Orang itu tertawa kecil, senyumnya semakin lebar saat melihat reaksi Felix di layar.
Unknown
Kau bisa merasakannya, ya? Aku tahu kau bisa.
Ia mematikan ponselnya, meletakkannya di meja, dan menatap layar rekaman terakhir yang telah tersimpan dengan tatapan puas.
Unknown
Sebentar lagi, Felix. Sebentar lagi, aku akan lebih dekat. 😏
***
[Suasana kelas, suara dosen lain sedang mengajar di depan. Felix duduk di bangku belakang, sibuk menggambar sesuatu di buku sketsa. Tiba-tiba, pintu kelas terbuka dengan suara berderit pelan. Dosen Taehyung masuk dengan langkah santai, tapi karismanya langsung menarik perhatian semua orang di ruangan itu.]
Dosen Taehyung
Felix!
Felix, yang sibuk menggambar, mendongak pelan. Ia sudah menduga apa yang akan terjadi.
Lee Felix
😮💨
Lee Felix
Ambil pesanan, ya, Pak?
Dosen Taehyung
Jangan lupa, Felix. Siapa yang bayar gajimu dari bisnis sampingan ini? ☺
Lee Felix
Percaya deh, Pak. Saya ingat kok. 😕
Felix mengeluarkan map berisi desain yang sudah ia siapkan dan menyerahkannya kepada Taehyung.
Lee Felix
Nih. Desainnya sudah selesai. Jangan rewel soal deadline lagi, ya pak.
Taehyung menerima map dan mulai membuka, memeriksa isinya dengan tatapan serius. Tak lama, ekspresi wajahnya berubah menjadi kagum.
Dosen Taehyung
Luar biasa 😀
Lee Felix
🤨 ?
Lee Felix
Bagus, kan? Jadi nggak ada alasan untuk komplain.
Dosen Taehyung
Felix, aku bisa membayangkan calon istriku memakai gaun ini di hari pernikahan kami. 😁
Felix langsung bergidik, mengangkat tangan seolah ingin menjauhkan bayangan itu dari pikirannya.
Lee Felix
Pak, serius, jangan senyum-senyum sendiri kayak gitu. Saya nggak mau tahu soal fantasi aneh Anda. 😐
Dosen Taehyung
Apa salahnya membayangkan? Kamu punya bakat luar biasa, Felix. Kalau aku menikah nanti, aku pasti pesan gaun dari kamu. 😁
Lee Felix
Ya, ya, terserah, deh. Yang penting bayarannya lancar. 😮💨
Dosen Taehyung
Santai saja. Aku selalu bayar tepat waktu. ☺
Dia kemudian meninggalkan kelas, masih memegang map itu dengan raut puas di wajahnya. Felix menatap kepergian Taehyung, menggelengkan kepala sambil kembali fokus pada sketsanya.
Lee Felix
Dosen satu ini memang ajaib. 😕
.
[Ruangan mulai kosong setelah bel tanda akhir kelas berbunyi. Mahasiswa lain bergegas keluar dengan tas dan buku mereka. Felix tetap di bangkunya, dengan tenang membereskan perlengkapan sketsanya. Tiba-tiba, suara langkah cepat terdengar, diikuti teriakan.]
Han Jisung
Felix!
Lee Felix
Ada apa lagi, Sung? Kau terlalu semangat untuk akhir jam kuliah ini.
Han Jisung
*Menarik kursi di depan Felix dan duduk membalik, menatap sahabatnya dengan mata berbinar
Han Jisung
Dengar, dengar! Aku punya informasi penting!
Lee Felix
*Meletakkan pensil, melipat tangan di meja, dan menatap Jisung malas
Lee Felix
Informasi penting? Tentang apa lagi kali ini?
Han Jisung
Pak Taehyung! Kau tahu, kan, dosen favoritmu itu?
Lee Felix
🤨
Lee Felix
Kalau ini soal rumor dia pacaran sama mahasiswi, aku nggak tertarik.
Han Jisung
Bukan itu, bodoh! Katanya dia punya proyek rahasia besar, dan dia cari desainer berbakat buat ngerjainnya!
Lee Felix
Proyek rahasia? Maksudmu yang dia selalu bilang soal ‘desain pribadi’ itu?
Han Jisung
Tepat sekali! Dan dengar ini—proyeknya itu katanya bisa jadi jalan pintas buat masuk industri fashion internasional! Kau sadar nggak, Felix, kau itu desainer kesayangannya. Mungkin ini alasan dia selalu kasih job aneh ke kamu!
Lee Felix
Tapi kalau memang proyek besar, kenapa dia nggak bilang langsung? Kenapa harus dirahasiakan?
Han Jisung
Mungkin dia cuma mau kerja sama sama orang yang dia percaya? Atau dia nggak mau ada tekanan dari luar.
Comments