perkara kamar

Alena berdecak kala memasuki kamar yang masih tetap sama dengan kamarnya yang di Surabaya.semua interior warna pink, ini sangat membuat Alena malas. hal pertama yang Alena lakukan adalah mengobrak abrik isi lemari yang di dalamnya di isi oleh pakaian Sella. Alena membuang semuanya ke ranjang.

"kak, apa yang kau lakukan!!" teriak sella dari luar, dia hampir menangis melihat semua pakaiannya berserakan di ranjang. Sella melihat sang ayah berusaha meminta bantuan agar Alena tidak melanjutkan aksinya. sang ayah yang di tatap dengan wajah sendu oleh Sella jadi tidak tega, dia menghampiri Alena yang masih sibuk mengeluarkan segala barang milik Sella.

"apa yang kau lakukan,, NADIRA BERHENTI!!" pekik tuan Arlo dengan emosi yang memuncak.

"kau tanya apa yang aku lakukan?? anda belum rabun kan? anda tidak lihat aku sedang mengobrak abrik isi lemari ini Tuan Arlo Fernandez?" Alena tak kalah tegas, dia tidak peduli dengan pandangan gelap yang Tuan Arlo tunjukan sekarang.

"kenapa?? kenapa kamu membuang pakaian adikmu begitu saja??"

"serius kau bertanya seperti itu?? menurutmu kenapa aku membuang pakaiannya?? aku membuangnya karena pakaian ini tidak pantas berada disini,, ini kamar saya, kamar milik Nadira Fernandez jika anda lupa,, kau masih waras bertanya demikian??" jawab Alena dengan nada sinis, dia juga membalas tatapan tajam Tuan Arlo,, tidak ada raut ketakutan seperti sebelumnya, tidak ada lagi Nadira yang setiap hari merengek minta perhatian darinya, semuanya seolah hilang di ganti dengan Nadira yang pembangkang dan keras kepala.

"Nadira, mengalah sedikit apa nggak bisa? Sella menyukai kamar ini makanya dia meminta izinku untuk menempati kamar ini,, kamu bisa kan menempati kamar sebelah?"

sedikit lembut, Tuan Arlo merendahkan sedikit nada suaranya.

"mengalah?? apa belum cukup aku mengalah selama ini?? belum cukup Sella mengingini yang seharusnya jadi milikku,, kau tidak ingat, bahkan semua pakaian yang aku punya jika Sella menyukainya maka kau memintaku untuk memberikan padanya,, kau lupa bahkan mobil yang di beli oleh KAKEKKU bukan dari uangmu karena kau memang tidak pernah memberi ku uang, saat itu Sella menginginkannya dan aku dengan rela memberi mobil itu padanya,, kau tidak lupa kan?? sekarang kau memintaku untuk mengalah lagi? "

perdebatan yang sangat menguras emosi sebenarnya, tapi Nadira sangat menyukai wajah masam ibu tiri dan adiknya saat dengan lantang Nadira menjawab setiap perkataan sang ayah. mereka jelas saja heran,, selama ini untuk sekedar berbicara tinggi satu kata saja Nadira tidak berani melakukannya,, Nadira bahkan menuruti semua kemauan ayahnya karena berpikir semoga dengan itu Nadira akan mendapat kasih sayang sang ayah tapi itu hanya sia sia.

"sekarang aku tanya padamu TUAN, pernahkah kau berpikir bahwa mungkin saja aku tidak rela memberikan semua itu? enggak kan!! hanya karena kamu aku memberikan itu, tapi untuk kali ini aku sudah tidak peduli,, yang jelas kamar ini selamanya akan tetap milikku, silahkan Sella kemasi barang murahanmu ini!!" Alena selesai,, dia berlalu dari sana meninggalkan ketiganya. dapat Alena lihat Sella sudah menangis sementara nyonya Melisa mengepalkan tangannya.

Sella menangis sesenggukan, berharap sang ayah kembali bertindak seperti sebagaimana sebelumnya.

"deddy,, tapi sella sudah nyaman di kamar ini hiks" Melisa mengusap lembut rambut sang putri yang kini sedang menangis di dalam pelukannya.

"Sella, untuk sementara kamu balik ke kamarmu yang dulu ya" Tuan Arlo membujuk putrinya dengan lembut, mendengar itu Melisa yang sedari tadi diam membuka suara tak terima.

"mass,, kamu menuruti anak itu??? Sella menyukai kamar ini kamu mengerti nggak sih, dan Sella juga udah lumayan lama loh menempati kamar ini, masa harus pindah lagi??" untuk pertama kalinya Melisa lumayan meninggikan suaranya pada sang suami, dia tidak terima, kenapa juga harus menuruti kemauan si Nadira itu.

"terus mau bagaimana lagi? ini memang kamar milik Nadira dan kita tidak bisa menyangkal itu, jadi sekarang Sella yang pindah ke kamar sebelumnya,, Sella kali ini saja deddy memohon pengertianmu hmm!!"

tidak ingin menghilangkan rasa percaya dari sang ayah, dengan berat hati Sella mengalah, dia mengemasi semua pakaiannya di kamar itu untuk di pindahkan ke kamar yang dulu memang dia tempati.

Alena kembali dengan seorang tukang kebun mengikutinya dari belakang dan membawa Cat di tangannya.sampai di kamar dia masih melihat Sella yang tengah mengemasi sisa barangnya. Alena hanya meliriknya sekilas lalu kembali berbicara pada tukang kebun itu.

"pak, ganti warna cat nya ya,, semuanya pakai warna putih, warna merah muda ini membuatku sakit mata!!" perintah Alena pada pria tua itu, dan dia mengangguk mata.

"kak kamu serius mau menganti Cat kamarnya?? bukankah kakak suka warna pink??" Sella melongo mendengar perkataan Nadira barusan, siapa yang nggak tahu bahwa selama ini Nadira hanya menyukai warna pink dan sekarang mau menganti Cat kamarnya begitu saja, tentu saja ini membuatnya sangat kaget bukan main.

"tentu saja,, tentang pertanyaan 'bukankah kau sangat menyukai warna pink?? sangat, tapi itu dulu dan sekarang aku tidak menyukai warna itu,, rasanya sangat norak,, oh iya kalau kau mau pakai bajuku ambil saja, aku sudah tak membutuhkannya lagi!!" jawab Alena tanpa melihat ke arah lawan bicara, dia hanya fokus melihat tukang kebun yang kini memulai cat nya.

"pak aku pergi sebentar,, saat pulang nanti semoga Cat nya sudah ya!"

"baik nona" Alena meninggalkan tukang kebun tersebut, tanpa mempedulikan Sella yang memandangnya penasaran Nadira pergi begitu saja.

______

Terpopuler

Comments

Uun Kurniasih

Uun Kurniasih

ya ..paling" hasil selingkuh di belang mamanya Nadira...ya gak Thor...

2025-02-23

0

Alif

Alif

saudari tirinya sdh SMU paling g kls 1 lah alenanya br kls 3,bpknya nikah alena umur4 thn sekian, lha trus kok bisa adek tirinya hnya selisih 2 th sama ale matematikanya gmn y😇

2025-02-20

0

yayaww

yayaww

jadiin ubi aj pls si sela kesel banget dahh

2025-02-03

0

lihat semua
Episodes
1 Kau cukup berani!!!
2 Aku hanya kasihan, karena hidupnya menyedihkan!
3 "pergilah,, aku membebaskanmu sekarang!!"
4 kau harus bangun!!
5 Dihantui oleh kenangan yang Alena ciptakan.
6 Nadira fernandez
7 warna pink
8 Nadira vs Oma siska
9 Nadira mau motor, apa boleh??
10 Motor Baru
11 perasaan gelisah
12 kembali
13 perkara kamar
14 menemui Vallerio
15 aku Alena Alexandria
16 belanja
17 sudah? atau mau tampar lagi??
18 kesepakatan
19 tes
20 kemarahan Wiliam
21 Drama queen
22 harus dimusnahkan!
23 Dia siapa sebenarnya?
24 dengan syarat, kalian angkat kaki dari rumah ini!!
25 apa hakmu memecatnya?
26 dia memang Alena-ku.
27 kayak Familiar wajahnya
28 tidak boleh!!
29 Rumah sakit
30 mereka saling kenal?
31 ini yang mau ku ceritakan tadi!
32 mimpi?
33 kehebohan pagi hari disekolah
34 di kantin
35 mencaritahu penyebab kecelakaan mommy
36 Ngapain kamu kesini?
37 aku harus melakukannya memenuhi permintaan Nadira!
38 catatan harian
39 rencana Alena dan Vallerio
40 mencuri start
41 sepupu tengil
42 memohon-lah!!
43 aku yang membiayai semuanya..
44 berdua ala Wiliam
45 dia..
46 Mari bersaing
47 kita pacaran ya!
48 ulang tahun Sella
49 "Deddy, peluk Nadira sekali saja.."
50 Alena dan Nadira
51 kesedihan tak berujung
52 Nadira, aku ingin menemuinya!!
53 pulang
54 kau egois!!!
55 Dendam Alena.
56 Dugong
57 mood buruk ~Alena
58 masalah perusahaan
59 pulang ~ Wiliam
60 Alena vs Raisya ~balapan
61 hari sial~ Tania
62 tidak ada putus! ~William
63 Balik~ Malvin
64 nasi goreng spesial ala Alena
65 aku minta maaf..~ Malvin
66 Cemburu
67 panggil sayang aja, boleh? ~Aurora
68 Rencana
69 cuddle semalaman
70 memanas
71 happy birthday, sayang!
72 kota sejuta rindu
73 morning kiss
74 lamaran
75 ngebet nikah
76 SAH!!!
77 sejak kapan?
78 janji dulu!
79 malam panjang
80 aku bantu mandiin ya..
81 aura pengantin baru
82 tinggal di apartemenku saja!
83 membawa makan siang suami
84 suatu kebetulan
85 Rania vs Tania
86 bagaimana kalau kamu menikah lagi?
87 bulan madu, lagi!
88 labuan bajo
89 curi mangga
90 terharu
91 kenapa tidak ajak mommy??
92 protektif
93 menempeli suami
94 sakit..
95 sekertaris itu..
96 Sella comeback
97 "wajah baru, cantik nggak?"
98 AIRA PUTRI MANGGALA
99 promosi karya baru.
Episodes

Updated 99 Episodes

1
Kau cukup berani!!!
2
Aku hanya kasihan, karena hidupnya menyedihkan!
3
"pergilah,, aku membebaskanmu sekarang!!"
4
kau harus bangun!!
5
Dihantui oleh kenangan yang Alena ciptakan.
6
Nadira fernandez
7
warna pink
8
Nadira vs Oma siska
9
Nadira mau motor, apa boleh??
10
Motor Baru
11
perasaan gelisah
12
kembali
13
perkara kamar
14
menemui Vallerio
15
aku Alena Alexandria
16
belanja
17
sudah? atau mau tampar lagi??
18
kesepakatan
19
tes
20
kemarahan Wiliam
21
Drama queen
22
harus dimusnahkan!
23
Dia siapa sebenarnya?
24
dengan syarat, kalian angkat kaki dari rumah ini!!
25
apa hakmu memecatnya?
26
dia memang Alena-ku.
27
kayak Familiar wajahnya
28
tidak boleh!!
29
Rumah sakit
30
mereka saling kenal?
31
ini yang mau ku ceritakan tadi!
32
mimpi?
33
kehebohan pagi hari disekolah
34
di kantin
35
mencaritahu penyebab kecelakaan mommy
36
Ngapain kamu kesini?
37
aku harus melakukannya memenuhi permintaan Nadira!
38
catatan harian
39
rencana Alena dan Vallerio
40
mencuri start
41
sepupu tengil
42
memohon-lah!!
43
aku yang membiayai semuanya..
44
berdua ala Wiliam
45
dia..
46
Mari bersaing
47
kita pacaran ya!
48
ulang tahun Sella
49
"Deddy, peluk Nadira sekali saja.."
50
Alena dan Nadira
51
kesedihan tak berujung
52
Nadira, aku ingin menemuinya!!
53
pulang
54
kau egois!!!
55
Dendam Alena.
56
Dugong
57
mood buruk ~Alena
58
masalah perusahaan
59
pulang ~ Wiliam
60
Alena vs Raisya ~balapan
61
hari sial~ Tania
62
tidak ada putus! ~William
63
Balik~ Malvin
64
nasi goreng spesial ala Alena
65
aku minta maaf..~ Malvin
66
Cemburu
67
panggil sayang aja, boleh? ~Aurora
68
Rencana
69
cuddle semalaman
70
memanas
71
happy birthday, sayang!
72
kota sejuta rindu
73
morning kiss
74
lamaran
75
ngebet nikah
76
SAH!!!
77
sejak kapan?
78
janji dulu!
79
malam panjang
80
aku bantu mandiin ya..
81
aura pengantin baru
82
tinggal di apartemenku saja!
83
membawa makan siang suami
84
suatu kebetulan
85
Rania vs Tania
86
bagaimana kalau kamu menikah lagi?
87
bulan madu, lagi!
88
labuan bajo
89
curi mangga
90
terharu
91
kenapa tidak ajak mommy??
92
protektif
93
menempeli suami
94
sakit..
95
sekertaris itu..
96
Sella comeback
97
"wajah baru, cantik nggak?"
98
AIRA PUTRI MANGGALA
99
promosi karya baru.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!