Dokter dan Perawat 18

3 hari berlalu, Haneul akhirnya diperbolehkan untuk pulang karena kondisi memang sudah semakin baik.

Di kediaman Daneswara, Gista dan Bi Mar sudah siap sedia. Tentu saja Hyejin sudah memberi kabar mengenai kepulangan mereka. Gista yang belum mengerjakan apapun karena pasiennya belum datang, memilih membantu Bi Mar.

" Nggak usah Mbak Gista, biar Bibi aja."

" Nggak apa-apa Bi, lagian kan emang belum ada yang dikerjain. Oh iya kata Ibu bakalan ada tamu ya?"

" Iya Mbak, ini sudah sejak lama di rumah ini nggak ada tamu. Ya tentu sejak kecelakaan Den Han. Pertama yang datang ya Den Alex itu. Makanya Bibi juga heran kok tiba-tiba Ibu minta disiapkan makan ringan. Meski belum tahu kapan tamu-tamu itu datang, tapi Ibu minta siap-siap aja."

Gista mengerutkan alisnya. Mendengar nama Alex di sebut oleh Bi Mar, Gista berkesimpulan bahwa Alex memiliki hubungan yang tidak biasa dengan penghuni rumah ini. Namun kenapa sikap Han dan Alex seperti orang yang bermusuhan. Layaknya tikus dan kucing yang tidak pernah akan bisa akur, seperti itulah pandangan Hyejin terhadap dua pria tampan itu.

" Ehmm Bi, emangnya Tuan Alex itu temennya Pak Dokter Han ya?"

" Iya, mereka temenan sudah jaman kuliah. Meskipun beda jurusan juga."

" Ya?"

Reflek Gista berhenti mengelap gelas. Ia lalu menfokuskan mata dan telinganya terhadap Bi Mar. Ya Gista ingin mendengar cerita lebih lanjut tentang Alex dan Han.

Akan tetapi agaknya hal itu tidak bisa ia dapatkan. Pasalnya, suara mobil terdengar. Gista dan Bi Mar langsung bergegas keluar untuk menyambut kedatangan para tuan rumah.

" Pak, Bu, alhamdulillah Den Han sudah pulih. Selamat datang kembali ke rumah."

Bi Mar tampak senang melihat majikannya kembali. Ia juga tampak bersemangat ketika melihat Haneul yang tampak lebih segar.

Pun dengan Gista, Gista tersenyum senang, ia lalu menawarkan diri untuk membawa Haneul ke kamar. Tentu saja Hyejin menyetujui hal tersebut.

" Alhamdulillah Pak Han baik-baik saja," ucap Gista saat memapah Han kembali ke kamar. Tidak ada reaksi apapun yang ditunjukkan oleh Han tapi siapa yang tahu bahwa saat ini Han tengah mengamati gadis itu.

" Ternyata ini cewek pendek dan kecil. Hmmm," batin Han saat dia mengetahui tinggi badan dan bentuk tubuh Gista.

Bagi Han yang memiliki tinggi 189cm, tenti Gista yang hanya bertinggi 160cm dan berat 50kg, terlihat pendek dan kecil. Meskipun Han belum bisa melihat dengan sempurna namun sosok Gista bisa ia ketahui.

Han meminta Gista untuk menuntunnya hingga ke atas tempat tidur. Setelah itu dengan cekatan Gista melepas sandal Han dan menyiapkan baju ganti. Gista mengambilkan pakaian yang lebih nyaman untuk Han.

Entah mengapa Gista merasa sedikit bingung malah. Sikap Haneul yang menurut membuatnya bertanya-tanya.

" Ini orang habis kejedot pala nya jadi berubah diem gini. Biasanya kan doi mencak-mencak, semua serba salah," batin Gista.

Namun gadis itu langsung menggelengkan kepalanya dengan kuat. Ia mengusir semua pikirannya tersebut.

" Ini Pak bajunya."

" Bantu aku lepas baju."

" Ya?"

Gista tercengang mendengar perintah Haneul yang baru saja. Seminggu ini dia menjadi perawat Han belum pernah ia melakukan hal itu. Gista bahkan beranggapan bahwa Haneul tidak suka tubuhnya di sentuh.

" Kok diem, kamu nggak mau? Itu bagian dari tugas perawat lho."

" I-iya Pak, saya bantu."

Gugup kah Gista, tentu saja, dia sungguh sangat gugup sekarang ini. Benar dia adalah perawat, tapi baru kali ini juga dia berhadapan dengan pasien yang sebenarnya. Ditambah pasien itu adalah pria dewasa.

" Ayo Gis, kamu bisa. ingat dia pasien dia pasien. Ahh iya Victor, anggep aja dia kayak Victor deh, temen mu itu."

Gista menganggukkan kepala sambil mengepalkan kedua tangannya. Dia menyemangati dirinya sendiri.

Meskipun Han belum bisa melihat wajah Gista namun gerak tubuh Gista bisa dia lihat, dan saat ini Han tengah menahan tawanya.

Sreet

Gista mulai membuka jaket milik Han, setelah itu satu persatu dia melepaskan kancing kemeja milik pria itu. jantung Gista berdegup kencang, terlebih saat ia melihat dada bidang dan otot perut milik Han dari dekat.

Tanpa sadar Gista menelan saliva nya. Namun dengan cepat dia menyadarkan diri bahwa pria yang sedang ia lepas bajunya ini adalah seorang pasien.

Ya, kata pasien terus ia tekan kan dalam kepalanya. Sehingga dia bisa kembali tenang.

Baju berhasil di ganti, dan sekarang celana. Yang ini tentu membuat Gista merasa kebingungan.

" Aku ganti sendiri aja, ambilkan ponsel ku dan buka. Lalu bacakan siapa yang mengirim pesan."

" Fyuuuh. Siap Pak Laksanakan!"

Gista menghembuskan nafasnya penuh dengan kelegaan. Ia pun segera mengambil ponsel yang ada di atas nakas. Sedangkan Han, dia merasa cukup untuk mengerjai perawat barunya itu.

Namun ada satu poin yang Haneul dapat. Tangan Gista, tangan milik gadis itu terasa kasar. Tidak seperti gadis-gadis pada umumnya.

Jika dibandingkan dengan tangan Yoona pun, tangan Gista lebih kasar berkali-kali lipat.

" Apa dia jadi tukang bangunan ya, kok tangannya kasar begitu?" gumam Han lirih. Ia lalu menata bantal, menaikkan kakinya ke atas ranjang lalu bersandar head bord. Han menunggu Gista membacakan semua pesan yang masuk ke ponselnya.

" Pak, apa Bapak mau minum atau makan sesuatu dulu?"

" Nggak usah, langsung aja baca pesannya. Siapa aja yang ngirim?"

" Ehmm, ini dari Dokter Hasim, Dokter Sintia dan Dokter Eida."

Han terdiam sesaat. Dari keempat orang yang mengiriminya pesan hanya Hasim yang tidak menemuinya di rumah sakit.

" Bacakan dulu punya Dokter Hasim. lalu, Eida dan terakhir Sintia."

Gista mengangguk paham. Ia kemudian melakukan apa yang Han perintahkan. Satu-satu dia membaca pesan-pesan tersebut dan Han mendengarkan dengan seksama.

Dari kesemuanya milik Hasim dan Eida terlihat biasa-biasa saja. Jika Hasim menanyakan kondisi Han dan meminta maaf karena tidak bisa menjenguk, maka Eida memastikan apakah dia boleh menjenguk ke rumah.

Tidak ada yang spesial dari isi pesan mereka. Sedangkan Sintia, wanita itu ternyata tidak menyerah. Dia bahkan sampai memohon-mohon untuk bisa datang ke rumah.

" Bales aja sesuai isi, kabar baik, silakan datang dan untuk Sintia ehmmm biarkan dia datang."

" Baik Pak."

Gista melakukan itu dengan sangat serius. Namun dari semua pesan itu Gista bisa mengambil kesimpulan bahwa dokter yang bernama Sintia itu memiliki perasaan khusus terhadap Han. Dari semua gaya tulisannya terlihat jelas sekali.

" Sudah Pak."

" Bagus, aku mau tidur. Kamu terserah mau ngapain."

" Baik Pak."

Gista melompat senang, dia meletakkan kembali ponsel itu ke atas nakas. Lalu ia berjalan menuju sofa dan duduk di sana. Setelah itu Gista bangkit dan berjalan menuju rak buku milik Haneul.

" Pak belum tidur kan, saya baca bukunya boleh?"

" Terserah, lakukan sesukamu. Jangan manggil aku lagi, aku mau tidur."

Rupanya Han tidak benar-benar tidur, dia melihat setiap apa yang dilakukan oleh Gista di kamarnya itu. Gadis itu tampak menikmati apa yang dilakukannya. Dan satu hal yang Haneul tahu bahwa Gista tidak kapok dengan perbuatan buruk yang selama ini dilakukannya.

" Gadis yang menarik."

TBC

Terpopuler

Comments

Rahma Inayah

Rahma Inayah

walau gista kecil dia yg akan buat km suatu hari nnt bucin ..

2024-12-06

3

Nanik Kusno

Nanik Kusno

Bener Haneul.... Gista adalah gadis yang menarik...jujur... pekerja keras...baik hati...dst...☺️☺️☺️👍👍👍👍

2025-01-15

0

marie_shitie💤💤

marie_shitie💤💤

bsk bsk biar g kasar klo dah JD nyonya Han harus km kasih perawatan

2024-12-08

0

lihat semua
Episodes
1 Dokter dan Perawat 01
2 Dokter dan Perawat 02
3 Dokter dan Perawat 03
4 Dokter dan Perawat 04
5 Dokter dan Perawat 05
6 Dokter dan Perawat 06
7 Dokter dan Perawat 07
8 Dokter dan Perawat 08
9 Dokter dan Perawat 09
10 Dokter dan Perawat 10
11 Dokter dan Perawat 11
12 Dokter dan Perawat 12
13 Dokter dan Perawat 13
14 Dokter dan Perawat 14
15 Dokter dan Perawat 15
16 Dokter dan Perawat 16
17 Dokter dan Perawat 17
18 Dokter dan Perawat 18
19 Dokter dan Perawat 19
20 Dokter dan Perawat 20
21 Dokter dan Perawat 21
22 Dokter dan Perawat 22
23 Dokter dan Perawat 23
24 Dokter dan Perawat 24
25 Dokter dan Perawat 25
26 Dokter dan Perawat 26
27 Dokter dan Perawat 27
28 Dokter dan Perawat 28
29 Dokter dan Perawat 29
30 Dokter dan Perawat 30
31 Dokter dan Perawat 31
32 Dokter dan Perawat 32
33 Dokter dan Perawat 33
34 Dokter dan Perawat 34
35 Dokter dan Perawat 35
36 Dokter dan Perawat 36
37 Dokter dan Perawat 37
38 Dokter dan Perawat 38
39 Dokter dan Perawat 39
40 Dokter dan Perawat 40
41 Dokter dan Perawat 41
42 Dokter dan Perawat 42
43 Dokter dan Perawat 43
44 Dokter dan Perawat 44
45 Dokter dan Perawat 45
46 Dokter dan Perawat 46
47 Dokter dan Perawat 47
48 Dokter dan Perawat 48
49 Dokter dan Perawat 49
50 Dokter dan Perawat 50
51 Dokter dan Perawat 51
52 Dokter dan Perawat 52
53 Dokter dan Perawat 53
54 Dokter dan Perawat 54
55 Dokter dan Perawat 55
56 Dokter dan Perawat 56
57 Dokter dan Perawat 57
58 Dokter dan Perawat 58
59 Dokter dan Perawat 59
60 Dokter dan Perawat 60
61 Dokter dan Perawat 61
62 Dokter dan Perawat 62
63 Dokter dan Perawat 63
64 Dokter dan Perawat 64
65 Dokter dan Perawat 65
66 Dokter dan Perawat 66
67 Dokter dan Perawat 67
68 Dokter dan Perawat 68
69 Dokter dan Perawat 69
70 Dokter dan Perawat 70
71 Dokter dan Perawat 71
72 Dokter dan Perawat 72
73 Dokter dan Perawat 73
74 Dokter dan Perawat 74
75 Dokter dan Perawat 75
76 Dokter dan Perawat 76
77 Dokter dan Perawat 77
78 Dokter dan Perawat 78
79 Dokter dan Perawat 79
80 Dokter dan Perawat 80
81 Dokter dan Perawat 81
82 Dokter dan Perawat 82
83 Dokter dan Perawat 83
84 Dokter dan Perawat 84
85 Dokter dan Perawat 85
86 Dokter dan Perawat 86
87 Dokter dan Perawat 87
Episodes

Updated 87 Episodes

1
Dokter dan Perawat 01
2
Dokter dan Perawat 02
3
Dokter dan Perawat 03
4
Dokter dan Perawat 04
5
Dokter dan Perawat 05
6
Dokter dan Perawat 06
7
Dokter dan Perawat 07
8
Dokter dan Perawat 08
9
Dokter dan Perawat 09
10
Dokter dan Perawat 10
11
Dokter dan Perawat 11
12
Dokter dan Perawat 12
13
Dokter dan Perawat 13
14
Dokter dan Perawat 14
15
Dokter dan Perawat 15
16
Dokter dan Perawat 16
17
Dokter dan Perawat 17
18
Dokter dan Perawat 18
19
Dokter dan Perawat 19
20
Dokter dan Perawat 20
21
Dokter dan Perawat 21
22
Dokter dan Perawat 22
23
Dokter dan Perawat 23
24
Dokter dan Perawat 24
25
Dokter dan Perawat 25
26
Dokter dan Perawat 26
27
Dokter dan Perawat 27
28
Dokter dan Perawat 28
29
Dokter dan Perawat 29
30
Dokter dan Perawat 30
31
Dokter dan Perawat 31
32
Dokter dan Perawat 32
33
Dokter dan Perawat 33
34
Dokter dan Perawat 34
35
Dokter dan Perawat 35
36
Dokter dan Perawat 36
37
Dokter dan Perawat 37
38
Dokter dan Perawat 38
39
Dokter dan Perawat 39
40
Dokter dan Perawat 40
41
Dokter dan Perawat 41
42
Dokter dan Perawat 42
43
Dokter dan Perawat 43
44
Dokter dan Perawat 44
45
Dokter dan Perawat 45
46
Dokter dan Perawat 46
47
Dokter dan Perawat 47
48
Dokter dan Perawat 48
49
Dokter dan Perawat 49
50
Dokter dan Perawat 50
51
Dokter dan Perawat 51
52
Dokter dan Perawat 52
53
Dokter dan Perawat 53
54
Dokter dan Perawat 54
55
Dokter dan Perawat 55
56
Dokter dan Perawat 56
57
Dokter dan Perawat 57
58
Dokter dan Perawat 58
59
Dokter dan Perawat 59
60
Dokter dan Perawat 60
61
Dokter dan Perawat 61
62
Dokter dan Perawat 62
63
Dokter dan Perawat 63
64
Dokter dan Perawat 64
65
Dokter dan Perawat 65
66
Dokter dan Perawat 66
67
Dokter dan Perawat 67
68
Dokter dan Perawat 68
69
Dokter dan Perawat 69
70
Dokter dan Perawat 70
71
Dokter dan Perawat 71
72
Dokter dan Perawat 72
73
Dokter dan Perawat 73
74
Dokter dan Perawat 74
75
Dokter dan Perawat 75
76
Dokter dan Perawat 76
77
Dokter dan Perawat 77
78
Dokter dan Perawat 78
79
Dokter dan Perawat 79
80
Dokter dan Perawat 80
81
Dokter dan Perawat 81
82
Dokter dan Perawat 82
83
Dokter dan Perawat 83
84
Dokter dan Perawat 84
85
Dokter dan Perawat 85
86
Dokter dan Perawat 86
87
Dokter dan Perawat 87

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!