Nadira mau motor, apa boleh??

"Dira, kita makan bersama dulu ya di bawah," Opa Abigail masih dengan suara lembut berusaha membujuk cucunya. Tapi Nadira tidak peduli, sejak pria tua itu masuk ke kamarnya, Nadira bahkan tidak mengalihkan pandangannya dari layar ponsel.

Beberapa lama, barulah dia mematikan ponselnya, kemudian menatap Opa Abigail

"Apa aku boleh minta sesuatu?" Nadira memberanikan diri, emang pada siapa dia harus minta uang jika bukan pada pria di depannya.

"tentu saja boleh, sayang. Kamu mau apa, hmm? mobil keluaran terbaru? atau poster seperti itu? atau mau nonton konser, hmm?" tanya Opa Abigail beruntut

"Nadira hanya mau motor, apa boleh?" hanya satu yang dia inginkan yaitu Blackqueenya, iya Nadira harus punya penganti blackqueennya.

"Apa?" opa Abigail membulatkan matanya tak percaya. Kaget? tentu saja, semasa hidup bahkan opa Abigail selalu memantau Nadira baik dari jarak jauh maupun jarak dekat, dan selama itu pula dia tidak pernah tahu bahwa Nadira bisa membawa motor.

"Aku ingin motor moge berwarna hitam opa, Aku mau besok sudah di antar kesini!" permintaan yang menyiratkan bahwa hal itu tidak bisa di bantah lagi, Nadira bahkan berbicara dengan nada angkuh dan sedikit pemaksaan dalam kalimatnya. Tentu saja hal itu bisa saja Opa Abigail turuti, bahkan jika saat ini Nadira meminta perusahaannya untuk dia kendali pasti pria tua itu berikan. Tapi yang membuat dia khawatir adalah apa benar gadis itu menginginkan motor? apa dia benar benar bisa bawa motor? Tentu saja jawabannya bisa, karena jiwa yang ada di dalam raga ini sebenarnya adalah Alena si ratu balapan.

"Baiklah, besok pagi aku pastikan motornya akan di antar kesini. Mau apalagi, mobil mau?" tanyanya lagi memastikan setiap keinginan Cucu satu satunya.

"Itu nanti saja, Opa apa aku boleh balik ke Jakarta?" tanya Nadira lagi dan lagi, sebenarnya dia tidak perlu izin kalau hanya sekedar pulang, tapi dia hanya mau memastikan sesuatu dari pria tua itu.

......................

"Serius kamu mau balik? bukannya selama ini setiap kali Opa ajak pulang kamu udah nggak mau, hmm?" tangan kekar pria itu mengelus lembut rambut panjang dan tebal Nadira. Entah apa yang merasuki cucunya yang jelas dia heran pasalnya udah berkali kali opa Abigail mengajak Nadira untuk balik ke Jakarta tapi dia sudah tidak mau dan nyaman hidup berdua bersama Bibi Sumi di Surabaya.

"Tapi bagaimana jika mereka mengusirku lagi Opa?" hanya itu yang sedari tadi Nadira mau pastikan.

"Mereka tidak punya hak jika kamu melawan, rumah itu atas nama Luna ibu kamu dan jelas sekarang kepemilikan rumah itu milik kamu sepenuhnya. Kamu sendiri saja yang hanya patuh selama ini tidak mau berbicara," Opa Abigail menjelaskan, dan sesuai keinginan Nadira, ini memang jawaban yang dia harapkan sejak tadi. Setidaknya nanti jika mereka berulah dia sendiri punya hak untuk mengusir mereka, hahah mengingatkan semua itu membuat Nadira jadi tidak sabar untuk bermain di rumah besarnya di Jakarta. Jika Alena pikir, apa memang begitu bodohnya Nadira selama ini sampai tidak bisa berbicara hanya untuk sekedar membela diri? pantas saja dia meninggalkan raganya begitu saja, pasti dia sudah sangat menyerah dengan hidupnya, pikir Alena dalam diam.

"Menarik!" Alena menarik sudut bibirnya membentuk senyum penuh misteri.

"Apa yang menarik?" gumanan Kecil Nadira ternyata masih dapat di dengar oleh Opa Abigail yang belum keluar dari kamar cucunya.

"Enggak ada, jadi besok aku akan pulang, kalian sendiri?" Nadira sebenarnya penasaran, di dalam ingatannya, Nadira hanya memberitahu padanya bahwa kedua orang tua itu adalah nyokap dan bokap ibunya dan mereka berasal dari Surabaya. Jadi Nadira bingung apa mereka tinggal di Surabaya atau di Jakarta.

"Kami juga pulang, apa kamu mau ikut sekalian dengan Opa dan Oma?" jadi sebenarnya Opa Abigail dan sang istri tinggal di dua tempat yaitu di Surabaya dan di Jakarta. Di Surabaya mereka tidak menempati rumah yang sekarang Nadira tempati, mereka punya rumah sendiri dan Nadira tidak mau tinggal bersama mereka sejak dia di buang ke Surabaya oleh ayahnya.

"Enggak. Aku naik motor sendiri, nggak betah di mobil bersama wanita jahat itu," jawab Nadira enteng sementara Opa Abigail merasakan sakit mendengar kalimat Nadira. Bisa dia rasakan betapa bencinya Nadira sekarang pada mereka.

"Baiklah aku tidak akan memaksamu, Tapi sekarang kita makan di bawah ya, apa kamu tidak kasihan melihat Opa makan sendiri di bawah?" Opa Abigail mengeluarkan jurus memelasnya yang sebenarnya sangat tidak cocok dengan wajah tegas dan aura pemimpin pria itu.

"Jangan berakting seperti itu, sungguh tidak cocok dengan wajah Opa yang cukup kejam jika di perhatikan, Anda tidak sendirian pria tua, ada istrimu yang masih menunggu di bawah sana!" jawab Nadira sembari turun dari ranjang. Mulutnya seolah menolak tapi langkah kakinya keluar meninggalkan kamar, dan hal itu membuat Opa Abigail tersenyum tipis, kenapa dia merasakan seolah jiwa anaknya kembali hadir di dalam tubuh Nadira.

Keduanya kembali turun ke meja makan, terlihat disana Oma Siska juga sudah asik makan sendiri tanpa menunggu sang suami. Mereka bertiga pada akhirnya makan bersama walau dalam diam tanpa satu pun yang bersuara.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Terpopuler

Comments

Land19

Land19

iya deh alena dan Nadira itu kembar yg terpisah karna penculikan itu

2025-01-31

1

Fitrian

Fitrian

untuk tidak membulatkan mayatnya ya thor he he he 😅

2025-01-18

0

Nita123

Nita123

aa apa jgn" Alana kembaran Nadira yaaa🫣🫣🫣🤔

2024-12-11

0

lihat semua
Episodes
1 Kau cukup berani!!!
2 Aku hanya kasihan, karena hidupnya menyedihkan!
3 "pergilah,, aku membebaskanmu sekarang!!"
4 kau harus bangun!!
5 Dihantui oleh kenangan yang Alena ciptakan.
6 Nadira fernandez
7 warna pink
8 Nadira vs Oma siska
9 Nadira mau motor, apa boleh??
10 Motor Baru
11 perasaan gelisah
12 kembali
13 perkara kamar
14 menemui Vallerio
15 aku Alena Alexandria
16 belanja
17 sudah? atau mau tampar lagi??
18 kesepakatan
19 tes
20 kemarahan Wiliam
21 Drama queen
22 harus dimusnahkan!
23 Dia siapa sebenarnya?
24 dengan syarat, kalian angkat kaki dari rumah ini!!
25 apa hakmu memecatnya?
26 dia memang Alena-ku.
27 kayak Familiar wajahnya
28 tidak boleh!!
29 Rumah sakit
30 mereka saling kenal?
31 ini yang mau ku ceritakan tadi!
32 mimpi?
33 kehebohan pagi hari disekolah
34 di kantin
35 mencaritahu penyebab kecelakaan mommy
36 Ngapain kamu kesini?
37 aku harus melakukannya memenuhi permintaan Nadira!
38 catatan harian
39 rencana Alena dan Vallerio
40 mencuri start
41 sepupu tengil
42 memohon-lah!!
43 aku yang membiayai semuanya..
44 berdua ala Wiliam
45 dia..
46 Mari bersaing
47 kita pacaran ya!
48 ulang tahun Sella
49 "Deddy, peluk Nadira sekali saja.."
50 Alena dan Nadira
51 kesedihan tak berujung
52 Nadira, aku ingin menemuinya!!
53 pulang
54 kau egois!!!
55 Dendam Alena.
56 Dugong
57 mood buruk ~Alena
58 masalah perusahaan
59 pulang ~ Wiliam
60 Alena vs Raisya ~balapan
61 hari sial~ Tania
62 tidak ada putus! ~William
63 Balik~ Malvin
64 nasi goreng spesial ala Alena
65 aku minta maaf..~ Malvin
66 Cemburu
67 panggil sayang aja, boleh? ~Aurora
68 Rencana
69 cuddle semalaman
70 memanas
71 happy birthday, sayang!
72 kota sejuta rindu
73 morning kiss
74 lamaran
75 ngebet nikah
76 SAH!!!
77 sejak kapan?
78 janji dulu!
79 malam panjang
80 aku bantu mandiin ya..
81 aura pengantin baru
82 tinggal di apartemenku saja!
83 membawa makan siang suami
84 suatu kebetulan
85 Rania vs Tania
86 bagaimana kalau kamu menikah lagi?
87 bulan madu, lagi!
88 labuan bajo
89 curi mangga
90 terharu
91 kenapa tidak ajak mommy??
92 protektif
93 menempeli suami
94 sakit..
95 sekertaris itu..
96 Sella comeback
97 "wajah baru, cantik nggak?"
98 AIRA PUTRI MANGGALA
99 promosi karya baru.
Episodes

Updated 99 Episodes

1
Kau cukup berani!!!
2
Aku hanya kasihan, karena hidupnya menyedihkan!
3
"pergilah,, aku membebaskanmu sekarang!!"
4
kau harus bangun!!
5
Dihantui oleh kenangan yang Alena ciptakan.
6
Nadira fernandez
7
warna pink
8
Nadira vs Oma siska
9
Nadira mau motor, apa boleh??
10
Motor Baru
11
perasaan gelisah
12
kembali
13
perkara kamar
14
menemui Vallerio
15
aku Alena Alexandria
16
belanja
17
sudah? atau mau tampar lagi??
18
kesepakatan
19
tes
20
kemarahan Wiliam
21
Drama queen
22
harus dimusnahkan!
23
Dia siapa sebenarnya?
24
dengan syarat, kalian angkat kaki dari rumah ini!!
25
apa hakmu memecatnya?
26
dia memang Alena-ku.
27
kayak Familiar wajahnya
28
tidak boleh!!
29
Rumah sakit
30
mereka saling kenal?
31
ini yang mau ku ceritakan tadi!
32
mimpi?
33
kehebohan pagi hari disekolah
34
di kantin
35
mencaritahu penyebab kecelakaan mommy
36
Ngapain kamu kesini?
37
aku harus melakukannya memenuhi permintaan Nadira!
38
catatan harian
39
rencana Alena dan Vallerio
40
mencuri start
41
sepupu tengil
42
memohon-lah!!
43
aku yang membiayai semuanya..
44
berdua ala Wiliam
45
dia..
46
Mari bersaing
47
kita pacaran ya!
48
ulang tahun Sella
49
"Deddy, peluk Nadira sekali saja.."
50
Alena dan Nadira
51
kesedihan tak berujung
52
Nadira, aku ingin menemuinya!!
53
pulang
54
kau egois!!!
55
Dendam Alena.
56
Dugong
57
mood buruk ~Alena
58
masalah perusahaan
59
pulang ~ Wiliam
60
Alena vs Raisya ~balapan
61
hari sial~ Tania
62
tidak ada putus! ~William
63
Balik~ Malvin
64
nasi goreng spesial ala Alena
65
aku minta maaf..~ Malvin
66
Cemburu
67
panggil sayang aja, boleh? ~Aurora
68
Rencana
69
cuddle semalaman
70
memanas
71
happy birthday, sayang!
72
kota sejuta rindu
73
morning kiss
74
lamaran
75
ngebet nikah
76
SAH!!!
77
sejak kapan?
78
janji dulu!
79
malam panjang
80
aku bantu mandiin ya..
81
aura pengantin baru
82
tinggal di apartemenku saja!
83
membawa makan siang suami
84
suatu kebetulan
85
Rania vs Tania
86
bagaimana kalau kamu menikah lagi?
87
bulan madu, lagi!
88
labuan bajo
89
curi mangga
90
terharu
91
kenapa tidak ajak mommy??
92
protektif
93
menempeli suami
94
sakit..
95
sekertaris itu..
96
Sella comeback
97
"wajah baru, cantik nggak?"
98
AIRA PUTRI MANGGALA
99
promosi karya baru.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!