Bab 6 - Selamat Ulang Tahun

Arthur tak mengindahkan omongan sang ibu barusan. Ia masuk ke kamar mandi dan menutup rapat pintunya.

"Dasar bucin! Susah banget disuruh move on!" gerutu Rara. Ia pun memutuskan keluar dari kamar putranya itu seraya mendengus sebal.

Sebagai ibu, Rara hanya ingin Arthur segera membuka lembaran baru dengan wanita lain supaya cepat melupakan Devina. Rara memang tak mengenal dekat Lisa Anastasya. Sebab, wanita itu adalah teman dekat Devina yang membantu bisnis mantan menantunya itu. Rara hanya beberapa kali saling bertemu dan berbincang dengan Lisa sewaktu Arthur dan Devina masih berstatus suami-istri.

Sejak perceraian Arthur dan Devina, omset usaha DealovA sempat turun drastis. Namun saat ini sudah bangkit kembali. Selama beberapa tahun terakhir ini Lisa yang menghandle penuh usaha tersebut. Arthur hanya sesekali memantau.

Rara meminta Arthur untuk mengganti nama usaha tersebut bahkan jika perlu lebih baik ditutup permanen. Namun Arthur menolaknya. Sebab baginya, DealovA penuh kenangan manis serta cintanya untuk Devina. Rara pun akhirnya memilih untuk mengalah.

Seiring berjalannya waktu dikarenakan Arthur sering bersama Lisa untuk mengembangkan usaha DealovA yang sempat terpuruk, Rara dan David menyarankan putranya itu untuk menjadikan Lisa sebagai istri. Arthur awalnya menolak karena jawabannya sudah pasti, di hatinya hanya ada nama Devina.

Akan tetapi lama kelamaan Arthur bosan karena terus disudutkan kedua orang tuanya sekaligus digempur pertanyaan dari para pewarta yang kepo hubungannya dengan Lisa, otomatis membuatnya semakin terpojok. Akhirnya Arthur memilih untuk bertunangan. Namun perihal maju ke jenjang pernikahan bersama Lisa atau wanita lain, sama sekali tak ada dalam pikiran maupun rencana Arthur.

Jangan harap jika mereka berdua bersama akan terjadi adegan saling mesra layaknya seperti pasangan yang sudah bertunangan. Arthur tetap dingin baik pada Lisa maupun wanita lain yang berusaha mendekatinya. Arthur berusaha untuk bersikap profesional, tidak lebih dari itu. Gandengan tangan saja hanya dilakukan Arthur karena sebuah formalitas jika berada di depan publik.

Duren alias duda keren adalah label yang tersemat dalam pundak Arthur sejak resmi bercerai dari Devina.

☘️☘️

Singapura.

Arthur dan Lisa tiba di Singapura sekitar pukul tujuh malam. Mereka langsung menuju ke hotel karena besok akan bertemu klien yang berencana menanamkan modal pada DealovA.

"Mas mau makan di restoran hotel atau di kamar?" tanya Lisa usai mereka melakukan check in di resepsionis.

Kini keduanya berjalan ke arah lift hendak menuju kamar masing-masing. Pastinya Arthur memesan dua kamar. Satu untuknya dan satu untuk Lisa.

"Saat berdua jangan pernah panggil aku, Mas. Apa kamu lupa kesepakatan kita?"

"Oh, maaf Pak." Lisa berusaha meralat ucapannya seraya meminta maaf. Ia sangat tahu jika di hati Arthur masih tersimpan cinta untuk Devina. Dirinya hanya sebatas tunangan di atas kertas. Arthur tidak mengizinkannya memanggil dengan sebutan 'Mas' jika sedang berdua saja. Namun jika ada keluarga atau wartawan, Arthur baru mengizinkannya.

"Good," ucap Arthur.

Tring...

Pintu Lift pun terbuka. Lalu keduanya masuk ke dalam benda tertutup tersebut untuk naik ke lantai tujuh, tempat kamar mereka berada.

"Jadi, Pak Arthur mau makan di kamar atau di restoran?"

"Di kamar saja. Pesankan aku menu mash potato yang ditaburi oregano, sup daging dan lauknya omelet dengan toping keju di atasnya serta beef wellington. Minumnya dua gelas coklat hangat less sugar. Aku mau istirahat dulu dan tak ingin diganggu untuk urusan apapun. Nanti suruh pelayan antarkan makanan tadi ke kamarku tepat jam dua belas malam,"

Deg...

Semua pesanan Arthur tadi tentu saja mengejutkan Lisa. Sebab itu semua makanan favorit Devina. Sebagai teman dekat, Lisa tentu paham apa yang disukai Devina maupun yang tidak disukai.

"Kamu denger yang aku ucapkan tadi?!" tanya Arthur dengan nada yang sudah naik satu oktaf, sebab tak ada respon dari Lisa.

"I_ya, Pak. Segera nanti saya hubungi pihak hotel untuk menyiapkan makan malam sesuai pesanan bapak tadi," jawab Lisa sedikit terbata-bata.

"Hem,"

"Tumben dia makan larut malam. Biasanya enggak mau makan yang berat-berat kalau sudah di atas jam sembilan malam," batin Lisa.

Tring...

Pintu lift pun terbuka, mereka berdua keluar dari sana dan berjalan untuk mencari kamar yang sudah dipesannya. Arthur masuk ke dalam kamarnya. Lisa pun telah masuk ke dalam kamarnya yang berada di samping kamar Arthur.

☘️☘️

Semua pesanan Arthur sudah siap di meja makan yang ada di kamarnya. Tubuhnya terasa segar usai mandi. Kini ia hanya berbalut bathrobe warna putih.

Tap...tap...tap...

Arthur berjalan menuju meja makan lalu mendaratkan b0kongnya di kursi. Ia melihat pesanan makan malamnya kali ini dengan tatapan sendu dan hati yang begitu sedih. Arthur sengaja memesan semua makanan dan minuman favorit mantan istrinya. Tepat jam 12 malam, Devina genap berusia tiga puluh tahun.

Lilin-lilin cantik sudah Arthur tata dan nyalakan di meja makan. Tak lupa ia menyetel lagu favorit Devina yakni dari penyanyi wanita ternama yang berjudul a thousand years. Ia juga meletakkan sebuah pigura yang berisi fotonya dengan Devina di atas meja makan tersebut.

Foto yang penuh kenangan indahnya bersama Devina. Foto itu diambil saat mereka berdua berbulan madu usai melaksanakan pernikahan.

Bora Bora adalah sebuah pulau tropis yang terletak di Samudera Pasifik. Sur*ga indah nan memukau yang banyak diminati para pengantin baru yang ingin berbulan madu. Letaknya di sekitar pertengahan antara Amerika Selatan dan Australia. Bora Bora masuk dalam wilayah Negara Kepulauan Polinesia Perancis.

Tepat jam dua belas malam.

"Happy birthday, my lovely wife. Love you forever and ever," ucap Arthur seraya tersenyum sambil memandang bingkai foto itu. Lalu ia pun meniup lilin-lilin tersebut.

"Selamat makan, Sayangku." Arthur pun berucap kembali seolah-olah Devina masih bersamanya dan sedang duduk di hadapannya. Mungkin jika ada orang lain yang melihat tingkahnya saat ini, Arthur dianggap sudah tidak waras lagi.

Lelaki itu bicara dan senyum-senyum sendirian. Mirip or*gil alias orang gila.

Arthur memasukkan mash potato serta omelet keju ke dalam mulutnya. Tak lupa ia memotong-motong beef wellington menjadi bentuk dadu kecil. Hal yang selalu dilakukannya untuk Devina saat mereka berdua masih bersama. Setiap makan daging atau steak, Arthur akan memotongkannya untuk Devina. Itulah salah satu bentuk perhatian serta cinta Arthur pada Devina.

Sedangkan di tempat lain, Devina tengah menatap langit malam ini dari balik jendela sebuah kamar dengan hati yang juga sendu seperti Arthur. Ia belum bisa memejamkan matanya di jam yang sudah larut malam seperti ini.

"Apa kabarmu, Mas? Apa kamu bahagia setelah menceraikanku? Selamat atas pertunanganmu dengan Lisa. Apa kamu masih ingat jika hari ini ulang tahunku?" batin Devina dengan mata yang tampak berkaca-kaca.

Ya, Devina mengetahui kabar pertunangan Arthur dengan Lisa secara tanpa sengaja dari sebuah majalah yang ia baca.

Tak lama buliran bening menetes dan membasahi pipinya. Tiba-tiba ada sebuah pesan masuk ke dalam ponselnya.

Tring...

Devina menyeka air matanya lalu melihat isi pesan tersebut. Kebetulan ponselnya berada di genggaman tangannya saat ini.

📩 Reno

["Selamat ulang tahun, Cintaku. Semoga kamu selalu sehat dan tercapai segala inginmu. Jangan lupa jadwal kontrolmu ke rumah sakit. Aku temani kamu. Jam sepuluh pagi pesawatku landing di Singapura. Aku jemput kamu di apartemen, lalu kita pergi bersama ke rumah sakit. Tunggu aku ya, Cintaku."]

Bersambung...

🍁🍁🍁

Terpopuler

Comments

Dwi Winarni Wina

Dwi Winarni Wina

Arthur tidak bisa melupakan devina dan sangat menyesal telah menceraikan devina dan arthur sanat bucin akut dan cinta mati devina.....
tepat jam 12 mlm arthur merasakan ultah devina seorang diri dikamar hotel arthur seperti org gila berbicara sendiri....
Arthur berusaha terus mencari keberadaan devina dan arthur bertunangan dgn lisa krn terpaksa arthur msh mengharapkan devina kembali....
Waaaah reno sangat mesra skl mengucapkan ultah kedevina dan apakah setelah devina meninggal reno dan devina menjalin hubungan lagi...
krn sebelum meninggal disya meminta devina menikah dgn reo dan menjadi ibu sambung buat riri....
Tapi devina jg msh memikirkan arthur jg...
lanjut thor sehat sll dan semangat sll💪💪💪💪💪

2024-11-08

3

Nena Anwar

Nena Anwar

sejahat2nya Arthur aku lebih dukung Arthur sama Devina rujuk daripada Devina balikan sama Reno jijik banget aku sama si Reno kayaknya bener2 nunjukin jika Disya itu gk ada dihatinya sama sekali, udah tau banyak berita pengkhianatan dan perselengkian antara Reno dan Devina tapi si Reno masih aja deket sama Devina seolah2 menunjukan dan membuktikan berita yg beredar itu jika mereka bener2 selengki

2024-11-08

38

Yuli a

Yuli a

loh...kok Reno manggil Devina cintaku....???? emang mereka masih berhubungan...??? bukannya Devina dibawa kabur dan diumpetin sama Dion ya....
kok Dion ngijinin Devina berhubungan sama Reno sih... dulu Dion kn sempet marah sama Dion..
katanya gara-gara Reno, deysa meninggal....
tapi Devina mikirin Arthur Lo.... apakah sebenarnya Devina udah mencintai Arthur....
semoga aja ya....
btw, Rara nggak punya anak lagi Tah KK bersama David..??

2024-11-08

3

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Dituduh Selingkuh
2 Bab 2 - Petaka Itu
3 Bab 3 - Tersebar Luas (Viral)
4 Bab 4 - Kepergian (Berduka)
5 Bab 5 - Perceraian
6 Bab 6 - Selamat Ulang Tahun
7 Bab 7 - Keguguran
8 Bab 8 - Depresi Berat
9 Bab 9 - Menuju Rumah Sakit
10 Bab 10 - El-usan Lembut
11 Bab 11 - Mantan Istri
12 Bab 12 - Mainan Kesayangan
13 Bab 13 - Permintaan Devina
14 Bab 14 - Desakan Turun Ranjang
15 Bab 15 - Soal Anak
16 Bab 16 - Ulang Tahun Devina
17 Bab 17 - Pulang ke Tanah Air
18 Bab 18 - Ke Sekolah Aaron
19 Bab 19 - Undangan Pesta
20 Bab 20 - Setelah Kami Bercerai (Aku Mencintainya) ~ DelovA
21 Bab 21 - Pingsan
22 Bab 22 - Dijodohkan Orang Tua
23 Bab 23 - Pengantin Baru
24 Bab 24 - Mantan Pasien Rumah Sakit Jiwa
25 Bab 25 - Hasil Tes DNA
26 Bab 26 - Aku Ingin Rujuk (Arthur)
27 Bab 27 - Putus
28 Bab 28 - Menolak Putus dan Menerima Turun Ranjang
29 Bab 29 - Nonton Film
30 Bab 30 - Rencana Arthur
31 Bab 31 - Berbicara Empat Mata
32 Bab 32 - Perang Siap Dimulai
33 Bab 33 - Arthur vs Reno
34 Bab 34 - Terpaksa Berbohong
35 Bab 35 - Obrolan Menjelang Tengah Malam
36 Bab 36 - Kemesraan Mantan Suami-Istri
37 Promo Karya Baru
38 Bab 37 - Kedatangan Arthur dan Keluarganya
39 Bab 38 - Berjalan A_lot (Upaya Rujuk)
40 Bab 39 - Sebuah Hukuman
41 Bab 40 - Kehidupan Lisa dan Keluarganya
42 Bab 41 - Mertua vs Menantu Megalodon
43 Bab 42 - Lakukan Misi Selanjutnya
44 Bab 43 - Saling Memaafkan (Devina-Dion)
45 Bab 44 - Apa Kita Tidak Berhak Untuk Bahagia Bersama ? (Devina-Arthur)
46 Bab 45 - Pergi Bertiga (Arthur, Devina dan Aaron)
47 Bab 46 - Om Cakep (Papa Aaron)
48 Bab 47 - Sebuah Pertengkaran
49 Bab 48 - Arthur Jatuh Sakit
50 Bab 49 - Happy Anniversary
51 Bab 50 - Niat Membatalkan Turun Ranjang (Berganti Rujuk)
52 Bab 51 - Dipantau
53 Bab 52 - Kejutan di Pagi Hari
54 Bab 53 - Batal Rujuk
55 Bab 54 - Dendam
56 Bab 55 - Sosok Mr. X
57 Bab 56 - Mempercepat Rencana Pernikahan Turun Ranjang
58 Bab 57 - Rapat Terbatas
59 Bab 58 - Jatuh Sakit (Aaron)
60 Bab 59 - Deep Talk
61 Bab 60 - Bertemu Papa (Arthur dan Aaron)
62 Bab 61 - Permintaan Aaron
63 Bab 62 - Menjelang Pernikahan Turun Ranjang
64 Bab 63 - Hari Pernikahan Tiba (Reno-Devina)
65 Bab 64 - Cinta Itu Bukan Untukku (Reno-Devina)
66 Bab 65 - Kedatangan Tamu di Pagi Hari
67 Bab 66 - Menguak Tabir
68 Bab 67 - Sebuah Kecelakaan
69 Bab 68 - Pesan Terakhir Lisa
70 Bab 69 - Siapa Nama Anak Tiri Anda ?
71 Bab 70 - Akhirnya Terkuak
72 Bab 71 - Kehebohan di Bandara
73 Bab 72 - Rujuk (DelovA=Devina Love Arthur)
74 Bab 73 - Keikhlasan Reno (Sehari Sebelum Pernikahan)
75 Bab 74 - Pergi ke Makam
76 Bab 75 - Hukuman (Pengantin Baru)
77 Bab 76 - Sebuah Ide
78 Bab 77 - Terciduk
79 Bab 78 - Random (Arthur-Reno-Mr. X)
80 Bab 79 - Akhir Hidup Mr. X
81 Bab 80 - Ajakan Menikah (Reno-Novi)
82 Bab 81 - Pura-Pura Hamil (Reno-Novi)
83 Bab 82 - Lantai Horor
84 Bab 83 - Hari Apes Tidak Ada di Kalender
85 Bab 84 - Calon Bunda Untuk Riri
86 Bab 85 - Pernikahan (Reno-Novi) ~ TAMAT
87 Bab 86 - Extra Chapter 1
88 Bab 87 - Extra Chapter 2
89 Bab 88 - Extra Chapter 3
90 Bab 89 - Extra Chapter 4
91 Bab 90 - Extra Chapter 5
92 Bab 91 - Extra Chapter 6
93 Bab 92 - Extra Chapter 7
94 Bab 93 - Extra Chapter 8
95 Bab 94 - Extra Chapter 9
96 PROMO NOVEL BARU
Episodes

Updated 96 Episodes

1
Bab 1 - Dituduh Selingkuh
2
Bab 2 - Petaka Itu
3
Bab 3 - Tersebar Luas (Viral)
4
Bab 4 - Kepergian (Berduka)
5
Bab 5 - Perceraian
6
Bab 6 - Selamat Ulang Tahun
7
Bab 7 - Keguguran
8
Bab 8 - Depresi Berat
9
Bab 9 - Menuju Rumah Sakit
10
Bab 10 - El-usan Lembut
11
Bab 11 - Mantan Istri
12
Bab 12 - Mainan Kesayangan
13
Bab 13 - Permintaan Devina
14
Bab 14 - Desakan Turun Ranjang
15
Bab 15 - Soal Anak
16
Bab 16 - Ulang Tahun Devina
17
Bab 17 - Pulang ke Tanah Air
18
Bab 18 - Ke Sekolah Aaron
19
Bab 19 - Undangan Pesta
20
Bab 20 - Setelah Kami Bercerai (Aku Mencintainya) ~ DelovA
21
Bab 21 - Pingsan
22
Bab 22 - Dijodohkan Orang Tua
23
Bab 23 - Pengantin Baru
24
Bab 24 - Mantan Pasien Rumah Sakit Jiwa
25
Bab 25 - Hasil Tes DNA
26
Bab 26 - Aku Ingin Rujuk (Arthur)
27
Bab 27 - Putus
28
Bab 28 - Menolak Putus dan Menerima Turun Ranjang
29
Bab 29 - Nonton Film
30
Bab 30 - Rencana Arthur
31
Bab 31 - Berbicara Empat Mata
32
Bab 32 - Perang Siap Dimulai
33
Bab 33 - Arthur vs Reno
34
Bab 34 - Terpaksa Berbohong
35
Bab 35 - Obrolan Menjelang Tengah Malam
36
Bab 36 - Kemesraan Mantan Suami-Istri
37
Promo Karya Baru
38
Bab 37 - Kedatangan Arthur dan Keluarganya
39
Bab 38 - Berjalan A_lot (Upaya Rujuk)
40
Bab 39 - Sebuah Hukuman
41
Bab 40 - Kehidupan Lisa dan Keluarganya
42
Bab 41 - Mertua vs Menantu Megalodon
43
Bab 42 - Lakukan Misi Selanjutnya
44
Bab 43 - Saling Memaafkan (Devina-Dion)
45
Bab 44 - Apa Kita Tidak Berhak Untuk Bahagia Bersama ? (Devina-Arthur)
46
Bab 45 - Pergi Bertiga (Arthur, Devina dan Aaron)
47
Bab 46 - Om Cakep (Papa Aaron)
48
Bab 47 - Sebuah Pertengkaran
49
Bab 48 - Arthur Jatuh Sakit
50
Bab 49 - Happy Anniversary
51
Bab 50 - Niat Membatalkan Turun Ranjang (Berganti Rujuk)
52
Bab 51 - Dipantau
53
Bab 52 - Kejutan di Pagi Hari
54
Bab 53 - Batal Rujuk
55
Bab 54 - Dendam
56
Bab 55 - Sosok Mr. X
57
Bab 56 - Mempercepat Rencana Pernikahan Turun Ranjang
58
Bab 57 - Rapat Terbatas
59
Bab 58 - Jatuh Sakit (Aaron)
60
Bab 59 - Deep Talk
61
Bab 60 - Bertemu Papa (Arthur dan Aaron)
62
Bab 61 - Permintaan Aaron
63
Bab 62 - Menjelang Pernikahan Turun Ranjang
64
Bab 63 - Hari Pernikahan Tiba (Reno-Devina)
65
Bab 64 - Cinta Itu Bukan Untukku (Reno-Devina)
66
Bab 65 - Kedatangan Tamu di Pagi Hari
67
Bab 66 - Menguak Tabir
68
Bab 67 - Sebuah Kecelakaan
69
Bab 68 - Pesan Terakhir Lisa
70
Bab 69 - Siapa Nama Anak Tiri Anda ?
71
Bab 70 - Akhirnya Terkuak
72
Bab 71 - Kehebohan di Bandara
73
Bab 72 - Rujuk (DelovA=Devina Love Arthur)
74
Bab 73 - Keikhlasan Reno (Sehari Sebelum Pernikahan)
75
Bab 74 - Pergi ke Makam
76
Bab 75 - Hukuman (Pengantin Baru)
77
Bab 76 - Sebuah Ide
78
Bab 77 - Terciduk
79
Bab 78 - Random (Arthur-Reno-Mr. X)
80
Bab 79 - Akhir Hidup Mr. X
81
Bab 80 - Ajakan Menikah (Reno-Novi)
82
Bab 81 - Pura-Pura Hamil (Reno-Novi)
83
Bab 82 - Lantai Horor
84
Bab 83 - Hari Apes Tidak Ada di Kalender
85
Bab 84 - Calon Bunda Untuk Riri
86
Bab 85 - Pernikahan (Reno-Novi) ~ TAMAT
87
Bab 86 - Extra Chapter 1
88
Bab 87 - Extra Chapter 2
89
Bab 88 - Extra Chapter 3
90
Bab 89 - Extra Chapter 4
91
Bab 90 - Extra Chapter 5
92
Bab 91 - Extra Chapter 6
93
Bab 92 - Extra Chapter 7
94
Bab 93 - Extra Chapter 8
95
Bab 94 - Extra Chapter 9
96
PROMO NOVEL BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!