Dihantui oleh kenangan yang Alena ciptakan.

Vallerio berjalan mendekat dengan penuh emosi. Mendengar Alena harus terbaring kaku di rumah sakit, membuat akal sehatnya hilang. Tanpa babibu Vallerio langsung meninju Wiliam yang masih betah berdiri di depan ruangan ICU dengan adik dan sang mommy.

bughhh

bughhh

bughhh

"Kau pria brengsekkk, kau benar benar brengsek sialan!! entah bodoh atau apa Alena harus mencintai cowok tak punya hati sepertimu!!!!" Wiliam tidak melawan, dia sangat tahu perasaan terluka dari Vallerio yang adalah satu satunya sahabat Alena selama ini. Jika Wiliam saja terluka melihat Alena seperti ini apalagi pria itu.

bughhh

bughhhh

Vallerio yang kesetanan terus meninju tubuh Wiliam yang masih betah berdiri, tubuhnya kebal, dia seolah tidak merasakan pukulan keras itu.

"Asal kau tau, selama ini Alena tidak pernah menceritakan tentang kehidupan asli yang dia jalani selama ini kepadamu karena dia tidak pernah ingin di kasihani Sialannnn! Kau— kau dengan berani menyebut hidupnya menyedihkan? dasar brengsekkk akhhhhhh!!!!"

Lagi dan lagi Vallerio tidak bisa di hentikan, keributan yang terjadi di depan ruang ICU membuat perhatian beberapa orang tertuju kesana, tapi banyak diantara mereka yang tidak peduli.

"Kalian berdua kalau mau adu jotos jangan disini, pergi kelapangan sana!!!!"

Mommy Alisia yang sedari tadi menyaksikan kini buka suara, dia tidak mengasihi Wiliam yang notabene adalah anaknya, dia berpikir semua itu wajar karena rasa takut dari sang sahabat membuatnya kayak orang kesurupan seperti ini. Ya walaupun jika di telaah lebih dalam ini bukan salah Wiliam juga, kecelakaan tidak akan ada yang tahu. Tapi yang membuat Mommy Alisia geram adalah kenapa dua anak ini harus ribut di depan ruang ICU, menganggu ketenangan para pasien aja.

"Mommy, kenapa orang itu memukul kakak?" Aurora, gadis kecil yang tidak terbiasa melihat hal seperti itu bertanya tanya, dia kasihan pada sang kakak sedari tadi.

"Kau tidak pantas dicintai, semoga nanti ingatan Alena tentangmu musnah. kau, aku ingin membunuhmu bajingan!!" Vallerio tak menghiraukan permintaan Mommy Alisia, dia masih memukuli Wiliam, setelahnya Vallerio dengan perlahan menuju kaca untuk sekedar melihat Alena dari luar.

.

.

.

Beberapa saat kemudian, terlihat Wiliam udah pergi dari sana. Dia pulang ke apartemen untuk sekedar menenangkan diri disana. Tapi keputusan Wiliam pulang untuk sekedar menenangkan diri adalah keputusan yang salah, karena setiap sudut apartemennya banyak sekali kenangan dari Alena disana. Iya, Alena bahkan sering keluar masuk apartemen Wiliam, sikap agresifnya terngiang ngiang di kepala Wiliam. Masuk ke dalam apartemen, Wiliam pergi menuju kamar yang sering Alena gunakan saat nginap disana.

"Tala sayang, temanin Ale tidur ya" masih membekas dalam ingatan Wiliam saat gadis itu berbaring dengan gaya centilnya di kamar berniat menggoda Wiliam, namun Wiliam tidak pernah peduli tentang itu semua, Wiliam tidak pernah menganggap Wanita bar bar itu.

Wiliam pergi ke dapur untuk mengambil air minum, tapi dia serasa di hantui oleh Alena.

'sayang, Ale buatkan telur mata sapi untuk Tala, dicoba ya!' mata Wiliam beralih melihat ke dapur, di sana Alena terlihat mengunakan celmek bak chef andalan hanya untuk mengoreng telur. Alena meminta Wiliam mencoba telur buatannya, telur yang dia katakan mata sapi tapi bentuknya jauh sekali, separuhnya gosong tapi Alena masih menghidangkannya di meja makan. Wiliam beralih ke kulkas, Dia ingin menyegarkan mulut dan hatinya. Sesaat Wiliam terdiam, sekelabat ingatan masih tentang Alena. Tepat di hari ulang tahunnya yang ke tujuh belas, Alena menyiapkan kue dengan hiasan indah. Gadis itu menaruhnya di kulkas karena hari itu Wiliam pulang terlambat ke apartemen berusaha untuk menghindari sikap kekanak kanakan Alena.

'Aku membeli kue ulang tahun untukmu, maaf Ale tidak bisa membuatnya sendiri heheh, selamat ulang tahun sayang, semoga segera ada cinta untuk Ale di hatimu, aku mencintaimu Gentala Wiliam Manggala' Wiliam meremas kepalanya frustasi, dia mengambil air dingin di dalam kulkas lalu meminumnya sampai tandas. Langkah kaki Wiliam berlalu dari sana, Dia ingin kembali ke kamarnya. Tidak sampai disitu, saat wiliam masuk ke kamarnya, bayangan Alena malah semakin jelas disana. Dia menciptakan setiap kenangan untuk Wiliam yang saat ini nyaris gila karena semuanya.

"'kau mau mandi? Ale mandiin ya" Alena yang entah sejak kapan di dalam kamarnya menghampiri Wiliam yang sudah hampir telanjang, Wiliam tentu sangat kaget, dia mengumpat Alena habis habisan kala gadis bar bar itu dengan berani menyentuh dada bidangnya yang terlihat atletis dan berotot.

"kau? kenapa kau ada disini, bitch!!!' namun bukannya takut, Alena hanya tersenyum seolah menikmati kemarahan Wiliam. Bagi Alena, Wiliam akan sangat lucu jika sedang marah jadi dia merasa gencar untuk sekedar mengoda Gentalanya. Wiliam menaikkan kembali celana panjangnya, setelah tadi hanya tersisa bokser.

"keluar dari kamar ku sekarang!!" perintah Wiliam dengan wajah merah padam menahan segala gejolak dalam dirinya yang entah apa, dia berlalu ke kamar mandi untuk merilekskan tubuhnya yang mulai panas. Beberapa menit di kamar mandi, Wiliam keluar mengunakan handuk yang menempel di pinggangnya, mata Wiliam membola melihat ranjang yang di penuhi hiasan mawar berbentuk hati. Alena masih duduk disana dengan pakaian tipis, benar benar menguji imannya.

'ALENAAAAAA KELUARRRR!!!! Amarah Wiliam membeludak, dia benar benar teruji oleh sikap Alena yang terlampau di luar batasan. Apa apaan ini, dia sangat niat, sampai mau membuang tenaga melakukan hal yang akan sia sia pada akhirnya. Teriakan Wiliam yang sangat keras dan amarah besar yang tampak dari wajahnya membuat nyali Alena menciut. Dia berlari ke kamar sebelah dengan pakaian kurang bahan masih melekat membuat Wiliam meneguk ludahnya kasar.

...----------------...

Ingatan itu terputar jelas di otak Wiliam sekarang seolah menyiksanya. Pria tampan dengan tubuh memar akibat di pukul habis habisan oleh Vallerio tadi terlihat seperti orang depresi.

Dia berusaha sekuat mungkin untuk mengenyahkan semua ingatan itu tapi yang terjadi malah sebaliknya. Wiliam dengan wajah kusutnya melemparkan tubuh ke atas ranjang dengan posisi tengkurap.

Dia mengambil bantal menaruhnya di atas kepala, punggungnya mulai gemetaran lagi, ini sangat menyiksa bagi Wiliam.

Pria yang selama ini selalu terlihat tenang dalam segala hal kini menjadi seperti pria yang kehilangan sebagian hidupnya.

Wiliam menyelam jauh pikirannya berusaha mencerna apa yang terjadi padanya sekarang, dan dia sadar, sangat sadar bahwa ada hal spesial tentang Alena yang tidak bisa dia hapus.

Dia kalah, Wiliam akui itu, hatinya tidak sekuat itu, Wiliam sadar bahwa dia memang sudah mencintai Alena, tapi kenapa baru sekarang sadarnya? setelah semua menjadi sekacau ini. Wiliam bangun lagi dengan wajah kacau, matanya memerah, dia melampiaskan amarah dan rasa bersalah pada tembok yang selalu menjadi sasaran tinjunya.

"Arghkkkkkhhhhh ini sangat menyiksaku Alenaaaaaa, kau harus bangun dan bertanggung jawab, bitchhh!!" teriak Wiliam meraup kepalanya dengan frustasi, darah di tangannya masih menetes tapi dia tidak peduli, rasa sakit di tangannya tidak seberapa dibandingkan dengan luka dihatinya saat ini.

"Kau menyiksaku Alena..."

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Terpopuler

Comments

Land19

Land19

ini yg Lo mau kan Wil.
kenapa di saat udah kaya gini
Lo yg seakan² merasa menyesal.

sabar .
kalo jodoh ga akan kemana

2025-01-31

0

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

yaaa....nikmati aja william...bukannya ini maumu kamu udah bebas tidak ada lagi yg ganggu...

2024-12-04

0

awesome moment

awesome moment

dinikmati y. alena pinter kan. membalas kesakitan dgn lbh menyakitkan

2024-11-19

0

lihat semua
Episodes
1 Kau cukup berani!!!
2 Aku hanya kasihan, karena hidupnya menyedihkan!
3 "pergilah,, aku membebaskanmu sekarang!!"
4 kau harus bangun!!
5 Dihantui oleh kenangan yang Alena ciptakan.
6 Nadira fernandez
7 warna pink
8 Nadira vs Oma siska
9 Nadira mau motor, apa boleh??
10 Motor Baru
11 perasaan gelisah
12 kembali
13 perkara kamar
14 menemui Vallerio
15 aku Alena Alexandria
16 belanja
17 sudah? atau mau tampar lagi??
18 kesepakatan
19 tes
20 kemarahan Wiliam
21 Drama queen
22 harus dimusnahkan!
23 Dia siapa sebenarnya?
24 dengan syarat, kalian angkat kaki dari rumah ini!!
25 apa hakmu memecatnya?
26 dia memang Alena-ku.
27 kayak Familiar wajahnya
28 tidak boleh!!
29 Rumah sakit
30 mereka saling kenal?
31 ini yang mau ku ceritakan tadi!
32 mimpi?
33 kehebohan pagi hari disekolah
34 di kantin
35 mencaritahu penyebab kecelakaan mommy
36 Ngapain kamu kesini?
37 aku harus melakukannya memenuhi permintaan Nadira!
38 catatan harian
39 rencana Alena dan Vallerio
40 mencuri start
41 sepupu tengil
42 memohon-lah!!
43 aku yang membiayai semuanya..
44 berdua ala Wiliam
45 dia..
46 Mari bersaing
47 kita pacaran ya!
48 ulang tahun Sella
49 "Deddy, peluk Nadira sekali saja.."
50 Alena dan Nadira
51 kesedihan tak berujung
52 Nadira, aku ingin menemuinya!!
53 pulang
54 kau egois!!!
55 Dendam Alena.
56 Dugong
57 mood buruk ~Alena
58 masalah perusahaan
59 pulang ~ Wiliam
60 Alena vs Raisya ~balapan
61 hari sial~ Tania
62 tidak ada putus! ~William
63 Balik~ Malvin
64 nasi goreng spesial ala Alena
65 aku minta maaf..~ Malvin
66 Cemburu
67 panggil sayang aja, boleh? ~Aurora
68 Rencana
69 cuddle semalaman
70 memanas
71 happy birthday, sayang!
72 kota sejuta rindu
73 morning kiss
74 lamaran
75 ngebet nikah
76 SAH!!!
77 sejak kapan?
78 janji dulu!
79 malam panjang
80 aku bantu mandiin ya..
81 aura pengantin baru
82 tinggal di apartemenku saja!
83 membawa makan siang suami
84 suatu kebetulan
85 Rania vs Tania
86 bagaimana kalau kamu menikah lagi?
87 bulan madu, lagi!
88 labuan bajo
89 curi mangga
90 terharu
91 kenapa tidak ajak mommy??
92 protektif
93 menempeli suami
94 sakit..
95 sekertaris itu..
96 Sella comeback
97 "wajah baru, cantik nggak?"
98 AIRA PUTRI MANGGALA
99 promosi karya baru.
Episodes

Updated 99 Episodes

1
Kau cukup berani!!!
2
Aku hanya kasihan, karena hidupnya menyedihkan!
3
"pergilah,, aku membebaskanmu sekarang!!"
4
kau harus bangun!!
5
Dihantui oleh kenangan yang Alena ciptakan.
6
Nadira fernandez
7
warna pink
8
Nadira vs Oma siska
9
Nadira mau motor, apa boleh??
10
Motor Baru
11
perasaan gelisah
12
kembali
13
perkara kamar
14
menemui Vallerio
15
aku Alena Alexandria
16
belanja
17
sudah? atau mau tampar lagi??
18
kesepakatan
19
tes
20
kemarahan Wiliam
21
Drama queen
22
harus dimusnahkan!
23
Dia siapa sebenarnya?
24
dengan syarat, kalian angkat kaki dari rumah ini!!
25
apa hakmu memecatnya?
26
dia memang Alena-ku.
27
kayak Familiar wajahnya
28
tidak boleh!!
29
Rumah sakit
30
mereka saling kenal?
31
ini yang mau ku ceritakan tadi!
32
mimpi?
33
kehebohan pagi hari disekolah
34
di kantin
35
mencaritahu penyebab kecelakaan mommy
36
Ngapain kamu kesini?
37
aku harus melakukannya memenuhi permintaan Nadira!
38
catatan harian
39
rencana Alena dan Vallerio
40
mencuri start
41
sepupu tengil
42
memohon-lah!!
43
aku yang membiayai semuanya..
44
berdua ala Wiliam
45
dia..
46
Mari bersaing
47
kita pacaran ya!
48
ulang tahun Sella
49
"Deddy, peluk Nadira sekali saja.."
50
Alena dan Nadira
51
kesedihan tak berujung
52
Nadira, aku ingin menemuinya!!
53
pulang
54
kau egois!!!
55
Dendam Alena.
56
Dugong
57
mood buruk ~Alena
58
masalah perusahaan
59
pulang ~ Wiliam
60
Alena vs Raisya ~balapan
61
hari sial~ Tania
62
tidak ada putus! ~William
63
Balik~ Malvin
64
nasi goreng spesial ala Alena
65
aku minta maaf..~ Malvin
66
Cemburu
67
panggil sayang aja, boleh? ~Aurora
68
Rencana
69
cuddle semalaman
70
memanas
71
happy birthday, sayang!
72
kota sejuta rindu
73
morning kiss
74
lamaran
75
ngebet nikah
76
SAH!!!
77
sejak kapan?
78
janji dulu!
79
malam panjang
80
aku bantu mandiin ya..
81
aura pengantin baru
82
tinggal di apartemenku saja!
83
membawa makan siang suami
84
suatu kebetulan
85
Rania vs Tania
86
bagaimana kalau kamu menikah lagi?
87
bulan madu, lagi!
88
labuan bajo
89
curi mangga
90
terharu
91
kenapa tidak ajak mommy??
92
protektif
93
menempeli suami
94
sakit..
95
sekertaris itu..
96
Sella comeback
97
"wajah baru, cantik nggak?"
98
AIRA PUTRI MANGGALA
99
promosi karya baru.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!