Bab 15 - Soal Anak

Ya, beberapa saat yang lalu setelah dokter visit ke kamar, Arthur diberi pilihan untuk rawat inap atau rawat jalan juga bisa. Arthur yang memang kurang suka bau obat-obatan di rumah sakit, tentu saja meminta untuk rawat jalan saja.

Tak berselang lama, Lisa pun telah kembali ke rumah sakit. Dikarenakan Tuan Douglas ingin bertemu Arthur ketika sudah sehat dan di Indonesia saja. Mendadak istri Tuan Douglas kontraksi karena mau melahirkan. Namun kerjasama dengan DelovA tetap akan berlanjut dan jalan sesuai rencana semula.

Arthur pun menyuruh Lisa untuk segera membenahi barang-barang. Sebelum keluar kamar, Lisa sempat bertanya pada Arthur perihal mainan mobil-mobilan.

"Ini mainan siapa, Pak?" tanya Lisa.

"Oh, itu punya anak kecil yang tadi enggak sengaja salah masuk ke kamar ini. Terus ketinggalan deh mainannya,"

"Apa perlu saya kembalikan pada orang tuanya atau mau Bapak tinggal di sini saja?"

"Enggak perlu, biar aku yang bawa. Nanti mau kuserahkan langsung pada bocah kecil itu," jawab Arthur.

"Bapak tahu nama dan alamat orang tuanya?"

"Yang kamu perlu tahu sekarang ini, segera urus kepulangan kita ke Indonesia. Mengerti?"

"Ba_ik, Pak." Lisa terbata-bata menjawabnya. Ia menghela napas beratnya. Susah sekali mendekati Arthur, pikirnya.

Akhirnya mereka berdua pun bergegas pergi dari kamar VIP tersebut menuju parkiran mobil.

☘️☘️

"Sial !!" maki Reno. Sebab menurut pihak keamanan di parkiran mobil VIP, barusan orang yang dimaksud Reno telah pergi. Sebab secara kebetulan memang Arthur dan Lisa yang baru saja pergi meninggalkan area parkiran mobil khusus VIP.

"Tadi orang itu pergi sama istrinya dan anak kecil, apa tidak Pak?" tanya Reno pada penjaga parkir.

"Wah, saya kurang tahu Pak. Tadi orang yang bapak maksud itu memang pergi dengan wanita. Cuma saya tidak tahu wanita itu istrinya apa bukan. Kalau anak kecil yang bersama mereka, tidak ada."

"Syukurlah, dia enggak punya anak kecil. Jadi mainan Aaron bisa aku ambil dengan mudah," gumam Reno.

Sebelum mobil Arthur pergi, Reno sempat membidik dari jarak yang cukup jauh yakni gambar berupa plat nomor kendaraan. Seketika Reno mengirimkan sebuah pesan pada salah satu teman dekatnya di Singapura untuk membantunya menyelidiki nama pemilik mobil serta alamatnya.

Setelah satu jam, Arthur dan Lisa tiba kembali di hotel. Rencananya, besok mereka akan kembali ke Indonesia. Kini Arthur sudah berada di dalam kamarnya. Lisa juga kembali ke kamar sebelah.

Arthur terus terngiang kebersamaannya dengan Aaron di rumah sakit. Lalu ia melihat kembali mobil mainan milik Aaron. Saat tangannya membalikkan mobil itu, tiba-tiba...

Deg...

Seketika jantung Arthur berdebar kencang menatap inisial huruf yang ada di bagian bawah mobil mainan itu. Tadi ia hanya melihat bagian depan, atas dan belakang saja. Untuk bagian bawah mobil, ia belum melihatnya ketika di rumah sakit.

D💖A

Ya, itu adalah tempelan sticker khusus yang dibuat oleh Aaron. Hufuf "D" lalu tanda love atau hati, setelah itu huruf "A".

"Kenapa inisial huruf di mobil Aaron persis nama Devina dan aku? Apa jangan-jangan beneran dia anak yang dilahirkan Devina beberapa tahun yang lalu pasca kita bercerai?" batin Arthur.

Ia kembali menelaah dengan seksama jika dihitung, usia Aaron memang hampir sama dengan usia bayi Devina yang meninggal.

Faktanya ketika mereka belum bercerai, Arthur sudah mencoba mencari kebenaran yang terjadi antara Devina dan Reno bisa sampai bersama di kamar hotel. Tapi, hasilnya nihil. Semuanya bersih. Tak ada jejak yang tertinggal maupun cctv yang bisa ia lihat.

Dikarenakan hotel tempat kejadian petaka itu bukan di hotel berbintang melainkan hotel biasa yang tidak terkenal pastinya. Hotel tersebut sangat sepi dan tak ada CCTV. Lokasinya berada di pinggiran Ibukota Jakarta. Walaupun jalan depan hotel dan sekitarnya cukup ramai lalu-lalang kendaraan.

Hanya ada seorang saksi yakni penjaga hotel yang berjenis kela_min laki-laki. Ia mengatakan jika Reno datang ke hotel itu lebih dahulu untuk check in lalu tak lama disusul kedatangan Devina untuk masuk ke dalam kamar Reno. Setelah itu, penjaga hotel tidak tahu apa yang dilakukan oleh Reno dan Devina di dalam kamar hingga terjadi penggrebekan oleh Arthur dan Disya.

☘️☘️

Arthur mengambil ponselnya lalu menghubungi Tommy. Dia adalah salah satu teman dekat Arthur di Singapura.

"Halo, Tom."

"Eh, Bro. Gimana, sudah sembuh? Sorry, aku belum bisa jenguk kamu di rumah sakit. Biasa masih sibuk,"

"Iya, sibuk kelonan." Arthur meledek Tommy.

"Haha... kamu sangat tahu aku luar dalam. Aku enggak bisa kalau gak main begituan, Bro. Adik kecilku butuh asupan gizi. Kalau enggak dikasih, bisa tantrum dia. Ujungnya aku yang pusing," kelakar Tommy seraya tertawa.

Arthur tak masalah dengan kehidupan Tommy yang menganut gaya hidup bebas. Dikarenakan hal itu sudah masuk ranah pribadi dan hak masing-masing personal memilih jalan hidup seperti apa. Selama pertemanan mereka baik-baik saja dan tidak saling menjerumuskan satu sama lain, Tommy adalah sosok teman yang baik baginya.

Arthur sendiri pernah tinggal dan berkuliah di luar negeri. Tentu ia sangat paham gaya hidup bebas. Walaupun Arthur sendiri memilih untuk tidak mengikuti jejak Tommy. Ia tetap memegang teguh nasehat sang ibu agar sebagai lelaki juga harus menjaga kehormatannya untuk istrinya. Bukan hanya wanita yang menjaga kesuciannya untuk suaminya kelak.

"Bisa kamu datang ke sini? Aku butuh bicara penting sama kamu," pinta Arthur.

"Sekarang?"

"Ya, sekarang. Masa tahun depan!"

"Ada masalah apa nih? Kedengarannya penting banget,"

"Sangat penting buatku," jawab Arthur.

"Boleh tahu kisi-kisinya? Biar enggak penasaran nih,"

"Soal anak," jawab Arthur singkat.

"Hah, kok bisa?"

"Ya, bisa jadi." Arthur asal menjawabnya.

"Woi, Arthur Ravasya Barnett !! Si Turbo kenapa kamu suruh bebas main nyelonong masuk ke sembarang tempat c0lokan! Tuh sarang c0lokan Si Turbo yang kamu masukin, sudah lulus sertifikasi halal apa beloomm ?!" teriak Tommy.

Sedangkan di seberang sana, Arthur hanya terdiam dan bingung dengan kalimat dari Tommy barusan. Ia pun menggaruk-garukkan tangannya pada kepalanya yang tak gatal.

"Ini orang kenapa sih? Kurang celupannya apa kurang micin?" batin Arthur.

Sedangkan Tommy terus ny3rocos memarahi Arthur di sambungan telepon. Sebab sebagai sahabat, Tommy sangat tahu jika Arthur masih mencintai Devina. Bahkan beberapa waktu yang lalu sebelum ke Singapura, Arthur sempat mengutarakan niatnya ingin rujuk dan meminta maaf pada Devina. Akan tetapi, jejak sang mantan istri belum ditemukannya juga.

Yang ada di pikiran Tommy saat ini perihal pembahasan anak tadi yakni Arthur sudah menghamili wanita lain. Padahal Arthur ingin membahas Aaron yang ia duga sebagai putra kandungnya dengan Devina.

Bersambung...

🍁🍁🍁

Terpopuler

Comments

Akhmad Soimun

Akhmad Soimun

Bolehkah malam ini Up satu lagi untukku..? wkwkwk..aku tunggu Up-nya Kak Othor Safira💕💕💋💋💋💋

2024-11-15

3

Dwi Winarni Wina

Dwi Winarni Wina

Arthur sangat penasaran sm Aaron itu anaknya bukan dan diam2 Arthur akan menyelidiki dan melakukan test dna sm Aarron...
Arthur tdk peduli akan menemui Devina dan mimta rujuk kembali.,....
Arthur pasti sangat happy Aaron anaknya kandungnya seandainya tahu dan Arthur baru pertama kl bertemu Aaron langsung akrab dan menyukai Aaron....
Reno kebelet pgn menikah sm Devina tapi skrg ragu sm reno....
lanjut thor sehat sll...

2024-11-15

8

Nena Anwar

Nena Anwar

udah lah Lisa udah tau Arthur sulit didekati masih aja berusaha buat dapetin Arthur,,,semoga Reno tak bertemu dengan Arthur biarkan Arthur sendiri yg memberikan mainan mobil2an itu pada Aaron,,,bagaimana mau ada bukti ya pinteran yg menjebak lah semua sudah direncanakan dan cctv bisa dimatikan atau dihapus saat terjadinya penjebakan apalagi itu tempat yg sepi,,,sabar Arthur jika othor dan semesta mendukungmu kamu pasti akan bersatu kembali dengan Devina

2024-11-15

4

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Dituduh Selingkuh
2 Bab 2 - Petaka Itu
3 Bab 3 - Tersebar Luas (Viral)
4 Bab 4 - Kepergian (Berduka)
5 Bab 5 - Perceraian
6 Bab 6 - Selamat Ulang Tahun
7 Bab 7 - Keguguran
8 Bab 8 - Depresi Berat
9 Bab 9 - Menuju Rumah Sakit
10 Bab 10 - El-usan Lembut
11 Bab 11 - Mantan Istri
12 Bab 12 - Mainan Kesayangan
13 Bab 13 - Permintaan Devina
14 Bab 14 - Desakan Turun Ranjang
15 Bab 15 - Soal Anak
16 Bab 16 - Ulang Tahun Devina
17 Bab 17 - Pulang ke Tanah Air
18 Bab 18 - Ke Sekolah Aaron
19 Bab 19 - Undangan Pesta
20 Bab 20 - Setelah Kami Bercerai (Aku Mencintainya) ~ DelovA
21 Bab 21 - Pingsan
22 Bab 22 - Dijodohkan Orang Tua
23 Bab 23 - Pengantin Baru
24 Bab 24 - Mantan Pasien Rumah Sakit Jiwa
25 Bab 25 - Hasil Tes DNA
26 Bab 26 - Aku Ingin Rujuk (Arthur)
27 Bab 27 - Putus
28 Bab 28 - Menolak Putus dan Menerima Turun Ranjang
29 Bab 29 - Nonton Film
30 Bab 30 - Rencana Arthur
31 Bab 31 - Berbicara Empat Mata
32 Bab 32 - Perang Siap Dimulai
33 Bab 33 - Arthur vs Reno
34 Bab 34 - Terpaksa Berbohong
35 Bab 35 - Obrolan Menjelang Tengah Malam
36 Bab 36 - Kemesraan Mantan Suami-Istri
37 Promo Karya Baru
38 Bab 37 - Kedatangan Arthur dan Keluarganya
39 Bab 38 - Berjalan A_lot (Upaya Rujuk)
40 Bab 39 - Sebuah Hukuman
41 Bab 40 - Kehidupan Lisa dan Keluarganya
42 Bab 41 - Mertua vs Menantu Megalodon
43 Bab 42 - Lakukan Misi Selanjutnya
44 Bab 43 - Saling Memaafkan (Devina-Dion)
45 Bab 44 - Apa Kita Tidak Berhak Untuk Bahagia Bersama ? (Devina-Arthur)
46 Bab 45 - Pergi Bertiga (Arthur, Devina dan Aaron)
47 Bab 46 - Om Cakep (Papa Aaron)
48 Bab 47 - Sebuah Pertengkaran
49 Bab 48 - Arthur Jatuh Sakit
50 Bab 49 - Happy Anniversary
51 Bab 50 - Niat Membatalkan Turun Ranjang (Berganti Rujuk)
52 Bab 51 - Dipantau
53 Bab 52 - Kejutan di Pagi Hari
54 Bab 53 - Batal Rujuk
55 Bab 54 - Dendam
56 Bab 55 - Sosok Mr. X
57 Bab 56 - Mempercepat Rencana Pernikahan Turun Ranjang
58 Bab 57 - Rapat Terbatas
59 Bab 58 - Jatuh Sakit (Aaron)
60 Bab 59 - Deep Talk
61 Bab 60 - Bertemu Papa (Arthur dan Aaron)
62 Bab 61 - Permintaan Aaron
63 Bab 62 - Menjelang Pernikahan Turun Ranjang
64 Bab 63 - Hari Pernikahan Tiba (Reno-Devina)
65 Bab 64 - Cinta Itu Bukan Untukku (Reno-Devina)
66 Bab 65 - Kedatangan Tamu di Pagi Hari
67 Bab 66 - Menguak Tabir
68 Bab 67 - Sebuah Kecelakaan
69 Bab 68 - Pesan Terakhir Lisa
70 Bab 69 - Siapa Nama Anak Tiri Anda ?
71 Bab 70 - Akhirnya Terkuak
72 Bab 71 - Kehebohan di Bandara
73 Bab 72 - Rujuk (DelovA=Devina Love Arthur)
74 Bab 73 - Keikhlasan Reno (Sehari Sebelum Pernikahan)
75 Bab 74 - Pergi ke Makam
76 Bab 75 - Hukuman (Pengantin Baru)
77 Bab 76 - Sebuah Ide
78 Bab 77 - Terciduk
79 Bab 78 - Random (Arthur-Reno-Mr. X)
80 Bab 79 - Akhir Hidup Mr. X
81 Bab 80 - Ajakan Menikah (Reno-Novi)
82 Bab 81 - Pura-Pura Hamil (Reno-Novi)
83 Bab 82 - Lantai Horor
84 Bab 83 - Hari Apes Tidak Ada di Kalender
85 Bab 84 - Calon Bunda Untuk Riri
86 Bab 85 - Pernikahan (Reno-Novi) ~ TAMAT
87 Bab 86 - Extra Chapter 1
88 Bab 87 - Extra Chapter 2
89 Bab 88 - Extra Chapter 3
90 Bab 89 - Extra Chapter 4
91 Bab 90 - Extra Chapter 5
92 Bab 91 - Extra Chapter 6
93 Bab 92 - Extra Chapter 7
94 Bab 93 - Extra Chapter 8
95 Bab 94 - Extra Chapter 9
96 PROMO NOVEL BARU
Episodes

Updated 96 Episodes

1
Bab 1 - Dituduh Selingkuh
2
Bab 2 - Petaka Itu
3
Bab 3 - Tersebar Luas (Viral)
4
Bab 4 - Kepergian (Berduka)
5
Bab 5 - Perceraian
6
Bab 6 - Selamat Ulang Tahun
7
Bab 7 - Keguguran
8
Bab 8 - Depresi Berat
9
Bab 9 - Menuju Rumah Sakit
10
Bab 10 - El-usan Lembut
11
Bab 11 - Mantan Istri
12
Bab 12 - Mainan Kesayangan
13
Bab 13 - Permintaan Devina
14
Bab 14 - Desakan Turun Ranjang
15
Bab 15 - Soal Anak
16
Bab 16 - Ulang Tahun Devina
17
Bab 17 - Pulang ke Tanah Air
18
Bab 18 - Ke Sekolah Aaron
19
Bab 19 - Undangan Pesta
20
Bab 20 - Setelah Kami Bercerai (Aku Mencintainya) ~ DelovA
21
Bab 21 - Pingsan
22
Bab 22 - Dijodohkan Orang Tua
23
Bab 23 - Pengantin Baru
24
Bab 24 - Mantan Pasien Rumah Sakit Jiwa
25
Bab 25 - Hasil Tes DNA
26
Bab 26 - Aku Ingin Rujuk (Arthur)
27
Bab 27 - Putus
28
Bab 28 - Menolak Putus dan Menerima Turun Ranjang
29
Bab 29 - Nonton Film
30
Bab 30 - Rencana Arthur
31
Bab 31 - Berbicara Empat Mata
32
Bab 32 - Perang Siap Dimulai
33
Bab 33 - Arthur vs Reno
34
Bab 34 - Terpaksa Berbohong
35
Bab 35 - Obrolan Menjelang Tengah Malam
36
Bab 36 - Kemesraan Mantan Suami-Istri
37
Promo Karya Baru
38
Bab 37 - Kedatangan Arthur dan Keluarganya
39
Bab 38 - Berjalan A_lot (Upaya Rujuk)
40
Bab 39 - Sebuah Hukuman
41
Bab 40 - Kehidupan Lisa dan Keluarganya
42
Bab 41 - Mertua vs Menantu Megalodon
43
Bab 42 - Lakukan Misi Selanjutnya
44
Bab 43 - Saling Memaafkan (Devina-Dion)
45
Bab 44 - Apa Kita Tidak Berhak Untuk Bahagia Bersama ? (Devina-Arthur)
46
Bab 45 - Pergi Bertiga (Arthur, Devina dan Aaron)
47
Bab 46 - Om Cakep (Papa Aaron)
48
Bab 47 - Sebuah Pertengkaran
49
Bab 48 - Arthur Jatuh Sakit
50
Bab 49 - Happy Anniversary
51
Bab 50 - Niat Membatalkan Turun Ranjang (Berganti Rujuk)
52
Bab 51 - Dipantau
53
Bab 52 - Kejutan di Pagi Hari
54
Bab 53 - Batal Rujuk
55
Bab 54 - Dendam
56
Bab 55 - Sosok Mr. X
57
Bab 56 - Mempercepat Rencana Pernikahan Turun Ranjang
58
Bab 57 - Rapat Terbatas
59
Bab 58 - Jatuh Sakit (Aaron)
60
Bab 59 - Deep Talk
61
Bab 60 - Bertemu Papa (Arthur dan Aaron)
62
Bab 61 - Permintaan Aaron
63
Bab 62 - Menjelang Pernikahan Turun Ranjang
64
Bab 63 - Hari Pernikahan Tiba (Reno-Devina)
65
Bab 64 - Cinta Itu Bukan Untukku (Reno-Devina)
66
Bab 65 - Kedatangan Tamu di Pagi Hari
67
Bab 66 - Menguak Tabir
68
Bab 67 - Sebuah Kecelakaan
69
Bab 68 - Pesan Terakhir Lisa
70
Bab 69 - Siapa Nama Anak Tiri Anda ?
71
Bab 70 - Akhirnya Terkuak
72
Bab 71 - Kehebohan di Bandara
73
Bab 72 - Rujuk (DelovA=Devina Love Arthur)
74
Bab 73 - Keikhlasan Reno (Sehari Sebelum Pernikahan)
75
Bab 74 - Pergi ke Makam
76
Bab 75 - Hukuman (Pengantin Baru)
77
Bab 76 - Sebuah Ide
78
Bab 77 - Terciduk
79
Bab 78 - Random (Arthur-Reno-Mr. X)
80
Bab 79 - Akhir Hidup Mr. X
81
Bab 80 - Ajakan Menikah (Reno-Novi)
82
Bab 81 - Pura-Pura Hamil (Reno-Novi)
83
Bab 82 - Lantai Horor
84
Bab 83 - Hari Apes Tidak Ada di Kalender
85
Bab 84 - Calon Bunda Untuk Riri
86
Bab 85 - Pernikahan (Reno-Novi) ~ TAMAT
87
Bab 86 - Extra Chapter 1
88
Bab 87 - Extra Chapter 2
89
Bab 88 - Extra Chapter 3
90
Bab 89 - Extra Chapter 4
91
Bab 90 - Extra Chapter 5
92
Bab 91 - Extra Chapter 6
93
Bab 92 - Extra Chapter 7
94
Bab 93 - Extra Chapter 8
95
Bab 94 - Extra Chapter 9
96
PROMO NOVEL BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!