Dokter dan Perawat 14

Malam itu menjadi malam yang menakutkan bagi Sai, Hyejin dan juga Yoona. Mereka bertiga sangat takut jika terjadi sesuatu kepada Haneul. Terlebih dokter neurologi yang mengawasi Haneul mengatakan jika Haneul tidak sadar hingga pagi berarti Han mengalami koma.

Akan tetapi doa keluarga Han membuat semua itu tidak terjadi. Saat adzan subuh berkumandang Han mulai menggerakkan tangannya dan mengerjapkan matanya.

" Eomma," ucap Han lirih.

Sai, Hyejin dan Yoona yang baru saja melaksanakan jamaah solat subuh langsung bangkit dan menghampiri brankar Haneul. Mereka menangi haru. Tapi masing-masing mereka berusaha untuk tidak diketahui bahwa mereka sedang manangis.

" Ya sayang, Eomma di sini. Apa yang kamu rasain sekarang hmm?"

" Han, ini Appa. apakah ada yang skit. Gimana kepalanya."

Haneul menggelengkan kepalanya pelan. Dia merasa baik-baik saja saat ini. Sejenak dirinya bingung berada dimana, namun aroma rumah sakit yang khas membuatnya langsung mengerti bahwa dirinya ada di salah satu ruang rawat rumah sakit.

" Sebenarnya ada apa ini Appa? Ah iya aku sedikit haus, boleh minta tolong untuk ambilkan minum."

" Ini Bang, sini aku bantu."

Yoona sangat sigap. Dia mengambil air dan membantu Han untuk minum. Sedangkan Sai menjelaskan apa yang Han alami. Tentu saja dengan dengan tambahan penjelasan dari Hyejin dan Yoona.

Dan, akhirnya Han mengerti serta ingat apa yang terjadi pada dirinya sebelum tidak sadarkan diri. Dia mengalami sakit kepala yang hebat sehingga membuatnya kehilangan keseimbangan.

Han menyentuh pipinya, di sana ada plester yang ditempel. Rasa nyeri yang dirasakan membuatnya yakin bahwa ada beberapa luka juga.

" Maaf Appa, Eomma dan Yoona udah buat semuanya khawatir."

" Nggak sayang, nggak masalah. Kamu baik-baik saja Eomma sudah sangat bersyukur."

" Ya udah Han, Appa mau panggil Dokter Wisang dulu. Kamu istirahat dulu aja."

Han mengangguk, dia juga meminta ibu dan adiknya untuk beristirahat di kamar lain. Meskipun awalnya Hyejin dan Yoona menolak, tapi setelah Han memohon, mereka berdua pun mau. Han yakin betul bahwa Hyejin dan Yoona pasti tidak tidur semalaman.

Terbesit rasa sedih dalam hati Han. Dia merasa hanya merepotkan saja, terlebih dengan kondisi matanya yang seperti sekarang ini.

Han memijit pangkal hidungnya. Di sana sedikit merasa berdenyut. Tidak sakit hanya saja seperti pegal. Han memejamkan matanya. Rasanya begitu sangat perih saat ini.

Tanpa sadar Han mengucek kedua matanya. Saat ini yang dirasakan adalah matanya seperti kemasukan sebuah benda asing sehingga muncul sensasi perih bercampur gatal.

" Ini, kenapa ini ... aaah."

" Han, kenapa?"

" Appa, nggak kenapa-napa kok. Apa Dokter Wisang ada, bukannya ini masih subuh ya?"

Suara langkah lebih dari satu orang mendekat. Selama kondisi matanya seperti itu memang pendengaran Han menjadi lebih sensitif.

" Ada, ini Appa datang sama Dokter Wisang. Kebetulan memang Dokter Wisang ada giliran jaga malam."

" Iya Han, gimana perasaanmu. Apa Ada yang sakit. Aku cek dulu ya."

Bohong, tentu saja Wisang tidak ada jaga malam. Semua itu karena permintaan Sai. Sai meminta tolong kepada Wisang agar stand by karena takut ada kondisi tidak terduga dari putranya. Tentu saja Wisang setuju, karena bagaimanapun Han memang pasien yang berada di bawah pengawasannya.

Wisang mendekat ke arah Sai. Ia mengambil senter kecil di saku lalu mengarahkan pada mata Sai.

Degh

Wisang tercengang saat melihat apa yang baru saja ia lihat itu. Ia pun memastikan sekali lagi, dan ia yakin bahwa dirinya tidak salah.

" Dokter Sai ini ~"

Greb

" Ada apa Dokter Wisang, bagaimana kondisi Han?"

" Aah iya, semuanya baik-baik saja. Dokter Sai nggak perlu khawatir kok. Kondisi Han saat ini sangat baik, jauh lebih baik."

Sai terlihat sangat lega. Dia sangat bersyukur atas apa yang diucapkan oleh Dokter Wisang. Dan pada akhirnya Sai harus pergi lebih dulu karena ada panggilan dari departemen gawat darurat.

Sreeek

Dokter Wisang menarik kursi lalu menghempaskan tubuhnya di sana. Matanya kini menatap tajam ke arah Han. Tangannya yang tadi dipegang erat oleh han tentu dia tahu apa maknanya. Ya, Dokter Wisang tidak boleh mengatakan kondisi Haneul yang sebenarnya.

" Kenapa nggak boleh Han?"

" Ini masih belum pasti Dokter. Aku nggak mau mereka kecewa. Aku takut kalau ini hanya sementara maka bukan hanya mereka, tapi aku pubn alkan kecewa. Dan ini juga harus dipastikan oleh dokter mata juga kan Dok."

Wisang membuang nafasnya kasar. Dia mungkin bukan dokter mata, tapi melihat reaksi pupil mata han, ia yakin bahwa mata Han bereaksi pada cahaya senter miliknya tadi. Dan ini sungguh merupakan keajaiban.

" Baiklah aku akan diam sesuai keinginanmu. Aku dokter dan kamu pun dokter, menjaga rahasia pasien adalah kewajiban ku. Tapi aku tetap akan memanggil dokter oftalmologi agar kondisi mata kamu bisa dipastikan. Kamu tahu lebih dari siapapun bagaimana reaksi keluargamu saat tahu itu."

Han mengangguk, dia jelas tahu. Tapi Han juga tidak mau keluarganya kecewa. Lebih tepatnya dia tidak ingin dirinya sendiri kecewa. Maka dari itu dia akan menunggu hinga semua pasti.

Saat ini matanya memang mampu menangkap cahaya dan sosok benda namun itu benar-benar masih kabur. Jadi saat ini mata Han saat ini seperti hanya mampu menangkap bayangan samar. Dia melihat sesuatu tapi hanya kabur dan detailnya masih sangat tidak jelas. Seperti melihat video yang di blur.

" Saya ucapkan banyak terimakasih Dok."

" Ya sama-sama. Sekarang istirahatlah. Aku berharap kamu segera pulih Han. Rumah sakit ini membutuhkan anak muda seperti mu."

Cekleek

Dokter Wisang keluar dan ada seseorang yang masuk. Han melihat sosok itu mendekat ke arahnya. Tapi dia masih tidak bisa mengenali siapa orang tersebut hingga orang itu mengeluarkan suara.

" Giman kabar lo. Buset deh bisa-bisanya gara-gara satu orang bikin seisi rumah sakit heboh. Beneran hebat lo ya."

" Haah Alex. Lo lagi lo lagi."

" Heeeh? Sialan emang lo. Lo lagi lo lagi, perasaan baru dua kali gue ketemu lo semenjak lo sakit deh."

Meskipun Alex menggerutu sedemikian tapi bibirnya melengkungkan senyuman. Ya dia senang melihat rival adu mulutnya itu dalam kondisi baik-baik saja. Dan Alex sungguh bersyukur akan hal tersebut.

" Jadi ngapain lo di sini, gue udah kelihatan baik kan. Nah pergi gih, gue males ngobrol sama lo."

" Hohoho yakin lo males ngomong sama gue. Apa lo masih males kalau gue bilang kalau ada yang salah sama kecelakaan lo."

" Apa maksud lo, Alex?"

TBC

Terpopuler

Comments

Dafin Rizal

Dafin Rizal

mudah mudahan ini suatu tanda bahwa kamu akan segera melihat ya han,,,,kayaknya Alex orangnya baik meski dan dia kayaknya tahu sesuatu tapi dia nunggu semuanya reda dulu dan melihat kondisi Han baik baik saja,dia pasti menyimpan sesuatu yang berharga buatmu Han,,

2024-12-02

2

GiZaNy

GiZaNy

wahhh seperti ada keajaiban yaa dibalik kejadian kemarin...

sepertinya Alex mengetahui sesuatu mengenai kecelakaan Han...

2024-12-02

4

Rahma Inayah

Rahma Inayah

mkn alex tau siapa yg sdh merusak dan
mencelakai han.kan apa sya bilang pasca han jatuh dia bs melihat walau samar2

2024-12-02

2

lihat semua
Episodes
1 Dokter dan Perawat 01
2 Dokter dan Perawat 02
3 Dokter dan Perawat 03
4 Dokter dan Perawat 04
5 Dokter dan Perawat 05
6 Dokter dan Perawat 06
7 Dokter dan Perawat 07
8 Dokter dan Perawat 08
9 Dokter dan Perawat 09
10 Dokter dan Perawat 10
11 Dokter dan Perawat 11
12 Dokter dan Perawat 12
13 Dokter dan Perawat 13
14 Dokter dan Perawat 14
15 Dokter dan Perawat 15
16 Dokter dan Perawat 16
17 Dokter dan Perawat 17
18 Dokter dan Perawat 18
19 Dokter dan Perawat 19
20 Dokter dan Perawat 20
21 Dokter dan Perawat 21
22 Dokter dan Perawat 22
23 Dokter dan Perawat 23
24 Dokter dan Perawat 24
25 Dokter dan Perawat 25
26 Dokter dan Perawat 26
27 Dokter dan Perawat 27
28 Dokter dan Perawat 28
29 Dokter dan Perawat 29
30 Dokter dan Perawat 30
31 Dokter dan Perawat 31
32 Dokter dan Perawat 32
33 Dokter dan Perawat 33
34 Dokter dan Perawat 34
35 Dokter dan Perawat 35
36 Dokter dan Perawat 36
37 Dokter dan Perawat 37
38 Dokter dan Perawat 38
39 Dokter dan Perawat 39
40 Dokter dan Perawat 40
41 Dokter dan Perawat 41
42 Dokter dan Perawat 42
43 Dokter dan Perawat 43
44 Dokter dan Perawat 44
45 Dokter dan Perawat 45
46 Dokter dan Perawat 46
47 Dokter dan Perawat 47
48 Dokter dan Perawat 48
49 Dokter dan Perawat 49
50 Dokter dan Perawat 50
51 Dokter dan Perawat 51
52 Dokter dan Perawat 52
53 Dokter dan Perawat 53
54 Dokter dan Perawat 54
55 Dokter dan Perawat 55
56 Dokter dan Perawat 56
57 Dokter dan Perawat 57
58 Dokter dan Perawat 58
59 Dokter dan Perawat 59
60 Dokter dan Perawat 60
61 Dokter dan Perawat 61
62 Dokter dan Perawat 62
63 Dokter dan Perawat 63
64 Dokter dan Perawat 64
65 Dokter dan Perawat 65
66 Dokter dan Perawat 66
67 Dokter dan Perawat 67
68 Dokter dan Perawat 68
69 Dokter dan Perawat 69
70 Dokter dan Perawat 70
71 Dokter dan Perawat 71
72 Dokter dan Perawat 72
73 Dokter dan Perawat 73
74 Dokter dan Perawat 74
75 Dokter dan Perawat 75
76 Dokter dan Perawat 76
77 Dokter dan Perawat 77
78 Dokter dan Perawat 78
79 Dokter dan Perawat 79
80 Dokter dan Perawat 80
81 Dokter dan Perawat 81
82 Dokter dan Perawat 82
83 Dokter dan Perawat 83
84 Dokter dan Perawat 84
85 Dokter dan Perawat 85
86 Dokter dan Perawat 86
87 Dokter dan Perawat 87
Episodes

Updated 87 Episodes

1
Dokter dan Perawat 01
2
Dokter dan Perawat 02
3
Dokter dan Perawat 03
4
Dokter dan Perawat 04
5
Dokter dan Perawat 05
6
Dokter dan Perawat 06
7
Dokter dan Perawat 07
8
Dokter dan Perawat 08
9
Dokter dan Perawat 09
10
Dokter dan Perawat 10
11
Dokter dan Perawat 11
12
Dokter dan Perawat 12
13
Dokter dan Perawat 13
14
Dokter dan Perawat 14
15
Dokter dan Perawat 15
16
Dokter dan Perawat 16
17
Dokter dan Perawat 17
18
Dokter dan Perawat 18
19
Dokter dan Perawat 19
20
Dokter dan Perawat 20
21
Dokter dan Perawat 21
22
Dokter dan Perawat 22
23
Dokter dan Perawat 23
24
Dokter dan Perawat 24
25
Dokter dan Perawat 25
26
Dokter dan Perawat 26
27
Dokter dan Perawat 27
28
Dokter dan Perawat 28
29
Dokter dan Perawat 29
30
Dokter dan Perawat 30
31
Dokter dan Perawat 31
32
Dokter dan Perawat 32
33
Dokter dan Perawat 33
34
Dokter dan Perawat 34
35
Dokter dan Perawat 35
36
Dokter dan Perawat 36
37
Dokter dan Perawat 37
38
Dokter dan Perawat 38
39
Dokter dan Perawat 39
40
Dokter dan Perawat 40
41
Dokter dan Perawat 41
42
Dokter dan Perawat 42
43
Dokter dan Perawat 43
44
Dokter dan Perawat 44
45
Dokter dan Perawat 45
46
Dokter dan Perawat 46
47
Dokter dan Perawat 47
48
Dokter dan Perawat 48
49
Dokter dan Perawat 49
50
Dokter dan Perawat 50
51
Dokter dan Perawat 51
52
Dokter dan Perawat 52
53
Dokter dan Perawat 53
54
Dokter dan Perawat 54
55
Dokter dan Perawat 55
56
Dokter dan Perawat 56
57
Dokter dan Perawat 57
58
Dokter dan Perawat 58
59
Dokter dan Perawat 59
60
Dokter dan Perawat 60
61
Dokter dan Perawat 61
62
Dokter dan Perawat 62
63
Dokter dan Perawat 63
64
Dokter dan Perawat 64
65
Dokter dan Perawat 65
66
Dokter dan Perawat 66
67
Dokter dan Perawat 67
68
Dokter dan Perawat 68
69
Dokter dan Perawat 69
70
Dokter dan Perawat 70
71
Dokter dan Perawat 71
72
Dokter dan Perawat 72
73
Dokter dan Perawat 73
74
Dokter dan Perawat 74
75
Dokter dan Perawat 75
76
Dokter dan Perawat 76
77
Dokter dan Perawat 77
78
Dokter dan Perawat 78
79
Dokter dan Perawat 79
80
Dokter dan Perawat 80
81
Dokter dan Perawat 81
82
Dokter dan Perawat 82
83
Dokter dan Perawat 83
84
Dokter dan Perawat 84
85
Dokter dan Perawat 85
86
Dokter dan Perawat 86
87
Dokter dan Perawat 87

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!