TINDAKAN JIANG JIYUN

Jenderal tua segera memasang wajah garang, dia melototkan mata ke arah Jiang Jiyun. "Gadis kecil! Sebaiknya kau tidak perlu ikut campur, ini masalah menyangkut rakyat dan juga kekaisaran!"

Jiang Jiyun bertolak pinggang, "Bukankah kaisar sudah menghukumnya? Hak apa yang anda miliki sehingga mendahului perintah yang diberikan oleh seorang penguasa? Jenderal, apakah tindakan mu tidak keterlaluan? Aku masih putri tertua dari kediaman perdana menteri, tidak bisakah aku datang ke istana untuk melapor kepada yang mulia Kaisar, atas perlakuan kasar anda dan juga para prajurit itu?"

Mata jenderal tua langsung merah, "Gadis kecil! Kau menanggung resikomu sendiri!"

Jiang Jiyun tersenyum lebar, "Anda masih bijaksana, gadis kecil ini tidak akan mempersulit mu!"

Li Chen menengadahkan wajahnya, dia menatap sosok gadis yang telah dinikahinya tersebut dengan dahi yang sedikit berkerut.

'Tidak di sangka gadis menyebalkan ini akan memiliki lidah yang tajam, namun dia benar-benar telah menyelamatkanku!'

"Jenderal! Jika tidak ada lagi yang harus anda urus, bisakah kami kembali ke kamar? Suamiku terluka, dia membutuhkan penanganan segera!" ucap Jiang Jiyun dengan tegas.

Jenderal tua mendengus, "Menurutmu? Tahanan pengasingan ingin tidur di kamar yang bagus? Mimpi! Cepat ganti pakaian kalian menggunakan kain linen kasar, dan lepaskan seluruh perhiasan juga perak yang menempel di tubuhmu. Untuk malam ini, kalian bisa tinggal, jangan berpikir untuk lari atau membawa satupun benda yang ada di rumah ini, semuanya telah disita oleh istana kekaisaran!"

Para prajurit segera melemparkan buntelan yang berisi pakaian lusuh untuk digunakan oleh mereka, bahkan tidak ada 1 pun harta yang tertinggal di tubuh, setelah perintah pengasingan dijatuhkan oleh kaisar.

"Bersyukurlah karena kalian hanya diasingkan, mengingat kaisar berbaik hati mempertimbangkan kontribusi yang telah diberikan oleh Lin Chen sebelumnya, jika tidak, kalian tidak bisa melarikan diri dari hukuman mati!" ucap jenderal tua sambil menatap sinis ke arah mereka.

Jiang Jiyun mendengus, "Jenderal, anda bertindak sangat kasar, bahkan memperlakukan suamiku seperti seorang pendosa. Apakah anda benar-benar yakin dia akan memberontak? Ataukah ini catatan tangan milik orang lain yang merasa terganggu atas keberhasilan suamiku? Anda mengetahuinya dengan jelas. Aku hanya mengingatkan, berhati-hatilah! Nasib kami saat ini mungkin saja akan menular padamu!"

Mata jenderal itu kembali melotot, dia mengepalkan kedua tangannya, "Gadis! kau benar-benar memiliki keberanian untuk mengutuk orang lain!''

Jiang Jiyun tertawa, "Tidak ada yang tidak mungkin, lagi pula manusia harus mengikuti catatan takdirnya masing-masing. Jenderal, apakah anda takut?"

Saat Jenderal tua berniat untuk membantah ucapan gadis itu, tiba-tiba saja salah seorang prajurit datang, dia berlutut di depan pria itu dan segera melapor. "Jenderal! Yang mulia Kaisar memanggil anda! Istana mengalami perampokan, anda diminta untuk mengusutnya dengan benar!"

Jenderal tua mengangguk, "Baiklah! Tetap awasi mereka! Jangan sampai mengambil apapun!"

Setelah jenderal itu pergi, rumah keluarga Li segera di segel, tidak ada satu orang pun diantara mereka yang bisa masuk lagi. Para pelayan terduduk di tanah, wajah mereka pucat, pipinya basah dengan air mata.

"Nyonya!" panggil mereka, ada ketidakberdayaan pada nada suaranya.

Wu Jia memandangi para pelayan yang telah mengabdi sekian lama pada keluarganya sambil menggelengkan kepala, dia juga tidak memiliki uang sedikitpun saat ini untuk membayar gaji mereka.

"Maafkan aku, suatu hari nanti, jika keluarga ini masih di berikan kesempatan untuk bangkit, aku pasti akan melunasi akun dengan kalian!" ucap Wu Jia sambil berderai air mata.

Para pelayan tertunduk, mereka bingung harus melakukan apa, mengikuti majikannya sama dengan menjadi seorang pengasingan, bahkan status mereka menjadi jauh lebih rendah dibandingkan sebelumnya.

Jika pergi dari rumah itu, mereka juga tidak memiliki tujuan, bahkan untuk pulang ke kampung halaman, mereka tidak punya perak sedikitpun.

Jiang Jiyun menatap wajah tidak berdaya ibu mertuanya sambil menggelengkan kepala, dia menggoyangkan tangan, 2 dompet penuh perak muncul.

"Aku menghargai kerja keras kalian untuk keluarga Li, namun ibu mertuaku tidak berbohong, kalian semua melihat dan mendengarnya sendiri dari para petugas. Semuanya, ini adalah pilihan kalian, silahkan tinggalkan keluarga ini dan mencari pekerjaan lain, aku akan memberikan masing-masing 20 tael perak sebagai biaya hidup, atau terus mengikuti keluarga ini, hidup ataupun mati!" ucap Jiang Jiyun mengagetkan semua orang.

Para pelayan menengadahkan wajah mereka, menatap Jiang Jiyun dengan rasa tidak percaya. "Benarkah? Apakah anda tidak berbohong?"

Jiang Jiyun mengangguk, "Meskipun orang-orang menganggapku sebagai seorang gadis yang licik, bodoh dan sangat menyebalkan, namun aku tidak pernah mempertaruhkan nasib dan juga masa depan orang lain. Kalian semua bebas menentukan nasibnya sendiri-sendiri!"

Para pelayan bersujud di depan Jiang Jiyun, mata mereka dipenuhi dengan rasa terima kasih. "Nyonya, anda penuh dengan belas kasihan, kami tidak akan pernah melupakan bantuan anda."

Jiang Jiyun tersenyum tipis, "Berbarislah! Dapatkan uang kalian dan hiduplah dengan baik di masa depan!"

Saat Jiang Jiyun membagikan perak kepada para pelayan, Su Yuan bergerak ke arahnya. Dia berniat untuk merampas perak tersebut dari tangan gadis itu.

"Jiang Jiyun! Keluarga kita menderita, kami tidak memiliki apapun lagi dan kau malah membagi-bagikan uang itu kepada para pelayan, benar-benar bodoh!" teriaknya sambil menunjuk wajah Jiang Jiyun.

"Jadi kau ingin membawa mereka hingga ke alam liar? Su Yuan, apakah kamu masih memiliki kemampuan untuk membayar gajinya?" tanya Jiang Jiyun sambil merapikan perak yang tersisa.

"Kau! Dasar gadis pembawa sial! Kau menyia-nyiakan uangmu untuk para pelayan itu, bagaimana keluarga kami akan makan di masa depan?" teriak Su Yuan.

"Su Yuan, apakah aku mengenal mu? Aku tidak memiliki hubungan apapun denganmu, kau bisa makan dengan baik atau tidak, itu juga bukan urusanku. Sejak tadi kau terus berusaha untuk menyerangku, apakah kau merasa dirimu lebih baik? Ingatlah satu hal, aku tidak akan pernah bersikap lunak terhadapmu." ucap Jiang Jiyun, dia memasukan kantung perak ke dalam pakaiannya.

Jiang Jiyun memberikan 10 tael perak pada salah seorang penjaga, dia menatap para pelayan yang masih berdiri sambil mendecakkan lidahnya. "Jangan pikirkan apapun yang diucapkan oleh wanita itu, dia tidak ada hubungannya sama sekali dengan kalian! Ambil uang ini, pergilah untuk menyewa kereta, mulai hari ini, kalian harus bisa menjaga diri dengan baik."

"Terima kasih banyak nyonya muda tertua," ucap mereka semua sambil membungkuk.

"Nyonya, anda wanita yang sangat baik, dewa akan selalu menjagamu."

"Nyonya, anda telah menyelamatkan hidup kami, semoga dewa memberkatimu dengan umur panjang dan kebahagiaan.''

"Nyonya, kami berharap anda selalu beruntung!"

"Nyonya, anda sangat baik terhadap kami, semoga di masa depan, kami memiliki kesempatan untuk bisa membalas budi."

"Nyonya, kami permisi!"

Terpopuler

Comments

𝐕ɪᴏʟᴇᴛ27💜

𝐕ɪᴏʟᴇᴛ27💜

Meskipun hasil rampok.. setidaknya Jiang Jiyun memiliki hati yang tulus membantu para pelayan, yang memang sepatutnya untuk tolong. 👍👍👍😍😍😍

2025-01-15

1

☠ᵏᵋᶜᶟ🏘⃝Aⁿᵘ єͬηͦσͬкͧу³º7꙳❂͜͡✯

☠ᵏᵋᶜᶟ🏘⃝Aⁿᵘ єͬηͦσͬкͧу³º7꙳❂͜͡✯

seorang yun"er yang kalian sepelekan bisa merubah situasi dalam sekejab

2024-12-26

2

Restu Apih

Restu Apih

Thor aku suka banget nih cerita..
pertahanin terus..
MC nya sangat sensasional

2024-12-21

1

lihat semua
Episodes
1 KEMARAHAN JIANG JIYUN
2 MEMAKSA
3 BERKOMPROMI
4 HARI PERNIKAHAN
5 MERAMPOK
6 MEMBERIKAN PELAJARAN
7 TINDAKAN JIANG JIYUN
8 GADIS GALAK
9 MEMULAI JALAN PENGASINGAN
10 MEMULAI JALAN PENGASINGAN (2)
11 MEMULAI JALAN PENGASINGAN (3)
12 MEMULAI JALAN PENGASINGAN (4)
13 ADIK IPAR YANG POSESIF
14 UBI RAMBAT
15 MENDAFTAR
16 ADA APA DENGAN KALIAN?
17 GARA-GARA BUBUR
18 ADA APA DENGAN JIANG JIYUN?
19 KOTAK DAUN BAWANG
20 ULAR BERBISA
21 MENGINAP DI DESA KELUARGA BAI
22 PRAJURIT PELINDUNG JIANG JIYUN
23 KELUARGAKU HANYA MEREKA
24 MEMBUKA JAHITAN
25 TIBA DI BEGUO
26 PENJELASAN
27 BERTEMU SEPUPU KEDUA
28 NYONYA TUA LI MEMINTA OBAT
29 LI CHEN BERTINDAK
30 MEMETIK JAMUR
31 KERACUNAN MASSAL
32 RENCANA BARU
33 GAGAL MERAMPOK
34 PENGAKUAN LI CHEN
35 JIANG JIYUN MENGAMUK
36 KEKANAKAN
37 LI CHEN YANG TERSIKSA
38 GARA-GARA HAMBURGER
39 SELIR VS KELUARGA ASLI
40 RUMOR HANYALAH RUMOR
41 SETELAH HUJAN REDA
42 TERPELESET DARI MULUT
43 JIANG JIYUN DEMAM
44 CIUMAN PERTAMA
45 LI CHEN JATUH CINTA
46 DESA PARA PEMBURU
47 SU YUAN MAKAN CUKA
48 KEMUNCULAN MUSUH DI TENGAH MALAM
49 ANAK PANAH JIANG JIYUN
50 REBUNG
51 BAMBU MUDA SAJA ENAK, APALAGI BAMBU TUA!
52 GARA-GARA BAMBU TUA
53 SU YUAN YANG MENYEDIHKAN
54 MENGAMBIL KASTANYE
55 DIMSUM
56 TIDUR DI TENDA
57 SUAMIKU
58 DI GIGIT ANJING
59 RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG
60 RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG (2)
61 ITU MERUPAKAN BUKTI
62 JIANG JIYUN TIDAK SADARKAN DIRI
63 XIE YAO SEMBUH
64 SALAH PAHAM
65 ITU JAWABANNYA!
66 MENYALAKAN ARANG
67 INGIN MEMILIKI KEPONAKAN
68 JIKA ADA YANG BISA AKU LAKUKAN, JANGAN RAGU UNTUK MENGATAKANNYA
69 KELUARGA CABANG KEDUA VS CABANG KETIGA
70 KEMATIAN LI JIANG
71 MENGUSULKAN PEMISAHAN KELUARGA
72 SU YUAN TIDAK TAHU MALU
73 IDE LICIK KELUARGA CABANG KEDUA
74 BUKU PANDUAN MENAKLUKKAN HATI GADIS
75 PERDEBATAN KELUARGA
76 PENOLAKAN LI CHEN
77 BAGAIMANA CARA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH?
78 JEBAKAN UNTUK BABI HUTAN
79 BABI PANGGANG
80 AKU TIDAK MENYUKAI DUNIA INI, TAPI AKU MENYUKAIMU
81 NYONYA TUA LI VS ZHI YANG
82 MENYEMBUNYIKAN OBAT-OBATAN
83 TANGHULU
84 SAMPAI DI HUTAN LARANGAN
85 NIAT TERSEMBUNYI
86 NIAT TERSEMBUNYI (2)
87 GEROMBOLAN BABI HUTAN
88 DITEMUKAN
89 JIANG JIYUN VS 4 ORANG PRIA BERPAKAIAN HITAM
90 SERBUK PELUMPUH
91 EFEK JARUM BERACUN
92 MEMBUAT DENDENG
93 ROTI SETENGAH GOSONG
94 KERIBUTAN DI RUMAH PERDANA MENTERI
95 MEMINTA BANTUAN JENDERAL
96 PANGERAN KE-6
97 MENYALAKAN SENTER
98 LI CHEN TIDAK SEDERHANA
99 UDANG
100 GENERATOR TENAGA SURYA
101 ES KRIM
102 MEMBUAT STEAK
103 BAWAHAN LI CHEN
104 MULAI BERLATIH
105 LATIHAN
106 MEMBANGUN RUMAH
107 MENYUSUN RENCANA
108 PASUKAN KEKAISARAN TIBA
109 PEMBANTAIAN BERDARAH
110 ILUSI
111 UMPAN MERIAM
Episodes

Updated 111 Episodes

1
KEMARAHAN JIANG JIYUN
2
MEMAKSA
3
BERKOMPROMI
4
HARI PERNIKAHAN
5
MERAMPOK
6
MEMBERIKAN PELAJARAN
7
TINDAKAN JIANG JIYUN
8
GADIS GALAK
9
MEMULAI JALAN PENGASINGAN
10
MEMULAI JALAN PENGASINGAN (2)
11
MEMULAI JALAN PENGASINGAN (3)
12
MEMULAI JALAN PENGASINGAN (4)
13
ADIK IPAR YANG POSESIF
14
UBI RAMBAT
15
MENDAFTAR
16
ADA APA DENGAN KALIAN?
17
GARA-GARA BUBUR
18
ADA APA DENGAN JIANG JIYUN?
19
KOTAK DAUN BAWANG
20
ULAR BERBISA
21
MENGINAP DI DESA KELUARGA BAI
22
PRAJURIT PELINDUNG JIANG JIYUN
23
KELUARGAKU HANYA MEREKA
24
MEMBUKA JAHITAN
25
TIBA DI BEGUO
26
PENJELASAN
27
BERTEMU SEPUPU KEDUA
28
NYONYA TUA LI MEMINTA OBAT
29
LI CHEN BERTINDAK
30
MEMETIK JAMUR
31
KERACUNAN MASSAL
32
RENCANA BARU
33
GAGAL MERAMPOK
34
PENGAKUAN LI CHEN
35
JIANG JIYUN MENGAMUK
36
KEKANAKAN
37
LI CHEN YANG TERSIKSA
38
GARA-GARA HAMBURGER
39
SELIR VS KELUARGA ASLI
40
RUMOR HANYALAH RUMOR
41
SETELAH HUJAN REDA
42
TERPELESET DARI MULUT
43
JIANG JIYUN DEMAM
44
CIUMAN PERTAMA
45
LI CHEN JATUH CINTA
46
DESA PARA PEMBURU
47
SU YUAN MAKAN CUKA
48
KEMUNCULAN MUSUH DI TENGAH MALAM
49
ANAK PANAH JIANG JIYUN
50
REBUNG
51
BAMBU MUDA SAJA ENAK, APALAGI BAMBU TUA!
52
GARA-GARA BAMBU TUA
53
SU YUAN YANG MENYEDIHKAN
54
MENGAMBIL KASTANYE
55
DIMSUM
56
TIDUR DI TENDA
57
SUAMIKU
58
DI GIGIT ANJING
59
RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG
60
RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG (2)
61
ITU MERUPAKAN BUKTI
62
JIANG JIYUN TIDAK SADARKAN DIRI
63
XIE YAO SEMBUH
64
SALAH PAHAM
65
ITU JAWABANNYA!
66
MENYALAKAN ARANG
67
INGIN MEMILIKI KEPONAKAN
68
JIKA ADA YANG BISA AKU LAKUKAN, JANGAN RAGU UNTUK MENGATAKANNYA
69
KELUARGA CABANG KEDUA VS CABANG KETIGA
70
KEMATIAN LI JIANG
71
MENGUSULKAN PEMISAHAN KELUARGA
72
SU YUAN TIDAK TAHU MALU
73
IDE LICIK KELUARGA CABANG KEDUA
74
BUKU PANDUAN MENAKLUKKAN HATI GADIS
75
PERDEBATAN KELUARGA
76
PENOLAKAN LI CHEN
77
BAGAIMANA CARA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH?
78
JEBAKAN UNTUK BABI HUTAN
79
BABI PANGGANG
80
AKU TIDAK MENYUKAI DUNIA INI, TAPI AKU MENYUKAIMU
81
NYONYA TUA LI VS ZHI YANG
82
MENYEMBUNYIKAN OBAT-OBATAN
83
TANGHULU
84
SAMPAI DI HUTAN LARANGAN
85
NIAT TERSEMBUNYI
86
NIAT TERSEMBUNYI (2)
87
GEROMBOLAN BABI HUTAN
88
DITEMUKAN
89
JIANG JIYUN VS 4 ORANG PRIA BERPAKAIAN HITAM
90
SERBUK PELUMPUH
91
EFEK JARUM BERACUN
92
MEMBUAT DENDENG
93
ROTI SETENGAH GOSONG
94
KERIBUTAN DI RUMAH PERDANA MENTERI
95
MEMINTA BANTUAN JENDERAL
96
PANGERAN KE-6
97
MENYALAKAN SENTER
98
LI CHEN TIDAK SEDERHANA
99
UDANG
100
GENERATOR TENAGA SURYA
101
ES KRIM
102
MEMBUAT STEAK
103
BAWAHAN LI CHEN
104
MULAI BERLATIH
105
LATIHAN
106
MEMBANGUN RUMAH
107
MENYUSUN RENCANA
108
PASUKAN KEKAISARAN TIBA
109
PEMBANTAIAN BERDARAH
110
ILUSI
111
UMPAN MERIAM

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!