hal kayak begitu. Bahkan berteman aja jarang!
Felix menatap Jisung dengan bingung, tak mengerti kenapa sahabatnya begitu heboh.
Lee Felix
Kau kenapa sih? Terlalu heboh, deh.
Han Jisung
Bukan heboh! Ini aneh! Lo gak tau? Mereka berdua itu famous banget. Banyak yang naksir, ngajak pacaran aja ditolak mentah-mentah. Lo, kok bisa deket sama mereka?
Lee Felix
Udah, udah, bahas itu nanti aja. Katanya kau mau belajar?
Han Jisung
Iya, iya… Belajar, kan…
Felix menarik Jisung menuju ruang TV, tempat favorit mereka untuk belajar bersama.
Lee Felix
Bentar ya, gue ke atas dulu. Mau ganti baju.
Han Jisung
Ya, cepetan!
Jisung mulai mengeluarkan buku dan catatannya. Tak lama, Felix kembali dengan tugas desain yang belum ia selesaikan. Ia duduk di samping Jisung dan ikut menata kertas-kertasnya di meja kecil.
Lee Felix
Oh iya, Ji. Maaf ya, gue pulangnya kemaleman. Tadi gue sama mereka mampir ke rumah temennya bentar.
Han Jisung
Gapapa sih, tapi lo utang cerita sama gue. Nanti gue tuntut!
Lee Felix
Iya, iya. Itu urusan nanti. Sekarang fokus tugas dulu, dong.
Han Jisung
Ya, ya… Fokus katanya.
Felix ikut larut dalam pekerjaannya, menulis di kertas desainnya. Sesekali, ia menoleh ke arah Jisung.
Comments