Dokter dan Perawat 12

" Aku masih nggak ngerti apa maksud tu orang," gumam Gista lirih. Otak minimalis Gista kesulitan mencerna semua hal yang tuannya lakukan.

Hari ini adalah akhir pekan, dimana Gista juga mendapatkan waktu liburnya. Ya setiap minggu, Gista mendapatkan libur. Jadi Gista bekerja selama 6 hari dalam seminggu. Dan itu sebenarnya sudah lebih dari cukup.

Dari apa yang ia tahu biasanya menjadi perawat pribadi begitu akan jarang mendapatkan libur di setiap pekannya.

" Woii, buset deh pagi-pagi dah ngelamun."

Suara Victor membuyarkan semua pikiran gadis itu. Gista juga langsung mengalihkan pandangannya kepada sang sahabat.

" Bawa apa lagi sih Vic. Perasaan setiap lo datang pasti bebawaan bae."

" Ini bikang ambon, Mami yang buat sendiri. Dan ini yang nyuruh Mami buat dikasih ke Ibu. Aku kasih ini ke Ibu dulu ya. Setelah ini baru kita ngobrol. Gue harus tahu apa yang lo pikirin."

Gista mengibaskan tangannya, tanda ia meminta Victor segera masuk ke dalam rumah. Ya keduanya yang sudah berhubungan dengan sangat dekat itu tentu sudah saling terbiasa jika di rumah. Baik Victor maupun Gista sudah beranggapan bahwa rumah mereka adalah tempat yang tidak asing.

Tidak lama Victor sudah keluar sambil membawa sebuah nampan yang berisi dua cangkir kopi hitam dan sebuah piring kecil berisi potongan kue yang dibawanya tadi.

Mata Gista berbinar, ia selalu suka dengan Victor yang sangat peka dan juga tahu seleranya.

" Lo emang sahabat terbaik gue Vic. Tau aja gue lagi butuh kopi."

" Yoi lah, eh bukannya lo emang cuma punya gua ya. Makanya gue adalah sahabat terbaik lo."

Tawa lepas dari mulut mereka. Baik Victor maupun Gista memang tidak terlalu banyak punya teman dekat. Kalau teman yang hanya sekedar kenal memang banyak tapi yang sangat dekat seperti ini ya hanya mereka saja.

" Oke, sekarang cerita, apa yang lagi lo pikirin."

" Soal pasien gue. Dokter Haneul, gue sampai sekarang nggak ngerti tentang dia. Udah seminggu ngerawat dia tapi gue tetep belum bisa ngerti perihal apa yang dia pikirin. Dan emang dai temperamennya masyaallah banget."

" Kalau soal tempramen, ya gue udah denger dari anak-anak. Tapi gue nggak ngerti maksud lo soal lo yang nggak ngerti tentang dia."

Victor nampak sedikit kebingungan dengan perkataan Gista. Dia belum bisa sepenuhnya mencerna maksud dari ucapan sang teman itu. Karena semenjak Gista bekerja mereka jadi jarang bertemu.

Yang Victor tangkap dari ungkapan Gista soal tidak mengerti tentang Haneul pasti memiliki makna lain.

" Gini Vic, kemarin ada orang dateng ke rumah. Orang itu ... ."

Gista menjelaskan tentang kedatangan Alex. Dia juga bercerita soal Haneul yang tiba-tiba menyuruhnya untuk membuka ponsel dan membacanya. Hal tersebut membuat Victor menjadi berpikir juga. Dia juga meraba-raba apa maksud dari Haneul yang meminta Gista membuka ponsel.

Dan, yang lebih aneh soal Gista yang di suruh membalas setiap pesan yang masuk. Dalam kepala Victor muncul sebuah pertanyaan.

" Kok dia nggak minta tolong ke keluarganya?"

" Nah itu yang nggak gue ngerti. Dan gue mau tanya juga udah ogah duluan. Buset deh die ngomongnya ketus, galak, dan nyeremin. Lagi pula cuma sebatas ngebalesin chat, masih oke lah. Dan gue bales sesuai apa yang dia omongin juga."

Tapi sebenarnya bukan itu poin pentingnya. Baik Gista maupun Victor merasa ada yang aneh dengan semua ini. Pasalnya semua pesan yang masuk itu benar-benar baru di buka atau dengan kata lain Gista adalah orang pertama yang membuka pesannya.

Bagaimanapun memikirkannya Gista sama sekali tidak mengerti maksud dan tujuan dari pasiennya kali ini. Dan untuk Alex, Gista sangat tidak menyukai pria itu. Pria yang sangat angkuh dan memiliki tatapan yang merendahkan terhadap orang lain itu bagi Gista sungguh bukanlah orang yang baik.

Gista juga merasa bahwa Haneul pun merasa demikian. Terlihat dari cara bicara dan gesture Haneul saat berhadapan dengan pria itu.

" Vic, gue boleh minta tolong nggak? Cari tahu soal pria yang bernama Alex. Dia kayaknya orang penting di rumah sakit. Gue penasaran dia orang baik atau bukan. Soalnya setiap ucapannya beneran kerasa ambigu. Dia bukan dokter Vic, kayaknya bagian staf gitu, tapi posisinya udah tinggi."

" Oke Alex, tapi gue nggak janji bakalan dapet info banyak ya?"

Gista mengangguk, apa yang saat ini Haneul lakukan sedikit aneh baginya. Dan membuat Gista penasaran. Terlebih perihal chat yang kemarin dia balas, beberapa diantaranya membuat dirinya merasa ada yang aneh.

Sama dengan Gista yang merasa aneh terhadap Alex, Haneul pun merasa demikian. Saat ini dia yang tengah berada di kamarnya tengah memilah beberapa pesan yang kemarin di bacakan oleh Gista. Ya, Haneul memiliki daya ingat yang sangat bagus sehingga dia mampu mengingat siapa pengirim pesan dan apa saja isinya.

Tapi ada satu hal yang aneh, Alex malah sama sekali tidak mengiriminya pesan. Baik di whatsapp maupun di instagram. Berbeda dengan yang lain, yang mengirim pesan double.

" Alex, apa dia yang buat aku kayak gini. Dia emang sering banget crash sama aku, bahkan terang-terangan ngelawan. Tapi dia juga yang pertama nekat datang ke rumah meskipun aku terang-terangan nolak kunjungan. Haah, ini beneran bikin pusing. Ughhh."

Kepala Han tiba-tiba berdenyut. Rasa sakit yang luar biasa itu benar-benar membuatnya kali ini tidak tahan.

Haneul meraba nakas, ia hendak mengambil air minum juga obat pereda sakit. Tapi lagi-lagi matanya menjadi penghalang. Dia juga tidak tahu mana obat pereda sakit yang harus diminumnya.

Krompyang

Drap drap drap

Suara gelas pecah membuat Hyejin dan Yoona langsung berlari menuju ke lantai atas. Mereka berdua yang sedang menikmati makan malam, langsung meletakkan sendok mereka.

" Astagfirullah Abang!" pekik Hyejin dan Yoona secara bersamaan.

Tubuh Hyejin bergetar dan sejenak terpaku ketika melihat kondisi putra sulungnya.

Sedangkan Yoona, dia masih bisa berpikir jernih. Gadis itu menghampiri sang kakak. Dia mengangkat tubuh Haneul untuk segera dipindahkan ke sisi lain. Pasalnya bagian kepala Haneul dan pipi sebagian kiri terkena pecahan gelas. Tentu saja itu berdarah. Saat ini kondisi Haneul tengah tidak sadarkan diri.

" Eomma! Panggil ambulance dan hubungi Appa juga."

" Aah Ya Allah, iya."

Hyejin berlari ke bawah untuk mengambil ponsel. Ia melakukan apa yang diminta oleh anak keduanya. Hati dan pikirannya yang tadi kalut kini sudah bisa kembali normal. Namun tetap saja suara Hyejin bergetar ketika menghubungi suaminya.

" Han pingsan Mas. Aku udah telfon ambulance."

" Oke, kamu yang tenang ya. Aku akan datang bareng ambulance. Semuanya akan baik-baik aja oke."

" Iya Mas. Aku berharap seperti itu juga."

TBC

Terpopuler

Comments

Lilis mulyati

Lilis mulyati

smoga GK trjdi apa2 dan tdakan Gista sdikit membantu Han krna dia mnta victor buat slidiki Alex AQ ykin dia biang kerok dri yg trjdi SMA han.smiga dech victor murni sahabatan SMA Gista jga DA perasaan lain.krna AQ ykin Gista bakalan jdi jodohnya han nnti

2024-11-30

3

Aan Azzam

Aan Azzam

bab ini kita masih harus tebak, tebakan siapa yg jahat Krn belum ada yg tau siap yg mau menjatuhkan han🤔🤔 walaupun Alex masuk kategori orang yg membenci Han tpi belum ada motif yg pasti🤔 tambah kepo aja ini🤔😅

2024-11-30

0

Rahma Inayah

Rahma Inayah

semoga haneul dgn insiden ni bs melihat tp dia nnt pura2 tdk melihat krn dia akn mencari tau siapa pelaku yg merusak mobil han..

2024-11-30

0

lihat semua
Episodes
1 Dokter dan Perawat 01
2 Dokter dan Perawat 02
3 Dokter dan Perawat 03
4 Dokter dan Perawat 04
5 Dokter dan Perawat 05
6 Dokter dan Perawat 06
7 Dokter dan Perawat 07
8 Dokter dan Perawat 08
9 Dokter dan Perawat 09
10 Dokter dan Perawat 10
11 Dokter dan Perawat 11
12 Dokter dan Perawat 12
13 Dokter dan Perawat 13
14 Dokter dan Perawat 14
15 Dokter dan Perawat 15
16 Dokter dan Perawat 16
17 Dokter dan Perawat 17
18 Dokter dan Perawat 18
19 Dokter dan Perawat 19
20 Dokter dan Perawat 20
21 Dokter dan Perawat 21
22 Dokter dan Perawat 22
23 Dokter dan Perawat 23
24 Dokter dan Perawat 24
25 Dokter dan Perawat 25
26 Dokter dan Perawat 26
27 Dokter dan Perawat 27
28 Dokter dan Perawat 28
29 Dokter dan Perawat 29
30 Dokter dan Perawat 30
31 Dokter dan Perawat 31
32 Dokter dan Perawat 32
33 Dokter dan Perawat 33
34 Dokter dan Perawat 34
35 Dokter dan Perawat 35
36 Dokter dan Perawat 36
37 Dokter dan Perawat 37
38 Dokter dan Perawat 38
39 Dokter dan Perawat 39
40 Dokter dan Perawat 40
41 Dokter dan Perawat 41
42 Dokter dan Perawat 42
43 Dokter dan Perawat 43
44 Dokter dan Perawat 44
45 Dokter dan Perawat 45
46 Dokter dan Perawat 46
47 Dokter dan Perawat 47
48 Dokter dan Perawat 48
49 Dokter dan Perawat 49
50 Dokter dan Perawat 50
51 Dokter dan Perawat 51
52 Dokter dan Perawat 52
53 Dokter dan Perawat 53
54 Dokter dan Perawat 54
55 Dokter dan Perawat 55
56 Dokter dan Perawat 56
57 Dokter dan Perawat 57
58 Dokter dan Perawat 58
59 Dokter dan Perawat 59
60 Dokter dan Perawat 60
61 Dokter dan Perawat 61
62 Dokter dan Perawat 62
63 Dokter dan Perawat 63
64 Dokter dan Perawat 64
65 Dokter dan Perawat 65
66 Dokter dan Perawat 66
67 Dokter dan Perawat 67
68 Dokter dan Perawat 68
69 Dokter dan Perawat 69
70 Dokter dan Perawat 70
71 Dokter dan Perawat 71
72 Dokter dan Perawat 72
73 Dokter dan Perawat 73
74 Dokter dan Perawat 74
75 Dokter dan Perawat 75
76 Dokter dan Perawat 76
77 Dokter dan Perawat 77
78 Dokter dan Perawat 78
79 Dokter dan Perawat 79
80 Dokter dan Perawat 80
81 Dokter dan Perawat 81
82 Dokter dan Perawat 82
83 Dokter dan Perawat 83
84 Dokter dan Perawat 84
85 Dokter dan Perawat 85
86 Dokter dan Perawat 86
87 Dokter dan Perawat 87
Episodes

Updated 87 Episodes

1
Dokter dan Perawat 01
2
Dokter dan Perawat 02
3
Dokter dan Perawat 03
4
Dokter dan Perawat 04
5
Dokter dan Perawat 05
6
Dokter dan Perawat 06
7
Dokter dan Perawat 07
8
Dokter dan Perawat 08
9
Dokter dan Perawat 09
10
Dokter dan Perawat 10
11
Dokter dan Perawat 11
12
Dokter dan Perawat 12
13
Dokter dan Perawat 13
14
Dokter dan Perawat 14
15
Dokter dan Perawat 15
16
Dokter dan Perawat 16
17
Dokter dan Perawat 17
18
Dokter dan Perawat 18
19
Dokter dan Perawat 19
20
Dokter dan Perawat 20
21
Dokter dan Perawat 21
22
Dokter dan Perawat 22
23
Dokter dan Perawat 23
24
Dokter dan Perawat 24
25
Dokter dan Perawat 25
26
Dokter dan Perawat 26
27
Dokter dan Perawat 27
28
Dokter dan Perawat 28
29
Dokter dan Perawat 29
30
Dokter dan Perawat 30
31
Dokter dan Perawat 31
32
Dokter dan Perawat 32
33
Dokter dan Perawat 33
34
Dokter dan Perawat 34
35
Dokter dan Perawat 35
36
Dokter dan Perawat 36
37
Dokter dan Perawat 37
38
Dokter dan Perawat 38
39
Dokter dan Perawat 39
40
Dokter dan Perawat 40
41
Dokter dan Perawat 41
42
Dokter dan Perawat 42
43
Dokter dan Perawat 43
44
Dokter dan Perawat 44
45
Dokter dan Perawat 45
46
Dokter dan Perawat 46
47
Dokter dan Perawat 47
48
Dokter dan Perawat 48
49
Dokter dan Perawat 49
50
Dokter dan Perawat 50
51
Dokter dan Perawat 51
52
Dokter dan Perawat 52
53
Dokter dan Perawat 53
54
Dokter dan Perawat 54
55
Dokter dan Perawat 55
56
Dokter dan Perawat 56
57
Dokter dan Perawat 57
58
Dokter dan Perawat 58
59
Dokter dan Perawat 59
60
Dokter dan Perawat 60
61
Dokter dan Perawat 61
62
Dokter dan Perawat 62
63
Dokter dan Perawat 63
64
Dokter dan Perawat 64
65
Dokter dan Perawat 65
66
Dokter dan Perawat 66
67
Dokter dan Perawat 67
68
Dokter dan Perawat 68
69
Dokter dan Perawat 69
70
Dokter dan Perawat 70
71
Dokter dan Perawat 71
72
Dokter dan Perawat 72
73
Dokter dan Perawat 73
74
Dokter dan Perawat 74
75
Dokter dan Perawat 75
76
Dokter dan Perawat 76
77
Dokter dan Perawat 77
78
Dokter dan Perawat 78
79
Dokter dan Perawat 79
80
Dokter dan Perawat 80
81
Dokter dan Perawat 81
82
Dokter dan Perawat 82
83
Dokter dan Perawat 83
84
Dokter dan Perawat 84
85
Dokter dan Perawat 85
86
Dokter dan Perawat 86
87
Dokter dan Perawat 87

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!