You Belong Me

Memiliki aya dengan hanya menuruti hasrat yang egois, hanya akan membuat bidadarinya menderita. Efan sadar dia harus menghentikan hormon sialan itu, sebelum terlambat.

   "Love sweatheart.. kita harus berhenti.. bisik efan, setelah mendapatkan kesadarannya. Aya mengerang protes hasratnya telah memuncak, dia tak mau kehilangan bibir dan lidah panas efan ditubuhnya.

   "Angel, sweety please sayang.. aku menginginkanmu, sangat tapi tidak sekarang.. bisik efan lagi, sambil mengecup sayang kening aya. Dirapikannya lagi kemeja aya yang berantakan, karena ulahnya bidadarinya sedang terbaring diatas tempat tidurnya. Dengan efan menindih diatasnya, nafasnya tersengal_sengal. efan beranjak menjauhi bidadarinya, setelah mencuri satu ciuman lagi di bibir angelnya.

     "Maafkan aku, sweety.. maafkan hormon sialanku ini, kata efan pelan sambil membelai lembut pipi aya yang kemerahan.

   "Ngga sayang, ini bukan salahmu.. maafkan aya juga kak.. kata aya pelan wajahnya merona menahan malu.

   "Sweatheart, kau terlalu berharga untukku.. aku hanya tak mau menyakitimu sayang.. kata efan sambil menatap sayang bidadarinya.

Aya tersenyum manis pada kekasihnya, betapa cintanya semakin bertambah pada kekasih tampannya. Walaupun aya menyadari umur kakaknya sudah sangat matang sehingga dapat dimaklumi jika gairahnya selalu mudah tersulut, mudah menggebu_gebu.

Tapi efan selalu bisa mengontrolnya, demi rasa cintanya pada aya.

    "Thnkyou kak, kakak selalu melindungi dan menjaga aya. i love you.. kata aya sambil memeluk efan lalu mencium pipinya.

     "Love you too sayang, so much.. balas efan bahagia, dikecupinya puncak kepala aya. Hatinya ingin meledak, karena rasa cintanya pada bidadarinya.

Tiba_tiba aya kepikiran ingin ke mall membeli beberapa helai baju, untuk di pakai besok dan dipakai dirumah juga baju santai lah.

    "Kak ke mall yukk, ajak aya sambil gelendotan manja. Efan menatap adiknya lalu mengangguk tapi hanya sebentar jangan pulang malem_malem.

Mereka pun berangkat, mobil yang dikendarai efan melesat keluar dari mansion itu.. membelah senja yang masih terang, matahari sepertinya ingin menuju ke peraduannya. Sinarnya yang berwarna orange keemasan sedikit demi sedikit semakin menjadi temaram, hingga suasana sore itu begitu indah untuk di lalui sepasang muda mudi yang sedang di landa asmara ini.

Sesampainya di mall efan menuju ke basement, lalu mereka naik ke lantai 1. Aya langsung saja menuju butik langganannya dia memilah, baju apa yang cocok untuk dirinya.

    "Kak aya mau ini, tanyanya pada efan.

   "Iya sayang ambil aja.. ucap efan.

disaat mereka sedang memilih beberapa pakaian, aya masuk ke ruang ganti dia mencoba beberapa. Sementara dari kejauhan seorang wanita berumur 50an, nampak matanya mengedarkan pandang.

    "Bun, bunda sedang mencari siapa?.. tanya Anan bingung.

    "Nan tadi bunda seperti lihat adikmu, iya bunda gak mungkin salah lihat itu pasti adilla.. ucap maharani sambil matanya berbinar.

Sedangkan Anan merasa ragu dengan kesaksian bundanya, mengingat maharani pernah mengidap penyakit yang suka berhalusinasi. Tapi kalau Anan tidak mempercayai ibunya, takut dibilang durhaka lagi.

    "Bunda melihatnya dimana? tanya Anan akhirnya.

   "Itu disana, di butik itu nan.. kata maharani ber api_api, Anan mengangguk lalu mengajak ibunya masuk ke dalam butik itu. Setelah dicari_cari ternyata gak ada siapa_siapa disitu, hanya ada satu pria sedang duduk sambil mainan hp.

    "Bun, mungkin bunda salah lihat aja buktinya disini gak ada seorang perempuan pun. Maharani menghela nafas berat, lalu dia memilih keluar dari butik itu.

   "Ya Allah ku mohon lindungi putriku, jaga dia dimanapun dia berada. Jika sakit angkat penyakitnya, jika tersesat maka segera sadarkan. Jika dia menderita maka berikan dia kekuatan, jika dia bahagia maka jangan biarkan dia terlena. Airmatanya mengalir di pipi tuanya, dia sangat berharga mereka bisa berkumpul lagi tidak bercerai berai seperti ini.

Cahaya keluar dari ruang ganti itu dia mencoba dress pendek selutut, yang berbahan sifon agak tipis tapi tidak terlalu tipis. Warnanya krem begitu efan mendongak, efan tertegun aya terlihat anggun dan cantik memoesona.

    "Kak bagus gak? tanya aya sambil berjalan menghampiri efan yang sedang duduk itu, efan sampai menelan ludahnya dia benar_benar tidak menyangka aya secantik ini. Efan sampai tidak berkedip, aya yang tidak mendapat respon dari efan semakin dekat.

   "Kakak, kok diem aja jelek ya? aya yang tadinya bahagia wajahnya berubah menjadi asem.

   "Cantik kok dek, cantik banget malah.. mendapat jawaban seperti itu tentu saja aya bingung, begitupun pelayan yang ada disitu.

   "Kok cantik, bukannya kalau baju itu bagus ya? ucap pelayan itu lirih namun bisa di dengar oleh aya dan juga efan.

   "Oh iya maksudku bajunya bagus kalau dipakai aya, akan menjadi bertambah cantik gitu.. efan meralat ucapannya karena merasa malu.

Akhirnya aya pun mengambil dress itu, bukan cuma satu bahkan efan membelikannya 5 sekalian. Dengan model yang beda dan warna yang beda, setelah selsai berbelanja mereka pun menuju ke food court.

   "Angel kita makan dulu ya, tanya efan lembut. Aya hanya mengangguk saja mereka bergandengan tangan, seolah tidak mau terlepas.

Efan memilih tempat duduk di pojok, yang mana disitu restoran siap saji mereka hanya ingin makan makanan ringan saja. karena dirumah bibi sudah memasak, kasihan kalau tidak dimakan bibi pasti kecewa.

   "Sayang kenapa kamu cantik sekali sih? tanya efan sambil mengelus pipinya.

   "Kakak juga kenapa tampan sekali, hem.. balas aya yang dia mencubit hidung kakaknya.

   "Mereka serasi banget ya, ceweknya cantik coba lihat kulitnya putih matanya bulat. cowoknya juga sangat tampan seperti artis aja... bisik_bisik pengunjung yang melihat mereka, namun mereka tak hiraukan baginya cinta itu tidak punya rasa malu.

Dari sudut yang tidak jauh dari tempat mereka, lagi_lagi sepasang mata memperhatikan gerak gerik gadis itu.

    "Adilla anakku apakah itu kamu? tanpa sepengetahuan Anan, maharani berjalan mendekati tempat dimana aya berada.

  "Adilla.. serunya..

"Adilla... Panggil maharani lagi. Adilla mendongak melihat siapa orang yang memanggil_manggil nama adilla, tapi kenapa mukanya malah menatap kearahku. Aya berpikir mungkin perempuan itu memiliki seorang anak gadis, yang bernama Adilla wajahnya mirip dengan aku.. pikir Adila merasa kasihan.

Dia menatap perempuan setengah baya itu, nggak tahu kenapa hatinya berdesir merasakan sesuatu debaran di dalam hatinya. Jantungnya berdegup dengan kencang, Saya tidak mengenal perempuan itu siapa.

Maharani yang terus saja memanggil-manggil nama Adila, "Adila anakku kamu adilla Sayang ini ini Bunda nak, ini bunda terus aja menceracau berusaha menggapai aya. seorang pria dewasa seumuran dengan Evan, tergopoh_gopoh mendekati maharani.

"Bunda lagi ngapain bun? itu adikmu nan, itu tunjuknya. Melihat sikap aya yang kebingungan Anan membawa ibunya pergi dari situ, takut membuat keributan. mungkin cuma mirip pikir Anan, soalnya penampilan aya bertolak belakang dengan Adilla.

Adilla rambut hitam, sedangkan aya kuning kecoklatan pakaian yang di pake juga branded semua. hpnya iphone tasnya LV gak mungkin itu adiknya, pikir anan.

"Bun kita pergi dulu yuk.. Anan membawa maharani pergi menjauh, aya memperhatikan dua orang itu. dia celingukan, mencari di mana efan kok lama banget.

Bersambung...

Episodes
1 Interview
2 Hari pertama dilla kerja
3 Apakah beliau ibuku?
4 Sisi Membuat Ulah
5 Mendapat Ancaman
6 Anan jatuh cinta
7 Anan Kerumah Adilla
8 Siksaan Adilla
9 Adilla Amnesia
10 Cahaya
11 Aya Mulai Kuliah
12 Aya Ngambek
13 Ada Apa Dengan Hatiku
14 Jangan Gigit Bibirmu
15 I Love You
16 Anan mengajak Bunda Melihat Rumah Baru
17 Gairah Efan Dan Aya
18 Ciuman Yang Memabukan
19 You Belong Me
20 Efan Tekut Kehilangan Cahaya
21 Bali
22 Kecelakaan
23 Adilla.. Cahaya..
24 Aku Mencintainya
25 Back To Jakarta
26 Akad
27 Efan Bersama Liora Lagi
28 Daddy Sakit
29 Efan Vs Anan
30 Adilla Nemenin Suami Keacara Kantor
31 Bunda Minta Cucu
32 Lepasin Efan
33 Kak Efan Kenapa Berubah?
34 Adilla Bilang Kak Efan Keluar
35 Cinta Itu Bulshit
36 Dilla Maafin
37 Ku Izinkan Kakak Menikahi Liora
38 Calon Suami lo itu, Suami Gue
39 Yank
40 Jalan Terbaik Adalah Pisah
41 Dhuha Buat Nikung Siapa Kak
42 Resepsi
43 Honeymoon
44 Efan Tidur Dengan Liora
45 Hati Adilla Hancur
46 Antara Dendam Dan Cinta
47 Adilla Kembali
48 Istri Dan Selingkuhan Positif
49 Efan Memberitahu Kehamilan Liora
50 Bumil
51 Pernikahan Efan Dengan Liora
52 Bahagia William
53 Dendam William
54 Bagaimana Dengan Anak Kita
55 Ketemu Mantan
56 Makan Malam
57 Hari Bahagia Anan
58 Gak Sabar
59 Berduka
60 Sad Ending ( and )
Episodes

Updated 60 Episodes

1
Interview
2
Hari pertama dilla kerja
3
Apakah beliau ibuku?
4
Sisi Membuat Ulah
5
Mendapat Ancaman
6
Anan jatuh cinta
7
Anan Kerumah Adilla
8
Siksaan Adilla
9
Adilla Amnesia
10
Cahaya
11
Aya Mulai Kuliah
12
Aya Ngambek
13
Ada Apa Dengan Hatiku
14
Jangan Gigit Bibirmu
15
I Love You
16
Anan mengajak Bunda Melihat Rumah Baru
17
Gairah Efan Dan Aya
18
Ciuman Yang Memabukan
19
You Belong Me
20
Efan Tekut Kehilangan Cahaya
21
Bali
22
Kecelakaan
23
Adilla.. Cahaya..
24
Aku Mencintainya
25
Back To Jakarta
26
Akad
27
Efan Bersama Liora Lagi
28
Daddy Sakit
29
Efan Vs Anan
30
Adilla Nemenin Suami Keacara Kantor
31
Bunda Minta Cucu
32
Lepasin Efan
33
Kak Efan Kenapa Berubah?
34
Adilla Bilang Kak Efan Keluar
35
Cinta Itu Bulshit
36
Dilla Maafin
37
Ku Izinkan Kakak Menikahi Liora
38
Calon Suami lo itu, Suami Gue
39
Yank
40
Jalan Terbaik Adalah Pisah
41
Dhuha Buat Nikung Siapa Kak
42
Resepsi
43
Honeymoon
44
Efan Tidur Dengan Liora
45
Hati Adilla Hancur
46
Antara Dendam Dan Cinta
47
Adilla Kembali
48
Istri Dan Selingkuhan Positif
49
Efan Memberitahu Kehamilan Liora
50
Bumil
51
Pernikahan Efan Dengan Liora
52
Bahagia William
53
Dendam William
54
Bagaimana Dengan Anak Kita
55
Ketemu Mantan
56
Makan Malam
57
Hari Bahagia Anan
58
Gak Sabar
59
Berduka
60
Sad Ending ( and )

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!