Dokter dan Perawat 20

" Apa gue keterlaluan ya, tapi beneran gua nggak bisa gabung. Gue beneran harus cepetan pulang kalau kerjaan gue udah kelar. Gue yakin Han bakalan ngerti sih. Dia paling tahu keadaan gue."

Hasim menjadi sedikit muram, ajakan dari Eida tadi harus dia tolak. Lagi-lagi dia tidak bisa mengikuti 'acara' di departemen bedah. Rasanya sungguh tidak mengenakan bagi Hasim, namun mau bagiamana lagi. Situasi dirinya memang mengakibatkan hal itu.

Pria itu menjadi tidak bersemangat untuk menjalani hari yang masih separo. Namun sebagai wakil pimpinan departemen bedah, tentu dia tidak bisa bergelayut pada perasaan pribadinya. Hasim harus segera bisa membalikkan situasi hatinya untuk bisa melanjutkan pekerjaannya.

Hal semacam ini memang membuat satu sisi menjadi tidak nyaman. Hasim mengambil ponsel, menuliskan sebuah pesan lalu ia kirimkan. Ia berharap mendapat balasan segera mungkin.

" Nggak masalah Bro. Take your time, oke. Gue tahu kok."

Seperti itu isi balasan pesannya. Hasim menjadi tersenyum. Ia terlihat lega. Meskipun ia akan mendapat banyak cibiran, ya dia tahu betul itu. Tapi paling tidak Hasim tidak mendapatkan itu dari Han.

Waktu bergulir, dari pagi menjadi siang dan kini matahari mulai condong ke barat. Senja mulai nampak samar, waktu pulang kerja menjadi hal yang paling menggembirakan bagi mereka para pekerja.

Terlebih Eida dan rekan-rekannya dari departemen bedah. Mereka tampak bersemangat karena hendak menjumpai pimpinan mereka yang lama tidak merela temui.

Meski dalam situasi dan kondisi yang berbeda, namun mereka sungguh merasa tidak sabar akan hal tersebut.

" Ini beneran kita nggak mau bawa apa-apa? Beli buah kek atau apa gitu?"

" Nggak usah Dokter Han nggak mau. Beliau udah mesen kita nggak boleh apa-apa. Lo mau kena amuk sama beliau?"

Rekan-rekan Eida sepakat menggelengkan kepala. Mereka lebih paham bagaimana ketika Han mengamuk lebih dari siapapun.

Eida lalu mengangguk, dia puas saat teman-temannya mendengarkannya. Sebagai asisten yang selalu mengikuti Han, tentu saja mereka menurut atas apa yang dikatakan oleh Eida. Terlebih kemarin juga Eida yang memiliki keberanian untuk datang mengunjungi Han di ruang rawatnya saat di rumah sakit. Wanita itu pula yang berani menanyakan kepada Han apakan mereka boleh berkunjung ke rumah atau tidak.

Waktu perjalanan yang digunakan sedikit lebih lama. Pasalnya saat ini adalah jam pulang kerja. Semua orang berebut ingin sampai di rumah leboh dulu.

" Fyuiih, akhirnya sampai juga," ucap salah satu tekan Eida.

" Dokter Eida, Dokter yang depan deh. Dokter kan yang paling deket sama Dokter Han."

Eida mengangguk ia lalu mengetuk pintu kediaman Daneswara. Seorang wanita berusia 40 tahunan lah yang menyapa mereka. Dengan ramah, wanita itu mempersilakan Eida dan rekan-rekannya masuk.

Cling cling cling

Seperti itulah tatapan mereka saat memasuki kediaman Daneswara. Siapa yang tidak tahu Sailendra yang juga merupakan salah satu dokter senior terbaik. Dan sekarang Haneul, putranya yang juga mengikuti jejak sang ayah.

Potret keluarga yang harmonis ada di sana. Kalau kata penggemar drama korea, mereka akan mengatakan visual keluarga Daneswara itu adalah serbuk berlian. Kenapa begitu, karena ketampanan Sailendra yang asli pribumi digabung dengan kecantikan Hyejin yang memiliki darah Korea membuat Haneul dan Yoona memiliki wajah yang rupawan.

" Buseet deh bener-bener keluarga serbuk berlian," ujar salah satu dari mereka.

Tatapan berbinar masih berlanjut ketika mereka disapa oleh Hyejin dan juga Haneul. Hyejin diberi tahu oleh putranya bahwa anak-anak di departemen bedah akan datang. Bagi Hyejin itu sebuah hal yang menyenangkan karena akhirnya Haneul mau membuka diri.

" Terimakasih ya untuk kunjungan kalian, waah saya senang sekali lho ini. Silakan duduk." Hyejin memberi sedikit sambutan. Setelah itu dia meninggalkan mereka agar leluasa untuk mengobrol.

" Sama-sama Nyonya, kami yang lebih senang karena sudah diizinkan datang."

" Kalian duduklah, gimana kondisi departemen bedah, aman kan?"

Han memulai ucapan basa-basinya. Dia melihat para anal buahnya itu secara keseluruhan. Pandangannya masih sangat kabur tapi dia bisa mengenali satu per satu dari mereka melalui gesture dan suara.

Meskipun Han merupakan pribadi yang ramah, tapi dia memiliki sisi yang sangat tegas. Maka dari itu Eida dan rekan-rekannya berbicara dengan sopan dan tidak asal-asalan.

Mereka nampak nyaman saat saling berbicara dan juga berkeluh kesah tentang ketidak hadiran Han di rumah sakit. Semua terlihat begitu kehilangan dan menyayangkan terhadap apa yang menimpa Han.

" Andai Dokter Han nggak ngalamin itu," ucap salah satu dari mereka.

" Nggak apa-apa namanya juga musibah kan. Nggak ada yang tahu. Mungkin sekarang ini Tuhan lagi nguji aku biar lebih sabar jadi orang. Kemarin aku terlalu jahat kali sama kalian jadi aku di suruh stop buat kerja jadi pimpinan kalian."

Degh!

Gista yang sedari tadi di sisi Han merasa sedikit terganggu dengan ekspresi dari salah satu tamu Han itu.

Mereka jelas terasa sedih, raut wajah mereka menunjukkan kesedihan. Namun ada satu wajah yang mengganjal bagi penglihatan Gista. Tanpa sadar Gista menyentuh tangan Han.

" Kenapa Gista?"

" Tidak Pak Dokter, saatnya Anda minum obat sekarang."

" Ooh begitu, kalian ngobrol lah santai. Setelah ini aku balik lagi."

" Baik Pak!"

Karena akan ada tamu, Gista diminta pulang lebih lambat dari biasanya. Tentu saja yang meminta adalah Han. Awalnya Gista tidak mengerti apa maksud Han, tapi setelah Han mengatakan sesuatu Gista menjadi paham walau belum memahami secara keseluruhan.

" Jadi maksud Bapak saya suruh melihat ekspresi mereka begitu?"

" Yups, itu tugas dari ku."

" Tapi mengapa? Untuk apa?"

" Dah nggak usah banyak nanya. Lakuin aja apa yang aku minta."

Maka dari itu ketika Gista tidak sengaja menyentuh menyentuh lengan Han atau lebih tepatnya memegang tangan Han, Han merasa ada sesuatu yang Gista temukan.

Han bisa merasakan bahwa Gista seperti tersentak. Sehingga Han menurut saja ketika Gista mengatakan harus minum obat, padahal waktu minum obat sebenarnya masih nanti setelah makan malam.

Cekleeek

" Jadi apa yang kamu temukan? Jangan tutup pintunya, khawatir ada yang ngikutin."

" Tadi tuh lho Pak, pas Bapak ngomong yang terakhir. Mereka kan kayak sedih gitu kan. Ya semua ngeliatin ekspresi sedih sih tapi ada yang aneh. Ehmm gimana ya jelasinnya."

Han membuang nafasnya kasar. Dia sungguh tidak suka dibuat penasaran seperti ini.

 " Ngomong yang jelas Gista!" ucap Han memberi sedikit penekanan pada kalimatnya.

" Gini Pak, saya kan lulusan S3 dalam dunia perdrakoran alias drama korea. Tapi saya nggak suka nonton sinetron lho pak."

" Gista! Cepet ngomong yang jelas."

" Iya iya Pak, sabar. Ini lho orang yang tulus dan pura-pura itu kelihatan sangat jelas. Saya sering melihatnya di drama, dan itu kadang yang dinamakan plot twist. Nah saya sepintas melihat ada ekspresi wajah yang sangat aneh dari salah satu mereka. Dia memang kelihatan simpati dan sedih, namun wajahnya sungguh tidak merasakan hal itu."

Degh!

TBC

Terpopuler

Comments

Lilis mulyati

Lilis mulyati

kyanya bner dech eida jka itu bnar bgmna reaksi Han ya pdahal dia dah percaya bngt SMA dia jngan2 dia musuh dri kluarga lain atau GK dia emang iri SMA prestasi Han dan dia ingin ngambil tempat sbgai pimpinan.

2024-12-08

4

dika edsel

dika edsel

jiiaaaaan..koyok mripatku apan ruh duit atusan ewon "cling cling cling"

2024-12-08

2

Upi Raswan

Upi Raswan

membayangkan wajah2 serbuk berlian,, tuing tuing..
habis ini foto bareng dok han buat kenang2an, biar suster cantik bisa nunjukin siapa yg punya ekspresi wajah aneh..

2024-12-08

1

lihat semua
Episodes
1 Dokter dan Perawat 01
2 Dokter dan Perawat 02
3 Dokter dan Perawat 03
4 Dokter dan Perawat 04
5 Dokter dan Perawat 05
6 Dokter dan Perawat 06
7 Dokter dan Perawat 07
8 Dokter dan Perawat 08
9 Dokter dan Perawat 09
10 Dokter dan Perawat 10
11 Dokter dan Perawat 11
12 Dokter dan Perawat 12
13 Dokter dan Perawat 13
14 Dokter dan Perawat 14
15 Dokter dan Perawat 15
16 Dokter dan Perawat 16
17 Dokter dan Perawat 17
18 Dokter dan Perawat 18
19 Dokter dan Perawat 19
20 Dokter dan Perawat 20
21 Dokter dan Perawat 21
22 Dokter dan Perawat 22
23 Dokter dan Perawat 23
24 Dokter dan Perawat 24
25 Dokter dan Perawat 25
26 Dokter dan Perawat 26
27 Dokter dan Perawat 27
28 Dokter dan Perawat 28
29 Dokter dan Perawat 29
30 Dokter dan Perawat 30
31 Dokter dan Perawat 31
32 Dokter dan Perawat 32
33 Dokter dan Perawat 33
34 Dokter dan Perawat 34
35 Dokter dan Perawat 35
36 Dokter dan Perawat 36
37 Dokter dan Perawat 37
38 Dokter dan Perawat 38
39 Dokter dan Perawat 39
40 Dokter dan Perawat 40
41 Dokter dan Perawat 41
42 Dokter dan Perawat 42
43 Dokter dan Perawat 43
44 Dokter dan Perawat 44
45 Dokter dan Perawat 45
46 Dokter dan Perawat 46
47 Dokter dan Perawat 47
48 Dokter dan Perawat 48
49 Dokter dan Perawat 49
50 Dokter dan Perawat 50
51 Dokter dan Perawat 51
52 Dokter dan Perawat 52
53 Dokter dan Perawat 53
54 Dokter dan Perawat 54
55 Dokter dan Perawat 55
56 Dokter dan Perawat 56
57 Dokter dan Perawat 57
58 Dokter dan Perawat 58
59 Dokter dan Perawat 59
60 Dokter dan Perawat 60
61 Dokter dan Perawat 61
62 Dokter dan Perawat 62
63 Dokter dan Perawat 63
64 Dokter dan Perawat 64
65 Dokter dan Perawat 65
66 Dokter dan Perawat 66
67 Dokter dan Perawat 67
68 Dokter dan Perawat 68
69 Dokter dan Perawat 69
70 Dokter dan Perawat 70
71 Dokter dan Perawat 71
72 Dokter dan Perawat 72
73 Dokter dan Perawat 73
74 Dokter dan Perawat 74
75 Dokter dan Perawat 75
76 Dokter dan Perawat 76
77 Dokter dan Perawat 77
78 Dokter dan Perawat 78
79 Dokter dan Perawat 79
80 Dokter dan Perawat 80
81 Dokter dan Perawat 81
82 Dokter dan Perawat 82
83 Dokter dan Perawat 83
84 Dokter dan Perawat 84
85 Dokter dan Perawat 85
86 Dokter dan Perawat 86
87 Dokter dan Perawat 87
Episodes

Updated 87 Episodes

1
Dokter dan Perawat 01
2
Dokter dan Perawat 02
3
Dokter dan Perawat 03
4
Dokter dan Perawat 04
5
Dokter dan Perawat 05
6
Dokter dan Perawat 06
7
Dokter dan Perawat 07
8
Dokter dan Perawat 08
9
Dokter dan Perawat 09
10
Dokter dan Perawat 10
11
Dokter dan Perawat 11
12
Dokter dan Perawat 12
13
Dokter dan Perawat 13
14
Dokter dan Perawat 14
15
Dokter dan Perawat 15
16
Dokter dan Perawat 16
17
Dokter dan Perawat 17
18
Dokter dan Perawat 18
19
Dokter dan Perawat 19
20
Dokter dan Perawat 20
21
Dokter dan Perawat 21
22
Dokter dan Perawat 22
23
Dokter dan Perawat 23
24
Dokter dan Perawat 24
25
Dokter dan Perawat 25
26
Dokter dan Perawat 26
27
Dokter dan Perawat 27
28
Dokter dan Perawat 28
29
Dokter dan Perawat 29
30
Dokter dan Perawat 30
31
Dokter dan Perawat 31
32
Dokter dan Perawat 32
33
Dokter dan Perawat 33
34
Dokter dan Perawat 34
35
Dokter dan Perawat 35
36
Dokter dan Perawat 36
37
Dokter dan Perawat 37
38
Dokter dan Perawat 38
39
Dokter dan Perawat 39
40
Dokter dan Perawat 40
41
Dokter dan Perawat 41
42
Dokter dan Perawat 42
43
Dokter dan Perawat 43
44
Dokter dan Perawat 44
45
Dokter dan Perawat 45
46
Dokter dan Perawat 46
47
Dokter dan Perawat 47
48
Dokter dan Perawat 48
49
Dokter dan Perawat 49
50
Dokter dan Perawat 50
51
Dokter dan Perawat 51
52
Dokter dan Perawat 52
53
Dokter dan Perawat 53
54
Dokter dan Perawat 54
55
Dokter dan Perawat 55
56
Dokter dan Perawat 56
57
Dokter dan Perawat 57
58
Dokter dan Perawat 58
59
Dokter dan Perawat 59
60
Dokter dan Perawat 60
61
Dokter dan Perawat 61
62
Dokter dan Perawat 62
63
Dokter dan Perawat 63
64
Dokter dan Perawat 64
65
Dokter dan Perawat 65
66
Dokter dan Perawat 66
67
Dokter dan Perawat 67
68
Dokter dan Perawat 68
69
Dokter dan Perawat 69
70
Dokter dan Perawat 70
71
Dokter dan Perawat 71
72
Dokter dan Perawat 72
73
Dokter dan Perawat 73
74
Dokter dan Perawat 74
75
Dokter dan Perawat 75
76
Dokter dan Perawat 76
77
Dokter dan Perawat 77
78
Dokter dan Perawat 78
79
Dokter dan Perawat 79
80
Dokter dan Perawat 80
81
Dokter dan Perawat 81
82
Dokter dan Perawat 82
83
Dokter dan Perawat 83
84
Dokter dan Perawat 84
85
Dokter dan Perawat 85
86
Dokter dan Perawat 86
87
Dokter dan Perawat 87

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!