Bab 2 - Petaka Itu

BUGH !!

Arthur menghempaskan kakinya yang tengah dipeluk oleh Devina hingga tubuh istrinya itu terjungkal.

"Apa pedulimu !! Bukti ini aku dapat dari siapa atau dari mana, yang pasti aku benar-benar merasa tertipu selama ini. Kamu perhatian dan baik padaku ternyata bukan mencintaiku tapi pria lain. Demi menutupi perselingkuhan kalian berdua. Dasar brengsek !!"

PLAKK !!

PLAKK !!

Beberapa tamparan di pipi Devina kembali melesat dari cap lima jari Arthur. Lalu secepat kilat Arthur melepaskan ikat pinggang yang sebelumnya melingkar di celana yang dipakainya. Kemudian ia cambukkan pada tubuh Devina yang terduduk di lantai.

CETAS !!

"Achh !! Sakit, Mas. Hiks...hiks...hiks..."

Devina hanya mampu menenggelamkan kepalanya di antara kedua lututnya sambil menangis dan menahan rasa sakit yang mendera fisiknya. Punggungnya terkena cambukan ikat pinggang milik sang suami. Ia berusaha sekuat mungkin melindungi perutnya. Devina tak ingin calon bayi mereka disakiti oleh Arthur.

"Sakit? Lantas gimana perasaanku dan juga Disya saat kami melihat perselingkuhan kalian berdua di hotel waktu itu, hah !!" bentak Arthur dan semakin terus memba_bi buta mencambuki Devina.

☘️☘️

Malam sebelum kejadian, Jakarta.

Setelah menikah, Reno dan Disya tinggal di Bandung. Mereka sudah memiliki satu orang putri bernama Riri Mahika Wiratama yang baru berumur satu tahun.

Sedangkan Arthur dan Devina tinggal di kediaman pribadi mereka yang berada di Jakarta. Sebab pekerjaan keduanya dominan berpusat di Ibukota. Walaupun terkadang Arthur sering bepergian ke luar Jakarta, untuk urusan bisnisnya.

Devina adalah lulusan kedokteran umum, UGM-Yogyakarta. Setelah lulus kuliah, ia melakukan kursus atau pelatihan khusus untuk mendapatkan sertifikat dan surat izin menjadi dokter kecantikan.

Arthur membuka klinik kecantikan sekaligus usaha skincare yang berpusat di Jakarta Selatan untuk Devina. Arthur memberi nama tempat tersebut yakni DelovA (Devina Love Arthur). Untuk membantu mengembangkan usahanya, Devina mengajak teman sekolahnya bernama Lisa Anastasya.

Arthur tak mempermasalahkannya selama Devina berteman dengan wanita bukan laki-laki. Sebagai suami, Arthur memang membatasi pergaulan sang istri terhadap lawan jenis. Namun Arthur tidak mengekang kehidupan Devina hanya sebagai ibu rumah tangga yang berdiam diri di rumah. Ia membebaskan Devina tetap berkarir selama hal tersebut positif.

Devina tak protes dengan sikap Arthur yang posesif. Sejak kecil Devina memang tipikal orang yang susah bergaul dan introvert alias memiliki pribadi yang tertutup. Devina tak punya banyak teman dekat. Berbeda dengan Disya yang cenderung berkepribadian ceria dan terbuka. Sehingga Disya mudah akrab dengan banyak orang ketimbang Devina.

"Mas ke Semarang berapa hari?" tanya Devina saat memasukkan baju Arthur ke dalam koper. Dikarenakan besok pagi suaminya itu akan ada urusan bisnis keluar kota.

"Cuma dua hari saja kok, Yank. Kenapa? Kangen ya," goda Arthur yang terus menempel di belakang tubuh Devina. Bahkan ia menciumi leher jenjang nan mulus istrinya tersebut.

"Enggak, cuma tanya saja. Kalau ada yang tanya, kan aku bisa jawab." Devina adalah wanita normal. Sudah pasti tubuhnya akan bereaksi jika terus disentuh secara lembut oleh Arthur seperti sekarang ini.

"Uh, kamu enggak pernah romantis ke aku. Sekali-kali bilang kangen gitu kek. Biar aku seneng," ucap Arthur yang terdengar mulai merajuk.

"Iya, aku kangen. Jangan lama-lama ya Mas," sahut Devina yang memang tak ingin ada pertengkaran berkepanjangan di dalam rumah tangganya.

"Ngomong kangennya lamaaaa dan berat gitu dengernya. Kayak enggak ikhlas dari hati," ujar Arthur yang semakin merajuk.

Ia pun mendadak melepaskan pelukan dari tubuh Devina lalu berjalan naik ke atas ranjang dalam posisi memunggungi. Devina yang melihat tingkah suaminya itu, hanya bisa menghela napas beratnya. Ia pun segera menutup dan mengunci koper milik Arthur yang memang kebetulan semua perlengkapan sudah beres di dalamnya.

Sebagai istri, Devina sangat paham jika Arthur sudah merajuk seperti ini, hanya satu obatnya. Bercinta.

Walaupun dalam hati Devina merasa belum terpatri cinta untuk Arthur, ia tetap menjalankan semua kewajibannya sebagai seorang istri yang baik. Menyenangkan Arthur baik urusan isi perut maupun sesuatu di bawah perut. You know what I mean.

Devina perlahan menanggalkan semua kain yang menutup tubuhnya dan hanya menyisakan penutup mahoni kembar miliknya dan lapis legit kesukaan Si Turbo milik Arthur di bawah sana. Lalu ia pun naik ke atas ranjang dan langsung memeluk tubuh suaminya dari arah belakang.

"Maafkan aku. Mas jangan marah. Aku mencintaimu," bisik Devina lembut. Walaupun itu hanya berupa ucapan di bibir, bukan sepenuhnya dari hati Devina. Sebab cinta untuk Reno masih terpatri di dalam sanubarinya.

Arthur merasakan ada benda kenyal yang menubruk punggungnya yang selebar kabupaten. Tubuh Arthur sendiri memiliki postur lebih tinggi daripada Reno. Seketika Arthur berbalik badan dan pupil matanya melebar tatkala melihat sang istri dalam kondisi hampir telan_jang.

"Yank," desis Arthur yang mendadak suaranya berubah parau seakan menahan gejolak gairah usai melihat kemol3kan tubuh Devina yang seputih susu dan tanpa cacat. Sungguh menggoda dan se_xy. Tatapan gairah itu dapat dilihat jelas oleh Devina.

"Biar Si Turbo enggak tantrum di Semarang, yuk bikin adonan. Siapa tahu malam ini Allah jabah doa kita," cicit Devina seraya tersenyum di depan Arthur. Hidung mereka saling bersentuhan dengan deru napas yang sama-sama bisa dirasakan.

"Aamiin..." ucap Arthur mengaminkan doa Devina perihal momongan sebelum memulai acara puncak madu asmara.

Malam itu keduanya larut dalam gairah gelora ranjang yang halal. Berharap benih yang ditabur dapat segera menghasilkan keturunan untuk mereka. Sebab para orang tua sudah tak sabar menanti kehadiran buah hati dari Devina dan Arthur.

Sesuai janji Devina, ia menyenangkan suaminya hingga Arthur terpuaskan. Sebab jika keduanya sedang berjauhan satu sama lain ketika di luar kota maupun luar negeri, untuk mengobati rindu antara suami-istri, V C S langkah yang sepakat diambil oleh keduanya.

Keesokan paginya, Arthur berangkat ke Semarang untuk bertemu klien ditemani ajudan dan sekretarisnya yang berjenis kela_min laki-laki. Senyum di wajahnya terus terpancar. Terlebih semalam baru saja diisi daya sampai penuh oleh istrinya.

☘️☘️

Malam petaka, Jakarta.

Setelah makan malam dengan klien, mendadak ponsel Arthur menerima beberapa pesan yakni file bergambar dari nomor yang tidak dikenalnya. Dirinya sudah berada di dalam kamar hotel bersama ajudan yang tengah merapikan beberapa pakaian Arthur.

Sontak raut kemarahan jelas terlihat di wajah Arthur. Ternyata file tersebut adalah foto Devina dengan Reno yang sedang tidur di atas ranjang yang sama dalam kondisi tanpa busana di sebuah kamar yang diyakininya adalah kamar hotel.

BRAKK !!

"DASAR BRENGSEK !!" pekik Arthur seraya menggebrak meja yang ada di dalam kamar tempatnya menginap.

"Ada apa, Bos?" tanya sang ajudan yang terkejut melihat reaksi Arthur begitu marah.

"Cepat hubungi Anton sama Bejo. Kenapa mereka bisa kecolongan jaga istriku? Dasar enggak becus !!"

"Maaf, Bos. Ini saya baru dapat kabar dari Anton kalau Bejo tadi siang pulang kampung mendadak, ayahnya meninggal. Yang jaga Nyonya cuma Anton. Terus dia bilang barusan, Nyonya mendadak hilang dari pesta. Anton sejak tadi sudah mencarinya tapi belum juga ketemu. Mau lapor ke Bos langsung, tapi dia takut."

"Dasar Go_ blok! Cepat kita pulang ke Jakarta sekarang juga!"

"Siap, Bos."

Sedangkan di Bandung, Disya tengah asyik merapikan kamarnya. Malam ini suaminya akan pulang. Dia berniat memberi kejutan untuk sang suami. Sudah dua hari Reno berada di Jakarta karena ada proyek mengerjakan rumah seorang klien. Reno adalah seorang arsitek.

"Sabar ya, Sayang. Kita nanti berikan kejutan ke Ayah. Setelah Ayah tahu, nanti kita kabari keluarga besar kalau Kak Riri akan punya adik bayi," ucap Disya seraya mengelus lembut perutnya. Ya, Disya tengah hamil anak keduanya yang berusia sekitar tujuh minggu.

Disya baru mengetahui kehamilannya pagi ini dan langsung pergi ke dokter kandungan yang tak jauh dari rumahnya. Tentunya ia sangat senang akan memiliki buah hati kembali. Disya sangat mencintai Reno sejak kecil dan berharap punya banyak anak dengan lelaki yang menjadi suaminya itu.

Kring...kring...kring...

Tiba-tiba ponsel Disya berdering. Tangannya langsung mengambil ponselnya dan melihat di layar ternyata Arthur yang menghubunginya. Disya pikir Reno.

"Tumben Kak Arthur telepon malam begini. Ada apa ya? Apa Kak Devi sakit?" batin Disya yang mendadak cemas. Ia pun segera mengangkat panggilan tersebut.

"Halo Kak,"

Bersambung...

🍁🍁🍁

Terpopuler

Comments

Yuli a

Yuli a

sebagai seorang laki-laki emang wajar Arthur marah, merasa dihianati... merasa nggak dihargai... apalagi ngeliatin chatan Reno dan Devina kalau mereka saling cinta... pasti ada yang berusaha merusak rumah tanggamu Arthur...
tapi jangan langsung percaya aja walaupun banyak bukti yang memberatkan... apa lagi sampai main tangan...
harusnya menyendiri aja dulu buat nenangin diri... biar nggak asal main pukul gitu...
Paman aku juga suka mukul istrinya pas ngeliat istrinya tidur sama orang lain... katanya tiap ngeliat muka istrinya langsung keinget penghianatan itu
emang seorang laki-laki sesakit itu kalau ngeliat dengan mata kepala sendiri...

2024-11-04

5

cinta semu

cinta semu

jebakan maut 😡pintar banget yg jebak sekelas Arthur aja di kacangin...tp Arthur punya kuasa ..mungkin telat nyadar ny tp sukses menghancurkan rmh tangga ny ...

2024-12-18

1

◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ

◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ

siapa yg memfitnah Devina?

2024-11-04

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Dituduh Selingkuh
2 Bab 2 - Petaka Itu
3 Bab 3 - Tersebar Luas (Viral)
4 Bab 4 - Kepergian (Berduka)
5 Bab 5 - Perceraian
6 Bab 6 - Selamat Ulang Tahun
7 Bab 7 - Keguguran
8 Bab 8 - Depresi Berat
9 Bab 9 - Menuju Rumah Sakit
10 Bab 10 - El-usan Lembut
11 Bab 11 - Mantan Istri
12 Bab 12 - Mainan Kesayangan
13 Bab 13 - Permintaan Devina
14 Bab 14 - Desakan Turun Ranjang
15 Bab 15 - Soal Anak
16 Bab 16 - Ulang Tahun Devina
17 Bab 17 - Pulang ke Tanah Air
18 Bab 18 - Ke Sekolah Aaron
19 Bab 19 - Undangan Pesta
20 Bab 20 - Setelah Kami Bercerai (Aku Mencintainya) ~ DelovA
21 Bab 21 - Pingsan
22 Bab 22 - Dijodohkan Orang Tua
23 Bab 23 - Pengantin Baru
24 Bab 24 - Mantan Pasien Rumah Sakit Jiwa
25 Bab 25 - Hasil Tes DNA
26 Bab 26 - Aku Ingin Rujuk (Arthur)
27 Bab 27 - Putus
28 Bab 28 - Menolak Putus dan Menerima Turun Ranjang
29 Bab 29 - Nonton Film
30 Bab 30 - Rencana Arthur
31 Bab 31 - Berbicara Empat Mata
32 Bab 32 - Perang Siap Dimulai
33 Bab 33 - Arthur vs Reno
34 Bab 34 - Terpaksa Berbohong
35 Bab 35 - Obrolan Menjelang Tengah Malam
36 Bab 36 - Kemesraan Mantan Suami-Istri
37 Promo Karya Baru
38 Bab 37 - Kedatangan Arthur dan Keluarganya
39 Bab 38 - Berjalan A_lot (Upaya Rujuk)
40 Bab 39 - Sebuah Hukuman
41 Bab 40 - Kehidupan Lisa dan Keluarganya
42 Bab 41 - Mertua vs Menantu Megalodon
43 Bab 42 - Lakukan Misi Selanjutnya
44 Bab 43 - Saling Memaafkan (Devina-Dion)
45 Bab 44 - Apa Kita Tidak Berhak Untuk Bahagia Bersama ? (Devina-Arthur)
46 Bab 45 - Pergi Bertiga (Arthur, Devina dan Aaron)
47 Bab 46 - Om Cakep (Papa Aaron)
48 Bab 47 - Sebuah Pertengkaran
49 Bab 48 - Arthur Jatuh Sakit
50 Bab 49 - Happy Anniversary
51 Bab 50 - Niat Membatalkan Turun Ranjang (Berganti Rujuk)
52 Bab 51 - Dipantau
53 Bab 52 - Kejutan di Pagi Hari
54 Bab 53 - Batal Rujuk
55 Bab 54 - Dendam
56 Bab 55 - Sosok Mr. X
57 Bab 56 - Mempercepat Rencana Pernikahan Turun Ranjang
58 Bab 57 - Rapat Terbatas
59 Bab 58 - Jatuh Sakit (Aaron)
60 Bab 59 - Deep Talk
61 Bab 60 - Bertemu Papa (Arthur dan Aaron)
62 Bab 61 - Permintaan Aaron
63 Bab 62 - Menjelang Pernikahan Turun Ranjang
64 Bab 63 - Hari Pernikahan Tiba (Reno-Devina)
65 Bab 64 - Cinta Itu Bukan Untukku (Reno-Devina)
66 Bab 65 - Kedatangan Tamu di Pagi Hari
67 Bab 66 - Menguak Tabir
68 Bab 67 - Sebuah Kecelakaan
69 Bab 68 - Pesan Terakhir Lisa
70 Bab 69 - Siapa Nama Anak Tiri Anda ?
71 Bab 70 - Akhirnya Terkuak
72 Bab 71 - Kehebohan di Bandara
73 Bab 72 - Rujuk (DelovA=Devina Love Arthur)
74 Bab 73 - Keikhlasan Reno (Sehari Sebelum Pernikahan)
75 Bab 74 - Pergi ke Makam
76 Bab 75 - Hukuman (Pengantin Baru)
77 Bab 76 - Sebuah Ide
78 Bab 77 - Terciduk
79 Bab 78 - Random (Arthur-Reno-Mr. X)
80 Bab 79 - Akhir Hidup Mr. X
81 Bab 80 - Ajakan Menikah (Reno-Novi)
82 Bab 81 - Pura-Pura Hamil (Reno-Novi)
83 Bab 82 - Lantai Horor
84 Bab 83 - Hari Apes Tidak Ada di Kalender
85 Bab 84 - Calon Bunda Untuk Riri
86 Bab 85 - Pernikahan (Reno-Novi) ~ TAMAT
87 Bab 86 - Extra Chapter 1
88 Bab 87 - Extra Chapter 2
89 Bab 88 - Extra Chapter 3
90 Bab 89 - Extra Chapter 4
91 Bab 90 - Extra Chapter 5
92 Bab 91 - Extra Chapter 6
93 Bab 92 - Extra Chapter 7
94 Bab 93 - Extra Chapter 8
95 Bab 94 - Extra Chapter 9
96 PROMO NOVEL BARU
Episodes

Updated 96 Episodes

1
Bab 1 - Dituduh Selingkuh
2
Bab 2 - Petaka Itu
3
Bab 3 - Tersebar Luas (Viral)
4
Bab 4 - Kepergian (Berduka)
5
Bab 5 - Perceraian
6
Bab 6 - Selamat Ulang Tahun
7
Bab 7 - Keguguran
8
Bab 8 - Depresi Berat
9
Bab 9 - Menuju Rumah Sakit
10
Bab 10 - El-usan Lembut
11
Bab 11 - Mantan Istri
12
Bab 12 - Mainan Kesayangan
13
Bab 13 - Permintaan Devina
14
Bab 14 - Desakan Turun Ranjang
15
Bab 15 - Soal Anak
16
Bab 16 - Ulang Tahun Devina
17
Bab 17 - Pulang ke Tanah Air
18
Bab 18 - Ke Sekolah Aaron
19
Bab 19 - Undangan Pesta
20
Bab 20 - Setelah Kami Bercerai (Aku Mencintainya) ~ DelovA
21
Bab 21 - Pingsan
22
Bab 22 - Dijodohkan Orang Tua
23
Bab 23 - Pengantin Baru
24
Bab 24 - Mantan Pasien Rumah Sakit Jiwa
25
Bab 25 - Hasil Tes DNA
26
Bab 26 - Aku Ingin Rujuk (Arthur)
27
Bab 27 - Putus
28
Bab 28 - Menolak Putus dan Menerima Turun Ranjang
29
Bab 29 - Nonton Film
30
Bab 30 - Rencana Arthur
31
Bab 31 - Berbicara Empat Mata
32
Bab 32 - Perang Siap Dimulai
33
Bab 33 - Arthur vs Reno
34
Bab 34 - Terpaksa Berbohong
35
Bab 35 - Obrolan Menjelang Tengah Malam
36
Bab 36 - Kemesraan Mantan Suami-Istri
37
Promo Karya Baru
38
Bab 37 - Kedatangan Arthur dan Keluarganya
39
Bab 38 - Berjalan A_lot (Upaya Rujuk)
40
Bab 39 - Sebuah Hukuman
41
Bab 40 - Kehidupan Lisa dan Keluarganya
42
Bab 41 - Mertua vs Menantu Megalodon
43
Bab 42 - Lakukan Misi Selanjutnya
44
Bab 43 - Saling Memaafkan (Devina-Dion)
45
Bab 44 - Apa Kita Tidak Berhak Untuk Bahagia Bersama ? (Devina-Arthur)
46
Bab 45 - Pergi Bertiga (Arthur, Devina dan Aaron)
47
Bab 46 - Om Cakep (Papa Aaron)
48
Bab 47 - Sebuah Pertengkaran
49
Bab 48 - Arthur Jatuh Sakit
50
Bab 49 - Happy Anniversary
51
Bab 50 - Niat Membatalkan Turun Ranjang (Berganti Rujuk)
52
Bab 51 - Dipantau
53
Bab 52 - Kejutan di Pagi Hari
54
Bab 53 - Batal Rujuk
55
Bab 54 - Dendam
56
Bab 55 - Sosok Mr. X
57
Bab 56 - Mempercepat Rencana Pernikahan Turun Ranjang
58
Bab 57 - Rapat Terbatas
59
Bab 58 - Jatuh Sakit (Aaron)
60
Bab 59 - Deep Talk
61
Bab 60 - Bertemu Papa (Arthur dan Aaron)
62
Bab 61 - Permintaan Aaron
63
Bab 62 - Menjelang Pernikahan Turun Ranjang
64
Bab 63 - Hari Pernikahan Tiba (Reno-Devina)
65
Bab 64 - Cinta Itu Bukan Untukku (Reno-Devina)
66
Bab 65 - Kedatangan Tamu di Pagi Hari
67
Bab 66 - Menguak Tabir
68
Bab 67 - Sebuah Kecelakaan
69
Bab 68 - Pesan Terakhir Lisa
70
Bab 69 - Siapa Nama Anak Tiri Anda ?
71
Bab 70 - Akhirnya Terkuak
72
Bab 71 - Kehebohan di Bandara
73
Bab 72 - Rujuk (DelovA=Devina Love Arthur)
74
Bab 73 - Keikhlasan Reno (Sehari Sebelum Pernikahan)
75
Bab 74 - Pergi ke Makam
76
Bab 75 - Hukuman (Pengantin Baru)
77
Bab 76 - Sebuah Ide
78
Bab 77 - Terciduk
79
Bab 78 - Random (Arthur-Reno-Mr. X)
80
Bab 79 - Akhir Hidup Mr. X
81
Bab 80 - Ajakan Menikah (Reno-Novi)
82
Bab 81 - Pura-Pura Hamil (Reno-Novi)
83
Bab 82 - Lantai Horor
84
Bab 83 - Hari Apes Tidak Ada di Kalender
85
Bab 84 - Calon Bunda Untuk Riri
86
Bab 85 - Pernikahan (Reno-Novi) ~ TAMAT
87
Bab 86 - Extra Chapter 1
88
Bab 87 - Extra Chapter 2
89
Bab 88 - Extra Chapter 3
90
Bab 89 - Extra Chapter 4
91
Bab 90 - Extra Chapter 5
92
Bab 91 - Extra Chapter 6
93
Bab 92 - Extra Chapter 7
94
Bab 93 - Extra Chapter 8
95
Bab 94 - Extra Chapter 9
96
PROMO NOVEL BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!