MEMULAI JALAN PENGASINGAN

Semua orang tertidur dengan sangat lelap, kelelahan terlihat dari wajah mereka, Jiang Jiyun perlahan-lahan membuka mata, dia bangkit dan berjalan dengan cara mengendap-endap ke arah Li Chen.

"Ada apa dengan dia?" Jiang Jiyun berbicara sendiri, melihat dahi Li Chen yang berkerut, di tambah tubuh pemuda itu berkeringat, padahal cuaca terasa sangat dingin.

Jiang Jiyun menggerakan tangannya, dia menyentuh dahi Li Chen yang terasa panas seolah akan terbakar, dia mengalihkan tangannya menyentuh pergelangan tangan pemuda itu untuk memeriksa denyut nadinya.

"Kaisar brengsek! Sepertinya dia sengaja ingin membuatnya mati perlahan!" ucap Jiang Jiyun, dia mengeluarkan suntikan dari ruang angkasa dan segera memberikan pertolongan pertama. Tak lama kemudian gadis itu memasang infus, dan menggunakan air hangat serta sapu tangan untuk mengompres.

Li Chen menyadari bahwa tubuhnya dalam kondisi yang sangat buruk, dia juga merasakan seseorang berada di dekatnya, membantu dia melewati masa kritis. Meskipun dia ingin membuka mata, tubuhnya terlalu kesulitan.

Tepat 2 jam setelahnya, Jiang Jiyun melepaskan infus, dia kembali menyentuh dahi dan pergelangan tangan Li Chen. "Cukup bagus! Setidaknya dia telah melewati masa kritis!"

Li Chen membuka mata, menatap sosok yang diam-diam telah menyelamatkan hidupnya. Dia menggerakkan bibirnya dan berbicara dengan suara yang sangat perlahan dan parau. "Terima kasih, Jiang Jiyun!"

Jiang Jiyun melirik sinis, dia tidak menjawab, tangannya dengan santai membantu pemuda itu duduk, kemudian memberikan semangkuk bubur untuk di makan.

"Ini?" Li Chen terlihat sangat terkejut, dia tak menyangka jika Jiang Jiyun akan benar-benar mengurusnya.

"Makanlah! Setelah ini kau harus minum obat!" ucap Jiang Jiyun sambil menyerahkan mangkuk bubur tersebut.

Li Chen menerimanya dengan senyuman pahit, "Terima kasih!"

"Bukan apa-apa!" jawab Jiang Jiyun, setelah melihat bubur di mangkuk habis, Jiang Jiyun menyerahkan 3 pil dan meminta agar pemuda itu segera menelannya.

"Ambil ini, minta Li Feng mengoleskannya lagi di punggung mu!" ucap Jiang Jiyun sambil menyerahkan 1 botol obat, dia kembali berjalan ke teras rumah dan berbaring tepat di samping Qian Qian.

Keesokan paginya semua orang terbangun karena teriakan para petugas, Li Feng segera membantu saudara laki-laki tertuanya untuk mengoleskan salep, sementara Wu Jia membawa sebuah buntalan dan berjalan dengan ketiga anaknya yang lain.

Su Yuan memperhatikan Jiang Jiyun, wajah cerah gadis itu membuatnya merasa sangat kesal. 'Apa yang terjadi? Bagaimana dia bisa terlihat tetap cantik meskipun tanpa riasan? Badjingan kecil ini, dia pasti sengaja ingin mencari perhatian dari saudara Chen!'

"Nona!" panggil Qian Qian.

Jiang Jiyun memberikan sesuatu pada gadis itu dan menyuruhnya untuk segera mencuci wajah, "Gunakan ini!"

"Umm... Nona, apakah anda lapar? Qian Qian melihat beberapa buah yang sudah matang." tanya gadis pelayan itu, Jiang Jiyun menggelengkan kepalanya.

Setelah Qian Qian selesai mencuci wajah, Jiang Jiyun kembali memberikan benda aneh kepada gadis gitu, dia membantu untuk mengaplikasikannya di wajah serta tubuhnya, agar tidak terbakar saat terkena panas terik matahari.

"Nona, apa ini?" tanya gadis pelayan itu.

"Sun cream, kau harus rutin menggunakannya agar kulitmu tidak berubah menjadi gelap, perjalanan menuju pengasingan masih panjang, aku tidak mau melihat adikku berubah menjadi jelek." ucap Jiang Jiyun sambil tertawa, dia mengeluarkan dua roti kukus dan memberikannya.

''Makanlah, agar kau memiliki tenaga!" ucap Jiang Jiyun sambil menyerahkannya pada Qian Qian.

"Nona, anda juga harus makan!" ucap Qian Qian, dia menyerahkan 1 roti kukus yang masih utuh pada majikannya.

"Aku sudah kenyang, Qian Qian, jangan khawatir! Aku tidak akan membiarkan mu lapar atau pun menderita." ucap Jiang Jiyun, Qian Qian hanya menganggukkan kepalanya

Li Chen melirik, dia memperhatikan kedua gadis itu dengan hati-hati, tanpa sengaja tangan pemuda itu menyentuh dadanya yang terasa berdebar.

'Apa yang terjadi dengan ku? Mungkinkah ini karena pukulan itu yang membuat jantung ku juga bermasalah?'

"Bangun! Ayo berangkat!'' teriak salah seorang petugas sambil mengayunkan cambuknya. Semua orang berdiri, mereka bersiap untuk memulai jalan pengasingan, berbeda dengan Li Chen yang berbaring di atas gerobak yang di tarik oleh Li Feng.

Di sepanjang perjalanan, mereka di teriaki oleh warga yang terus mengutuk Li Chen sebagai pendosa dan manusia tidak bermoral, hal itu tentu saja membuat keluarga cabang kedua dan ketiga menjadi sangat tidak puas hati.

Sampai di pertigaan, mereka melihat dua orang pelayan wanita berdiri dengan membawa tas yang berisi air, makanan kering dan perak, itu membuat keluarga cabang kedua dan ketiga langsung menyombongkan dirinya.

"Lihatlah! Keluargaku masih sangat peduli, dia mengirimkan banyak perak dan makanan " ucap Su Yuan sambil memperlihatkan tas di tangannya, sebagai menantu baru dari keluarga cabang kedua, Su Yuan patut berbangga diri, karena mendapatkan dukungan penuh dari mertua serta nenek Li.

Zhi Yang, menantu dari keluarga cabang ketiga mendengus, "Barang bawaan milikku bahkan lebih banyak, kau tidak perlu terlalu sombong!"

Su Yuan melotot, "Aku sedang berbicara dengan pembawa sial itu! Kenapa kau ikut campur?"

Zhi Yang hanya melirik sinis, "Ciiih! Sombong!"

Di saat kedua orang menantu perempuan tersebut sedang saling mengejek, kereta yang berasal dari kediaman perdana menteri muncul, dua orang pelayan segera turun dengan tas yang lebih besar, mereka menyerahkannya kepada Jiang Jiyun dan Qian Qian.

"Nona tertua, tuan besar dan nyonya telah mengirimkan semua yang anda butuhkan, tidak ada yang kurang, anda bisa memeriksanya dengan cermat. Busur dan anak panah, cambuk lentur, puluhan belati dan jarum beracun, obat-obatan serta pakaian hangat, semuanya sudah ada di sini." ucap salah seorang pelayan sambil tersenyum tipis.

Jiang Jiyun menganggukan kepala, dia segera menjawab perkataan dari pelayan itu, "Aku akan menyusahkanmu untuk memberitahu tuan besar dan nyonya, aku Jiang Jiyun berterima kasih untuk perbekalannya."

Kedua gadis pelayan itu terlihat menganggukkan kepala, mereka menyisipkan sekantung besar perak ke tangan Qian Qian. "Hati-hati membawa uang, tuan besar berpesan agar tidak mengeksposnya. Keluarga Li bukan orang baik, jangan sampai mereka merugikan nona tertua."

Semua orang hanya melirik sinis, mereka tidak menyangka jika perdana menteri hanya mengirimkan senjata-senjata yang tidak berharga, bahkan tidak ada bahan makanan ataupun perak. Hanya Li Chen yang bisa mendengar, saat kedua orang pelayan tersebut memperingatkan Qian Qian, dia juga bisa melihat sekantung perak yang disembunyikan tersebut.

'Nampaknya keluarga perdana menteri sangat berhati-hati dengan keluargaku, sepertinya mereka takut, jika kami benar-benar akan merugikan putri tertuanya.'

"Nona tertua, kami harus kembali, pesan anda akan segera disampaikan kepada tuan besar dan nyonya." ucap kedua orang pelayan itu dengan serempak sambil menganggukkan kepala.

Jiang Jiyun tidak menahannya, dia juga mempersilahkan mereka untuk pergi. Su Yuan berdiri dengan sinis, dia berjalan ke arah Jiang Jiyun sambil membusungkan dadanya.

"Jiang Jiyun, aku berpikir bahwa kedua orang tuamu akan mengirimkan banyak makanan kering dan juga perak, ternyata itu hanyalah besi-besi yang tidak berguna!" ucapnya.

"Benar! Kau sungguh bodoh! Pantas saja jika seumur hidupmu hanya menjadi lelucon, gadis pembawa sial!'' ucap nyonya tua Li.

"Jiang Jiyun, sepertinya keluargamu sama gilanya, mereka tidak hanya tidak membawakan perak dan makanan, tapi membuang kalian berdua agar bisa hidup di alam liar." ucap Li Jiang sambil mencibir.

Terpopuler

Comments

Kinay naluw

Kinay naluw

uang dan harta akan habis di pakai tapi kalau peralatan akan lebih berguna.

2024-12-29

1

Opung Boru Sadrakh

Opung Boru Sadrakh

seru ceritanya lanjutaku suka menunjukan wanita yg kuat

2025-01-15

1

𝐕ɪᴏʟᴇᴛ27💜

𝐕ɪᴏʟᴇᴛ27💜

Di otak mereka hanya harta, tidak memikirkan bagaimana menghadapi kesulitan dan bahaya.

2025-01-15

2

lihat semua
Episodes
1 KEMARAHAN JIANG JIYUN
2 MEMAKSA
3 BERKOMPROMI
4 HARI PERNIKAHAN
5 MERAMPOK
6 MEMBERIKAN PELAJARAN
7 TINDAKAN JIANG JIYUN
8 GADIS GALAK
9 MEMULAI JALAN PENGASINGAN
10 MEMULAI JALAN PENGASINGAN (2)
11 MEMULAI JALAN PENGASINGAN (3)
12 MEMULAI JALAN PENGASINGAN (4)
13 ADIK IPAR YANG POSESIF
14 UBI RAMBAT
15 MENDAFTAR
16 ADA APA DENGAN KALIAN?
17 GARA-GARA BUBUR
18 ADA APA DENGAN JIANG JIYUN?
19 KOTAK DAUN BAWANG
20 ULAR BERBISA
21 MENGINAP DI DESA KELUARGA BAI
22 PRAJURIT PELINDUNG JIANG JIYUN
23 KELUARGAKU HANYA MEREKA
24 MEMBUKA JAHITAN
25 TIBA DI BEGUO
26 PENJELASAN
27 BERTEMU SEPUPU KEDUA
28 NYONYA TUA LI MEMINTA OBAT
29 LI CHEN BERTINDAK
30 MEMETIK JAMUR
31 KERACUNAN MASSAL
32 RENCANA BARU
33 GAGAL MERAMPOK
34 PENGAKUAN LI CHEN
35 JIANG JIYUN MENGAMUK
36 KEKANAKAN
37 LI CHEN YANG TERSIKSA
38 GARA-GARA HAMBURGER
39 SELIR VS KELUARGA ASLI
40 RUMOR HANYALAH RUMOR
41 SETELAH HUJAN REDA
42 TERPELESET DARI MULUT
43 JIANG JIYUN DEMAM
44 CIUMAN PERTAMA
45 LI CHEN JATUH CINTA
46 DESA PARA PEMBURU
47 SU YUAN MAKAN CUKA
48 KEMUNCULAN MUSUH DI TENGAH MALAM
49 ANAK PANAH JIANG JIYUN
50 REBUNG
51 BAMBU MUDA SAJA ENAK, APALAGI BAMBU TUA!
52 GARA-GARA BAMBU TUA
53 SU YUAN YANG MENYEDIHKAN
54 MENGAMBIL KASTANYE
55 DIMSUM
56 TIDUR DI TENDA
57 SUAMIKU
58 DI GIGIT ANJING
59 RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG
60 RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG (2)
61 ITU MERUPAKAN BUKTI
62 JIANG JIYUN TIDAK SADARKAN DIRI
63 XIE YAO SEMBUH
64 SALAH PAHAM
65 ITU JAWABANNYA!
66 MENYALAKAN ARANG
67 INGIN MEMILIKI KEPONAKAN
68 JIKA ADA YANG BISA AKU LAKUKAN, JANGAN RAGU UNTUK MENGATAKANNYA
69 KELUARGA CABANG KEDUA VS CABANG KETIGA
70 KEMATIAN LI JIANG
71 MENGUSULKAN PEMISAHAN KELUARGA
72 SU YUAN TIDAK TAHU MALU
73 IDE LICIK KELUARGA CABANG KEDUA
74 BUKU PANDUAN MENAKLUKKAN HATI GADIS
75 PERDEBATAN KELUARGA
76 PENOLAKAN LI CHEN
77 BAGAIMANA CARA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH?
78 JEBAKAN UNTUK BABI HUTAN
79 BABI PANGGANG
80 AKU TIDAK MENYUKAI DUNIA INI, TAPI AKU MENYUKAIMU
81 NYONYA TUA LI VS ZHI YANG
82 MENYEMBUNYIKAN OBAT-OBATAN
83 TANGHULU
84 SAMPAI DI HUTAN LARANGAN
85 NIAT TERSEMBUNYI
86 NIAT TERSEMBUNYI (2)
87 GEROMBOLAN BABI HUTAN
88 DITEMUKAN
89 JIANG JIYUN VS 4 ORANG PRIA BERPAKAIAN HITAM
90 SERBUK PELUMPUH
91 EFEK JARUM BERACUN
92 MEMBUAT DENDENG
93 ROTI SETENGAH GOSONG
94 KERIBUTAN DI RUMAH PERDANA MENTERI
95 MEMINTA BANTUAN JENDERAL
96 PANGERAN KE-6
97 MENYALAKAN SENTER
98 LI CHEN TIDAK SEDERHANA
99 UDANG
100 GENERATOR TENAGA SURYA
101 ES KRIM
102 MEMBUAT STEAK
103 BAWAHAN LI CHEN
104 MULAI BERLATIH
105 LATIHAN
106 MEMBANGUN RUMAH
107 MENYUSUN RENCANA
108 PASUKAN KEKAISARAN TIBA
109 PEMBANTAIAN BERDARAH
110 ILUSI
111 UMPAN MERIAM
Episodes

Updated 111 Episodes

1
KEMARAHAN JIANG JIYUN
2
MEMAKSA
3
BERKOMPROMI
4
HARI PERNIKAHAN
5
MERAMPOK
6
MEMBERIKAN PELAJARAN
7
TINDAKAN JIANG JIYUN
8
GADIS GALAK
9
MEMULAI JALAN PENGASINGAN
10
MEMULAI JALAN PENGASINGAN (2)
11
MEMULAI JALAN PENGASINGAN (3)
12
MEMULAI JALAN PENGASINGAN (4)
13
ADIK IPAR YANG POSESIF
14
UBI RAMBAT
15
MENDAFTAR
16
ADA APA DENGAN KALIAN?
17
GARA-GARA BUBUR
18
ADA APA DENGAN JIANG JIYUN?
19
KOTAK DAUN BAWANG
20
ULAR BERBISA
21
MENGINAP DI DESA KELUARGA BAI
22
PRAJURIT PELINDUNG JIANG JIYUN
23
KELUARGAKU HANYA MEREKA
24
MEMBUKA JAHITAN
25
TIBA DI BEGUO
26
PENJELASAN
27
BERTEMU SEPUPU KEDUA
28
NYONYA TUA LI MEMINTA OBAT
29
LI CHEN BERTINDAK
30
MEMETIK JAMUR
31
KERACUNAN MASSAL
32
RENCANA BARU
33
GAGAL MERAMPOK
34
PENGAKUAN LI CHEN
35
JIANG JIYUN MENGAMUK
36
KEKANAKAN
37
LI CHEN YANG TERSIKSA
38
GARA-GARA HAMBURGER
39
SELIR VS KELUARGA ASLI
40
RUMOR HANYALAH RUMOR
41
SETELAH HUJAN REDA
42
TERPELESET DARI MULUT
43
JIANG JIYUN DEMAM
44
CIUMAN PERTAMA
45
LI CHEN JATUH CINTA
46
DESA PARA PEMBURU
47
SU YUAN MAKAN CUKA
48
KEMUNCULAN MUSUH DI TENGAH MALAM
49
ANAK PANAH JIANG JIYUN
50
REBUNG
51
BAMBU MUDA SAJA ENAK, APALAGI BAMBU TUA!
52
GARA-GARA BAMBU TUA
53
SU YUAN YANG MENYEDIHKAN
54
MENGAMBIL KASTANYE
55
DIMSUM
56
TIDUR DI TENDA
57
SUAMIKU
58
DI GIGIT ANJING
59
RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG
60
RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG (2)
61
ITU MERUPAKAN BUKTI
62
JIANG JIYUN TIDAK SADARKAN DIRI
63
XIE YAO SEMBUH
64
SALAH PAHAM
65
ITU JAWABANNYA!
66
MENYALAKAN ARANG
67
INGIN MEMILIKI KEPONAKAN
68
JIKA ADA YANG BISA AKU LAKUKAN, JANGAN RAGU UNTUK MENGATAKANNYA
69
KELUARGA CABANG KEDUA VS CABANG KETIGA
70
KEMATIAN LI JIANG
71
MENGUSULKAN PEMISAHAN KELUARGA
72
SU YUAN TIDAK TAHU MALU
73
IDE LICIK KELUARGA CABANG KEDUA
74
BUKU PANDUAN MENAKLUKKAN HATI GADIS
75
PERDEBATAN KELUARGA
76
PENOLAKAN LI CHEN
77
BAGAIMANA CARA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH?
78
JEBAKAN UNTUK BABI HUTAN
79
BABI PANGGANG
80
AKU TIDAK MENYUKAI DUNIA INI, TAPI AKU MENYUKAIMU
81
NYONYA TUA LI VS ZHI YANG
82
MENYEMBUNYIKAN OBAT-OBATAN
83
TANGHULU
84
SAMPAI DI HUTAN LARANGAN
85
NIAT TERSEMBUNYI
86
NIAT TERSEMBUNYI (2)
87
GEROMBOLAN BABI HUTAN
88
DITEMUKAN
89
JIANG JIYUN VS 4 ORANG PRIA BERPAKAIAN HITAM
90
SERBUK PELUMPUH
91
EFEK JARUM BERACUN
92
MEMBUAT DENDENG
93
ROTI SETENGAH GOSONG
94
KERIBUTAN DI RUMAH PERDANA MENTERI
95
MEMINTA BANTUAN JENDERAL
96
PANGERAN KE-6
97
MENYALAKAN SENTER
98
LI CHEN TIDAK SEDERHANA
99
UDANG
100
GENERATOR TENAGA SURYA
101
ES KRIM
102
MEMBUAT STEAK
103
BAWAHAN LI CHEN
104
MULAI BERLATIH
105
LATIHAN
106
MEMBANGUN RUMAH
107
MENYUSUN RENCANA
108
PASUKAN KEKAISARAN TIBA
109
PEMBANTAIAN BERDARAH
110
ILUSI
111
UMPAN MERIAM

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!