menemui Vallerio

Alena berlalu dari kamarnya, dia hendak pergi belanja beberapa pakaian untuk keperluannya ke depan, tidak mungkin kan dia harus memakai baju pink milik Nadira sebelumnya.tapi sebelum pergi belanja kali ini Alena benar benar menghubungi Vallerio

Alena mencari kontak sahabatnya, tangannya menekan kontak tersebut untuk segera menghubungi Vallerio. namun panggilan darinya tidak ada yang di angkat, mungkin karena nomor baru, selama ini kebiasaan Vallerio memang begitu tidak mau menerima telepon dari siapapun jika itu nomor tak di kenal.Alena menghirup nafas perlahan lalu membuangnya kasar ,terpaksa dia harus menemui Vallerio di kafe milik pria tersebut karena Alena yakin Vallerio pasti disana.saat Alena sudah mulai duduk di motor gedenya, suara Sella menyapa pendengarannya.

"kak,, kau bisa bawa motor??" tanya Sella basa basi, padahal sudah jelas jelas jika sudah duduk disana emang untuk apa lagi kalau bukan untuk membawanya.

"tentu saja bisa,, kau meragukanku??" sahut Alena kembali melepaskan helm yang sudah terpasang sedari tadi.

"aku hanya tidak menyangka saja,, selama ini aku bahkan tidak pernah melihat kak Dira membawa motor" Sella masih menatap ragu, sedikit tidak percaya dengan hal tersebut.

"di surabaya aku berapa tahun?" tanya Alena

"kurang lebih satu tahun!"

"nah,, selama satu tahun itu aku belajar membawa motor, kau mau ikut denganku??"

Alena sengaja mengajak Sella, dia ingin bermain main dengan adiknya ini.

"kakak mau kemana emang?"

"ke kafe,, kamu bisa bawa uang karena setelah ke kafe aku akan pergi ke mall untuk berbelanja!" raut wajahnya tidak mencurigakan, mendapati ajakan itu Sella tentu senang senang aja, dia kembali ke dalam rumah untuk mengambil tas dan mungkin beberapa uang.

Sella kembali dengan wajah sumirgah, terlihat di tangannya sebuah tas kecil bermerk. dalam hati Alena hanya berdecak, dia tersenyum mengejek.

"pakai helm!!" perintah Alena dengan suara yang cukup keras, dia mengenakan kembali helm yang sempat dia lepas tadi.

setelah di pastikan Sella sudah duduk anteng di belakang, Alena menarik pedal gasnya lalu dengan cepat berlalu dari pekarangan mansion mewah itu. awalnya Alena mengendarai BlacQueennya dengan kecepatan normal, Sella yang mungkin baru pertama naik motor tersenyum senang mendapati pemandangan siang di kota padat penduduk itu. disaat sudah lumayan jauh dari rumah, Alena kembali melajukan motornya dan kali ini kecepatannya di atas rata rata, Alena membawa motor kesayangannya seolah di arena balapan, sangat cepat.

"kak berhenti tolongggg!!" Sella berteriak kencang, Alena tersenyum tipis di balik helm full facenya,, ini yang dia rencanakan sejak tadi yaitu mengerjai Sella dan membuat gadis itu trauma dengan motor.

Sella memekik takut, sungguh dalam hatinya dia masih sangat menyayangi nyawanya,, Sella tidak ingin mati cepat karena aksi ugal ugalan sang kakak.

"kak Dira tolong berhenti hiksss,, sella nggak sanggup tolong berhenti disini!!" Sella masih berteriak dari belakang, sudah di pastikan wajahnya sudah pucat pasi, dia tidak pernah menyangka bahwa Nadira yang dulu lugu kini bisa ugal ugalan tanpa takut dengan nyawa.Alena seakan menulikan telinganya, dia tidak peduli dengan teriakan histeris dari Sella, Alena tetap melajukan motornya di atas rata rata agar cepat sampai di kafe milik Vallerio.

dua puluh menit berlalu, jarak dari mansion ke kafe Vallerio jika di tempuh dengan mobil mungkin memakan waktu satu setengah jam, jika di tempuh dengan pengendara motor yang laju kecepatannya biasa saja mungkin butuh waktu 45 atau lima puluh menit, tapi ini Alena, ratu balapan yang selalu menang dalam bertanding.

"kita sudah sampe" Alena berpura pura menyampaikan itu pada Sella, tapi ketika menoleh ke belakang dia sudah tidak mendapati keberadaan Sella.

"huekkkk!!!" Alena tertawa tipis,, ternyata Sella sudah pergi agak jauh hanya untuk memuntahkan isi perutnya. agak kasihan sebenarnya melihat Wajah pucat Sella kini, tapi apalah daya Alena juga menikmati kesengsaraan ini. Alena menghampiri Sella yang sudah tampak lemas.

"kau sakit?? kok bisa muntah?" pertanyaan klase, ingin sekali Sella memaki wanita itu, dia pura pura atau apa? songongnya minta ampun, begitulah yang ada dalam pikiran Sella sekarang. sumpah demi apapun gadis itu trauma, dia tidak akan lagi mengikuti Nadira kemana pun jika mengunakan motor.

"ayo masuk,, aku akan memesan air jahe untuk menghilangkan rasa mualmu!" Sella menurut, dia mengikuti langkah Alena yang terlihat sangat akrab dengan tempat ini. rasa heran selalu menghantui Sella, dia kenal betul kakaknya selama ini, dia bahkan menjadi anak rumahan yang penurut, tidak sekali pun Sella melihat kakaknya berkeliaran jauh sampai kesini.

Alena menduduki tempat yang biasa dia duduki jika sedang berkunjung di kafe milik sahabatnya, matanya menatap sekeliling mencari sosok yang dia cari.tak sampai beberapa lama mata Alena menangkap sosok Vallerio yang tidak semangat bekerja. entah kenapa tumben sekali pria itu turun tangan langsung dalam melayani konsumen.

"mbak jahe hangat dan ice blend cookies &cream satu ya" Alena memesan jahe untuk Sella dan minuman yang menjadi favoritnya jika sedang kesini.

"kamu mau apa lagi?? " Alena ingin mentraktir adiknya, jujur dia sedikit merasa bersalah melihat wajah pucat Sella sekarang.

"ice bland strawberry javachip,, itu aja" jawab Sella kemudian kembali berdiam diri. mereka berdua menikmati waktu dengan meminum sajian yang menjadi favorit mereka di kafe ini. setelah selesai Alena berdiri dan membayar tagihan.

"kita ke mall sekarang!" Alena mengajak Sella,dan hanya di jawab gelengan oleh adik manisnya, rupanya gadis itu sudah enggan untuk ikut, dia mengelengkan kepalanya tanda tak mau.

"terus kemana? pulang? ya udah ayok!!"

"kakak pergi sendiri saja ke mall, aku pulang naik taksi!" Sella memesan taksi dan segera keluar dari kafe, sementara Alena tetap duduk diam sembari memperhatikan Sella dari jarak jauh. Setelah itu Alena yang duduk sendirian memanggil Vallerio yang masih betah bekerja,

"Vallerio!!"

_______

Terpopuler

Comments

Reni Ajja Dech

Reni Ajja Dech

bisa ya Thor Uda berpindah l,jasadny masih di rumah sakit

2025-02-24

1

Land19

Land19

hahaha.. berasa kek naik wahana coller coaster yah sel.
🤣🤣🤣

2025-01-31

0

Momy Haikal

Momy Haikal

suka benget alur ceritanya

2025-01-31

0

lihat semua
Episodes
1 Kau cukup berani!!!
2 Aku hanya kasihan, karena hidupnya menyedihkan!
3 "pergilah,, aku membebaskanmu sekarang!!"
4 kau harus bangun!!
5 Dihantui oleh kenangan yang Alena ciptakan.
6 Nadira fernandez
7 warna pink
8 Nadira vs Oma siska
9 Nadira mau motor, apa boleh??
10 Motor Baru
11 perasaan gelisah
12 kembali
13 perkara kamar
14 menemui Vallerio
15 aku Alena Alexandria
16 belanja
17 sudah? atau mau tampar lagi??
18 kesepakatan
19 tes
20 kemarahan Wiliam
21 Drama queen
22 harus dimusnahkan!
23 Dia siapa sebenarnya?
24 dengan syarat, kalian angkat kaki dari rumah ini!!
25 apa hakmu memecatnya?
26 dia memang Alena-ku.
27 kayak Familiar wajahnya
28 tidak boleh!!
29 Rumah sakit
30 mereka saling kenal?
31 ini yang mau ku ceritakan tadi!
32 mimpi?
33 kehebohan pagi hari disekolah
34 di kantin
35 mencaritahu penyebab kecelakaan mommy
36 Ngapain kamu kesini?
37 aku harus melakukannya memenuhi permintaan Nadira!
38 catatan harian
39 rencana Alena dan Vallerio
40 mencuri start
41 sepupu tengil
42 memohon-lah!!
43 aku yang membiayai semuanya..
44 berdua ala Wiliam
45 dia..
46 Mari bersaing
47 kita pacaran ya!
48 ulang tahun Sella
49 "Deddy, peluk Nadira sekali saja.."
50 Alena dan Nadira
51 kesedihan tak berujung
52 Nadira, aku ingin menemuinya!!
53 pulang
54 kau egois!!!
55 Dendam Alena.
56 Dugong
57 mood buruk ~Alena
58 masalah perusahaan
59 pulang ~ Wiliam
60 Alena vs Raisya ~balapan
61 hari sial~ Tania
62 tidak ada putus! ~William
63 Balik~ Malvin
64 nasi goreng spesial ala Alena
65 aku minta maaf..~ Malvin
66 Cemburu
67 panggil sayang aja, boleh? ~Aurora
68 Rencana
69 cuddle semalaman
70 memanas
71 happy birthday, sayang!
72 kota sejuta rindu
73 morning kiss
74 lamaran
75 ngebet nikah
76 SAH!!!
77 sejak kapan?
78 janji dulu!
79 malam panjang
80 aku bantu mandiin ya..
81 aura pengantin baru
82 tinggal di apartemenku saja!
83 membawa makan siang suami
84 suatu kebetulan
85 Rania vs Tania
86 bagaimana kalau kamu menikah lagi?
87 bulan madu, lagi!
88 labuan bajo
89 curi mangga
90 terharu
91 kenapa tidak ajak mommy??
92 protektif
93 menempeli suami
94 sakit..
95 sekertaris itu..
96 Sella comeback
97 "wajah baru, cantik nggak?"
98 AIRA PUTRI MANGGALA
99 promosi karya baru.
Episodes

Updated 99 Episodes

1
Kau cukup berani!!!
2
Aku hanya kasihan, karena hidupnya menyedihkan!
3
"pergilah,, aku membebaskanmu sekarang!!"
4
kau harus bangun!!
5
Dihantui oleh kenangan yang Alena ciptakan.
6
Nadira fernandez
7
warna pink
8
Nadira vs Oma siska
9
Nadira mau motor, apa boleh??
10
Motor Baru
11
perasaan gelisah
12
kembali
13
perkara kamar
14
menemui Vallerio
15
aku Alena Alexandria
16
belanja
17
sudah? atau mau tampar lagi??
18
kesepakatan
19
tes
20
kemarahan Wiliam
21
Drama queen
22
harus dimusnahkan!
23
Dia siapa sebenarnya?
24
dengan syarat, kalian angkat kaki dari rumah ini!!
25
apa hakmu memecatnya?
26
dia memang Alena-ku.
27
kayak Familiar wajahnya
28
tidak boleh!!
29
Rumah sakit
30
mereka saling kenal?
31
ini yang mau ku ceritakan tadi!
32
mimpi?
33
kehebohan pagi hari disekolah
34
di kantin
35
mencaritahu penyebab kecelakaan mommy
36
Ngapain kamu kesini?
37
aku harus melakukannya memenuhi permintaan Nadira!
38
catatan harian
39
rencana Alena dan Vallerio
40
mencuri start
41
sepupu tengil
42
memohon-lah!!
43
aku yang membiayai semuanya..
44
berdua ala Wiliam
45
dia..
46
Mari bersaing
47
kita pacaran ya!
48
ulang tahun Sella
49
"Deddy, peluk Nadira sekali saja.."
50
Alena dan Nadira
51
kesedihan tak berujung
52
Nadira, aku ingin menemuinya!!
53
pulang
54
kau egois!!!
55
Dendam Alena.
56
Dugong
57
mood buruk ~Alena
58
masalah perusahaan
59
pulang ~ Wiliam
60
Alena vs Raisya ~balapan
61
hari sial~ Tania
62
tidak ada putus! ~William
63
Balik~ Malvin
64
nasi goreng spesial ala Alena
65
aku minta maaf..~ Malvin
66
Cemburu
67
panggil sayang aja, boleh? ~Aurora
68
Rencana
69
cuddle semalaman
70
memanas
71
happy birthday, sayang!
72
kota sejuta rindu
73
morning kiss
74
lamaran
75
ngebet nikah
76
SAH!!!
77
sejak kapan?
78
janji dulu!
79
malam panjang
80
aku bantu mandiin ya..
81
aura pengantin baru
82
tinggal di apartemenku saja!
83
membawa makan siang suami
84
suatu kebetulan
85
Rania vs Tania
86
bagaimana kalau kamu menikah lagi?
87
bulan madu, lagi!
88
labuan bajo
89
curi mangga
90
terharu
91
kenapa tidak ajak mommy??
92
protektif
93
menempeli suami
94
sakit..
95
sekertaris itu..
96
Sella comeback
97
"wajah baru, cantik nggak?"
98
AIRA PUTRI MANGGALA
99
promosi karya baru.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!