Bab 20 - Setelah Kami Bercerai (Aku Mencintainya) ~ DelovA

Seketika tubuh Devina mulai bergetar ketakutan karena ia melihat mantan suaminya dalam jarak yang begitu dekat setelah lima tahun mereka tak bertatap muka secara langsung. Bola matanya bergulir resah ke sana kemari seakan dirinya melihat sosok hantu yang menyeramkan.

Tangannya dingin dan mendadak tremor serta berkeringat. Reno yang merasakannya, seketika menggenggam tangan bahkan merangkul pinggang Devina agar lebih merapat padanya, serta meredam ketakutan yang melanda ibu kandung Aaron tersebut.

"Tenang, ada aku." Reno berbisik lirih nan lembut di telinga Devina.

Dikarenakan beberapa lift lain juga belum terbuka dan sedang diburu waktu pesta, akhirnya Arthur dan Lisa masuk ke dalam lift yang sama dengan Reno dan Devina. Wajah Arthur menatap tajam ke arah Reno saat melangkah masuk. Sedangkan ketika menatap Devina, raut wajah Arthur terlihat datar namun tersirat sebuah kerinduan mendalam.

Arthur tak menyangka jika malam ini dirinya akan bertemu Devina dan Reno di pesta yang sama. Lisa berusaha bersikap sewajarnya. Dikarenakan ia juga sebelumnya berteman dekat dengan Devina.

"Hai, Dev. Apa kabar?" sapa Lisa seraya menggandeng mesra lengan Arthur.

"Baik," jawab Devina.

Awalnya Devina menunduk, lalu ia mendongakkan kepalanya saat Lisa menyapanya. Sekilas Devina juga melirik ke arah Arthur, namun secepat kilat ia mengalihkan pandangannya.

"Lama kita enggak jumpa. Kamu pergi ke mana saja selama ini?" tanya Lisa.

Tring...

Pintu lift terbuka, mereka telah tiba di venue acara.

"Maaf, kami keluar dulu." Reno menyela dan segera mengajak Devina keluar dari lift. Reno khawatir jika terlalu lama bersama Arthur di dalam lift, bisa membuat Devina dilanda panik dan ketakutan yang semakin dalam.

Tangan Arthur mengepal melihat Reno bersikap mesra layaknya pasangan kekasih dengan Devina.

"Ayo, Mas. Kita juga sudah ditunggu di dalam," ajak Lisa.

"Hem,"

Selama acara pesta berlangsung, Devina terus menunduk. Ia hanya mengangkat pandangannya saat ada yang menyapa atau mengajaknya berbicara. Tak ada satu orang pun di sana yang membahas atau membicarakan kejadian lima tahun yang lalu ketika Devina dan Reno tidur dalam ranjang yang sama di sebuah hotel. Reno terus berusaha meyakinkan Devina untuk tetap rileks.

☘️☘️

"Kenapa ada dia di sini sama Lisa? Apa kamu tahu kalau mereka berdua juga diundang?" tanya Devina berbisik pada Reno.

"Maaf, Sayang. Aku enggak tahu,"

Devina hanya terdiam dan tak melanjutkan pembahasan perihal Arthur dan Lisa pada Reno. Devina tentu tahu kabar pertunangan Arthur dengan Lisa. Bahkan di pesta itu beberapa tamu sempat bergosip jika Arthur dan Lisa akan segera menikah.

Devina yang tanpa sengaja mendengar celetukan tersebut, entah mengapa hatinya begitu sakit dan merasa tak suka.

"Aku ke toilet sebentar," bisik Devina pada Reno.

"Mau aku antar?" tawar Reno.

"Enggak perlu. Aku sendirian saja. Aku tahu kok tempatnya," jawab Devina.

"Oke, kalau ada apa-apa segera hubungi aku."

Devina menganggukkan kepalanya, lalu ia berjalan menuju ke arah toilet. Ternyata kondisi toilet yang dekat dengan venue acara, sedang penuh. Alhasil Devina memutuskan keluar dari tempat acara guna mencari toilet lain.

Saat akan masuk ke dalam pintu toilet wanita, Lisa keluar dari sana. Devina seketika menghentikan langkahnya. Lisa yang melihat kedatangan Devina hendak ke toilet, ia pun segera menyapa sahabatnya itu.

"Hai, Dev. Mau ke toilet ya?" tanya Lisa.

"Iya, toilet di dalam penuh. Jadi, aku ke sini. Permisi," jawab Devina seraya berpamitan pada Lisa karena ingin melanjutkan langkahnya untuk ke toilet.

"Apa kamu sekarang bahagia?" tanya Lisa tiba-tiba.

Deg...

Langkah Devina sontak kembali terhenti. Ia belum masuk ke dalam area toilet umum khusus wanita. Seketika ia membalikkan tubuhnya dan menghadap ke arah Lisa.

"Apa maksudmu?" balas Devina.

"Bukankah tadi aku lihat kamu sama Reno. Artinya, sekarang kamu bahagia karena bisa hidup bersama pria yang kamu cintai. Dahulu Disya menjadi penghalang cinta kalian berdua kan. Kini kalian bisa bersama dan saling mencintai kembali seperti dulu,"

"Apa di matamu sekarang ini, aku terlihat seperti itu?

"Dua orang yang saling mencintai, lalu bisa hidup bersama menjadi satu keluarga lengkap untuk menghabiskan sisa umur yang ada. Apa kehidupan seperti itu tidak bahagia?"

"Lantas, sekarang apakah kamu bahagia sudah bertunangan dengan mantan suamiku? Bahkan aku dengar kalau kalian akan segera menikah. Apa di dunia ini tidak ada pria lain untuk menjadi pendamping hidupmu selain mantan suami dari sahabatmu?" cecar Devina yang enggan menjawab pertanyaan Lisa sebelumnya. Justru Devina melempar umpan balik pada Lisa hingga membuat sahabatnya itu terlihat tidak suka.

"Apa salahku, Dev? Mas Arthur duda. Aku dekat dengannya juga setelah kalian berdua resmi bercerai. Kita sering bersama mengurus DelovA akhirnya cinta itu datang seiring berjalannya waktu. Apa aku harus menolak cinta yang hadir di hatiku?"

"Ah, satu hal lagi. Bukankah kamu sudah bertunangan dengan Mas Arthur dan akan menikah, kenapa DelovA tidak berganti nama? Apa kata orang di luar sana yang melihat itu? Saranku lebih baik ganti saja namanya," balas Devina.

"Kita sedang menyelesaikan beberapa kontrak yang ada. Kamu pasti paham tak mudah mengganti sebuah merek dagang. Terlebih sudah punya pasar dan naik daun. Kamu tak perlu khawatir. Nanti pasti aku ganti yang baru nama DelovA. Mungkin nama AveLi lebih cocok dan membawa hoki buat bisnis kami ke depan. Arthur love Lisa (AveLi). Perihal royalti jika kamu merasa terganggu karena namamu masih ada di sana, nanti pasti kami akan membayar hal itu padamu."

"Tak perlu. Anggap saja royalti itu sebagai kado pernikahan untuk kalian berdua dariku. Itu pun jika nanti kalian jadi menikah," jawab Devina sengaja menekan kata-kata di ujung kalimatnya pada Lisa.

Devina sedang mencoba saran dari dokternya. Saran itu berupa Devina harus berani mengeluarkan segala unek-unek yang ada di dalam hatinya selama ini terutama pada orang-orang di masa lalunya yang telah menorehkan luka padanya. Arthur dan Lisa pastinya termasuk di dalamnya.

☘️☘️

"Apa aku boleh bertanya padamu untuk yang terakhir kalinya?"

"Apa itu, Dev? Katakanlah," tanya Lisa dengan nada santai.

"Apa kamu yang menyampaikan pada Mas Arthur kalau aku dan Reno pernah menjadi sepasang kekasih di masa lalu sebelum kami menikah?"

"Tidak. Mana mungkin aku yang memberitahukan hal itu pada Mas Arthur. Aku sahabatmu, Dev. Walaupun aku tahu kamu dan Reno saling mencintai dan pernah menjadi sepasang kekasih di masa lalu, tapi aku tidak pernah membuka rahasia itu pada Mas Arthur."

Devina berusaha menerima ucapan dari Lisa. Ia juga tak bisa menuduh sembarangan pada Lisa karena tak punya bukti apapun.

"Selamat atas pertunanganmu dengan Mas Arthur," ucap Devina seraya mengulurkan tangannya pada Lisa untuk memberikan selamat.

"Sama-sama, Dev. Aku juga mengucapkan selamat padamu. Semoga kamu dan Reno segera bersatu dalam sebuah pernikahan yang kalian dambakan sejak dulu," ucap Lisa seraya membalas uluran tangan Devina. Ia pun tersenyum di depan Devina.

"Aku sudah tidak mencintai, Reno."

"Apa?" Lisa begitu terkejut mendengar hal ini keluar dari bibir Devina.

"Entah sejak kapan, aku tidak tahu. Yang pasti di hatiku kini hanya ada satu nama yang aku cintai. Aku baru menyadarinya bahwa aku memang sudah jatuh cinta padanya. Dan cinta itu semakin besar untuknya setelah kami bercerai," jelas Devina.

Deg...

Lisa semakin tert0hok mendengarnya. Tentu ia tahu yang dimaksud Devina adalah Arthur, yang notabene berstatus sebagai mantan suami sahabatnya itu.

Tanpa keduanya sadari, ada seseorang yang mendengar percakapan mereka. Orang tersebut tak mendengar percakapan Lisa dan Devina secara utuh sejak awal. Sebab, ia baru saja datang ke sana. Orang tersebut tengah berdiri dan bersembunyi di balik dinding tak jauh dari area toilet wanita tersebut.

Jantungnya terasa perih, namun terselip rasa bahagia kala mendengar fakta yang tak terduga.

Cinta yang ia harapkan sejak dulu dari wanita yang menjadi cinta pertamanya, ternyata cinta itu sudah hadir dan terpatri di dalam hati sang mantan istri. Ribuan penyesalan kini menyergap batinnya bagai tersayat sembilu. Ingin sekali ia merengkuh wanita yang namanya sejak dulu hingga saat ini menjadi ratu di hatinya. Namun status keduanya saat ini bukanlah sebagai suami-istri.

Bersambung...

🍁🍁🍁

Terpopuler

Comments

Yuli a

Yuli a

mengharukan sekali...
mundur Lis... karena sainganku berat tuh... dua orang mantan masih sama-sama cinta dan ada anak diantara mereka... jadi jangan coba-coba buat misahin mereka.
karena cinta akan menemukan jalan nya....
semangat Arthur.... raih kembali cintamu... semua orang punya salah, pernah khilaf... asal kamu mau berubah dan nggak akan mengulangi lagi, pasti Devina mau maafin kamu kok... kamu KDRT juga ada sebabnya. dengan mata kepala sendiri melihat istri tidur satu ranjang sama mantan kekasih yang saling mencintai...
apa lagi nggak ada bukti cctv yang bisa membuktikan mereka tidak bersalah... justru yang ada bukti-bukti bahwa mereka saling mencintai.
nggak kayak mertuamu....Nyang selalu kdrt nggak jelas... istri-istrinya nggak salah apa-apa di siksa lahir batin.

2024-11-19

11

Dwi Winarni Wina

Dwi Winarni Wina

nama Arthur terpatri dihati Devina dan Arthur sangat bahagia Devina jg mencintainya jg....
Arthur msh ada kesempatan rujuk lagi sm Devina dan statusmu sm lisa itu baru tunangan dan bln menikah ini...

Arthur raihlah cinta dan kejar cinta bisa hidup bersama lagi apalagi kehadiran buah hati kalian akan mempererat cinta kalian....
Bila berjodoh dgn Arthur gak akan lari kemana dan ada Aaron yg menyatukan kalian...
akuhnya curiga reno lg gencar2nya memaksa Devina menikah reno perlu dicurigai jg ne.....
Soalnya biangkeroknya/dalang utama yg membuat Arthur dan Devina terpisah blm ketemu....

semangat2 Devina lawan traumamu so pasti bisa dan bangkit dr keterpurukan.....

lanjut thor semangat sll dan sehat sll.....

2024-11-19

14

Ais

Ais

Bagus dev ungkapkan smua kesakitan dan kekesalan kamu terutama pd arthur san lisa syukurlah arthur mendengar pernyataan cinta devina terhadap arthur dihadapan lisa aku ttp pd pemikiran aku klo lisa ada dibalik smua peristiwa hancurnya rumah tangga devina dan arthur sepertinya lisa ini dibantu sm orang"terdekat arthur bs jd rara ibu kandung arthur karena aneh banget masa ibunya rara santai aja arthur tunangan sm lisa yg jelas"sahabatnya devina jangan"rara sdh kenal lisa lama dan lisa membocorkan smua rahasia devina termasuk kisah masa lalu devina sm reno

2024-11-19

8

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Dituduh Selingkuh
2 Bab 2 - Petaka Itu
3 Bab 3 - Tersebar Luas (Viral)
4 Bab 4 - Kepergian (Berduka)
5 Bab 5 - Perceraian
6 Bab 6 - Selamat Ulang Tahun
7 Bab 7 - Keguguran
8 Bab 8 - Depresi Berat
9 Bab 9 - Menuju Rumah Sakit
10 Bab 10 - El-usan Lembut
11 Bab 11 - Mantan Istri
12 Bab 12 - Mainan Kesayangan
13 Bab 13 - Permintaan Devina
14 Bab 14 - Desakan Turun Ranjang
15 Bab 15 - Soal Anak
16 Bab 16 - Ulang Tahun Devina
17 Bab 17 - Pulang ke Tanah Air
18 Bab 18 - Ke Sekolah Aaron
19 Bab 19 - Undangan Pesta
20 Bab 20 - Setelah Kami Bercerai (Aku Mencintainya) ~ DelovA
21 Bab 21 - Pingsan
22 Bab 22 - Dijodohkan Orang Tua
23 Bab 23 - Pengantin Baru
24 Bab 24 - Mantan Pasien Rumah Sakit Jiwa
25 Bab 25 - Hasil Tes DNA
26 Bab 26 - Aku Ingin Rujuk (Arthur)
27 Bab 27 - Putus
28 Bab 28 - Menolak Putus dan Menerima Turun Ranjang
29 Bab 29 - Nonton Film
30 Bab 30 - Rencana Arthur
31 Bab 31 - Berbicara Empat Mata
32 Bab 32 - Perang Siap Dimulai
33 Bab 33 - Arthur vs Reno
34 Bab 34 - Terpaksa Berbohong
35 Bab 35 - Obrolan Menjelang Tengah Malam
36 Bab 36 - Kemesraan Mantan Suami-Istri
37 Promo Karya Baru
38 Bab 37 - Kedatangan Arthur dan Keluarganya
39 Bab 38 - Berjalan A_lot (Upaya Rujuk)
40 Bab 39 - Sebuah Hukuman
41 Bab 40 - Kehidupan Lisa dan Keluarganya
42 Bab 41 - Mertua vs Menantu Megalodon
43 Bab 42 - Lakukan Misi Selanjutnya
44 Bab 43 - Saling Memaafkan (Devina-Dion)
45 Bab 44 - Apa Kita Tidak Berhak Untuk Bahagia Bersama ? (Devina-Arthur)
46 Bab 45 - Pergi Bertiga (Arthur, Devina dan Aaron)
47 Bab 46 - Om Cakep (Papa Aaron)
48 Bab 47 - Sebuah Pertengkaran
49 Bab 48 - Arthur Jatuh Sakit
50 Bab 49 - Happy Anniversary
51 Bab 50 - Niat Membatalkan Turun Ranjang (Berganti Rujuk)
52 Bab 51 - Dipantau
53 Bab 52 - Kejutan di Pagi Hari
54 Bab 53 - Batal Rujuk
55 Bab 54 - Dendam
56 Bab 55 - Sosok Mr. X
57 Bab 56 - Mempercepat Rencana Pernikahan Turun Ranjang
58 Bab 57 - Rapat Terbatas
59 Bab 58 - Jatuh Sakit (Aaron)
60 Bab 59 - Deep Talk
61 Bab 60 - Bertemu Papa (Arthur dan Aaron)
62 Bab 61 - Permintaan Aaron
63 Bab 62 - Menjelang Pernikahan Turun Ranjang
64 Bab 63 - Hari Pernikahan Tiba (Reno-Devina)
65 Bab 64 - Cinta Itu Bukan Untukku (Reno-Devina)
66 Bab 65 - Kedatangan Tamu di Pagi Hari
67 Bab 66 - Menguak Tabir
68 Bab 67 - Sebuah Kecelakaan
69 Bab 68 - Pesan Terakhir Lisa
70 Bab 69 - Siapa Nama Anak Tiri Anda ?
71 Bab 70 - Akhirnya Terkuak
72 Bab 71 - Kehebohan di Bandara
73 Bab 72 - Rujuk (DelovA=Devina Love Arthur)
74 Bab 73 - Keikhlasan Reno (Sehari Sebelum Pernikahan)
75 Bab 74 - Pergi ke Makam
76 Bab 75 - Hukuman (Pengantin Baru)
77 Bab 76 - Sebuah Ide
78 Bab 77 - Terciduk
79 Bab 78 - Random (Arthur-Reno-Mr. X)
80 Bab 79 - Akhir Hidup Mr. X
81 Bab 80 - Ajakan Menikah (Reno-Novi)
82 Bab 81 - Pura-Pura Hamil (Reno-Novi)
83 Bab 82 - Lantai Horor
84 Bab 83 - Hari Apes Tidak Ada di Kalender
85 Bab 84 - Calon Bunda Untuk Riri
86 Bab 85 - Pernikahan (Reno-Novi) ~ TAMAT
87 Bab 86 - Extra Chapter 1
88 Bab 87 - Extra Chapter 2
89 Bab 88 - Extra Chapter 3
90 Bab 89 - Extra Chapter 4
91 Bab 90 - Extra Chapter 5
92 Bab 91 - Extra Chapter 6
93 Bab 92 - Extra Chapter 7
94 Bab 93 - Extra Chapter 8
95 Bab 94 - Extra Chapter 9
96 PROMO NOVEL BARU
Episodes

Updated 96 Episodes

1
Bab 1 - Dituduh Selingkuh
2
Bab 2 - Petaka Itu
3
Bab 3 - Tersebar Luas (Viral)
4
Bab 4 - Kepergian (Berduka)
5
Bab 5 - Perceraian
6
Bab 6 - Selamat Ulang Tahun
7
Bab 7 - Keguguran
8
Bab 8 - Depresi Berat
9
Bab 9 - Menuju Rumah Sakit
10
Bab 10 - El-usan Lembut
11
Bab 11 - Mantan Istri
12
Bab 12 - Mainan Kesayangan
13
Bab 13 - Permintaan Devina
14
Bab 14 - Desakan Turun Ranjang
15
Bab 15 - Soal Anak
16
Bab 16 - Ulang Tahun Devina
17
Bab 17 - Pulang ke Tanah Air
18
Bab 18 - Ke Sekolah Aaron
19
Bab 19 - Undangan Pesta
20
Bab 20 - Setelah Kami Bercerai (Aku Mencintainya) ~ DelovA
21
Bab 21 - Pingsan
22
Bab 22 - Dijodohkan Orang Tua
23
Bab 23 - Pengantin Baru
24
Bab 24 - Mantan Pasien Rumah Sakit Jiwa
25
Bab 25 - Hasil Tes DNA
26
Bab 26 - Aku Ingin Rujuk (Arthur)
27
Bab 27 - Putus
28
Bab 28 - Menolak Putus dan Menerima Turun Ranjang
29
Bab 29 - Nonton Film
30
Bab 30 - Rencana Arthur
31
Bab 31 - Berbicara Empat Mata
32
Bab 32 - Perang Siap Dimulai
33
Bab 33 - Arthur vs Reno
34
Bab 34 - Terpaksa Berbohong
35
Bab 35 - Obrolan Menjelang Tengah Malam
36
Bab 36 - Kemesraan Mantan Suami-Istri
37
Promo Karya Baru
38
Bab 37 - Kedatangan Arthur dan Keluarganya
39
Bab 38 - Berjalan A_lot (Upaya Rujuk)
40
Bab 39 - Sebuah Hukuman
41
Bab 40 - Kehidupan Lisa dan Keluarganya
42
Bab 41 - Mertua vs Menantu Megalodon
43
Bab 42 - Lakukan Misi Selanjutnya
44
Bab 43 - Saling Memaafkan (Devina-Dion)
45
Bab 44 - Apa Kita Tidak Berhak Untuk Bahagia Bersama ? (Devina-Arthur)
46
Bab 45 - Pergi Bertiga (Arthur, Devina dan Aaron)
47
Bab 46 - Om Cakep (Papa Aaron)
48
Bab 47 - Sebuah Pertengkaran
49
Bab 48 - Arthur Jatuh Sakit
50
Bab 49 - Happy Anniversary
51
Bab 50 - Niat Membatalkan Turun Ranjang (Berganti Rujuk)
52
Bab 51 - Dipantau
53
Bab 52 - Kejutan di Pagi Hari
54
Bab 53 - Batal Rujuk
55
Bab 54 - Dendam
56
Bab 55 - Sosok Mr. X
57
Bab 56 - Mempercepat Rencana Pernikahan Turun Ranjang
58
Bab 57 - Rapat Terbatas
59
Bab 58 - Jatuh Sakit (Aaron)
60
Bab 59 - Deep Talk
61
Bab 60 - Bertemu Papa (Arthur dan Aaron)
62
Bab 61 - Permintaan Aaron
63
Bab 62 - Menjelang Pernikahan Turun Ranjang
64
Bab 63 - Hari Pernikahan Tiba (Reno-Devina)
65
Bab 64 - Cinta Itu Bukan Untukku (Reno-Devina)
66
Bab 65 - Kedatangan Tamu di Pagi Hari
67
Bab 66 - Menguak Tabir
68
Bab 67 - Sebuah Kecelakaan
69
Bab 68 - Pesan Terakhir Lisa
70
Bab 69 - Siapa Nama Anak Tiri Anda ?
71
Bab 70 - Akhirnya Terkuak
72
Bab 71 - Kehebohan di Bandara
73
Bab 72 - Rujuk (DelovA=Devina Love Arthur)
74
Bab 73 - Keikhlasan Reno (Sehari Sebelum Pernikahan)
75
Bab 74 - Pergi ke Makam
76
Bab 75 - Hukuman (Pengantin Baru)
77
Bab 76 - Sebuah Ide
78
Bab 77 - Terciduk
79
Bab 78 - Random (Arthur-Reno-Mr. X)
80
Bab 79 - Akhir Hidup Mr. X
81
Bab 80 - Ajakan Menikah (Reno-Novi)
82
Bab 81 - Pura-Pura Hamil (Reno-Novi)
83
Bab 82 - Lantai Horor
84
Bab 83 - Hari Apes Tidak Ada di Kalender
85
Bab 84 - Calon Bunda Untuk Riri
86
Bab 85 - Pernikahan (Reno-Novi) ~ TAMAT
87
Bab 86 - Extra Chapter 1
88
Bab 87 - Extra Chapter 2
89
Bab 88 - Extra Chapter 3
90
Bab 89 - Extra Chapter 4
91
Bab 90 - Extra Chapter 5
92
Bab 91 - Extra Chapter 6
93
Bab 92 - Extra Chapter 7
94
Bab 93 - Extra Chapter 8
95
Bab 94 - Extra Chapter 9
96
PROMO NOVEL BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!