GADIS GALAK

Setelah semua pelayan dan penjaga pergi, nyonya tua Li langsung berdiri, dia menatap wajah Jiang Jiyun dengan penuh kebencian. "Jiang Jiyun! Keluarga Li telah jatuh, kau malah menyia-nyiakan semua perak untuk membantu mereka, lalu apa yang akan kau pertaruhkan untuk hidupmu nanti?"

Jiang Jiyun melirik ke arahnya, "Nyonya tua, anda sungguh mendominasi, bahkan setelah diturunkan menjadi seorang rakyat jelata, namun masih memiliki lidah yang sangat tajam untuk mengkritik orang lain. Apakah aku berhutang padamu? Keluarga Li bukan hanya milik ku, semua orang harus memikirkan cara bertahan hidup yang benar!"

Nyonya tua mendengus, "Kau benar-benar bintang kesialan, aku menyesal memintamu masuk ke keluarga ku sebagai seorang menantu."

Jiang Jiyun terkekeh, "Apakah anda berpikir bahwa aku peduli? Nyonya tua, saat seseorang jatuh dalam kemiskinan, dia pasti akan menunjukkan ekor rubahnya, sekalipun selama ini dia berhasil menipu orang-orang, dan menganggapnya seperti malaikat!"

Su Yuan melotot, "Jiang Jiyun! Kau benar-benar gadis yang tidak berbakti! Pembawa sial! Kau harus menghormati nenek! Apakah keluarga perdana menteri tidak pernah mengajarimu dengan baik?"

Jiang Jiyun tertawa, "Su Yuan, seorang putri selir rendah yang di pungut bangsawan kecil dari rumah bordil, apakah kau merasa bahwa harga dirimu lebih tinggi, perhatikan kembali sikapmu! Lihatlah perbedaan antara kau dan aku!"

Su Yuan meraung, "Jiang Jiyun! Kau berani?"

Jiang Jiyun melirik sinis, "Seekor rubah yang ingin memanjat cabang yang lebih tinggi, sayangnya dia terjatuh dengan satu kaki yang menginjak kotoran. Su Yuan, peribahasa ini sangat cocok denganmu!"

"Kamu?" Su Yuan sudah tidak bisa lagi menahan amarah, dia bergerak ke arah Jiang Jiyun dan berniat untuk menyerangnya. Sayang sekali, kaki kanannya tersangkut, Qian Qian telah menyediakan jebakan untuknya, hingga membuat tubuh gadis itu tersungkur di atas tanah.

Bruk!

Wajah Su Yuan langsung membengkak, hingga membuat Jiang Jiyun dan Qian Qian tertawa terbahak-bahak.

"Dasar pelayan rendahan! Kau berani melawan ku?" raung Su Yuan.

Qian Qian mendengus, "Nona, anda seorang pengasingan, status pelayanku jauh lebih terhormat di bandingkan dengan anda "

Jiang Jiyun bertepuk tangan, "Bagus Qian Qian, kau tidak boleh membiarkan siapapun menindasmu. Gadis tidak tahu diri itu, dia bahkan tidak pantas bandingkan dengan debu di sepatumu. Hanya orang picik dan buta saja yang bersedia untuk menjadikannya sebagai keluarga."

Saat Jiang Jiyun mengatakan hal itu, Li Chen melirik, dia menangkap nada arogan yang diucapkan oleh gadis itu dengan telinga yang berkedut-kedut.

'Tempramen gadis ini menjadi sangat galak, dia berbeda dengan sebelumnya.'

Jiang Jiyun berjalan ke arah tandu Li Chen, dia menyerahkan botol giok pada Li Feng. "Oleskan ini pada suamiku, pendarahan berlebihan akan berakibat fatal!"

Mata Li Feng langsung memerah, "Siapa yang tahu apa yang kau rencanakan? Bisa saja kau ingin meracuni saudara laki-lakiku karena kebencianmu!"

Jiang Jiyun melotot, "Kau tidak mau melakukannya? Baiklah, lagi pula aku tidak peduli dia hidup atau pun mati, masa depan, aku masih memiliki banyak hal dari pada mengurusi orang cacat yang tidak berguna!"

Wajah Li Chen menghitam, dia merebut botol obat tersebut dari tangan Jiang Jiyun, kemudian menyerahkannya kepada Li Feng. "Oleskan padaku!"

"Kakak!" Li Feng menatap wajah kakak laki-laki tertuanya dengan penuh rasa sakit dan kekesalan.

"Oleskan!" ucap Li Chen, dia tahu meskipun kata-kata yang keluar dari mulut Jiang Jiyun sangat beracun, namun gadis itu tidak memiliki keinginan untuk membunuh sedikit pun.

Li Feng mengambil botol giok, dia membuka pakaian Li Chen dan menunjukkan luka cambuk di punggung pemuda itu, tangannya bergetar, dia mengoleskan obat dengan sangat hati-hati.

"Kakak!" Li Feng menitikkan air mata, dia tidak mengetahui sesakit dan seperih apa tubuh kakak laki-lakinya.

"Jangan cengeng!" ucap Li Chen, dia menahan rasa sakit tanpa mengerutkan dahi sedikit pun.

Qian Qian mendekati Jiang Jiyun, dia membawa beberapa kue kecil di tangannya. "Nona, sebelum penggeledahan rumah tadi, aku telah menyembunyikan makanan, anda pasti lapar."

Jiang Jiyun tersenyum, dia mengambil 2 kue dari tangan Qian Qian dan mendorong 3 sisanya. "Ini milikmu, makanlah!"

Qian Qian mengangguk, dia tidak mempedulikan ekspresi pahit dari wajah anggota keluarga Li, mulutnya mengunyah makanan dengan tenang. "Sangat lezat, nona, anda mau lagi?"

Jiang Jiyun menggelengkan kepalanya, "Qian Qian, apakah kau benar-benar ingin mengikutiku? Jalan di depan, tidak mungkin semudah yang kau pikirkan."

Qian Qian mengangguk, "Nona, anda tidak perlu khawatir, pelayan ini akan selamanya setia mengikuti anda kemanapun. Aku akan hidup sebagai pelayanmu, dan mati juga sebagai pelayanmu."

Jiang Jiyun menepuk pundak gadis pelayan itu dua kali, "Baiklah! Mulai saat ini, kau adalah saudariku, Qian Qian, jangan khawatir, aku tidak akan memperlakukanmu dengan buruk."

Qian Qian mengangguk, dia tersenyum tipis sambil memandangi wajah cantik tuannya, sementara Li Chen mengerutkan dahi, dia merasa bahwa gadis itu sangat berbeda dengan yang dia dengar sebelumnya.

'Apakah rumor yang berkembang di luar itu tidak benar? Bukankah dia sangat suka menyiksa para pelayannya? Tapi kenapa gadis itu terlihat sangat dekat? Mereka bahkan tidak terlihat seperti majikan dan pelayan. Jiang Jiyun! Apakah kau menyembunyikan sesuatu dariku? Bagaimana orang lain bisa menganggapmu sebagai orang yang jahat dan menyebalkan? Tapi kau memperlakukan pelayanmu seperti saudara. Bahkan seluruh pelayan yang hidup di bawah atap rumahku, sama sekali tidak ingin terlibat saat kami diasingkan!'

Li Chen terus memandangi Jiang Jiyun dengan berbagai kejutan yang terlihat di matanya. Dia selalu menjaga jarak dari gadis itu, setelah mendengar rumor buruk tentang nya. Bahkan berkali-kali mengabaikannya, meskipun dia tahu bahwa gadis itu telah berdiri selama dua hari dua malam di depan gerbang kota, hanya untuk menyambut kepulangannya saat dari perbatasan.

'Jiang Jiyun! Apakah ini kepribadianmu yang sebenarnya? Seorang gadis polos yang begitu menghargai bawahannya?'

Li Feng memandangi wajah kakak laki-lakinya dengan mata yang berkaca-kaca. "Kakak, apakah obat itu benar-benar akan menyembuhkanmu? Bagaimana jika dia memberikan racun? Kakak, gadis itu telah berkali-kali membuatmu malu, dia selalu mengejar mu seperti hantu."

Li Chen menggelengkan kepala, "Dia tidak akan melakukannya! Meskipun kata-katanya terdengar sangat kasar dan menyakitkan, mungkin itu cara dia untuk mengekspresikan rasa kecewanya terhadapku selama ini."

"Kakak!"

"Sudahlah, setidaknya dia telah membantu kita untuk mengurus para pelayan, bahkan memberikan obat padaku. Di masa depan, bersikaplah lebih baik padanya, walau bagaimanapun, dia telah menjadi kakak iparmu saat ini."

"Kakak!"

"Tidurlah! Kita harus berangkat besok pagi!'' ucap Li Chen, dia tidak ingin berdebat dengan adik laki-lakinya.

Terpopuler

Comments

ʟᴇᴀ❦︎

ʟᴇᴀ❦︎

Aku bru mulai baca novel mu thor, sejauh ini bagus, yaa aku berharap bngtt sih kalau karya author bisa tamat nanti nya

2025-01-02

1

Kinay naluw

Kinay naluw

ya ampun tuh pelayan klop banget sama majikan.

2024-12-29

1

𝐕ɪᴏʟᴇᴛ27💜

𝐕ɪᴏʟᴇᴛ27💜

Inilah kelebihan lain Jiang Jiyun, terlalu jujur... 🤣🤣🤣

2025-01-15

1

lihat semua
Episodes
1 KEMARAHAN JIANG JIYUN
2 MEMAKSA
3 BERKOMPROMI
4 HARI PERNIKAHAN
5 MERAMPOK
6 MEMBERIKAN PELAJARAN
7 TINDAKAN JIANG JIYUN
8 GADIS GALAK
9 MEMULAI JALAN PENGASINGAN
10 MEMULAI JALAN PENGASINGAN (2)
11 MEMULAI JALAN PENGASINGAN (3)
12 MEMULAI JALAN PENGASINGAN (4)
13 ADIK IPAR YANG POSESIF
14 UBI RAMBAT
15 MENDAFTAR
16 ADA APA DENGAN KALIAN?
17 GARA-GARA BUBUR
18 ADA APA DENGAN JIANG JIYUN?
19 KOTAK DAUN BAWANG
20 ULAR BERBISA
21 MENGINAP DI DESA KELUARGA BAI
22 PRAJURIT PELINDUNG JIANG JIYUN
23 KELUARGAKU HANYA MEREKA
24 MEMBUKA JAHITAN
25 TIBA DI BEGUO
26 PENJELASAN
27 BERTEMU SEPUPU KEDUA
28 NYONYA TUA LI MEMINTA OBAT
29 LI CHEN BERTINDAK
30 MEMETIK JAMUR
31 KERACUNAN MASSAL
32 RENCANA BARU
33 GAGAL MERAMPOK
34 PENGAKUAN LI CHEN
35 JIANG JIYUN MENGAMUK
36 KEKANAKAN
37 LI CHEN YANG TERSIKSA
38 GARA-GARA HAMBURGER
39 SELIR VS KELUARGA ASLI
40 RUMOR HANYALAH RUMOR
41 SETELAH HUJAN REDA
42 TERPELESET DARI MULUT
43 JIANG JIYUN DEMAM
44 CIUMAN PERTAMA
45 LI CHEN JATUH CINTA
46 DESA PARA PEMBURU
47 SU YUAN MAKAN CUKA
48 KEMUNCULAN MUSUH DI TENGAH MALAM
49 ANAK PANAH JIANG JIYUN
50 REBUNG
51 BAMBU MUDA SAJA ENAK, APALAGI BAMBU TUA!
52 GARA-GARA BAMBU TUA
53 SU YUAN YANG MENYEDIHKAN
54 MENGAMBIL KASTANYE
55 DIMSUM
56 TIDUR DI TENDA
57 SUAMIKU
58 DI GIGIT ANJING
59 RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG
60 RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG (2)
61 ITU MERUPAKAN BUKTI
62 JIANG JIYUN TIDAK SADARKAN DIRI
63 XIE YAO SEMBUH
64 SALAH PAHAM
65 ITU JAWABANNYA!
66 MENYALAKAN ARANG
67 INGIN MEMILIKI KEPONAKAN
68 JIKA ADA YANG BISA AKU LAKUKAN, JANGAN RAGU UNTUK MENGATAKANNYA
69 KELUARGA CABANG KEDUA VS CABANG KETIGA
70 KEMATIAN LI JIANG
71 MENGUSULKAN PEMISAHAN KELUARGA
72 SU YUAN TIDAK TAHU MALU
73 IDE LICIK KELUARGA CABANG KEDUA
74 BUKU PANDUAN MENAKLUKKAN HATI GADIS
75 PERDEBATAN KELUARGA
76 PENOLAKAN LI CHEN
77 BAGAIMANA CARA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH?
78 JEBAKAN UNTUK BABI HUTAN
79 BABI PANGGANG
80 AKU TIDAK MENYUKAI DUNIA INI, TAPI AKU MENYUKAIMU
81 NYONYA TUA LI VS ZHI YANG
82 MENYEMBUNYIKAN OBAT-OBATAN
83 TANGHULU
84 SAMPAI DI HUTAN LARANGAN
85 NIAT TERSEMBUNYI
86 NIAT TERSEMBUNYI (2)
87 GEROMBOLAN BABI HUTAN
88 DITEMUKAN
89 JIANG JIYUN VS 4 ORANG PRIA BERPAKAIAN HITAM
90 SERBUK PELUMPUH
91 EFEK JARUM BERACUN
92 MEMBUAT DENDENG
93 ROTI SETENGAH GOSONG
94 KERIBUTAN DI RUMAH PERDANA MENTERI
95 MEMINTA BANTUAN JENDERAL
96 PANGERAN KE-6
97 MENYALAKAN SENTER
98 LI CHEN TIDAK SEDERHANA
99 UDANG
100 GENERATOR TENAGA SURYA
101 ES KRIM
102 MEMBUAT STEAK
103 BAWAHAN LI CHEN
104 MULAI BERLATIH
105 LATIHAN
106 MEMBANGUN RUMAH
107 MENYUSUN RENCANA
108 PASUKAN KEKAISARAN TIBA
109 PEMBANTAIAN BERDARAH
110 ILUSI
111 UMPAN MERIAM
Episodes

Updated 111 Episodes

1
KEMARAHAN JIANG JIYUN
2
MEMAKSA
3
BERKOMPROMI
4
HARI PERNIKAHAN
5
MERAMPOK
6
MEMBERIKAN PELAJARAN
7
TINDAKAN JIANG JIYUN
8
GADIS GALAK
9
MEMULAI JALAN PENGASINGAN
10
MEMULAI JALAN PENGASINGAN (2)
11
MEMULAI JALAN PENGASINGAN (3)
12
MEMULAI JALAN PENGASINGAN (4)
13
ADIK IPAR YANG POSESIF
14
UBI RAMBAT
15
MENDAFTAR
16
ADA APA DENGAN KALIAN?
17
GARA-GARA BUBUR
18
ADA APA DENGAN JIANG JIYUN?
19
KOTAK DAUN BAWANG
20
ULAR BERBISA
21
MENGINAP DI DESA KELUARGA BAI
22
PRAJURIT PELINDUNG JIANG JIYUN
23
KELUARGAKU HANYA MEREKA
24
MEMBUKA JAHITAN
25
TIBA DI BEGUO
26
PENJELASAN
27
BERTEMU SEPUPU KEDUA
28
NYONYA TUA LI MEMINTA OBAT
29
LI CHEN BERTINDAK
30
MEMETIK JAMUR
31
KERACUNAN MASSAL
32
RENCANA BARU
33
GAGAL MERAMPOK
34
PENGAKUAN LI CHEN
35
JIANG JIYUN MENGAMUK
36
KEKANAKAN
37
LI CHEN YANG TERSIKSA
38
GARA-GARA HAMBURGER
39
SELIR VS KELUARGA ASLI
40
RUMOR HANYALAH RUMOR
41
SETELAH HUJAN REDA
42
TERPELESET DARI MULUT
43
JIANG JIYUN DEMAM
44
CIUMAN PERTAMA
45
LI CHEN JATUH CINTA
46
DESA PARA PEMBURU
47
SU YUAN MAKAN CUKA
48
KEMUNCULAN MUSUH DI TENGAH MALAM
49
ANAK PANAH JIANG JIYUN
50
REBUNG
51
BAMBU MUDA SAJA ENAK, APALAGI BAMBU TUA!
52
GARA-GARA BAMBU TUA
53
SU YUAN YANG MENYEDIHKAN
54
MENGAMBIL KASTANYE
55
DIMSUM
56
TIDUR DI TENDA
57
SUAMIKU
58
DI GIGIT ANJING
59
RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG
60
RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG (2)
61
ITU MERUPAKAN BUKTI
62
JIANG JIYUN TIDAK SADARKAN DIRI
63
XIE YAO SEMBUH
64
SALAH PAHAM
65
ITU JAWABANNYA!
66
MENYALAKAN ARANG
67
INGIN MEMILIKI KEPONAKAN
68
JIKA ADA YANG BISA AKU LAKUKAN, JANGAN RAGU UNTUK MENGATAKANNYA
69
KELUARGA CABANG KEDUA VS CABANG KETIGA
70
KEMATIAN LI JIANG
71
MENGUSULKAN PEMISAHAN KELUARGA
72
SU YUAN TIDAK TAHU MALU
73
IDE LICIK KELUARGA CABANG KEDUA
74
BUKU PANDUAN MENAKLUKKAN HATI GADIS
75
PERDEBATAN KELUARGA
76
PENOLAKAN LI CHEN
77
BAGAIMANA CARA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH?
78
JEBAKAN UNTUK BABI HUTAN
79
BABI PANGGANG
80
AKU TIDAK MENYUKAI DUNIA INI, TAPI AKU MENYUKAIMU
81
NYONYA TUA LI VS ZHI YANG
82
MENYEMBUNYIKAN OBAT-OBATAN
83
TANGHULU
84
SAMPAI DI HUTAN LARANGAN
85
NIAT TERSEMBUNYI
86
NIAT TERSEMBUNYI (2)
87
GEROMBOLAN BABI HUTAN
88
DITEMUKAN
89
JIANG JIYUN VS 4 ORANG PRIA BERPAKAIAN HITAM
90
SERBUK PELUMPUH
91
EFEK JARUM BERACUN
92
MEMBUAT DENDENG
93
ROTI SETENGAH GOSONG
94
KERIBUTAN DI RUMAH PERDANA MENTERI
95
MEMINTA BANTUAN JENDERAL
96
PANGERAN KE-6
97
MENYALAKAN SENTER
98
LI CHEN TIDAK SEDERHANA
99
UDANG
100
GENERATOR TENAGA SURYA
101
ES KRIM
102
MEMBUAT STEAK
103
BAWAHAN LI CHEN
104
MULAI BERLATIH
105
LATIHAN
106
MEMBANGUN RUMAH
107
MENYUSUN RENCANA
108
PASUKAN KEKAISARAN TIBA
109
PEMBANTAIAN BERDARAH
110
ILUSI
111
UMPAN MERIAM

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!