GARA-GARA BUBUR

Jiang Jiyun menatap wajah semua orang, lalu melirik Li Chen. Ada yang berbeda dengan mereka semua, hal itu tentu saja membuat dia merasa sedikit tidak nyaman.

"Cepat makan selagi masih panas!" ucap Jiang Jiyun sambil mengangkat mangkuk bubur, dia makan sesendok demi sesendok dengan sangat tenang.

"Nona, bubur ini rasanya sangat lezat!" puji Qian Qian, matanya membola setiap kali rasa gurih dari abon sapi menyentuh lidahnya.

"Itu benar, masakan kakak ipar adalah yang terbaik, Yue'er paling menyukainya." ucap Li Yue, gadis kecil itu makan dengan sangat lahap.

"Yu'er juga suka masakan kakak ipar!" ucap Li Yu sambil berkali-kali melirik, Li Chen tersenyum tipis, setelah beberapa hari, akhirnya dia bisa merasakan kelezatan yang selama ini selalu di bicarakan oleh adiknya.

"Makan yang banyak, masih ada bubur di dalam ketel, kalian bisa mengambilnya," ucap Jiang Jiyun, dia terlihat sangat fokus dengan makanannya.

Su Yuan mendecakkan lidahnya, "Aku pikir makanan enak seperti apa yang di masak oleh Jiang Jiyun, ternyata hanya bubur! Anak usia 5 tahun juga bisa membuatnya!"

Jiang Jiyun melirik, menatap wajah Su Yuan sambil mengeluarkan seringaian dingin. "Su Yuan, apakah kau tidak memiliki pekerjaan lain? Tidakkah keluargamu memberitahu untuk tidak mengganggu? Kita telah memisahkan keluarga, kami bukan lagi bagian dari kalian."

Su Yuan mendengus, "Bahkan jika kita sudah memisahkan keluarga, mereka semua bermarga Li, darah lebih kental dibandingkan dengan air."

Jiang Jiyun hanya menggelengkan kepala, "Kau datang, apakah ingin mengemis semangkuk bubur untuk di bawa ke keluargamu?"

Su Yuan langsung berang, dia meletakkan kedua tangannya di atas pinggang. "Jiang Jiyun! Jangan bertindak terlalu jauh! Siapa yang menginginkan buburmu? Aku juga bisa memasaknya sendiri."

Jiang Jiyun mengangguk, "Itu lebih baik!"

Su Yuan kembali ke tempat keluarganya sambil menghentakkan kaki, wajahnya ditekuk 12 bagian dengan bibir yang mengerucut 5 cm, cukup untuk menggantung ember.

"Dasar gadis pembawa sial! Dia benar-benar minta di beri pelajaran!" ucap Su Yuan dengan marah.

Li Jiang menatapnya, "Dimana buburnya?"

Su Yuan duduk, dia memasang wajah tidak berdaya, "Jiang Jiyun itu benar-benar sangat pelit, dia bahkan tidak mau memberikan semangkuk bubur untuk nenek."

Li Jiang berdiri, wajahnya terlihat menghitam. "Apa katamu? Berani sekali dia meremehkan nenek! Aku pasti akan memberikan pelajaran yang bagus untuknya."

Su Yuan mengangguk, ''Kau benar suami, Jiang Jiyun itu benar-benar tidak berbakti, dia hanyalah gadis galak yang berusaha untuk mencari perhatian di depan saudara Chen!"

Li Jiang berdiri, dia mengangkat mangkuk kosong sambil berbicara pada Wu Jia. "Bibi, kalian benar-benar tidak berbakti, membiarkan nenek kelaparan. Bahkan semangkuk bubur, kalian tidak ingin memberikannya."

"Anakku pasti sangat sedih melihat ibunya di aniaya, menantu, entah hantu apa yang merasuki hatimu, kau benar-benar mengabaikan ku." ucap nyonya Li tua sambil berderai air mata.

"Nenek! Jangan bersedih! Yuan'er masih di sini, ayah, ibu, paman ketiga, bibi ketiga dan sepupu juga sangat menyayangimu." ucap Su Yuan sambil memeluk nyonya tua Li.

"Nenek, ini hanya bubur, setelah hujan reda, kami akan mengumpulkan ranting dan membuatkannya untuk anda," ucap Zhi Yang.

Wu Jia melirik, "Kami sudah memutuskan keluarga! Ibu sendiri yang tidak ingin kami mengurusnya!"

"Nenek, paman kedua dan paman ketiga masih hidup, kenapa anda harus mengingat ayah kami? Ayah sudah bahagia di alam sana, anda tidak perlu menyebutkannya!" Li Shuang akhirnya bersuara, matanya melirik sinis ke arah mereka.

"Ipar tertua! Meskipun keluarga telah berpisah, ibu masih tetap menjadi seorang tetua, anda harus menghormatinya." ucap paman kedua Li, setelah beberapa hari bungkam, akhirnya pria itu mulai membuka suara.

Jiang Jiyun menatap mereka satu persatu, sudut bibirnya berkedut menunjukkan seringaian dingin, dia mengambil ketel dan segera menuangkan sisa bubur pada setiap mangkuk.

"Cepat habiskan! Makanan akan terasa tidak enak ketika dingin!" ucap Jiang Jiyun, dia sengaja menumpahkan lebih banyak bubur ke mangkuk Li Chen dan Li Feng.

Mata keluarga Li cabang kedua dan cabang ketiga langsung melotot, mereka benar-benar dibuat mati kutu oleh tindakan yang dilakukan oleh Jiang Jiyun.

"Jiang Jiyun! Kau benar-benar menantu durhaka!" raung paman kedua Li, dia hampir saja menjatuhkan kedua bola matanya saking marah.

Jiang Jiyun mendengus, "Apa hubungannya dengan kalian? Aku hanya ingin melihat keluargaku kenyang. Suamiku, apakah perkataanku benar?"

Li Chen tersenyum tipis sambil menjawab, "Istriku benar, kami hanya melakukan yang terbaik untuk keluarga, masalah orang lain, kami tidak bisa mengatasinya.''

Li Jiang melotot, dia membanting mangkuk ke lantai hingga terdengar suara "Prang!" membuat para petugas berdatangan.

"Apa yang terjadi? Jangan membuat masalah jika tidak ingin kami memberikan pelajaran! Duduk tempat kalian masing-masing!" ucap salah seorang petugas sambil mengayunkan cambuknya.

Keluarga Li cabang kedua dan cabang ketiga langsung mundur, mereka duduk sambil memegangi perutnya yang lapar.

''Sial! Harusnya kita membeli lebih banyak roti kering dan daging kering, jika cuaca seperti ini terus, bagaimana caranya untuk memasak?" ucap bibi kedua, dia memelototi Su Yuan yang membeli terlalu banyak biji-bijian, sehingga membuat perjalanan mereka menjadi semakin berat.

Bibi ketiga tersenyum sinis, "Menantuku membeli roti kering dan juga daging kering, tapi itu hanya cukup untuk keluarga kami saja. Kakak kedua, anda harus memikirkan cara untuk memberi makan keluarga anda sendiri."

Keluarga cabang kedua dan ketiga terlihat saling memelototkan mata, mereka berseteru dalam diam.

"Cih! Zhi Yang ini sama juga seperti Jiang Jiyun, dia benar-benar tidak berbakti!" ucap bibi kedua sambil menoleh tajam, bibirnya mengerucut melihat keluarga cabang ketiga makan dengan lahap.

"Mereka semua berpesta di saat keluarga kita kelaparan! Benar-benar buruk! Lihat saja, saat kita melewati desa keluarga Bai, aku akan meminta putriku menyiapkan banyak perbekalan." ucap bibi kedua sambil mendengus.

"Ibu benar, aku akan menemui saudara iparku dan meminta dia untuk memberikan pelajaran pada mereka. Cih! Wan'er adalah adik perempuanku, tidak ada hubungannya dengan keluarga mereka!" ucap Li Jiang sambil mengepalkan kedua tangannya.

Saat malam tiba, Jiang Jiyun kembali berkutat dengan berbagai perabotan barunya, kali ini dia membuat kotak daun bawang, sehingga aromanya tercium kemana-mana dan membuat perut semua orang keroncongan.

'Untung saja aku memiliki ruang angkasa, ada banyak sekali telur di sana, aku bisa menggunakannya untuk membuat makanan lezat bagi keluarga ku!'

"Waaah... Sangat harum!"

"Kakak ipar, makanan apa yang anda buat malam ini?" tanya Li Yue sambil mendekat, dia duduk di depan tungku untuk menghangatkan dirinya.

Jiang Jiyun melirik, "Ini namanya kotak daun bawang, aku juga membuat sup sayuran liar dan roti untuk semuanya. Tunggu sebentar lagi, makanan akan segera siap!"

Semua anggota keluarga berkumpul, terutama Li Chen yang mulai tidak malu-malu lagi, dia duduk tepat di samping Jiang Jiyun.

Terpopuler

Comments

Kinay naluw

Kinay naluw

udah ngaplo aja ga di bagi.

2024-12-29

0

🍃🦂 Nurliana 🦂🍃

🍃🦂 Nurliana 🦂🍃

Pasti ribut lgi nih 😆😄

2024-12-17

0

𝓕𝓪𝓷𝓲𝓵

𝓕𝓪𝓷𝓲𝓵

izin lanjut baca

2025-02-23

0

lihat semua
Episodes
1 KEMARAHAN JIANG JIYUN
2 MEMAKSA
3 BERKOMPROMI
4 HARI PERNIKAHAN
5 MERAMPOK
6 MEMBERIKAN PELAJARAN
7 TINDAKAN JIANG JIYUN
8 GADIS GALAK
9 MEMULAI JALAN PENGASINGAN
10 MEMULAI JALAN PENGASINGAN (2)
11 MEMULAI JALAN PENGASINGAN (3)
12 MEMULAI JALAN PENGASINGAN (4)
13 ADIK IPAR YANG POSESIF
14 UBI RAMBAT
15 MENDAFTAR
16 ADA APA DENGAN KALIAN?
17 GARA-GARA BUBUR
18 ADA APA DENGAN JIANG JIYUN?
19 KOTAK DAUN BAWANG
20 ULAR BERBISA
21 MENGINAP DI DESA KELUARGA BAI
22 PRAJURIT PELINDUNG JIANG JIYUN
23 KELUARGAKU HANYA MEREKA
24 MEMBUKA JAHITAN
25 TIBA DI BEGUO
26 PENJELASAN
27 BERTEMU SEPUPU KEDUA
28 NYONYA TUA LI MEMINTA OBAT
29 LI CHEN BERTINDAK
30 MEMETIK JAMUR
31 KERACUNAN MASSAL
32 RENCANA BARU
33 GAGAL MERAMPOK
34 PENGAKUAN LI CHEN
35 JIANG JIYUN MENGAMUK
36 KEKANAKAN
37 LI CHEN YANG TERSIKSA
38 GARA-GARA HAMBURGER
39 SELIR VS KELUARGA ASLI
40 RUMOR HANYALAH RUMOR
41 SETELAH HUJAN REDA
42 TERPELESET DARI MULUT
43 JIANG JIYUN DEMAM
44 CIUMAN PERTAMA
45 LI CHEN JATUH CINTA
46 DESA PARA PEMBURU
47 SU YUAN MAKAN CUKA
48 KEMUNCULAN MUSUH DI TENGAH MALAM
49 ANAK PANAH JIANG JIYUN
50 REBUNG
51 BAMBU MUDA SAJA ENAK, APALAGI BAMBU TUA!
52 GARA-GARA BAMBU TUA
53 SU YUAN YANG MENYEDIHKAN
54 MENGAMBIL KASTANYE
55 DIMSUM
56 TIDUR DI TENDA
57 SUAMIKU
58 DI GIGIT ANJING
59 RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG
60 RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG (2)
61 ITU MERUPAKAN BUKTI
62 JIANG JIYUN TIDAK SADARKAN DIRI
63 XIE YAO SEMBUH
64 SALAH PAHAM
65 ITU JAWABANNYA!
66 MENYALAKAN ARANG
67 INGIN MEMILIKI KEPONAKAN
68 JIKA ADA YANG BISA AKU LAKUKAN, JANGAN RAGU UNTUK MENGATAKANNYA
69 KELUARGA CABANG KEDUA VS CABANG KETIGA
70 KEMATIAN LI JIANG
71 MENGUSULKAN PEMISAHAN KELUARGA
72 SU YUAN TIDAK TAHU MALU
73 IDE LICIK KELUARGA CABANG KEDUA
74 BUKU PANDUAN MENAKLUKKAN HATI GADIS
75 PERDEBATAN KELUARGA
76 PENOLAKAN LI CHEN
77 BAGAIMANA CARA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH?
78 JEBAKAN UNTUK BABI HUTAN
79 BABI PANGGANG
80 AKU TIDAK MENYUKAI DUNIA INI, TAPI AKU MENYUKAIMU
81 NYONYA TUA LI VS ZHI YANG
82 MENYEMBUNYIKAN OBAT-OBATAN
83 TANGHULU
84 SAMPAI DI HUTAN LARANGAN
85 NIAT TERSEMBUNYI
86 NIAT TERSEMBUNYI (2)
87 GEROMBOLAN BABI HUTAN
88 DITEMUKAN
89 JIANG JIYUN VS 4 ORANG PRIA BERPAKAIAN HITAM
90 SERBUK PELUMPUH
91 EFEK JARUM BERACUN
92 MEMBUAT DENDENG
93 ROTI SETENGAH GOSONG
94 KERIBUTAN DI RUMAH PERDANA MENTERI
95 MEMINTA BANTUAN JENDERAL
96 PANGERAN KE-6
97 MENYALAKAN SENTER
98 LI CHEN TIDAK SEDERHANA
99 UDANG
100 GENERATOR TENAGA SURYA
101 ES KRIM
102 MEMBUAT STEAK
103 BAWAHAN LI CHEN
104 MULAI BERLATIH
105 LATIHAN
106 MEMBANGUN RUMAH
107 MENYUSUN RENCANA
108 PASUKAN KEKAISARAN TIBA
109 PEMBANTAIAN BERDARAH
110 ILUSI
111 UMPAN MERIAM
Episodes

Updated 111 Episodes

1
KEMARAHAN JIANG JIYUN
2
MEMAKSA
3
BERKOMPROMI
4
HARI PERNIKAHAN
5
MERAMPOK
6
MEMBERIKAN PELAJARAN
7
TINDAKAN JIANG JIYUN
8
GADIS GALAK
9
MEMULAI JALAN PENGASINGAN
10
MEMULAI JALAN PENGASINGAN (2)
11
MEMULAI JALAN PENGASINGAN (3)
12
MEMULAI JALAN PENGASINGAN (4)
13
ADIK IPAR YANG POSESIF
14
UBI RAMBAT
15
MENDAFTAR
16
ADA APA DENGAN KALIAN?
17
GARA-GARA BUBUR
18
ADA APA DENGAN JIANG JIYUN?
19
KOTAK DAUN BAWANG
20
ULAR BERBISA
21
MENGINAP DI DESA KELUARGA BAI
22
PRAJURIT PELINDUNG JIANG JIYUN
23
KELUARGAKU HANYA MEREKA
24
MEMBUKA JAHITAN
25
TIBA DI BEGUO
26
PENJELASAN
27
BERTEMU SEPUPU KEDUA
28
NYONYA TUA LI MEMINTA OBAT
29
LI CHEN BERTINDAK
30
MEMETIK JAMUR
31
KERACUNAN MASSAL
32
RENCANA BARU
33
GAGAL MERAMPOK
34
PENGAKUAN LI CHEN
35
JIANG JIYUN MENGAMUK
36
KEKANAKAN
37
LI CHEN YANG TERSIKSA
38
GARA-GARA HAMBURGER
39
SELIR VS KELUARGA ASLI
40
RUMOR HANYALAH RUMOR
41
SETELAH HUJAN REDA
42
TERPELESET DARI MULUT
43
JIANG JIYUN DEMAM
44
CIUMAN PERTAMA
45
LI CHEN JATUH CINTA
46
DESA PARA PEMBURU
47
SU YUAN MAKAN CUKA
48
KEMUNCULAN MUSUH DI TENGAH MALAM
49
ANAK PANAH JIANG JIYUN
50
REBUNG
51
BAMBU MUDA SAJA ENAK, APALAGI BAMBU TUA!
52
GARA-GARA BAMBU TUA
53
SU YUAN YANG MENYEDIHKAN
54
MENGAMBIL KASTANYE
55
DIMSUM
56
TIDUR DI TENDA
57
SUAMIKU
58
DI GIGIT ANJING
59
RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG
60
RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG (2)
61
ITU MERUPAKAN BUKTI
62
JIANG JIYUN TIDAK SADARKAN DIRI
63
XIE YAO SEMBUH
64
SALAH PAHAM
65
ITU JAWABANNYA!
66
MENYALAKAN ARANG
67
INGIN MEMILIKI KEPONAKAN
68
JIKA ADA YANG BISA AKU LAKUKAN, JANGAN RAGU UNTUK MENGATAKANNYA
69
KELUARGA CABANG KEDUA VS CABANG KETIGA
70
KEMATIAN LI JIANG
71
MENGUSULKAN PEMISAHAN KELUARGA
72
SU YUAN TIDAK TAHU MALU
73
IDE LICIK KELUARGA CABANG KEDUA
74
BUKU PANDUAN MENAKLUKKAN HATI GADIS
75
PERDEBATAN KELUARGA
76
PENOLAKAN LI CHEN
77
BAGAIMANA CARA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH?
78
JEBAKAN UNTUK BABI HUTAN
79
BABI PANGGANG
80
AKU TIDAK MENYUKAI DUNIA INI, TAPI AKU MENYUKAIMU
81
NYONYA TUA LI VS ZHI YANG
82
MENYEMBUNYIKAN OBAT-OBATAN
83
TANGHULU
84
SAMPAI DI HUTAN LARANGAN
85
NIAT TERSEMBUNYI
86
NIAT TERSEMBUNYI (2)
87
GEROMBOLAN BABI HUTAN
88
DITEMUKAN
89
JIANG JIYUN VS 4 ORANG PRIA BERPAKAIAN HITAM
90
SERBUK PELUMPUH
91
EFEK JARUM BERACUN
92
MEMBUAT DENDENG
93
ROTI SETENGAH GOSONG
94
KERIBUTAN DI RUMAH PERDANA MENTERI
95
MEMINTA BANTUAN JENDERAL
96
PANGERAN KE-6
97
MENYALAKAN SENTER
98
LI CHEN TIDAK SEDERHANA
99
UDANG
100
GENERATOR TENAGA SURYA
101
ES KRIM
102
MEMBUAT STEAK
103
BAWAHAN LI CHEN
104
MULAI BERLATIH
105
LATIHAN
106
MEMBANGUN RUMAH
107
MENYUSUN RENCANA
108
PASUKAN KEKAISARAN TIBA
109
PEMBANTAIAN BERDARAH
110
ILUSI
111
UMPAN MERIAM

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!