ADIK IPAR YANG POSESIF

Setelah semua anggota keluarga membersihkan diri, mereka berganti pakaian baru, tidak lagi menggunakan kain linen yang kasar, melainkan katun yang lembut dan menyerap keringat.

Li Yue nampak sangat puas dengan penampilan barunya, gadis kecil itu berputar-putar sambil tertawa bahagia. Namun saat dia melihat melihat Jiang Jiyun dan Qian Qian muncul, bibir gadis kecil itu langsung mengerucut, dia menghentakkan kedua kakinya di atas tanah, kemudian berjalan menjauh dan duduk berjongkok sambil menangis.

Semua orang terlihat kaget dengan reaksi gadis kecil itu, namun saat mata mereka melihat penampilan Jiang Jiyun dan Qian Qian, akhirnya mereka menggelengkan kepala.

"Yue'er! Ada apa denganmu? Siapa yang sudah membuat mu sedih? Bicaralah!" tanya Jiang Jiyun, dia berjongkok di depan gadis kecil itu sambil mengelus rambut hitamnya yang segelap malam.

"Kakak ipar, kenapa anda dan Qian Qian memiliki pakaian yang sangat bagus? Tetapi aku dan saudara-saudaraku tidak memilikinya." tanya Li Yue, mata gadis kecil itu terlihat berkaca-kaca.

Jiang Jiyun menarik nafas perlahan, kemudian menghembuskannya. "Yue'er, pakaian kalian, aku sengaja memesannya pada para pelayan di kediaman perdana menteri, sebelum kita diasingkan. Sedangkan pakaian yang aku dan Qian Qian gunakan hanyalah pakaian biasa, aku menjahitnya sendiri. Di bandingkan dengan hasil jahitanku, pakaian kalian lebih memiliki nilai, ini tidak buruk."

Li Yue menggelengkan kepala, "Aku tidak menginginkannya! Aku hanya ingin apa yang kakak iparku buat, kakak ipar, makanan yang anda berikan pada kami, tidak selezat masakan yang anda buat dengan tangan anda sendiri. Pakaian yang anda bagikan pada kami, juga tidak seindah pakaian yang anda jahit sendiri. Aku hanya ingin menerima semuanya, jika itu dibuat oleh anda."

Jiang Jiyun mengacak rambut gadis kecil itu sambil tertawa dingin. "Apa pun yang aku buat, itu tidak bernilai apa-apa. Yue'er! Aku tidak bisa menjanjikan apapun untuk kalian, aku hanya akan berusaha untuk membantu dan melindungi kalian hingga sampai di alam liar."

"Kakak ipar! Apa maksudmu? Anda tidak berniat untuk meninggalkan kami bukan? Kakak ipar, aku berjanji, aku tidak akan merepotkanmu lagi, tidak akan menginginkan makanan ataupun pakaian yang anda buat. Kakak ipar, jangan tinggalkan kami!" ucap Li Yue sambil terisak.

Jiang Jiyun memeluk gadis kecil itu, dia melihatnya dengan cara yang berbeda. "Yue'er, apakah kamu tahu? Kamu adalah gadis yang paling imut dan sangat manis, yang pernah aku temui. Jangan menangis, setiap orang memiliki jalannya sendiri-sendiri. Kau harus menjadi anak yang berbakti, agar bisa membanggakan ibu dan juga saudara-saudaramu."

Li Chen memandangi Jiang Jiyun, setiap kata yang keluar dari mulut gadis itu mengingatkan dia kembali akan kejadian 4 bulan yang lalu, di mana Jiang Jiyun berdiri di depan gerbang kota dengan pakaian yang tidak terlalu tebal. Dia bahkan hampir tertutupi oleh salju, namun gadis itu tidak pernah beranjak, dia masih setia menunggunya, hanya untuk mengantarkan sehelai pakaian hangat yang telah dirajutnya sendiri dan hampir melukai semua jari-jari tangannya. Namun pada saat itu Li Chen merasa bahwa Jiang Jiyun adalah gadis yang sangat licik, sehingga dia mengabaikannya.

"Ugh!" Li Chen memegangi dadanya yang terasa sangat sakit, dia tidak pernah tahu apakah tindakannya saat itu akan benar-benar melukai hati Jiang Jiyun.

'Jiang Jiyun, masih adakah ruang di hatimu untukku? Memaafkan semua kebodohanku di masa lalu, menerimaku dengan sebenar-benarnya, tanpa ada paksaan dan juga tekanan dari pihak lain? Jiang Jiyun, entah kenapa, setiap kebaikan yang kau tunjukkan pada keluargaku, berhasil memukul semua keegoisan dan kesombonganku selama ini. Jiang Jiyun, bisakah kita memulai kembali semuanya dari awal?'

"Kakak ipar! Yue'er sangat menyukaimu!" ucap Li Yue, dia memeluk Jiang Jiyun dengan erat.

"Gadis bodoh! Duduklah, aku akan menata rambutmu! Kau terlihat sangat berantakan!" ucap Jiang Jiyun, dia segera mengambil sisir dan membuat 2 kepang di sisi kiri dan kanan, kemudian menyilangkan dan menggulungnya sehingga terlihat seperti Cepol kecil.

"Sempurna! Kau terlihat semakin imut!" ucap Jiang Jiyun sambil tersenyum, Wu Jia memandangi interaksi antara anak perempuannya dengan menantunya itu sambil sesekali matanya melirik ke arah Li Chen.

'Chen'er! Semoga kau bisa menyadari semuanya sebelum terlambat! Gadis yang selama ini begitu kau benci dan ingin menjauhinya, sekarang malah menjadi penyelamat keluarga kita. Dia bukan hanya membuatku tenang, tapi berhasil membuat adik perempuanmu yang selama ini tidak pernah berbicara dengan orang lain mengubah cara hidupnya.'

Li Feng juga memandangi kejadian itu, ada riak di dalam hatinya. Dia ingat, sejak Jiang Jiyun memasuki kediaman mereka dan menjadi istri Li Chen, sikapnya terhadap gadis itu sangat buruk, dia bahkan berkali-kali menentangnya. Namun Jiang Jiyun sama sekali tidak merubah cara memperlakukan keluarganya, dia tetap baik dan sangat bertanggung jawab, meskipun terkadang kata-katanya terdengar kasar dan galak.

'Kakak ipar, bisakah aku mempercayaimu? Apakah belum terlambat untuk meminta maaf? Aku hanya ingin melindungi kakak laki-lakiku, agar dia tidak dimanfaatkan oleh gadis manapun. Kakak ipar, seandainya aku tahu kau tidak seperti rumor yang beredar, aku tidak akan pernah bersikap buruk terhadapmu, bahkan mungkin aku akan memperlakukanmu dengan penuh hormat.'

Li Shuang menitikkan air mata, dia memeluk Wu Jia, terdengar suara isakan kecil dari gadis itu, tubuhnya sedikit bergetar.

"Shuang'er, ada apa?" tanya Wu Jia.

Li Shuang menggelengkan kepalanya, "Ibu, apakah kakak ipar membenciku?"

Wu Jia tersenyum tipis, "Bodoh! Jika dia membencimu, apakah kamu masih memiliki makanan untuk dimakan? Pakaian untuk dipakai bahkan semua yang kamu gunakan dari atas kepala hingga kaki, diberikan secara cuma-cuma oleh kakak iparmu."

"Ibu!" Li Shuang kembali memanggil.

"Mulai sekarang, jauhi Su Yuan, dia bukan gadis yang baik. Kakak iparmu hanya memikirkan keluarga kita, kamu harus menghargainya." ucap Wu Jia sambil membelai rambut Li Shuang.

"Aku tahu, akan akan mencari waktu untuk meminta maaf," jawab Li Shuang sambil mengusap air mata di pipinya, dia tersenyum manis dan segera berdiri dengan tegak.

Sementara Li Yu tertegun melihat semua anggota keluarganya sedih, dia segera mendekati Jiang Jiyun dan bertanya. "Kakak ipar, ada apa?"

"Tidak apa-apa, kemarilah! Aku akan menata rambutmu." ucap Jiang Jiyun sambil tersenyum manis. Li Yue berdiri, dia memamerkan cepol barunya sambil membusungkan dada.

"Kakak ipar sangat hebat! Dia tidak hanya pandai memasak, tapi juga membuat gaun yang sangat indah, bahkan rambutku di tata menjadi sangat lucu. Aku menyukainya. Kakak ipar, di masa depan, aku pasti akan berbakti padamu. Jika ada orang yang menggertakmu, aku pasti akan memukulnya dengan tinju." ucap Li Yue sambil memamerkan tinju kecilnya.

Jiang Jiyun terkekeh mendengar ucapan gadis kecil itu, "Baiklah, di masa depan, kakak ipar akan bergantung pada Yue'er!"

"Itu benar, Yue'er pasti akan menjaga kakak ipar dengan baik, jika kakak laki-laki menindasmu, Yue'er akan mencarikan pemuda yang baik untuk kakak ipar." ucap Li Yue, kata-katanya berhasil membuat mata semua orang yang ada di sana langsung melotot.

"Baiklah, kakak ipar akan mengingatnya!" ucap Jiang Jiyun sambil terkekeh, dia kembali mengambil sisir dan mulai menata rambut Li Yu yang berantakan.

Terpopuler

Comments

Emak Aries

Emak Aries

hatiku melehoy.. airmataku jd kubangan dimata..

2025-04-01

0

JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊

JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊

terlambat

2025-02-16

1

Sella

Sella

Sumpah Li Yue dan Li Yu favorit ku banget wkwk
Lucu dan imut benar mereka. Jadi pengen nonton versi filmnya Thor.

2025-02-05

2

lihat semua
Episodes
1 KEMARAHAN JIANG JIYUN
2 MEMAKSA
3 BERKOMPROMI
4 HARI PERNIKAHAN
5 MERAMPOK
6 MEMBERIKAN PELAJARAN
7 TINDAKAN JIANG JIYUN
8 GADIS GALAK
9 MEMULAI JALAN PENGASINGAN
10 MEMULAI JALAN PENGASINGAN (2)
11 MEMULAI JALAN PENGASINGAN (3)
12 MEMULAI JALAN PENGASINGAN (4)
13 ADIK IPAR YANG POSESIF
14 UBI RAMBAT
15 MENDAFTAR
16 ADA APA DENGAN KALIAN?
17 GARA-GARA BUBUR
18 ADA APA DENGAN JIANG JIYUN?
19 KOTAK DAUN BAWANG
20 ULAR BERBISA
21 MENGINAP DI DESA KELUARGA BAI
22 PRAJURIT PELINDUNG JIANG JIYUN
23 KELUARGAKU HANYA MEREKA
24 MEMBUKA JAHITAN
25 TIBA DI BEGUO
26 PENJELASAN
27 BERTEMU SEPUPU KEDUA
28 NYONYA TUA LI MEMINTA OBAT
29 LI CHEN BERTINDAK
30 MEMETIK JAMUR
31 KERACUNAN MASSAL
32 RENCANA BARU
33 GAGAL MERAMPOK
34 PENGAKUAN LI CHEN
35 JIANG JIYUN MENGAMUK
36 KEKANAKAN
37 LI CHEN YANG TERSIKSA
38 GARA-GARA HAMBURGER
39 SELIR VS KELUARGA ASLI
40 RUMOR HANYALAH RUMOR
41 SETELAH HUJAN REDA
42 TERPELESET DARI MULUT
43 JIANG JIYUN DEMAM
44 CIUMAN PERTAMA
45 LI CHEN JATUH CINTA
46 DESA PARA PEMBURU
47 SU YUAN MAKAN CUKA
48 KEMUNCULAN MUSUH DI TENGAH MALAM
49 ANAK PANAH JIANG JIYUN
50 REBUNG
51 BAMBU MUDA SAJA ENAK, APALAGI BAMBU TUA!
52 GARA-GARA BAMBU TUA
53 SU YUAN YANG MENYEDIHKAN
54 MENGAMBIL KASTANYE
55 DIMSUM
56 TIDUR DI TENDA
57 SUAMIKU
58 DI GIGIT ANJING
59 RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG
60 RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG (2)
61 ITU MERUPAKAN BUKTI
62 JIANG JIYUN TIDAK SADARKAN DIRI
63 XIE YAO SEMBUH
64 SALAH PAHAM
65 ITU JAWABANNYA!
66 MENYALAKAN ARANG
67 INGIN MEMILIKI KEPONAKAN
68 JIKA ADA YANG BISA AKU LAKUKAN, JANGAN RAGU UNTUK MENGATAKANNYA
69 KELUARGA CABANG KEDUA VS CABANG KETIGA
70 KEMATIAN LI JIANG
71 MENGUSULKAN PEMISAHAN KELUARGA
72 SU YUAN TIDAK TAHU MALU
73 IDE LICIK KELUARGA CABANG KEDUA
74 BUKU PANDUAN MENAKLUKKAN HATI GADIS
75 PERDEBATAN KELUARGA
76 PENOLAKAN LI CHEN
77 BAGAIMANA CARA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH?
78 JEBAKAN UNTUK BABI HUTAN
79 BABI PANGGANG
80 AKU TIDAK MENYUKAI DUNIA INI, TAPI AKU MENYUKAIMU
81 NYONYA TUA LI VS ZHI YANG
82 MENYEMBUNYIKAN OBAT-OBATAN
83 TANGHULU
84 SAMPAI DI HUTAN LARANGAN
85 NIAT TERSEMBUNYI
86 NIAT TERSEMBUNYI (2)
87 GEROMBOLAN BABI HUTAN
88 DITEMUKAN
89 JIANG JIYUN VS 4 ORANG PRIA BERPAKAIAN HITAM
90 SERBUK PELUMPUH
91 EFEK JARUM BERACUN
92 MEMBUAT DENDENG
93 ROTI SETENGAH GOSONG
94 KERIBUTAN DI RUMAH PERDANA MENTERI
95 MEMINTA BANTUAN JENDERAL
96 PANGERAN KE-6
97 MENYALAKAN SENTER
98 LI CHEN TIDAK SEDERHANA
99 UDANG
100 GENERATOR TENAGA SURYA
101 ES KRIM
102 MEMBUAT STEAK
103 BAWAHAN LI CHEN
104 MULAI BERLATIH
105 LATIHAN
106 MEMBANGUN RUMAH
107 MENYUSUN RENCANA
108 PASUKAN KEKAISARAN TIBA
109 PEMBANTAIAN BERDARAH
110 ILUSI
111 UMPAN MERIAM
Episodes

Updated 111 Episodes

1
KEMARAHAN JIANG JIYUN
2
MEMAKSA
3
BERKOMPROMI
4
HARI PERNIKAHAN
5
MERAMPOK
6
MEMBERIKAN PELAJARAN
7
TINDAKAN JIANG JIYUN
8
GADIS GALAK
9
MEMULAI JALAN PENGASINGAN
10
MEMULAI JALAN PENGASINGAN (2)
11
MEMULAI JALAN PENGASINGAN (3)
12
MEMULAI JALAN PENGASINGAN (4)
13
ADIK IPAR YANG POSESIF
14
UBI RAMBAT
15
MENDAFTAR
16
ADA APA DENGAN KALIAN?
17
GARA-GARA BUBUR
18
ADA APA DENGAN JIANG JIYUN?
19
KOTAK DAUN BAWANG
20
ULAR BERBISA
21
MENGINAP DI DESA KELUARGA BAI
22
PRAJURIT PELINDUNG JIANG JIYUN
23
KELUARGAKU HANYA MEREKA
24
MEMBUKA JAHITAN
25
TIBA DI BEGUO
26
PENJELASAN
27
BERTEMU SEPUPU KEDUA
28
NYONYA TUA LI MEMINTA OBAT
29
LI CHEN BERTINDAK
30
MEMETIK JAMUR
31
KERACUNAN MASSAL
32
RENCANA BARU
33
GAGAL MERAMPOK
34
PENGAKUAN LI CHEN
35
JIANG JIYUN MENGAMUK
36
KEKANAKAN
37
LI CHEN YANG TERSIKSA
38
GARA-GARA HAMBURGER
39
SELIR VS KELUARGA ASLI
40
RUMOR HANYALAH RUMOR
41
SETELAH HUJAN REDA
42
TERPELESET DARI MULUT
43
JIANG JIYUN DEMAM
44
CIUMAN PERTAMA
45
LI CHEN JATUH CINTA
46
DESA PARA PEMBURU
47
SU YUAN MAKAN CUKA
48
KEMUNCULAN MUSUH DI TENGAH MALAM
49
ANAK PANAH JIANG JIYUN
50
REBUNG
51
BAMBU MUDA SAJA ENAK, APALAGI BAMBU TUA!
52
GARA-GARA BAMBU TUA
53
SU YUAN YANG MENYEDIHKAN
54
MENGAMBIL KASTANYE
55
DIMSUM
56
TIDUR DI TENDA
57
SUAMIKU
58
DI GIGIT ANJING
59
RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG
60
RAJA XIE VS DEWA PERANG DALIANG (2)
61
ITU MERUPAKAN BUKTI
62
JIANG JIYUN TIDAK SADARKAN DIRI
63
XIE YAO SEMBUH
64
SALAH PAHAM
65
ITU JAWABANNYA!
66
MENYALAKAN ARANG
67
INGIN MEMILIKI KEPONAKAN
68
JIKA ADA YANG BISA AKU LAKUKAN, JANGAN RAGU UNTUK MENGATAKANNYA
69
KELUARGA CABANG KEDUA VS CABANG KETIGA
70
KEMATIAN LI JIANG
71
MENGUSULKAN PEMISAHAN KELUARGA
72
SU YUAN TIDAK TAHU MALU
73
IDE LICIK KELUARGA CABANG KEDUA
74
BUKU PANDUAN MENAKLUKKAN HATI GADIS
75
PERDEBATAN KELUARGA
76
PENOLAKAN LI CHEN
77
BAGAIMANA CARA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH?
78
JEBAKAN UNTUK BABI HUTAN
79
BABI PANGGANG
80
AKU TIDAK MENYUKAI DUNIA INI, TAPI AKU MENYUKAIMU
81
NYONYA TUA LI VS ZHI YANG
82
MENYEMBUNYIKAN OBAT-OBATAN
83
TANGHULU
84
SAMPAI DI HUTAN LARANGAN
85
NIAT TERSEMBUNYI
86
NIAT TERSEMBUNYI (2)
87
GEROMBOLAN BABI HUTAN
88
DITEMUKAN
89
JIANG JIYUN VS 4 ORANG PRIA BERPAKAIAN HITAM
90
SERBUK PELUMPUH
91
EFEK JARUM BERACUN
92
MEMBUAT DENDENG
93
ROTI SETENGAH GOSONG
94
KERIBUTAN DI RUMAH PERDANA MENTERI
95
MEMINTA BANTUAN JENDERAL
96
PANGERAN KE-6
97
MENYALAKAN SENTER
98
LI CHEN TIDAK SEDERHANA
99
UDANG
100
GENERATOR TENAGA SURYA
101
ES KRIM
102
MEMBUAT STEAK
103
BAWAHAN LI CHEN
104
MULAI BERLATIH
105
LATIHAN
106
MEMBANGUN RUMAH
107
MENYUSUN RENCANA
108
PASUKAN KEKAISARAN TIBA
109
PEMBANTAIAN BERDARAH
110
ILUSI
111
UMPAN MERIAM

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!