MEMULAI JALAN PENGASINGAN (4)

Jiang Jiyun menyimpan daging panggang di atas tampah kayu, dia mengambil pisau kemudian memotongnya menjadi dua bagian dan menyerahkan separuh kepada Qian Qian. "Cepat makan selagi panas!"

Qian Qian mengangguk dengan semangat, dia merobek daging miliknya kemudian makan dengan lahap. "Sangat lezat, nona, Qian Qian menyukainya."

Jiang Jiyun tersenyum lembut, dia juga merobek daging miliknya, kemudian makan dengan santai. Li Yue menatap mereka sambil sesekali menghela nafas panjang, nampaknya gadis berusia 12 tahun itu masih merasa belum kenyang.

Jiang Jiyun melirik ke arahnya, dia melambaikan tangan, "Kemarilah!"

Li Yue berdiri, dia berjalan malu-malu ke arah Jiang Jiyun.

"Makanlah!" ucap Jiang Jiyun sambil menyerahkan setengah bagian miliknya, mata Li Yue berbinar, dia menelan air liurnya beberapa kali sebelum duduk bersama Jiang Jiyun dan Qian Qian.

"Benarkah? Kakak ipar memberikannya untukku?" tanya Li Yue, dia memegangi daging tersebut dengan tangan yang bergetar.

"Selama kamu berperilaku baik, aku tidak akan membiarkanmu kelaparan. Makan lebih banyak, setelah itu ikut denganku. Ada sungai tidak jauh dari sini, kita bisa mandi bersama." ucap Jiang Jiyun.

"Umm! Aku akan mengikuti kata-kata kakak ipar!" ucapnya dengan mulut yang penuh makanan.

"Kakak ipar, daging ini memiliki rasa yang berbeda dengan yang tadi, sangat gurih, lezat dan harum. Yue'er menyukainya, masakan kakak ipar adalah yang terbaik di dunia," puji gadis itu sambil menyuapkan kembali daging di tangannya.

"Ibu!" panggil Li Shuang, wajahnya terlihat cemberut.

"Bersikaplah lebih baik, kakak ipar mu memikirkan kita semua, bahkan setelah kamu beberapa kali membandingkan dia dengan Su Yuan, kamu masih memiliki jatah makan yang sama dengan yang lain. Berhentilah bertindak gelisah!" ucap Wu Jia, dia tersenyum ke arah Jiang Jiyun.

Li Yu mendengarkan ucapan ibunya sambil menganggukkan kepala, anak laki-laki berusia 10 tahun itu berjalan ke arah Jiang Jiyun dan berharap agar kakak iparnya bersedia untuk membagi makanan dengannya.

"Kenapa berdiri di sana? Kemarilah! Hangatkan dirimu!" ucap Jiang Jiyun. Li Yu mengangguk, dia duduk di samping Li Yue.

"Makanlah!" ucap Qian Qian, dia merobek daging miliknya dan menyerahkannya pada anak laki-laki itu.

"Waaah! Daging ini sangat lezat, kakak ipar sangat berbakat, Yu'er suka, Yu'er paling suka masakan kakak ipar!" ucap Li Yu sambil mengangkat dagu.

"Makan yang banyak!" ucap Jiang Jiyun sambil tersenyum tipis.

Setelah selesai makan, dia mengajak anggota keluarganya untuk mandi di sungai, dia mengeluarkan beberapa salep, kemudian memberi tahu mereka cara mengaplikasikannya di kaki.

"Gunakan ini sebelum tidur, pijat seperti ini, agar saat bangun nanti, kalian tidak merasa sakit!" ucap Jiang Jiyun sambil mempraktekkannya.

Li Yu dan Li Yue terlihat sangat bersemangat, setelah kembali, mereka juga membantu ibunya untuk melakukan hal yang sama.

"Ibu, salep ini sangat dingin dan harum, kakak ipar memberikannya agar kaki kami tidak bengkak dan sakit," ucap Li Yue sambil pamer. Wu Jia tersenyum, dia menganggukan kepalanya.

"Kakak ipar kalian memang paling bijak!" ucapnya.

"Tentu saja, kakak ipar adalah yang terbaik di dunia," ucap Li Yu sambil tersenyum senang.

"Ibu, masakan kakak ipar lebih lezat di bandingkan koki rumah kita, restoran yang paling mahal juga tidak mungkin bisa memasak sebaik kakak ipar," ucap Li Yue, dia masih ingat rasa lezat yang meledak di dalam mulutnya, saat pertama kali mencoba memakan masakan Jiang Jiyun.

"Itu benar, semoga besok kakak ipar memasak lagi untuk kita," ucap Li Yu, tatapan mata anak laki-laki itu terlihat penuh pemujaan.

Saat semua orang sudah terlelap, Jiang Jiyun mendekati gerobak Li Chen, dia memandangi wajah tenang pemuda yang tertidur di depannya.

"Li Chen!" panggil Jiang Jiyun, namun pemuda itu hanya mengerutkan kening.

"Li Chen!" panggil Jiang Jiyun lagi, kali ini dia berhasil membangunkan pemuda itu.

"Tidurlah! Jangan berkeliaran!" ucap Li Chen.

"Bangun! Buka pakaianmu!" ucap Jiang Jiyun membuat pemuda di depannya langsung melotot.

"Jiang Jiyun! Aku tahu kita belum menyelesaikan pernikahan, tapi ini bukan waktu yang tepat. Tunggu sampai aku benar-benar pulih!" ucap Li Chen sambil membuang nafas berat.

"Bodoh! Siapa yang ingin menyelesaikan pernikahan dengan mu? Cepatlah!" ucap Jiang Jiyun, dia membangunkan Li Chen dengan kasar.

"Jiang Jiyun! Kau seorang perempuan! Bagaimana bisa kau berpikiran untuk membuka pakaian ku?" ucap Li Chen, kali ini suaranya terdengar sedikit lebih keras.

"Kau ingin membangunkan semua orang?" tanya Jiang Jiyun sambil melotot.

Li Chen hanya bisa menarik nafas panjang dan membiarkan gadis itu melakukan apapun yang di inginkan nya.

'Waah! Dia memiliki postur tubuh yang sangat sempurna! Orang-orang mengatakan bahwa ilmu bela dirinya tidak terduga, saat dia sembuh, aku bisa sedikit lebih santai!'

Jiang Jiyun memperhatikan punggung Li Chen dengan teliti, ada beberapa tulang yang patah dan mengalami pergeseran, dan luka cambuk yang memanjang, terlihat sangat mengerikan, untung saja dia tepat waktu mendapatkan perawatan, sehingga tidak mengakibatkan infeksi.

"Kaisar anjing! Dia benar-benar menghantam dengan kuat!" gumam Jiang Jiyun setelah melihat punggung Li Chen yang di penuhi dengan luka. Li Chen hanya menggelengkan kepala mendengar gerutuan istrinya tersebut.

"Tahan! Aku akan membetulkan tulangmu!" ucap Jiang Jiyun, dia menggerakkan tangannya ke arah punggung Li Chen, hingga akhirnya terdengar suara "Krak!"

Li Chen meringis, namun tidak bersuara, dia menahan rasa sakit dan dingin dari tulangnya. Setelah selesai, Jiang Jiyun segera mengoleskan salep ke punggung Li Chen, jari-jari tangannya yang halus dan dingin, membuat pemuda itu merasa nyaman.

"Jangan bergerak! Aku akan memasangkan pakaianmu!" ucap Jiang Jiyun, dia mengambil baju Li Chen dan merapikannya.

"Terima kasih!" ucap Li Chen, punggungnya tidak sesakit sebelumnya.

"Tidurlah! Aku akan memeriksa kakimu besok!" ucap Jiang Jiyun, dia membantu Li Chen untuk kembali berbaring.

Jiang Jiyun kembali ke tempatnya, gadis itu berbaring di samping Qian Qian. Sementara Li Chen tidak bisa tertidur, matanya terus memandangi Jiang Jiyun yang sudah terlelap.

'Dia benar-benar mencintaiku, bahkan tidak tahan melihatku terluka. Di masa depan, aku pasti akan memperlakukannya dengan baik.'

Keesokan harinya semua orang terbangun dengan tubuh yang sakit, namun beberapa orang terlihat fresh dan penuh semangat. Li Yue merapikan pakaiannya, dia berjalan ke arah Jiang Jiyun. "Kakak ipar!"

Jiang Jiyun tersenyum, "Sudah bangun? Ayo pergi! Ajak yang lain untuk mandi dan berganti pakaian."

"Kakak ipar, kami tidak memiliki pakaian yang lain." ucap Li Yue sambil menunduk.

Jiang Jiyun menjawab dengan santai, "Siapa bilang? Aku sudah menyiapkannya untuk kalian."

Bruk!

Setumpuk pakaian tiba-tiba saja di keluarkan dari tas Jiang Jiyun, membuat gadis kecil itu melotot. "Kakak ipar!"

Jiang Jiyun tertawa, "Ada apa?"

Li Yue menggelengkan kepala, dia mengambil pakaian yang cocok untuknya dan segera berangkat ke sungai dengan Qian Qian.

Terpopuler

Comments

Neneng Zakiyah

Neneng Zakiyah

tambah seruuu...tambah semangat baca nya...nona tertua tangguh...hebat top deh

2025-01-24

1

Yoni Hartati

Yoni Hartati

adik li cheng nama nya siapa aja ?

2025-02-11

1

Rahayu Irmayanti

Rahayu Irmayanti

tambah seru lanjut lbaca lagi akh

2025-01-25

1

lihat semua
Episodes
1 KEMARAHAN JIANG JIYUN
2 MEMAKSA
3 BERKOMPROMI
4 HARI PERNIKAHAN
5 MERAMPOK
6 MEMBERIKAN PELAJARAN
7 TINDAKAN JIANG JIYUN
8 GADIS GALAK
9 MEMULAI JALAN PENGASINGAN
10 MEMULAI JALAN PENGASINGAN (2)
11 MEMULAI JALAN PENGASINGAN (3)
12 MEMULAI JALAN PENGASINGAN (4)
13 ADIK IPAR YANG POSESIF
14 UBI RAMBAT
15 MENDAFTAR
16 ADA APA DENGAN KALIAN?
17 GARA-GARA BUBUR
18 ADA APA DENGAN JIANG JIYUN?
19 KOTAK DAUN BAWANG
20 ULAR BERBISA
21 MENGINAP DI DESA KELUARGA BAI
22 PRAJURIT PELINDUNG JIANG JIYUN
23 KELUARGAKU HANYA MEREKA
24 MEMBUKA JAHITAN
25 TIBA DI BEGUO
26 PENJELASAN
27 BERTEMU SEPUPU KEDUA
28 NYONYA TUA LI MEMINTA OBAT
29 LI CHEN BERTINDAK
30 MEMETIK JAMUR
31 KERACUNAN MASSAL
32 RENCANA BARU
33 GAGAL MERAMPOK
34 PENGAKUAN LI CHEN
35 JIANG JIYUN MENGAMUK
36 KEKANAKAN
37 LI CHEN YANG TERSIKSA
38 GARA-GARA HAMBURGER
39 SELIR VS KELUARGA ASLI
40 RUMOR HANYALAH RUMOR
41 SETELAH HUJAN REDA
42 TERPELESET DARI MULUT
43 JIANG JIYUN DEMAM
44 CIUMAN PERTAMA
45 LI CHEN JATUH CINTA
46 DESA PARA PEMBURU
47 SU YUAN MAKAN CUKA
48 KEMUNCULAN MUSUH DI TENGAH MALAM
49 ANAK PANAH JIANG JIYUN
50 REBUNG
51 BAMBU MUDA SAJA ENAK, APALAGI BAMBU TUA!
52 GARA-GARA BAMBU TUA
53 SU YUAN YANG MENYEDIHKAN
54 MENGAMBIL KASTANYE
55 DIMSUM
56 TIDUR DI TENDA
57 SUAMIKU
58 DI GIGIT ANJING
59 RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG
60 RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG (2)
61 ITU MERUPAKAN BUKTI
62 JIANG JIYUN TIDAK SADARKAN DIRI
63 XIE YAO SEMBUH
64 SALAH PAHAM
65 ITU JAWABANNYA!
66 MENYALAKAN ARANG
67 INGIN MEMILIKI KEPONAKAN
68 JIKA ADA YANG BISA AKU LAKUKAN, JANGAN RAGU UNTUK MENGATAKANNYA
69 KELUARGA CABANG KEDUA VS CABANG KETIGA
70 KEMATIAN LI JIANG
71 MENGUSULKAN PEMISAHAN KELUARGA
72 SU YUAN TIDAK TAHU MALU
73 IDE LICIK KELUARGA CABANG KEDUA
74 BUKU PANDUAN MENAKLUKKAN HATI GADIS
75 PERDEBATAN KELUARGA
76 PENOLAKAN LI CHEN
77 BAGAIMANA CARA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH?
78 JEBAKAN UNTUK BABI HUTAN
79 BABI PANGGANG
80 AKU TIDAK MENYUKAI DUNIA INI, TAPI AKU MENYUKAIMU
81 NYONYA TUA LI VS ZHI YANG
82 MENYEMBUNYIKAN OBAT-OBATAN
83 TANGHULU
84 SAMPAI DI HUTAN LARANGAN
85 NIAT TERSEMBUNYI
86 NIAT TERSEMBUNYI (2)
87 GEROMBOLAN BABI HUTAN
88 DITEMUKAN
89 JIANG JIYUN VS 4 ORANG PRIA BERPAKAIAN HITAM
90 SERBUK PELUMPUH
91 EFEK JARUM BERACUN
92 MEMBUAT DENDENG
93 ROTI SETENGAH GOSONG
94 KERIBUTAN DI RUMAH PERDANA MENTERI
95 MEMINTA BANTUAN JENDERAL
96 PANGERAN KE-6
97 MENYALAKAN SENTER
98 LI CHEN TIDAK SEDERHANA
99 UDANG
100 GENERATOR TENAGA SURYA
101 ES KRIM
102 MEMBUAT STEAK
103 BAWAHAN LI CHEN
104 MULAI BERLATIH
105 LATIHAN
106 MEMBANGUN RUMAH
107 MENYUSUN RENCANA
108 PASUKAN KEKAISARAN TIBA
109 PEMBANTAIAN BERDARAH
110 ILUSI
111 UMPAN MERIAM
Episodes

Updated 111 Episodes

1
KEMARAHAN JIANG JIYUN
2
MEMAKSA
3
BERKOMPROMI
4
HARI PERNIKAHAN
5
MERAMPOK
6
MEMBERIKAN PELAJARAN
7
TINDAKAN JIANG JIYUN
8
GADIS GALAK
9
MEMULAI JALAN PENGASINGAN
10
MEMULAI JALAN PENGASINGAN (2)
11
MEMULAI JALAN PENGASINGAN (3)
12
MEMULAI JALAN PENGASINGAN (4)
13
ADIK IPAR YANG POSESIF
14
UBI RAMBAT
15
MENDAFTAR
16
ADA APA DENGAN KALIAN?
17
GARA-GARA BUBUR
18
ADA APA DENGAN JIANG JIYUN?
19
KOTAK DAUN BAWANG
20
ULAR BERBISA
21
MENGINAP DI DESA KELUARGA BAI
22
PRAJURIT PELINDUNG JIANG JIYUN
23
KELUARGAKU HANYA MEREKA
24
MEMBUKA JAHITAN
25
TIBA DI BEGUO
26
PENJELASAN
27
BERTEMU SEPUPU KEDUA
28
NYONYA TUA LI MEMINTA OBAT
29
LI CHEN BERTINDAK
30
MEMETIK JAMUR
31
KERACUNAN MASSAL
32
RENCANA BARU
33
GAGAL MERAMPOK
34
PENGAKUAN LI CHEN
35
JIANG JIYUN MENGAMUK
36
KEKANAKAN
37
LI CHEN YANG TERSIKSA
38
GARA-GARA HAMBURGER
39
SELIR VS KELUARGA ASLI
40
RUMOR HANYALAH RUMOR
41
SETELAH HUJAN REDA
42
TERPELESET DARI MULUT
43
JIANG JIYUN DEMAM
44
CIUMAN PERTAMA
45
LI CHEN JATUH CINTA
46
DESA PARA PEMBURU
47
SU YUAN MAKAN CUKA
48
KEMUNCULAN MUSUH DI TENGAH MALAM
49
ANAK PANAH JIANG JIYUN
50
REBUNG
51
BAMBU MUDA SAJA ENAK, APALAGI BAMBU TUA!
52
GARA-GARA BAMBU TUA
53
SU YUAN YANG MENYEDIHKAN
54
MENGAMBIL KASTANYE
55
DIMSUM
56
TIDUR DI TENDA
57
SUAMIKU
58
DI GIGIT ANJING
59
RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG
60
RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG (2)
61
ITU MERUPAKAN BUKTI
62
JIANG JIYUN TIDAK SADARKAN DIRI
63
XIE YAO SEMBUH
64
SALAH PAHAM
65
ITU JAWABANNYA!
66
MENYALAKAN ARANG
67
INGIN MEMILIKI KEPONAKAN
68
JIKA ADA YANG BISA AKU LAKUKAN, JANGAN RAGU UNTUK MENGATAKANNYA
69
KELUARGA CABANG KEDUA VS CABANG KETIGA
70
KEMATIAN LI JIANG
71
MENGUSULKAN PEMISAHAN KELUARGA
72
SU YUAN TIDAK TAHU MALU
73
IDE LICIK KELUARGA CABANG KEDUA
74
BUKU PANDUAN MENAKLUKKAN HATI GADIS
75
PERDEBATAN KELUARGA
76
PENOLAKAN LI CHEN
77
BAGAIMANA CARA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH?
78
JEBAKAN UNTUK BABI HUTAN
79
BABI PANGGANG
80
AKU TIDAK MENYUKAI DUNIA INI, TAPI AKU MENYUKAIMU
81
NYONYA TUA LI VS ZHI YANG
82
MENYEMBUNYIKAN OBAT-OBATAN
83
TANGHULU
84
SAMPAI DI HUTAN LARANGAN
85
NIAT TERSEMBUNYI
86
NIAT TERSEMBUNYI (2)
87
GEROMBOLAN BABI HUTAN
88
DITEMUKAN
89
JIANG JIYUN VS 4 ORANG PRIA BERPAKAIAN HITAM
90
SERBUK PELUMPUH
91
EFEK JARUM BERACUN
92
MEMBUAT DENDENG
93
ROTI SETENGAH GOSONG
94
KERIBUTAN DI RUMAH PERDANA MENTERI
95
MEMINTA BANTUAN JENDERAL
96
PANGERAN KE-6
97
MENYALAKAN SENTER
98
LI CHEN TIDAK SEDERHANA
99
UDANG
100
GENERATOR TENAGA SURYA
101
ES KRIM
102
MEMBUAT STEAK
103
BAWAHAN LI CHEN
104
MULAI BERLATIH
105
LATIHAN
106
MEMBANGUN RUMAH
107
MENYUSUN RENCANA
108
PASUKAN KEKAISARAN TIBA
109
PEMBANTAIAN BERDARAH
110
ILUSI
111
UMPAN MERIAM

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!