Chapter 16

Happy Reading ~
.
♥︎
Felix menatap Bangchan bingung dan ragu.
Lee Felix
Lee Felix
Cek darah? Kenapa? Aku gak sakit, hyung.
Lee Bangchan
Lee Bangchan
Ini cuma prosedur biasa. Aku janji, setelah semua ini selesai, kau bakal ngerti.
Felix terdiam, menimbang-nimbang, sebelum akhirnya mengangguk lemah.
Lee Felix
Lee Felix
Iya… Baiklah, Hyung.
Felix berjalan masuk ke rumah, disaksikan Jisung, Bangchan, dan Minho. Bangchan memastikan Felix benar-benar masuk ke dalam rumah sebelum berbalik ke arah Minho.
Lee Bangchan
Lee Bangchan
*Berbicara pelan Ayo, kita pergi.
Lee Minho
Lee Minho
Kau pikir dia curiga?
Lee Bangchan
Lee Bangchan
Mungkin. Tapi kita harus hati-hati.
Sementara itu, di dalam rumah, Felix langsung menghempaskan tubuhnya ke sofa. Ia memegang lengannya, tepat di bekas suntikan, dengan ekspresi gelisah.
Lee Felix
Lee Felix
Apa yang sebenarnya terjadi denganku?
Ia memejamkan mata, mencoba menenangkan pikirannya. Tapi bayangan wajah Seungmin, tatapan Minho, dan nada serius Bangchan kembali menghantuinya.
Lee Felix
Lee Felix
Kenapa mereka semua seperti menyembunyikan sesuatu dariku…
Ruangan hening, hanya suara napas Felix yang terdengar samar.
Di halaman rumah Felix, Minho menepuk punggung Jisung pelan.
Lee Minho
Lee Minho
Masuk sana. Ji, bantu Felix masuk, ya.
Han Jisung
Han Jisung
I-iya, Hyung.
Bangchan, yang sudah duduk di dalam mobil, menyalakan mesin dan melirik ke arah Jisung.
Lee Bangchan
Lee Bangchan
Kami pulang dulu, Ji.
Setelah Minho masuk, mobil perlahan meninggalkan halaman rumah Felix. Jisung menatap mobil itu menjauh sebelum akhirnya masuk ke dalam rumah.
Di dalam rumah, Felix masih berbaring di sofa. Jisung mendekatinya sambil terus melirik penuh selidik.
Han Jisung
Han Jisung
Dari mana kau?
Lee Felix
Lee Felix
Hah?
Han Jisung
Han Jisung
Aku tanya, dari mana kau? Kok bisa bersama mereka berdua?
Lee Felix
Lee Felix
Hehehe, aku habis nonton. 😁
Han Jisung
Han Jisung
Nonton?! Kau serius? Bersama mereka? 😨
Felix duduk dengan malas, mengangguk santai.
Lee Felix
Lee Felix
Iya.
Han Jisung
Han Jisung
Kau becanda, kan? Minho Hyung sama Bangchan Hyung itu terkenal susah didekati, apalagi untuk hal kayak begitu. Bahkan berteman aja jarang!
Felix menatap Jisung dengan bingung, tak mengerti kenapa sahabatnya begitu heboh.
Lee Felix
Lee Felix
Kau kenapa sih? Terlalu heboh, deh.
Han Jisung
Han Jisung
Bukan heboh! Ini aneh! Lo gak tau? Mereka berdua itu famous banget. Banyak yang naksir, ngajak pacaran aja ditolak mentah-mentah. Lo, kok bisa deket sama mereka?
Lee Felix
Lee Felix
Udah, udah, bahas itu nanti aja. Katanya kau mau belajar?
Han Jisung
Han Jisung
Iya, iya… Belajar, kan…
Felix menarik Jisung menuju ruang TV, tempat favorit mereka untuk belajar bersama.
Lee Felix
Lee Felix
Bentar ya, gue ke atas dulu. Mau ganti baju.
Han Jisung
Han Jisung
Ya, cepetan!
Jisung mulai mengeluarkan buku dan catatannya. Tak lama, Felix kembali dengan tugas desain yang belum ia selesaikan. Ia duduk di samping Jisung dan ikut menata kertas-kertasnya di meja kecil.
Lee Felix
Lee Felix
Oh iya, Ji. Maaf ya, gue pulangnya kemaleman. Tadi gue sama mereka mampir ke rumah temennya bentar.
Han Jisung
Han Jisung
Gapapa sih, tapi lo utang cerita sama gue. Nanti gue tuntut!
Lee Felix
Lee Felix
Iya, iya. Itu urusan nanti. Sekarang fokus tugas dulu, dong.
Han Jisung
Han Jisung
Ya, ya… Fokus katanya.
Felix ikut larut dalam pekerjaannya, menulis di kertas desainnya. Sesekali, ia menoleh ke arah Jisung.
.
.
-TBC-

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!