Dokter dan Perawat 13

" Jadi ayo kita lihat, siapa yang bakalan komen. Baik di IG maupun negur langsung. Uughh, aku beneran penasaran. Orang itu, dia kan selalu menarik perhatian. Kayaknya aku harus kesana lagi deh buat bawain hadiah, hahahha."

Di dalam ruangannya, Alex benar-benar menikmati waktu istirahatnya sambil membuka laman media sosial miliknya. Malam ini dia enggan untuk pulang dan setelah sekian lama tidak mengunggah apapun, ini menjadi hal yang baru ia lakukan. Dan ternyata benar-benar sesuai ekpektasinya.

Berbagai tanggapan memenuhi kolom komentarnya. Terlebih dia memang sengaja menandai nama Haneul di sana. Semakin ramai saja kolom komentar itu dibuat para pengikut Haneul maupun Alex.

Salah satu sudut bibir Alex terangkat ketika membaca beberapa komentar dari orang yang ia kenal.

" Waah beneran seru," ucap Alex sambil menyeringai. Namun ekspresi wajah Alex yang tampak senang tadi berubah menjadi datar. Dan, tatapan matanya sungguh tajam.

Cekleek

Tap tap tap

Braaak!

Seseorang masuk ke dalam ruangan Alex tanpa izin. Dia langsung berdiri tepat di depan meja Alex sembari kedua tangannya berada di atas meja. Suara gebrakan meja yang ditimbulkan oleh kedua tangan itu tidak membuat Alex terkejut, dia malah menyeringai, matanya teralihkan dari ponsel ke wajah si tamu tak diundang.

" Kenapa lo ke sana nggak bilang gue sih. Terus apa-apaan lo selfie lalu di upload gitu."

" Eeh maaf ya, Anda siapa nglarang-nglarang saya buat bertemu Hanuel. Anda bukan siapa-siapanya dia buat nglarang saya bertemu. Diiih aneh."

Orang itu tampak geram dengan ucapan Alex. Ya, dia tidak suka. Dia sangat tidak suka dengan tingkah Alex yang begitu berlawanan.

Semua orang tahu bagaimana hubungan Alex dan Haneul di rumah sakit. Mereka bak predator yabg saling menjaga teritorial mereka masing-masing. Jadi aneh jika Alex menjadi orang pertama yang datang mengunjungi Haneul.

" Lo kan selama ini musuhan sama Han, jadi ngapain lo sok peduli."

" Ohooo Dokter Sintia yang terhormat. Jadi begitu, helooo saya tentu bisa membedakan mana pekerjaan dan mana kemanusiaan. Dalam pekerjaan saya memang selalu berseteru dengan Dokter Han, tapi apabila rekan kita terkena musibah ya kali kita diem aja. Lagian Dokter Sintia, kalau Anda iri kenapa Anda nggak ke sana buat jenguk. Ups lupa, Anda masuk dalam golongan cinta bertepuk sebelah tangan ya. Tck tck tck kasian."

Sintia Alora, dia merupakan salah satu dokter yang juga bekerja di Rumah Sakit Mitra Harapan. Dan benar ucapan Alex bahwa Sintia menyukai Haneul sejak lama. Tapi cinta Sintia tidak pernah disambut oleh Haneul.

Dan saat ini wajah Sintia begitu nampak marah. Terlebih tatapan mata Alex begitu mengejek terhadap dirinya.

Sintia semakin kesal ketika mengetahui fakta bahwa Alex bisa mengunjungi Haneul. Padahal dia selalu ingin datang ke sana namun dirinya takut jika di tolak. Semua itu karena Haneul mendeklarasikan bahwa dia sama sekali tidak ingin dikunjungi.

Melihat wajah Sintia yang kesal, Alex semakin ingin mengerjai wanita itu. Dia teringat akan sesuatu yang bisa menjadikan lebih menarik.

" Gue kasih tahu, di rumah Haneul ada cewek cantik. Entah dia perawat atau pembantu, tapi asli cantik. Hmmm kayaknya bisa juga tuh lama-lama. Lo tahu kan cinta datang karena terbiasa. Siapa tahu kan model kayak ftv-ftv atau ala-ala novel online. Pembantuku istriku, aiiih. Sweet pasti."

Degh!

Mata Sintia membulat sempurna. Dia tidak berkata apapun dan langsung membalikkan badan lalu pergi dari ruangan Alex.

Braaak

Sintia membanting pintu ketika menutupnya. Dan itu membuat Alex tertawa keras.

" Satu persatu akan muncul kehebohan. Entah mengapa gue nunggu ini. Han, gimana menurut lo hmmm?"

Alex mengetuk-ngetukkan jarinya ke meja. Ia tengah berpikir akan sesuatu. Tapi yang pasti, dia bertekad untuk mengunjungi Haneul lagi. Masih banyak yang ia harus bicarakan dengan 'temannya itu'.

Namun mungkin ini lah yang dinamakan pucuk dicinta ulam pun tiba. Hanya saja Alex tidak menyangka bahwa situasinya sangat berbeda dengan yang diharapkan.

" Apa Haneul masuk rumah sakit!" pekik Alex ketika mendapat kabar dari anak buahnya.

Alex langung bangkit dari duduknya dan berlari menuju UGD karena Haneul dibawa kesana. Sesampainya di sana Alex melihat dua wanita berbeda usia tengah duduk dengan tangan yang bergetar. Ketakutan jelas terlihat dari wajah keduanya.

" Yoona, Eomma, ada apa ini?"

" Aah Alex, Han Lex."

Hyejin tidak bisa melanjutkan kata-katanya. Wanita paruh baya itu hanya mampu menutup wajahnya dengan tangan sambil tersedu.

Trauma atas kecelakaan Hane ternyata tidak hanya berimbas pada Haneul. Hyejin pun merasakannya, dan kini Hyejin menjadi ketakutan jika Haneul terluka. Terlebih tadi dia melihat darah yang keluar dari kepala dan sisi wajah Han.

" Itu Kak Alex, tadi kami lagi makan malam terus kedengeran suara gelas pecah. Lalu ... ."

Akhirnya Yoona yang bercerita. Dia menceritakan kronologinya. Alex pun mendengar dengan seksama. Ia mengusap wajahnya kasar. Dan ia berpikir bahwa seharusnya menempatkan perawat selama 24 jam agar kejadian seperti ini tidak terulang.

" Bocah itu beneran keras kepala."

" Makanya itu Kak, tapi udah sukur Mbak Gista betah seminggu ini dan nggak ngeluh. Ini prestasi lho Kak."

" Gista, aaah cewek yang ada di rumah."

Yoona mengangguk, rupanya kedatangan Alex sudah diketahui oleh adik dan kedua orang tua Haneul. Ya sebelum datang ke rumah Alex meminta izin kepada Hyejin dan Sai. Dan tentu saja mereka berdua mengizinkan. Pasalnya Haneul selalu menolak dan sekarang baim Hyejin maupun Sai akan mengizinkan bagi siapa saja yang ingin berkunjung.

Haneul butuh teman bicara, meskipun pasti tidak akan mudah bagi Han untuk menerimanya.

" Appa, gimana Abang?"

" Mas."

Hyejin dan Yoona bangun dari duduknya saat melihat Sai kelyar dari ruang penanganan. Meskipun wajahnya lesu Sai tetap berusaha untuk tersenyum.

" Masih belum sadar. Kita harus melakukan CT SCAN."

" Astagfirullah."

" Berdoa ya, doakan Han semoga kali ini bukan apa-apa. Alex, boleh minta tolong. Tolong bawa Yoona dan Hyejin buat istirahat."

" Ya Dokter Sai. Serahkan ini pada ku."

Sai menganggukkan kepala. Dia kembali masuk setelah memeluk sang istri dan mencium pucuk kepala istrinya. Sampai di dalam ia langsung tersungkur. Bohong kalau dirinya tidak takut dengan keadaan putranya. Terlebih saat ini bisa dikatakan bahwa kondisi Haneul tidak baik.

Bayangan masa kecil Haneul melintas di kepala Sai. Anak yang baru ia temukan setelah beberapa tahun. Anak yang ia tidak lihat bagaimana kelahirannya itu. Sungguh rasanya Sai tidak sanggup melihat Haneul yang berada dalam kondisi demikian.

" Appa mohon Han, Appa mohon jangan begini. Bangun ya nak. Appa nggak bisa ngelihat kamu seperti ini. Haneul putraku."

TBC

Terpopuler

Comments

achilla 82

achilla 82

kemungkinan han sdh bs melihat lg stlh kejadian ini,,,tp krn suatu hal, han ingin ttp mnyembunyikan kebutaan nya,,,dan dia bs bekerjasama dg gista utk mngungkap penyebab kecelakaannya,,,

2024-12-01

2

Sukhana Ana lestari

Sukhana Ana lestari

😭😭😭😭😭 Han berjuang & Semangatlah untuk sembuh semoga Han bs liat kembali.. & klw udah bs liat pira²lah klw kamu masih buta.. biar bs menyelidiki siapa yg udah jahat sm kamu..

2024-12-01

1

Aan Azzam

Aan Azzam

masih jadi misteri apa udang di balik batu atau gajah di balik tirai🤔🤔🤔

2024-12-01

2

lihat semua
Episodes
1 Dokter dan Perawat 01
2 Dokter dan Perawat 02
3 Dokter dan Perawat 03
4 Dokter dan Perawat 04
5 Dokter dan Perawat 05
6 Dokter dan Perawat 06
7 Dokter dan Perawat 07
8 Dokter dan Perawat 08
9 Dokter dan Perawat 09
10 Dokter dan Perawat 10
11 Dokter dan Perawat 11
12 Dokter dan Perawat 12
13 Dokter dan Perawat 13
14 Dokter dan Perawat 14
15 Dokter dan Perawat 15
16 Dokter dan Perawat 16
17 Dokter dan Perawat 17
18 Dokter dan Perawat 18
19 Dokter dan Perawat 19
20 Dokter dan Perawat 20
21 Dokter dan Perawat 21
22 Dokter dan Perawat 22
23 Dokter dan Perawat 23
24 Dokter dan Perawat 24
25 Dokter dan Perawat 25
26 Dokter dan Perawat 26
27 Dokter dan Perawat 27
28 Dokter dan Perawat 28
29 Dokter dan Perawat 29
30 Dokter dan Perawat 30
31 Dokter dan Perawat 31
32 Dokter dan Perawat 32
33 Dokter dan Perawat 33
34 Dokter dan Perawat 34
35 Dokter dan Perawat 35
36 Dokter dan Perawat 36
37 Dokter dan Perawat 37
38 Dokter dan Perawat 38
39 Dokter dan Perawat 39
40 Dokter dan Perawat 40
41 Dokter dan Perawat 41
42 Dokter dan Perawat 42
43 Dokter dan Perawat 43
44 Dokter dan Perawat 44
45 Dokter dan Perawat 45
46 Dokter dan Perawat 46
47 Dokter dan Perawat 47
48 Dokter dan Perawat 48
49 Dokter dan Perawat 49
50 Dokter dan Perawat 50
51 Dokter dan Perawat 51
52 Dokter dan Perawat 52
53 Dokter dan Perawat 53
54 Dokter dan Perawat 54
55 Dokter dan Perawat 55
56 Dokter dan Perawat 56
57 Dokter dan Perawat 57
58 Dokter dan Perawat 58
59 Dokter dan Perawat 59
60 Dokter dan Perawat 60
61 Dokter dan Perawat 61
62 Dokter dan Perawat 62
63 Dokter dan Perawat 63
64 Dokter dan Perawat 64
65 Dokter dan Perawat 65
66 Dokter dan Perawat 66
67 Dokter dan Perawat 67
68 Dokter dan Perawat 68
69 Dokter dan Perawat 69
70 Dokter dan Perawat 70
71 Dokter dan Perawat 71
72 Dokter dan Perawat 72
73 Dokter dan Perawat 73
74 Dokter dan Perawat 74
75 Dokter dan Perawat 75
76 Dokter dan Perawat 76
77 Dokter dan Perawat 77
78 Dokter dan Perawat 78
79 Dokter dan Perawat 79
80 Dokter dan Perawat 80
81 Dokter dan Perawat 81
82 Dokter dan Perawat 82
83 Dokter dan Perawat 83
84 Dokter dan Perawat 84
85 Dokter dan Perawat 85
86 Dokter dan Perawat 86
87 Dokter dan Perawat 87
Episodes

Updated 87 Episodes

1
Dokter dan Perawat 01
2
Dokter dan Perawat 02
3
Dokter dan Perawat 03
4
Dokter dan Perawat 04
5
Dokter dan Perawat 05
6
Dokter dan Perawat 06
7
Dokter dan Perawat 07
8
Dokter dan Perawat 08
9
Dokter dan Perawat 09
10
Dokter dan Perawat 10
11
Dokter dan Perawat 11
12
Dokter dan Perawat 12
13
Dokter dan Perawat 13
14
Dokter dan Perawat 14
15
Dokter dan Perawat 15
16
Dokter dan Perawat 16
17
Dokter dan Perawat 17
18
Dokter dan Perawat 18
19
Dokter dan Perawat 19
20
Dokter dan Perawat 20
21
Dokter dan Perawat 21
22
Dokter dan Perawat 22
23
Dokter dan Perawat 23
24
Dokter dan Perawat 24
25
Dokter dan Perawat 25
26
Dokter dan Perawat 26
27
Dokter dan Perawat 27
28
Dokter dan Perawat 28
29
Dokter dan Perawat 29
30
Dokter dan Perawat 30
31
Dokter dan Perawat 31
32
Dokter dan Perawat 32
33
Dokter dan Perawat 33
34
Dokter dan Perawat 34
35
Dokter dan Perawat 35
36
Dokter dan Perawat 36
37
Dokter dan Perawat 37
38
Dokter dan Perawat 38
39
Dokter dan Perawat 39
40
Dokter dan Perawat 40
41
Dokter dan Perawat 41
42
Dokter dan Perawat 42
43
Dokter dan Perawat 43
44
Dokter dan Perawat 44
45
Dokter dan Perawat 45
46
Dokter dan Perawat 46
47
Dokter dan Perawat 47
48
Dokter dan Perawat 48
49
Dokter dan Perawat 49
50
Dokter dan Perawat 50
51
Dokter dan Perawat 51
52
Dokter dan Perawat 52
53
Dokter dan Perawat 53
54
Dokter dan Perawat 54
55
Dokter dan Perawat 55
56
Dokter dan Perawat 56
57
Dokter dan Perawat 57
58
Dokter dan Perawat 58
59
Dokter dan Perawat 59
60
Dokter dan Perawat 60
61
Dokter dan Perawat 61
62
Dokter dan Perawat 62
63
Dokter dan Perawat 63
64
Dokter dan Perawat 64
65
Dokter dan Perawat 65
66
Dokter dan Perawat 66
67
Dokter dan Perawat 67
68
Dokter dan Perawat 68
69
Dokter dan Perawat 69
70
Dokter dan Perawat 70
71
Dokter dan Perawat 71
72
Dokter dan Perawat 72
73
Dokter dan Perawat 73
74
Dokter dan Perawat 74
75
Dokter dan Perawat 75
76
Dokter dan Perawat 76
77
Dokter dan Perawat 77
78
Dokter dan Perawat 78
79
Dokter dan Perawat 79
80
Dokter dan Perawat 80
81
Dokter dan Perawat 81
82
Dokter dan Perawat 82
83
Dokter dan Perawat 83
84
Dokter dan Perawat 84
85
Dokter dan Perawat 85
86
Dokter dan Perawat 86
87
Dokter dan Perawat 87

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!