Efan Tekut Kehilangan Cahaya

Efan tersenyum lebar melihat kebahagiaan yang terpancar diwajah cantik kekasihnya, setelah membawanya belanja aya tampak bahagia sekali. Efan juga menyarankan agar aya jangan memakai celana panjang ketika berada dirumah, karena efan lebih suka aya memakai dress selutut aja lebih mudah diangkatnya ngeres banget sih efan ini.

Setelah berganti pakaian yang lebih santai, efan dan aya berpiknik dihalaman belakan mansion mereka. kebetulan di belakang dibuat taman yang dipenuhi aneka tanaman hias namun pagar yang menjulang tinggi mengelilinginya, sehingga tetanga tidak bisa melihat.

Disini lah tempat favorit kami berdua, menghabiskan waktu luang untuk bersantai. Taman ini sangat luas dan indah, ada juga kolam ikan disana. Ada gazebo mini yang di depannya menggericik air mancur, buat bersantai menikmati udara segar dari dedaunan dan melihat alam buatan.

"Kamu bahagia sayang? tanya efan padanya sambil mengelus pipinya lembut, saat ini efan dan aya sedang duduk beralaskan karpet halus. Di dekat kolam ikan, dibawah pohon yang rindang.

"Ya kak, aya sangat bahagia..apalagi sekarang aya milik kakak".. jawab cahayaku sambil menatapku malu_malu, Oh Tuhan.. betapa aku sangat mencintainya.

"Aku selalu jadi milikmu, sayangku.. selalu dan selamanya" Kataku pada cahayaku sekaligus janjiku padanya.

Wajahnya merona bahagia, lalu dia menyurukan kepalanya dalam dekapanku. Menyembunyikan, rona merah dipipinya di dada efan.

"I love you.. bisiknya dalam pelukanku.

"Love you more sayang.. balas efan berbisik ditelinganya.

"Remember you belong to me.. saat waktunya tepat nanti aku akan melamarmu, di depan orang tu.. tiba_tiba ucapan efan terpotong. Dia lupa bahwa gadis ini sedang mengalami amnesia, efan belum siap aja kalau aya akan mencari tau jati dirinya lalu meninggalkannya. Bukan tidak mungkin kan kalau aya sudah punya kekasih, egois memang tapi sungguh efan sudah tergila_gila sama cahaya. Dia belum siap ditinggal gadisnya, sebelum aya menyadari ucapan efan buru_buru dia meralat ucapannya.

"Maksud kakak, kalau aya sudah lulus kuliah atau mungkin sudah genap berusia 20 tahun. Kakak akan menikahi aya, apa aya mau?.. tanya efan dengan cepat, dan beruntungnya gadis itu tidak mendengar ucapan efan yang hampir keceplosan tadi.

"Mau kak, emang kenapa harus nunggu umur 20 kak? sekarang juga mau menikah dengan kakak.. ucap aya tanpa berpikir panjang lagi.

Efan hanya bisa geleng_geleng kepala, rasa sayangnya bertambah berkali_kali lipat pada gadisnya. Sepertinya efan harus berterimakasih nih pada sahabatnya, dr tommy yang memberinya usul agar membawa aya kerumahnya.

"Kak gimana kalau suatu hari nanti, kak efan atau aku jatuh cinta pada orang lain? duaarrr.. pertanyaan aya yang sepele itu sanggup membuat hati efan seperti ingin meledak, tidak tentu saja dia tidak akan membiarkan siapapun mendekati kesayangannya ini.

"Tenang sayang aku akan memperjuangkanmu, jika seandainya kamu atau aku khilaf maka salah satu dari kita harus mengingatkan. Apapun yang terjadi kakak tidak akan menyerah, aku sangat mencintaimu. Kamu mau kan berjuang bersamaku, tolong ingatkan kakak jika kakak khilaf.. aya mengangguk matanya sudah berembun.

"Iya kak aya mau, aya juga sangat mencintai kak efan. Sepertinya hidup aya gak ada artinya lagi, tanpa cinta dan kasih sayang kakak.. ucap aya lalu mereka pun berpelukan, saling berjanji pada diri sendiri. Disini jelas efan yang begitu takut kehilangan aya, karena dia tau persis kalau cahaya sudah ingat semuanya. Ingat masa lalunya, ingat orang tuanya, belum tentu aya akan mengingatnya. efan paham betul itu, jimmy selalu menasehatinya untuk tak bermain hati.

Ku tepis semua kegelisahan itu, ku coba menghibur diriku sendiri dengan cara membayangkan. Aku dan aya menikah semua tamu undangan memujiku, karena telah menikahi seorang gadis yang sangat cantik.

"Kak boleh aya bertanya?.. tanya aya tiba_tiba. Efan memicingkan matanya dia heran adiknya mau bertanya apa ya kira_kira, namun sejurus kemudian efan mengangguk ragu.

"Sebelum bertanya, aya mau bercerita dulu nih okay.. ucap aya sambil beralih tempat duduk, kini aya sudah berada di pangkuan efan. Sontak efan kaget dong, tapi tak berapa lama pemuda itu sudah bisa menguasai dirinya.

"Kemarin pas kita ke mall, terus kak efan ngajak aya makan kan? nah pada saat kak efan sedang memesan makanan itu, tiba_tiba ada seorang wanita mendekatiku kak dan memanggil manggil nama Adilla gitu... tutur adilla panjang lebar.

Seketika tubuh efan menegang, dia bahkan memindahkan adiknya kembali ke atas karpet. Yang biasanya gairah nafsu yang meletup_letup, jika sudah bersentuhan dengan aya namun kali ini ada rasa was_was yang teramat.

"Adilla.. efan mengulang nama itu, apa mungkin gadis ini namanya adilla? apa mungkin wanita itu ibu kandungnya. Tiba_tiba kepala efan berputar matanya berkunang_kunang, aya yang menyadari ada yang tidak beres segera menepuk pipi kakaknya dan memberinya minum.

"Kakak gak papa? kok malah melamun sih, kakak mikirin apa? pertanyaan yang memberondong itu menambah kepala efan berdenyut.

"Sudah kak lupain pertanyaan aya tadi, gak penting juga kakak gak papa kan? aya merasa bingung dengan perubahan kakaknya.

Efan sama sekali tidak menjawab beberapa pertanyaan yang di ajukan aya, dia malah menarik aya lalu menciumnya dan berbisik ditelinga aya.

"Mau kah aya berjanji, apapun yang terjadi jangan pernah ninggalin kakak. Sungguh sayang aku tidak bisa hidup tanpa kamu, janji ya dek? mau kan?

Entahlah perasaan efan secara tiba_tiba menjadi begitu takut, takut ditinggalkan aya. Dulu sebelum bertemu gadis ini efan tidak mengerti artinya cinta yang sesungguhnya, dia hanya menjadi budaknya liora mengantar kesana kemari. Menungguinya hingga larut malam, mengantarkan pulang dalam keadaan mabok. Tapi efan sedikit pun tak ada keinginan untuk menyentuhnya, padahal selalu banyak kesempatan.

Rumah liora yang selalu sepi, efan yang tinggal sendirian. Sebenarnya bisa kapan pun mereka melakukan hubungan intin, tapi bagi efan liora bukan wanita yang akan menjadi masa depannya. Efan hanya kasihan pada perempuan itu, meskipun hidupnya bergelimang harta di puja banyak orang. Namun efan sangat paham, gadis itu hatinya hampa.

Efan tidak merasakan cinta pada liora, dia hanya menganggap pelengkap saja biar gak ada cewe yang gangguin. Atau lebih tepatnya biar gakada yang ngledekin dirinya jones, efan sama sekali belum pernah pacaran. Dia selalu di bully oleh teman kuliahnya, makanya liora menawarkan diri mau mnjadi pacar pura_pura asal efan mau menjadi supir pribadinya anggap aja begitu.

Dan sekarang ketika menemukan cinta sejatinya, gadis yang selalu membuat hatinya berdebar. Jantungnya berdetak kencang, juniornya selalu on. Dulu bahkan dia mengira kalau dirinya itu tidak normal, karena tidak pernah anunya bisa tegak berdiri. Meskipun liora maupun teman_teman ceweknya berpakaian seksi, bahkan seberapa sering dia melihat tubuh telanjang liora jika sedang mabuk.

Namun efan bukan pria mesum yang suka mengambil kesempatan, dia benar_benar tidak sanggup kehilangan cahaya dalam hidupnya.

"Aya kamu laper gak? mau kakak masakin?.. tanya efan mencoba menghilangkan rasa gelisahnya, mata aya berbinar dia suka makan masakan kaksknya.

Aya mengangguk dengan sangat cepat, sampai efan tergelak dibuatnya kalau begini efan tak perlu kawatir lagi.

"Kalau gitu princess tunggu bentar ya, aya mau makan apa? terlihat aya seperti sedang berpikir matanya menerawang jauh.

"Aya pengen sepagheti kak.. ucap aya akhirnya, efan menghela nafas, sekalinya reques makanan yang dia tidak tau cara bikinnya Ya udah mau gak mau akhirnya efan pesenin aja dech go food daripada nanti hasilnya hancur kan.bukannya seneng, yang ada nanti princessnya malah ngambek.

Bersambung....

Episodes
1 Interview
2 Hari pertama dilla kerja
3 Apakah beliau ibuku?
4 Sisi Membuat Ulah
5 Mendapat Ancaman
6 Anan jatuh cinta
7 Anan Kerumah Adilla
8 Siksaan Adilla
9 Adilla Amnesia
10 Cahaya
11 Aya Mulai Kuliah
12 Aya Ngambek
13 Ada Apa Dengan Hatiku
14 Jangan Gigit Bibirmu
15 I Love You
16 Anan mengajak Bunda Melihat Rumah Baru
17 Gairah Efan Dan Aya
18 Ciuman Yang Memabukan
19 You Belong Me
20 Efan Tekut Kehilangan Cahaya
21 Bali
22 Kecelakaan
23 Adilla.. Cahaya..
24 Aku Mencintainya
25 Back To Jakarta
26 Akad
27 Efan Bersama Liora Lagi
28 Daddy Sakit
29 Efan Vs Anan
30 Adilla Nemenin Suami Keacara Kantor
31 Bunda Minta Cucu
32 Lepasin Efan
33 Kak Efan Kenapa Berubah?
34 Adilla Bilang Kak Efan Keluar
35 Cinta Itu Bulshit
36 Dilla Maafin
37 Ku Izinkan Kakak Menikahi Liora
38 Calon Suami lo itu, Suami Gue
39 Yank
40 Jalan Terbaik Adalah Pisah
41 Dhuha Buat Nikung Siapa Kak
42 Resepsi
43 Honeymoon
44 Efan Tidur Dengan Liora
45 Hati Adilla Hancur
46 Antara Dendam Dan Cinta
47 Adilla Kembali
48 Istri Dan Selingkuhan Positif
49 Efan Memberitahu Kehamilan Liora
50 Bumil
51 Pernikahan Efan Dengan Liora
52 Bahagia William
53 Dendam William
54 Bagaimana Dengan Anak Kita
55 Ketemu Mantan
56 Makan Malam
57 Hari Bahagia Anan
58 Gak Sabar
59 Berduka
60 Sad Ending ( and )
Episodes

Updated 60 Episodes

1
Interview
2
Hari pertama dilla kerja
3
Apakah beliau ibuku?
4
Sisi Membuat Ulah
5
Mendapat Ancaman
6
Anan jatuh cinta
7
Anan Kerumah Adilla
8
Siksaan Adilla
9
Adilla Amnesia
10
Cahaya
11
Aya Mulai Kuliah
12
Aya Ngambek
13
Ada Apa Dengan Hatiku
14
Jangan Gigit Bibirmu
15
I Love You
16
Anan mengajak Bunda Melihat Rumah Baru
17
Gairah Efan Dan Aya
18
Ciuman Yang Memabukan
19
You Belong Me
20
Efan Tekut Kehilangan Cahaya
21
Bali
22
Kecelakaan
23
Adilla.. Cahaya..
24
Aku Mencintainya
25
Back To Jakarta
26
Akad
27
Efan Bersama Liora Lagi
28
Daddy Sakit
29
Efan Vs Anan
30
Adilla Nemenin Suami Keacara Kantor
31
Bunda Minta Cucu
32
Lepasin Efan
33
Kak Efan Kenapa Berubah?
34
Adilla Bilang Kak Efan Keluar
35
Cinta Itu Bulshit
36
Dilla Maafin
37
Ku Izinkan Kakak Menikahi Liora
38
Calon Suami lo itu, Suami Gue
39
Yank
40
Jalan Terbaik Adalah Pisah
41
Dhuha Buat Nikung Siapa Kak
42
Resepsi
43
Honeymoon
44
Efan Tidur Dengan Liora
45
Hati Adilla Hancur
46
Antara Dendam Dan Cinta
47
Adilla Kembali
48
Istri Dan Selingkuhan Positif
49
Efan Memberitahu Kehamilan Liora
50
Bumil
51
Pernikahan Efan Dengan Liora
52
Bahagia William
53
Dendam William
54
Bagaimana Dengan Anak Kita
55
Ketemu Mantan
56
Makan Malam
57
Hari Bahagia Anan
58
Gak Sabar
59
Berduka
60
Sad Ending ( and )

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!