MEMAKSA

Keesokan harinya, Jiang Jiyun di panggil oleh perdana menteri, mereka duduk di aula tengah sambil membahas masalah lamaran yang sebelumnya telah di kirim oleh keluarga Li.

"Yun'er! Ayah tidak bermaksud untuk pilih kasih terhadapmu, lamaran itu, keluarga Li sendiri yang memilih calon nya." ucap perdana menteri.

Jiang Jiyun mengangguk, "Ayah, aku sudah tidak menginginkannya lagi, jika saudari kedua benar-benar ingin menikah dengannya, aku tidak keberatan."

"Yun'er! Bibi tidak mungkin menganiaya anda, Mei'er bersedia untuk mundur." ucap selir Wen, kata-katanya terdengar sangat bijaksana.

Jiang Jiyun menggelengkan kepalanya, "Bibi, saat itu aku memang telah di buta kan oleh perasaanku sendiri, namun sekarang, aku tidak ingin mengingatnya lagi. Anda bisa menerimanya untuk saudari kedua."

"Kakak, aku tidak ingin orang-orang menganggapku sebagai adik yang tidak berperasaan, pernikahan ini, aku tidak menginginkannya. Ayah, biarkan kakak tertua pergi, walau bagaimanapun keluarga Li masih harus memberikan wajah kepada kita." ucap Jiang Mei, matanya seolah memohon agar perdana menteri menyetujuinya.

Jiang Jiyun tersenyum kecut, "Adik, pernikahan tidak bisa di paksakan, jika memang anda tidak menginginkannya, lebih baik semua hadiah yang mereka kirimkan di kembalikan lagi."

"Ayah, aku akan segera kembali ke kamar, masalah ini, aku memohon agar ayah tidak membahasnya lagi dengan ku!" ucap Jiang Jiyun sambil berdiri, dia mengajak Qian Qian untuk pergi dari sana.

Sementara perdana menteri menghela nafas panjang, lamaran itu berhasil memecah belah keluarganya. Jiang Mei bersedia untuk mengalah, sementara Jiang Jiyun juga menolak untuk menerimanya.

"Tuan!" panggil selir Wen.

Perdana menteri menoleh, "Kita akan mengunjungi kediaman Li. Pernikahan ini tidak bisa di langsungkan."

Selir Wen menggelengkan kepalanya, "Tuan, meskipun Yun'er menolak untuk menikahi jenderal Li, tapi aku yakin bahwa di dalam hatinya masih memiliki tempat untuk pemuda itu, dia hanya marah untuk sesaat."

Perdana menteri terdiam, "Kau salah, sejak bangun kembali, sikap Yun'er benar-benar sangat berbeda, dia bahkan membakar semua pakaian dan barang-barang yang ada di kamarnya sendiri dan memilih untuk membeli yang baru.''

Selir Wen kembali menambahkan, "Tuan, menolak lamaran mereka mungkin saja tidak bijak, kita harus memikirkan jalan lain yang lebih baik."

Perdana menteri mendengus, "Jalan apa? Lamaran ini telah membuat jarak antara Yun'er dan Mei'er, seharusnya keluarga Li memang sengaja mengirimkan lamaran itu, mereka ingin agar putri tertuaku tidak lagi mengganggu jenderal Li."

Selir Wen menghembuskan nafas panjang, "Baiklah! Mari kita diskusikan masalah ini baik-baik dengan keluarga mereka!"

.

.

.

Jiang Jiyun tidak mempedulikan apa pun rencana yang di buat oleh keluarganya, sejak kembali dari aula tengah, dia duduk sambil memandangi hamparan bunga di halaman depan kediamannya.

"Nona! Sepertinya selir Wen dan nona kedua benar-benar ingin mengirim anda ke keluarga Li!" ucap Qian Qian sambil menata makanan di atas meja.

"Tentu saja, ayahku pasti merasa sedih jika harus mengirimkan putri kesayangannya untuk menikah dengan keluarga itu, terlebih setelah mengetahui bahwa mereka akan segera diasingkan." ucap Jiang Jiyun dengan tenang, tidak ada ekspresi apa pun di wajah gadis itu.

"Tapi bagaimana jika keluarga Li menolak pembatalan pernikahan? Nona, jenderal Li telah banyak menyakiti perasaan anda. Qian Qian tidak ingin anda mengalami hal yang serupa lagi." ucap gadis pelayan itu, wajahnya terlihat sangat sedih.

Jiang Jiyun menggelengkan kepalanya, "Apa pun yang terjadi nanti, kita harus memikirkan rencana cadangan, jangan sampai jatuh ke dalam perangkap selir jahat itu."

"Anda benar, nona. Qian Qian tidak ingin anda menderita, keluarga Li telah meremehkan anda secara terang-terangan, dengan mengirimkan lamaran untuk Nona kedua." ucapnya.

"Sudahlah, masalah ini tidak perlu kita bahas lagi. Aku merasa sedikit lelah, Qian Qian, aku akan kembali ke kamar, jika ada yang mencariku, katakan saja aku sedang tidak enak badan." ucap Jiang Jiyun sambil berdiri.

"Ya nona, Qian Qian akan melakukannya sesuai dengan perintah anda." ucap gadis pelayan itu sambil mengangguk.

Jiang Jiyun membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur, matanya menatap langit-langit kamar sambil bergumam. "Bukankah dia memiliki seorang kekasih kecil? Untuk apa keluarga Li mengirimkan lamaran pada Jiang Mei? Mungkinkah mereka sengaja ingin melihat Jiang Jiyun mati? Benar-benar keluarga yang sangat jahat!"

Jiang Jiyun tertidur dengan tenang, dia sama sekali tidak mengetahui, telah terjadi perdebatan hebat di aula depan, di mana orang-orang dari keluarga Li datang untuk meminta pertanggungjawaban.

Perdana menteri menjadi sakit kepala, dia sangat menyayangi putri keduanya, namun dia juga tidak sanggup untuk menyinggung putri pertamanya, mengingat latar belakang keluarga gadis itu terlalu tersembunyi.

"Nyonya tua, pernikahan ini, keluarga kami telah sepakat untuk menolaknya." ucap perdana menteri sambil menarik nafas panjang.

"Perdana menteri, apakah anda menyepelekan keluarga Li? Cucuku, Li Chen, telah menjadi seorang jenderal, dia bahkan memenangkan 5 kali peperangan untuk negara ini." ucap nyonya tua Li dengan bangga.

Perdana menteri menggelengkan kepalanya, "Nyonya tua, putriku Jiang Mei enggan untuk menerima lamaran dari keluarga anda. Nona tertua kami telah lama menyukai cucumu, saat ini anda memaksa agar nona kedua menikah, apakah anda tidak memiliki hati?"

"Nyonya tua, Jiang Mei tidak bermaksud untuk mempermalukan keluarga Li, kakak tertua adalah satu-satunya saudaraku, aku tidak ingin menyakiti hatinya." ucap Jiang Mei sambil berlutut, air mata mengucur deras di pipinya.

Wajah nyonya tua Li terlihat menghitam, "Baiklah, jika perdana menteri enggan untuk melepaskan nona kedua, maka kami hanya bisa dengan paksa meminta nona tertua untuk menikah!''

"Nyonya tua, Jiang Jiyun, nona tertua dari kediaman perdana menteri telah mengatakan keputusannya dengan bulat, dia tidak akan pergi! Anda bisa mencari gadis yang lain." ucap perdana menteri, kali ini dia juga mulai merasa tersinggung dengan kata-kata yang keluar dari mulut wanita tua itu, karena terlalu meremehkan putri pertamanya.

"Perdana menteri, jangan lupa bahwa nona tertua keluargamu telah mengejar kakak pertamaku sejak empat tahun yang lalu. Kualifikasi apa yang dimiliki olehnya, sehingga dia berani untuk menolak permintaan dari keluarga Li?" Li Feng, tuan ketiga dari keluarga Li ikut berbicara untuk mewakili kakak laki-lakinya yang terdiam.

"Nenek! Cukup! Jika mereka tidak menginginkan pernikahan ini, kita tidak perlu memaksanya!" ucap Li Chen, setelah diam selama beberapa saat, akhirnya pemuda itu mengeluarkan suaranya.

"Tidak bisa! Mau di taruh dimana wajah keluarga kita? Semua orang telah mengetahui, bahwa keluarga Li mengirim lamaran ke rumah perdana menteri. Pernikahan ini, mau tidak mau harus di lanjutkan! Meskipun dengan cara memaksa." ucap nyonya tua Li sambil mengetukkan tongkat nya di lantai.

"Perdana menteri, aku tidak peduli, anda harus mengirimkan salah seorang putri kediaman ini untuk menikah dengan keluargaku!" ucap nyonya tua Li dengan marah.

"Aku tidak tahu, siapa yang memberikan kalian keberanian yang begitu besar, sehingga membuat keributan di rumah ku. Kalian ingin menantu bukan? Baiklah! Aku akan mengirim putri tertuaku untuk menikah dengan jenderal Li, tapi apa pun yang terjadi di masa depan, keluarga kami sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan kalian." ucap perdana menteri sambil berdiri, dia mengibaskan pakaiannya dan langsung pergi dari tempat itu.

Terpopuler

Comments

Sulati Cus

Sulati Cus

yg ak bingung, ktnya Jiang jiyun py tunangan raja Xie trs knp di nikah kan sm Li chen emang bpk nya g tau klu anaknya udah py tunangan?

2024-12-03

1

☠ᵏᵋᶜᶟ🏘⃝Aⁿᵘ єͬηͦσͬкͧу³º7꙳❂͜͡✯

☠ᵏᵋᶜᶟ🏘⃝Aⁿᵘ єͬηͦσͬкͧу³º7꙳❂͜͡✯

sebenarnya jiang jiyun sama li chen saling menyukai atau cinta bertepuk sebelah tangan selama 4 tahun?

2024-12-21

0

🍁FAIZ❣️💋🄻🄴🄱🄰🅁🄰🄽👻ᴸᴷ

🍁FAIZ❣️💋🄻🄴🄱🄰🅁🄰🄽👻ᴸᴷ

ndeh perdana menteri ki piye masak lupa pada janjinya sendiri untuk Jiang jiyun

2024-12-05

1

lihat semua
Episodes
1 KEMARAHAN JIANG JIYUN
2 MEMAKSA
3 BERKOMPROMI
4 HARI PERNIKAHAN
5 MERAMPOK
6 MEMBERIKAN PELAJARAN
7 TINDAKAN JIANG JIYUN
8 GADIS GALAK
9 MEMULAI JALAN PENGASINGAN
10 MEMULAI JALAN PENGASINGAN (2)
11 MEMULAI JALAN PENGASINGAN (3)
12 MEMULAI JALAN PENGASINGAN (4)
13 ADIK IPAR YANG POSESIF
14 UBI RAMBAT
15 MENDAFTAR
16 ADA APA DENGAN KALIAN?
17 GARA-GARA BUBUR
18 ADA APA DENGAN JIANG JIYUN?
19 KOTAK DAUN BAWANG
20 ULAR BERBISA
21 MENGINAP DI DESA KELUARGA BAI
22 PRAJURIT PELINDUNG JIANG JIYUN
23 KELUARGAKU HANYA MEREKA
24 MEMBUKA JAHITAN
25 TIBA DI BEGUO
26 PENJELASAN
27 BERTEMU SEPUPU KEDUA
28 NYONYA TUA LI MEMINTA OBAT
29 LI CHEN BERTINDAK
30 MEMETIK JAMUR
31 KERACUNAN MASSAL
32 RENCANA BARU
33 GAGAL MERAMPOK
34 PENGAKUAN LI CHEN
35 JIANG JIYUN MENGAMUK
36 KEKANAKAN
37 LI CHEN YANG TERSIKSA
38 GARA-GARA HAMBURGER
39 SELIR VS KELUARGA ASLI
40 RUMOR HANYALAH RUMOR
41 SETELAH HUJAN REDA
42 TERPELESET DARI MULUT
43 JIANG JIYUN DEMAM
44 CIUMAN PERTAMA
45 LI CHEN JATUH CINTA
46 DESA PARA PEMBURU
47 SU YUAN MAKAN CUKA
48 KEMUNCULAN MUSUH DI TENGAH MALAM
49 ANAK PANAH JIANG JIYUN
50 REBUNG
51 BAMBU MUDA SAJA ENAK, APALAGI BAMBU TUA!
52 GARA-GARA BAMBU TUA
53 SU YUAN YANG MENYEDIHKAN
54 MENGAMBIL KASTANYE
55 DIMSUM
56 TIDUR DI TENDA
57 SUAMIKU
58 DI GIGIT ANJING
59 RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG
60 RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG (2)
61 ITU MERUPAKAN BUKTI
62 JIANG JIYUN TIDAK SADARKAN DIRI
63 XIE YAO SEMBUH
64 SALAH PAHAM
65 ITU JAWABANNYA!
66 MENYALAKAN ARANG
67 INGIN MEMILIKI KEPONAKAN
68 JIKA ADA YANG BISA AKU LAKUKAN, JANGAN RAGU UNTUK MENGATAKANNYA
69 KELUARGA CABANG KEDUA VS CABANG KETIGA
70 KEMATIAN LI JIANG
71 MENGUSULKAN PEMISAHAN KELUARGA
72 SU YUAN TIDAK TAHU MALU
73 IDE LICIK KELUARGA CABANG KEDUA
74 BUKU PANDUAN MENAKLUKKAN HATI GADIS
75 PERDEBATAN KELUARGA
76 PENOLAKAN LI CHEN
77 BAGAIMANA CARA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH?
78 JEBAKAN UNTUK BABI HUTAN
79 BABI PANGGANG
80 AKU TIDAK MENYUKAI DUNIA INI, TAPI AKU MENYUKAIMU
81 NYONYA TUA LI VS ZHI YANG
82 MENYEMBUNYIKAN OBAT-OBATAN
83 TANGHULU
84 SAMPAI DI HUTAN LARANGAN
85 NIAT TERSEMBUNYI
86 NIAT TERSEMBUNYI (2)
87 GEROMBOLAN BABI HUTAN
88 DITEMUKAN
89 JIANG JIYUN VS 4 ORANG PRIA BERPAKAIAN HITAM
90 SERBUK PELUMPUH
91 EFEK JARUM BERACUN
92 MEMBUAT DENDENG
93 ROTI SETENGAH GOSONG
94 KERIBUTAN DI RUMAH PERDANA MENTERI
95 MEMINTA BANTUAN JENDERAL
96 PANGERAN KE-6
97 MENYALAKAN SENTER
98 LI CHEN TIDAK SEDERHANA
99 UDANG
100 GENERATOR TENAGA SURYA
101 ES KRIM
102 MEMBUAT STEAK
103 BAWAHAN LI CHEN
104 MULAI BERLATIH
105 LATIHAN
106 MEMBANGUN RUMAH
107 MENYUSUN RENCANA
108 PASUKAN KEKAISARAN TIBA
109 PEMBANTAIAN BERDARAH
110 ILUSI
111 UMPAN MERIAM
Episodes

Updated 111 Episodes

1
KEMARAHAN JIANG JIYUN
2
MEMAKSA
3
BERKOMPROMI
4
HARI PERNIKAHAN
5
MERAMPOK
6
MEMBERIKAN PELAJARAN
7
TINDAKAN JIANG JIYUN
8
GADIS GALAK
9
MEMULAI JALAN PENGASINGAN
10
MEMULAI JALAN PENGASINGAN (2)
11
MEMULAI JALAN PENGASINGAN (3)
12
MEMULAI JALAN PENGASINGAN (4)
13
ADIK IPAR YANG POSESIF
14
UBI RAMBAT
15
MENDAFTAR
16
ADA APA DENGAN KALIAN?
17
GARA-GARA BUBUR
18
ADA APA DENGAN JIANG JIYUN?
19
KOTAK DAUN BAWANG
20
ULAR BERBISA
21
MENGINAP DI DESA KELUARGA BAI
22
PRAJURIT PELINDUNG JIANG JIYUN
23
KELUARGAKU HANYA MEREKA
24
MEMBUKA JAHITAN
25
TIBA DI BEGUO
26
PENJELASAN
27
BERTEMU SEPUPU KEDUA
28
NYONYA TUA LI MEMINTA OBAT
29
LI CHEN BERTINDAK
30
MEMETIK JAMUR
31
KERACUNAN MASSAL
32
RENCANA BARU
33
GAGAL MERAMPOK
34
PENGAKUAN LI CHEN
35
JIANG JIYUN MENGAMUK
36
KEKANAKAN
37
LI CHEN YANG TERSIKSA
38
GARA-GARA HAMBURGER
39
SELIR VS KELUARGA ASLI
40
RUMOR HANYALAH RUMOR
41
SETELAH HUJAN REDA
42
TERPELESET DARI MULUT
43
JIANG JIYUN DEMAM
44
CIUMAN PERTAMA
45
LI CHEN JATUH CINTA
46
DESA PARA PEMBURU
47
SU YUAN MAKAN CUKA
48
KEMUNCULAN MUSUH DI TENGAH MALAM
49
ANAK PANAH JIANG JIYUN
50
REBUNG
51
BAMBU MUDA SAJA ENAK, APALAGI BAMBU TUA!
52
GARA-GARA BAMBU TUA
53
SU YUAN YANG MENYEDIHKAN
54
MENGAMBIL KASTANYE
55
DIMSUM
56
TIDUR DI TENDA
57
SUAMIKU
58
DI GIGIT ANJING
59
RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG
60
RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG (2)
61
ITU MERUPAKAN BUKTI
62
JIANG JIYUN TIDAK SADARKAN DIRI
63
XIE YAO SEMBUH
64
SALAH PAHAM
65
ITU JAWABANNYA!
66
MENYALAKAN ARANG
67
INGIN MEMILIKI KEPONAKAN
68
JIKA ADA YANG BISA AKU LAKUKAN, JANGAN RAGU UNTUK MENGATAKANNYA
69
KELUARGA CABANG KEDUA VS CABANG KETIGA
70
KEMATIAN LI JIANG
71
MENGUSULKAN PEMISAHAN KELUARGA
72
SU YUAN TIDAK TAHU MALU
73
IDE LICIK KELUARGA CABANG KEDUA
74
BUKU PANDUAN MENAKLUKKAN HATI GADIS
75
PERDEBATAN KELUARGA
76
PENOLAKAN LI CHEN
77
BAGAIMANA CARA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH?
78
JEBAKAN UNTUK BABI HUTAN
79
BABI PANGGANG
80
AKU TIDAK MENYUKAI DUNIA INI, TAPI AKU MENYUKAIMU
81
NYONYA TUA LI VS ZHI YANG
82
MENYEMBUNYIKAN OBAT-OBATAN
83
TANGHULU
84
SAMPAI DI HUTAN LARANGAN
85
NIAT TERSEMBUNYI
86
NIAT TERSEMBUNYI (2)
87
GEROMBOLAN BABI HUTAN
88
DITEMUKAN
89
JIANG JIYUN VS 4 ORANG PRIA BERPAKAIAN HITAM
90
SERBUK PELUMPUH
91
EFEK JARUM BERACUN
92
MEMBUAT DENDENG
93
ROTI SETENGAH GOSONG
94
KERIBUTAN DI RUMAH PERDANA MENTERI
95
MEMINTA BANTUAN JENDERAL
96
PANGERAN KE-6
97
MENYALAKAN SENTER
98
LI CHEN TIDAK SEDERHANA
99
UDANG
100
GENERATOR TENAGA SURYA
101
ES KRIM
102
MEMBUAT STEAK
103
BAWAHAN LI CHEN
104
MULAI BERLATIH
105
LATIHAN
106
MEMBANGUN RUMAH
107
MENYUSUN RENCANA
108
PASUKAN KEKAISARAN TIBA
109
PEMBANTAIAN BERDARAH
110
ILUSI
111
UMPAN MERIAM

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!