ADA APA DENGAN KALIAN?

Kelopak mata Jiang Jiyun bergetar, tak lama kemudian gadis itu terbangun, tatapan matanya bertemu dengan Li Chen, keduanya saling berpandangan sejenak, sebelum akhirnya saling memalingkan wajah.

''Apa kau membutuhkan sesuatu?" tanya Jiang Jiyun, suaranya terdengar pelan, setengah berbisik. Li Chen menggelengkan kepalanya, membuat wajah Jiang Jiyun semakin terlihat heran.

"Ada apa?" tanya Jiang Jiyun lagi, namun Li Chen tidak menjawabnya.

Jiang Jiyun bangkit, dia duduk sambil menatap Li Chen yang masih berbaring, "Aku akan membantumu mengoleskan obat. Bangun dulu!"

Li Chen mengangguk, dengan bantuan Jiang Jiyun, pemuda itu akhirnya bisa duduk. Dia menutup mata saat merasakan tangan gadis di depannya mulai mendekat dan membuka pakaian nya.

"Lukanya mulai mengering, hanya butuh 3 hari lagi untuk sembuh!" ucap Jiang Jiyun, Li Chen mengangguk, dia merasakan tangan halus menyentuh punggungnya.

"Baiklah, aku akan memasang bajumu lagi. Li Chen, apa kau keberatan jika aku memeriksa kakimu?" tanya Jiang Jiyun. Wajah Li Chen langsung memerah, dia yakin jika Jiang Jiyun tidak hanya memeriksa bagian kaki, tapi mungkin saja gadis itu akan menanggalkan celana panjangnya.

Melihat Li Chen terdiam, Jiang Jiyun mendekat, dia berbisik di telinga pemuda itu. "Jangan lupa kalau kita sudah menikah!"

Li Chen menarik nafas dingin, dia mengangguk perlahan. Wajahnya masih terlihat sangat merah. Jiang Jiyun membantu pemuda itu untuk berbaring kembali, dia mengambil senter dan memasangnya di kepala.

"Itu?" terdengar suara dari mulut Li Chen, membuat gerakan Jiang Jiyun terhenti.

"Ada apa?" tanya Jiang Jiyun.

Li Chen memaksakan diri untuk berbicara, "Bagaimana jika ada yang bangun?"

Sudut bibir Jiang Jiyun terangkat, dia menyunggingkan senyuman iblis. "Maka kau tidak boleh bersuara, jika tidak ingin ada yang mengetahuinya."

Li Chen mengangguk patuh, dia membiarkan Jiang Jiyun melepaskan celana panjangnya, terlihat banyak memar dan bekas luka cambuk, bahkan beberapa duri menancap di paha pemuda itu. Jiang Jiyun menggelengkan kepala, dia tidak bisa membayangkan seberapa besar rasa sakit yang diderita oleh pemuda itu secara diam-diam, namun dia masih memiliki kemampuan untuk bertahan hidup, sangat jelas bahwa tubuh pemuda itu kuat.

"Aku harus melakukan operasi, ada banyak duri yang masuk ke tubuhmu." ucap Jiang Jiyun, dia mengeluarkan pisau bedah, gunting, cairan antiseptik, jarum suntik, anestesi dan yang lainnya.

Li Chen mengangguk, dia tidak menolak apa pun yang akan di lakukan gadis itu terhadap tubuhnya, namun saat jarum suntik itu menancap, dahinya sedikit berkerut.

"Apa ini?'' tanya Li Chen.

"Anestesi, ini akan membuatmu mati rasa sebentar." jawab Jiang Jiyun sambil memasang infus.

Butuh waktu hampir 2 jam untuk menyelesaikan operasi, terlihat beberapa duri tajam yang berhasil di angkat oleh gadis itu, setelah selesai menjahit daging yang terluka, dia segera mengoleskan obat dan membalutnya dengan perban.

Jiang Jiyun segera mengemas peralatannya, dia memasukkannya ke dalam buntelan lain, sementara Li Chen masih memandangi wajah gadis itu.

"Terima kasih, jika bukan karenamu, mungkin keluargaku akan lebih hancur lagi." ucap Li Chen.

Jiang Jiyun tersenyum tipis, "Kamu harus beristirahat total, untuk sementara waktu, jangan terlalu banyak menggerakan badan. Aku akan membuatkan bubur untuk mu besok."

Li Chen mengangguk, dia berbaring dengan patuh. Jiang Jiyun mengeluarkan selimut untuk menutupi tubuhnya. "Tidurlah!"

Setelah selesai mengobati Li Chen, Jiang Jiyun merasakan lelah, dia langsung tertidur dengan sangat lelap, bahkan baru terbangun setelah tengah hari, untung saja cuaca hari ini hujan, sehingga mereka tidak perlu terburu-buru untuk melanjutkan perjalanan.

"Sudah bangun?" tanya Li Chen, wajah pemuda itu terlihat semakin cerah. Jiang Jiyun mengangguk, dia segera duduk sambil menggeliatkan badannya.

"Aku lupa membuatkan bubur, tunggu sebentar!" ucap Jiang Jiyun, dia baru saja akan berdiri namun pergelangan tangannya di tahan oleh Li Chen.

"Nanti saja, kamu pasti sangat lelah, istirahatlah!" ucap Li Chen, dia masih bisa melihat wajah pucat istrinya.

"Aku baik-baik saja, tidak perlu khawatir!" ucap Jiang Jiyun, ada sedikit riak di hati gadis itu mendengar perhatian suaminya.

Qian Qian masuk, dia membawa baskom air dan kain bersih. "Nona, anda harus mencuci wajah!"

Jiang Jiyun mengangguk, dia mengambil kain tersebut dan segera membasahi. "Qian Qian, apakah kamu sudah makan?"

Qian Qian mengangguk, "Nona, kita masih memiliki ubi rebus yang semalam."

"Syukurlah! Sepertinya aku kelelahan sampai bangun kesiangan." ucap Jiang Jiyun, Qian Qian terbatuk sedangkan Li Chen langsung memalingkan wajahnya, telinga pemuda itu terlihat sangat merah.

"Ada apa dengan kalian?" tanya Jiang Jiyun namun Li Chen dan Qian Qian tidak menjawab, keduanya berpura-pura tidak mendengar pertanyaan Jiang Jiyun.

Jiang Jiyun keluar dari kamar, dia melihat semua anggota keluarganya berkumpul, mereka duduk sambil mengelilingi ceret yang masih mengepul. Qian Qian mengeluarkan segenggam teh, dia memasukkannya ke dalam air mendidih.

"Nona, ayo minum teh bersama!" ajak Qian Qian, Jiang Jiyun mengangguk, dia mengeluarkan beberapa ubi kayu yang tersisa dan membakarnya.

Li Chen muncul, dia memegangi tongkat di tangan kanannya, sementara di sebelah kiri terlihat Li Feng membantu untuk memapah pemuda itu.

Jiang Jiyun melirik, matanya bersinar dingin. "Bukankah aku memintamu untuk beristirahat?"

Li Chen tersenyum tipis, "Tidak nyaman sendirian di kamar."

Mendengar jawaban pemuda itu, semua orang terbatuk, mereka mulai melakukan berbagai macam aktivitas dengan gugup, hingga membuat Jiang Jiyun menjadi semakin curiga.

"Ada apa dengan kalian?" tanya Jiang Jiyun, Li Yue tersenyum kearahnya. Gadis kecil itu baru saja akan membuka mulut, namun Wu Jia menyikut nya.

"Tidak apa-apa! Yun'er, kamu pasti lapar!" ucap Wu Jia, Jiang Jiyun menggelengkan kepala, dia mengeluarkan ketel dan segera membuat bubur. Sementara Li Chen meneguk teh dengan nyaman, dia tidak mempedulikan reaksi anggota keluarganya.

Hari semakin dingin, Jiang Jiyun mengeluarkan abon sapi dari ruang angkasa, dia juga mengiris telur rebus untuk toping buburnya.

"Nona, ini apa?" tanya Qian Qian, dia baru pertama kali melihat abon, mengambil satu kemudian memasukkannya ke dalam mulut.

"Sangat lezat!" ucapnya, mata gadis itu berbinar.

Jiang Jiyun tersenyum lembut, dia menjawab dengan sangat santai. "Namanya abon sapi, Qian Qian, siapkan bubur nya, aku akan menambahkan abon dan telur rebus di atasnya."

Qian Qian mengangguk, gadis itu segera mengeluarkan mangkuk, kemudian mengisinya dengan bubur. Jiang Jiyun menata telur rebus kemudian menaburkan abon sapi, dia menambahkan irisan bawang goreng, membuat aroma bubur itu menjadi semakin enak.

"Ibu! Makanlah!" ucap Jiang Jiyun, dia menyerahkan mangkuk pertama pada Wu Jia.

"Terima kasih Yun'er!" ucap Wu Jia, dia mengambil mangkuk bubur dari tangan Jiang Jiyun.

"Makanlah! Kamu harus mengisi tubuhmu agar segera pulih!" ucap Jiang Jiyun sambil menyimpan mangkuk bubur di depan Li Chen, dia menangkap reaksi wajah semua orang yang berkedut-kedut.

"Ada apa dengan kalian?"

Terpopuler

Comments

Popocupcup

Popocupcup

hahah salah pengertian wkwkw ngakak

2025-02-01

1

𝐕ɪᴏʟᴇᴛ27💜

𝐕ɪᴏʟᴇᴛ27💜

Ternyata semua mengintip semalam😂😂😉, Tak apalah Jiang Jiyun... Kamu kan hanya mengobatinya, berbuat lebih pun tidak apa... kalian kan suami-istri... Abaikan saja mereka😂😂😂Anggap aja mereka nyamuk dan obatnya🤣🤣🤣

2025-01-15

1

𝐕ɪᴏʟᴇᴛ27💜

𝐕ɪᴏʟᴇᴛ27💜

Makanya diam😂😂

2025-01-15

1

lihat semua
Episodes
1 KEMARAHAN JIANG JIYUN
2 MEMAKSA
3 BERKOMPROMI
4 HARI PERNIKAHAN
5 MERAMPOK
6 MEMBERIKAN PELAJARAN
7 TINDAKAN JIANG JIYUN
8 GADIS GALAK
9 MEMULAI JALAN PENGASINGAN
10 MEMULAI JALAN PENGASINGAN (2)
11 MEMULAI JALAN PENGASINGAN (3)
12 MEMULAI JALAN PENGASINGAN (4)
13 ADIK IPAR YANG POSESIF
14 UBI RAMBAT
15 MENDAFTAR
16 ADA APA DENGAN KALIAN?
17 GARA-GARA BUBUR
18 ADA APA DENGAN JIANG JIYUN?
19 KOTAK DAUN BAWANG
20 ULAR BERBISA
21 MENGINAP DI DESA KELUARGA BAI
22 PRAJURIT PELINDUNG JIANG JIYUN
23 KELUARGAKU HANYA MEREKA
24 MEMBUKA JAHITAN
25 TIBA DI BEGUO
26 PENJELASAN
27 BERTEMU SEPUPU KEDUA
28 NYONYA TUA LI MEMINTA OBAT
29 LI CHEN BERTINDAK
30 MEMETIK JAMUR
31 KERACUNAN MASSAL
32 RENCANA BARU
33 GAGAL MERAMPOK
34 PENGAKUAN LI CHEN
35 JIANG JIYUN MENGAMUK
36 KEKANAKAN
37 LI CHEN YANG TERSIKSA
38 GARA-GARA HAMBURGER
39 SELIR VS KELUARGA ASLI
40 RUMOR HANYALAH RUMOR
41 SETELAH HUJAN REDA
42 TERPELESET DARI MULUT
43 JIANG JIYUN DEMAM
44 CIUMAN PERTAMA
45 LI CHEN JATUH CINTA
46 DESA PARA PEMBURU
47 SU YUAN MAKAN CUKA
48 KEMUNCULAN MUSUH DI TENGAH MALAM
49 ANAK PANAH JIANG JIYUN
50 REBUNG
51 BAMBU MUDA SAJA ENAK, APALAGI BAMBU TUA!
52 GARA-GARA BAMBU TUA
53 SU YUAN YANG MENYEDIHKAN
54 MENGAMBIL KASTANYE
55 DIMSUM
56 TIDUR DI TENDA
57 SUAMIKU
58 DI GIGIT ANJING
59 RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG
60 RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG (2)
61 ITU MERUPAKAN BUKTI
62 JIANG JIYUN TIDAK SADARKAN DIRI
63 XIE YAO SEMBUH
64 SALAH PAHAM
65 ITU JAWABANNYA!
66 MENYALAKAN ARANG
67 INGIN MEMILIKI KEPONAKAN
68 JIKA ADA YANG BISA AKU LAKUKAN, JANGAN RAGU UNTUK MENGATAKANNYA
69 KELUARGA CABANG KEDUA VS CABANG KETIGA
70 KEMATIAN LI JIANG
71 MENGUSULKAN PEMISAHAN KELUARGA
72 SU YUAN TIDAK TAHU MALU
73 IDE LICIK KELUARGA CABANG KEDUA
74 BUKU PANDUAN MENAKLUKKAN HATI GADIS
75 PERDEBATAN KELUARGA
76 PENOLAKAN LI CHEN
77 BAGAIMANA CARA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH?
78 JEBAKAN UNTUK BABI HUTAN
79 BABI PANGGANG
80 AKU TIDAK MENYUKAI DUNIA INI, TAPI AKU MENYUKAIMU
81 NYONYA TUA LI VS ZHI YANG
82 MENYEMBUNYIKAN OBAT-OBATAN
83 TANGHULU
84 SAMPAI DI HUTAN LARANGAN
85 NIAT TERSEMBUNYI
86 NIAT TERSEMBUNYI (2)
87 GEROMBOLAN BABI HUTAN
88 DITEMUKAN
89 JIANG JIYUN VS 4 ORANG PRIA BERPAKAIAN HITAM
90 SERBUK PELUMPUH
91 EFEK JARUM BERACUN
92 MEMBUAT DENDENG
93 ROTI SETENGAH GOSONG
94 KERIBUTAN DI RUMAH PERDANA MENTERI
95 MEMINTA BANTUAN JENDERAL
96 PANGERAN KE-6
97 MENYALAKAN SENTER
98 LI CHEN TIDAK SEDERHANA
99 UDANG
100 GENERATOR TENAGA SURYA
101 ES KRIM
102 MEMBUAT STEAK
103 BAWAHAN LI CHEN
104 MULAI BERLATIH
105 LATIHAN
106 MEMBANGUN RUMAH
107 MENYUSUN RENCANA
108 PASUKAN KEKAISARAN TIBA
109 PEMBANTAIAN BERDARAH
110 ILUSI
111 UMPAN MERIAM
Episodes

Updated 111 Episodes

1
KEMARAHAN JIANG JIYUN
2
MEMAKSA
3
BERKOMPROMI
4
HARI PERNIKAHAN
5
MERAMPOK
6
MEMBERIKAN PELAJARAN
7
TINDAKAN JIANG JIYUN
8
GADIS GALAK
9
MEMULAI JALAN PENGASINGAN
10
MEMULAI JALAN PENGASINGAN (2)
11
MEMULAI JALAN PENGASINGAN (3)
12
MEMULAI JALAN PENGASINGAN (4)
13
ADIK IPAR YANG POSESIF
14
UBI RAMBAT
15
MENDAFTAR
16
ADA APA DENGAN KALIAN?
17
GARA-GARA BUBUR
18
ADA APA DENGAN JIANG JIYUN?
19
KOTAK DAUN BAWANG
20
ULAR BERBISA
21
MENGINAP DI DESA KELUARGA BAI
22
PRAJURIT PELINDUNG JIANG JIYUN
23
KELUARGAKU HANYA MEREKA
24
MEMBUKA JAHITAN
25
TIBA DI BEGUO
26
PENJELASAN
27
BERTEMU SEPUPU KEDUA
28
NYONYA TUA LI MEMINTA OBAT
29
LI CHEN BERTINDAK
30
MEMETIK JAMUR
31
KERACUNAN MASSAL
32
RENCANA BARU
33
GAGAL MERAMPOK
34
PENGAKUAN LI CHEN
35
JIANG JIYUN MENGAMUK
36
KEKANAKAN
37
LI CHEN YANG TERSIKSA
38
GARA-GARA HAMBURGER
39
SELIR VS KELUARGA ASLI
40
RUMOR HANYALAH RUMOR
41
SETELAH HUJAN REDA
42
TERPELESET DARI MULUT
43
JIANG JIYUN DEMAM
44
CIUMAN PERTAMA
45
LI CHEN JATUH CINTA
46
DESA PARA PEMBURU
47
SU YUAN MAKAN CUKA
48
KEMUNCULAN MUSUH DI TENGAH MALAM
49
ANAK PANAH JIANG JIYUN
50
REBUNG
51
BAMBU MUDA SAJA ENAK, APALAGI BAMBU TUA!
52
GARA-GARA BAMBU TUA
53
SU YUAN YANG MENYEDIHKAN
54
MENGAMBIL KASTANYE
55
DIMSUM
56
TIDUR DI TENDA
57
SUAMIKU
58
DI GIGIT ANJING
59
RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG
60
RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG (2)
61
ITU MERUPAKAN BUKTI
62
JIANG JIYUN TIDAK SADARKAN DIRI
63
XIE YAO SEMBUH
64
SALAH PAHAM
65
ITU JAWABANNYA!
66
MENYALAKAN ARANG
67
INGIN MEMILIKI KEPONAKAN
68
JIKA ADA YANG BISA AKU LAKUKAN, JANGAN RAGU UNTUK MENGATAKANNYA
69
KELUARGA CABANG KEDUA VS CABANG KETIGA
70
KEMATIAN LI JIANG
71
MENGUSULKAN PEMISAHAN KELUARGA
72
SU YUAN TIDAK TAHU MALU
73
IDE LICIK KELUARGA CABANG KEDUA
74
BUKU PANDUAN MENAKLUKKAN HATI GADIS
75
PERDEBATAN KELUARGA
76
PENOLAKAN LI CHEN
77
BAGAIMANA CARA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH?
78
JEBAKAN UNTUK BABI HUTAN
79
BABI PANGGANG
80
AKU TIDAK MENYUKAI DUNIA INI, TAPI AKU MENYUKAIMU
81
NYONYA TUA LI VS ZHI YANG
82
MENYEMBUNYIKAN OBAT-OBATAN
83
TANGHULU
84
SAMPAI DI HUTAN LARANGAN
85
NIAT TERSEMBUNYI
86
NIAT TERSEMBUNYI (2)
87
GEROMBOLAN BABI HUTAN
88
DITEMUKAN
89
JIANG JIYUN VS 4 ORANG PRIA BERPAKAIAN HITAM
90
SERBUK PELUMPUH
91
EFEK JARUM BERACUN
92
MEMBUAT DENDENG
93
ROTI SETENGAH GOSONG
94
KERIBUTAN DI RUMAH PERDANA MENTERI
95
MEMINTA BANTUAN JENDERAL
96
PANGERAN KE-6
97
MENYALAKAN SENTER
98
LI CHEN TIDAK SEDERHANA
99
UDANG
100
GENERATOR TENAGA SURYA
101
ES KRIM
102
MEMBUAT STEAK
103
BAWAHAN LI CHEN
104
MULAI BERLATIH
105
LATIHAN
106
MEMBANGUN RUMAH
107
MENYUSUN RENCANA
108
PASUKAN KEKAISARAN TIBA
109
PEMBANTAIAN BERDARAH
110
ILUSI
111
UMPAN MERIAM

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!