Ciuman Yang Memabukan

   "Kenapa kak?.. tanyaku polos, sambil masih meringkuk didadanya menikmati kehangatan.

   "Oh sayang kalau kita masih tetap berada disini, aku tidak menjamin kalau aku bisa menahan diriku.

Aku terkikik geli saat merasakan ciuman ditelingaku, tak sadar aku menggeliat di pangkuannya. Dan ketika aku mengecup lembut lehernya, dia mengerang.

   "Jangan lakukan itu sayang, kamu menyiksaku.

   "Maaf, ucapku lirih sambil terkikik. lalu bangkit dari pangkuannya, lalu tersenyum menggodanya.

   "Sejak kapan kau menjadi gadis nakal dan menggoda sayang.. kau sengaja ya? hemm ucap efan seraya menatapku tajam, aku cemeberut.

   "Ngga kak.. jawabku merasa tak bersalah.

  "Iya kamu memang sengaja.. ucapnya sambil mencubit gemas pipiku, Aku mengerucutkan bibirku jengkel.

   "Sakit kak.. protesku.

   "Jangan mengujiku sweety.. katanya sambil mengusap pipiku lembut.

   "Keluarlah dulu sayang, kakak perlu mandi air dingin.. katanya lagi.

  "Oke baiklah.. kataku mengalah, lalu menghentikan aksi cemberutku. Pasti dia sudah gerah dan lelah karena baru pulang dari kantor..

   "Aya tunggu di kamar belakang ya kak? ucapku lalu beranjak keluar dari kamar kak efan.

   "Sweatheart... panggilnya tiba_tiba.

  "Ya.. jawaku lalu menoleh.

   "I love you.. katanya sambil tersenyum, dadaku berdesir.

   "I love you too.. jawabku sambil tersenyum bahagia, aku berlari lagi kearahnya mengecup pipinya. Lalu berbalik dan berlari keluar kamarnya, aku masih bisa mendengar suara tawa seksinya sambil menutup pintu kamarnya.

oooh how so wonderfull life when, we're fall in love.

_______

Aya memandangi fhoto kakaknya yang terpajang di dinding ruang tamu, figura itu sangat besar fhoto kakaknya begitu tampan dan mempesona. Disitu efan sedang duduk diatas kap mobilnya dengan satu kaki terjuntai kebawah, rambut rapih kemeja yang dadanya terbuka dua kancing. Sebelah dimasukan ke dalam celana sebelahnya lagi di biarkan keluar, tapi tetap rapih tidak kusut memakai kacamata hitam terang. Tangannya sedang menjepit rokok tangan satunya dimasukin ke saku celana, sumpah baginya ini fhoto efan seksi luar biasa.

    "Dari mana kak efan bisa punya ide berfhoto dengan gaya seperti itu, itu cool banget dan huppss aya menghembuskan nafasnya. Aku yakin siapapun yang melihat fhoto ini pasti terpesona, lihat aja ketampanan kak efan berkali_kali lipat.

Tiba_tiba dadanya berdesir jantungnya berdegup kencang, dia tersenyum_senyum sendiri. mengingat sekarang kakak tampannya itu sudah resmi menjabat sebagai kekasihnya, betapa bangganya aya memiliki seorang kekasih yang begitu gagah dan tampan.

Hatinya selalu berdebar tiap kali bertemu muka dengan kakaknya, meski begitu efan sebagai pria yang sudah dewasa dia akan selalu mengontrol dirinya. Dia juga selalu berusaha memperlakukan aya masih sama sebagai adik aja dulu, dia sadar aya masih terlalu muda mungkin sifatnya masih labil.

Efan kawatir cintanya aya itu sebenarnya hanya seorang adik ke kakaknya, cuma mungkin gadis itu belum bisa membedakan antara cinta ke saudara dan cinta ke seorang pria.

Makanya efan berusaha bersikap setenang mungkin, jangan sampai menyinggung perasaan aya.

Disisi lain aya benar_benar sudah jatuh cinta pada efan, jatuh sejatuh_jatuhnya. Aya tidak pernah bisa tidur sebelum mencium aroma tubuh efan dia selalu merasa nyaman bila dekat denganya, Perhatiannya, senyumnya yang seksi, wajahnya yang tampan membuat aya disetiap detik semakin terpesona. Ciumannya dan tangannya yang nakal, oh my god membuat aya semakin dibuat mabok.

Kekasihnya itu sangat pandai mempermainkan hasrat dan gairahnya, terkadang aya tak mampu menahan dirinya. Namun kekasih tampannya selalu bisa menjaganya dengan baik, Walaupun seringkali kekasihnya itu merasa tersiksa karena menahan diri.

Efan Pov

Aku berjalan dengan memasuki mansion milikku, aku sudah tidak sabar ingin berjumpa cahayaku. Tubuhku lelah tapi semangatku membara, aku merindukan bidadariku. Aku hampir gila menahan kerinduan melihat wajahnya yang cantik, senyumnya yang manis menggemaskan.

Hari ini aku berangkat kerja pagi sekali, karena ada meeting dengan klienku dibandung. Jadi aku harus puas hanya menatap wajah pulasnya, dan melakukan sedikit ciuman di bibir seksinya. Dan sekarang rinduku sudah membuncah lagi, aku ingin segera memeluknya.

    "Assalamualaikum bi.. Aya dimana? tanya efan pada bibi.

   "Walaikumsalam mas, itu non aya ada dikamarnya. Mas efan mau di bikin minum? tanya bibi.

   "Iya bi dua jus jeruk ya, banyakin es nya panas banget nanti tolong anterin ke kamar ya bi.. ucap efan lalu mendatangi kamar sang adik.

Ketika sampai di depan kamar aya, detak jantungku semakin menggila. Ku katuk pintunya perlahan dan ketika pintu terbuka, aku sambut dengan senyum manis bidadariku. Dan apa yang dipakainya itu? kemeja putih kebesaran and hot pans.. Sial!

   "Hai, sapanya lembut aku tak membalas sapaanya, aku langsung mendesaknya masuk menutup pintu kamarnya. Dengan cepat menariknya dalam pelukanku, ku dekap erat tubuh mungilnya.

Aku menghirup aroma tubuhnya yang wangi, menenangkan rasa hatiku yang sedari tadi benar_benar kacau karena terlalu merindukannya.

    "Aku merindukanmu sayang.. ucapku berbisik ditelinganya.

   "Aku juga merindukanmu, kak makanya aku tadi mencuri kemejamu.. jawabnya lirih sambil semakin erat memelukku.

    "Ooh cintaku, you killing me..

Aku mencium bibir seksinya penuh hasrat, ku pegang tengkuknya saat ciumanku. berubah menjadi lumatan yang dalam dan intens, aku mengerang bibirnya begitu manis dan lembut membuatku tak mau berhenti.

    "Aahhh.. desahnya saat aku menciumi rahangnya, tanganku pun bergerak membelai punggungnya naik turun. Ciumanku turun keleher jenjangnya, harumnya membuatku gila aku pun menggodanya dengan tarian lidahku.

   "Oohhh, kaakkk.. erangnya merdu sambil meremas helaian rambutku.

   "Ooh gila.. ini sungguh gila..

   "Ooh sungguh aku ingin memasukimu sayang, aku ingin memilikimu.. desahku prustasi. Aku tak sadar sudah membuka kancing kemeja yang dipakainya, tampaklah kedua dada indahnya. yang masih tertutuo bra, berwarna hitam yang membuatnya bertambah seksi.

    "You so beautiful... bisikku serak, lalu mendaratkan kecupan lembut di belahan dadanya.

   "Aahhh.. make me yours kak.. desahnya.

   "Oh sayang, kamu tidak tau apa yang barusan kamu katakan. kamu tak menyadari akibat dari perkataanmu.

Gairah, membuat nafas efan maupun aya tersengal. Detak jantung mereka tak beraturan, Seperti saling bersahutan. Hasrat telah mencemari aliran darah keduanya, Aya tak mampu berpikir jernih lagi. Yang diinginkannya hanyalah efan, sedangkan efan mati_matian menahan amukan gairahnya.

Dengan berat hati efan harus menghentikan hasratnya yang gila ini, Aya terlalu berharga baginya. Bidadari yang harus dia jaga untuk efan, aya adalah segalanya bagi efan saat ini apapun akan dia lakukan untuknya. Kebahagiaan aya adalah prioritasnya, aya adalah masa depannya yang akan dia jadikan ratu dalam rumahtangganya kelak.

Mengambil sesuatu yang berharga saat ini, bukan sipat pria sejati justru hanya akan membuat aya menderita nantinya. Apalagi efan masih belum mengetahui jati diri aya, setidaknya mereka baru bisa menikah disaat ingatan aya sudah kembali. Tidak bisa menikahi gadis yang dalam keadaan sakit, takutnya pernikahannya tidak sah dimata Allah.

Bersambung....

Episodes
1 Interview
2 Hari pertama dilla kerja
3 Apakah beliau ibuku?
4 Sisi Membuat Ulah
5 Mendapat Ancaman
6 Anan jatuh cinta
7 Anan Kerumah Adilla
8 Siksaan Adilla
9 Adilla Amnesia
10 Cahaya
11 Aya Mulai Kuliah
12 Aya Ngambek
13 Ada Apa Dengan Hatiku
14 Jangan Gigit Bibirmu
15 I Love You
16 Anan mengajak Bunda Melihat Rumah Baru
17 Gairah Efan Dan Aya
18 Ciuman Yang Memabukan
19 You Belong Me
20 Efan Tekut Kehilangan Cahaya
21 Bali
22 Kecelakaan
23 Adilla.. Cahaya..
24 Aku Mencintainya
25 Back To Jakarta
26 Akad
27 Efan Bersama Liora Lagi
28 Daddy Sakit
29 Efan Vs Anan
30 Adilla Nemenin Suami Keacara Kantor
31 Bunda Minta Cucu
32 Lepasin Efan
33 Kak Efan Kenapa Berubah?
34 Adilla Bilang Kak Efan Keluar
35 Cinta Itu Bulshit
36 Dilla Maafin
37 Ku Izinkan Kakak Menikahi Liora
38 Calon Suami lo itu, Suami Gue
39 Yank
40 Jalan Terbaik Adalah Pisah
41 Dhuha Buat Nikung Siapa Kak
42 Resepsi
43 Honeymoon
44 Efan Tidur Dengan Liora
45 Hati Adilla Hancur
46 Antara Dendam Dan Cinta
47 Adilla Kembali
48 Istri Dan Selingkuhan Positif
49 Efan Memberitahu Kehamilan Liora
50 Bumil
51 Pernikahan Efan Dengan Liora
52 Bahagia William
53 Dendam William
54 Bagaimana Dengan Anak Kita
55 Ketemu Mantan
56 Makan Malam
57 Hari Bahagia Anan
58 Gak Sabar
59 Berduka
60 Sad Ending ( and )
Episodes

Updated 60 Episodes

1
Interview
2
Hari pertama dilla kerja
3
Apakah beliau ibuku?
4
Sisi Membuat Ulah
5
Mendapat Ancaman
6
Anan jatuh cinta
7
Anan Kerumah Adilla
8
Siksaan Adilla
9
Adilla Amnesia
10
Cahaya
11
Aya Mulai Kuliah
12
Aya Ngambek
13
Ada Apa Dengan Hatiku
14
Jangan Gigit Bibirmu
15
I Love You
16
Anan mengajak Bunda Melihat Rumah Baru
17
Gairah Efan Dan Aya
18
Ciuman Yang Memabukan
19
You Belong Me
20
Efan Tekut Kehilangan Cahaya
21
Bali
22
Kecelakaan
23
Adilla.. Cahaya..
24
Aku Mencintainya
25
Back To Jakarta
26
Akad
27
Efan Bersama Liora Lagi
28
Daddy Sakit
29
Efan Vs Anan
30
Adilla Nemenin Suami Keacara Kantor
31
Bunda Minta Cucu
32
Lepasin Efan
33
Kak Efan Kenapa Berubah?
34
Adilla Bilang Kak Efan Keluar
35
Cinta Itu Bulshit
36
Dilla Maafin
37
Ku Izinkan Kakak Menikahi Liora
38
Calon Suami lo itu, Suami Gue
39
Yank
40
Jalan Terbaik Adalah Pisah
41
Dhuha Buat Nikung Siapa Kak
42
Resepsi
43
Honeymoon
44
Efan Tidur Dengan Liora
45
Hati Adilla Hancur
46
Antara Dendam Dan Cinta
47
Adilla Kembali
48
Istri Dan Selingkuhan Positif
49
Efan Memberitahu Kehamilan Liora
50
Bumil
51
Pernikahan Efan Dengan Liora
52
Bahagia William
53
Dendam William
54
Bagaimana Dengan Anak Kita
55
Ketemu Mantan
56
Makan Malam
57
Hari Bahagia Anan
58
Gak Sabar
59
Berduka
60
Sad Ending ( and )

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!